10 Rekomendasi Tempat Wisata di Medan Sumatera Utara

Tempat Wisata di Medan

Kalimat.ID – Tempat wisata di Medan memang tak lepas dari tempat wisata bersejarah yang ada di Sumatera Utara, terutama peninggalan dari kerajaan Deli yang merupakan salah satu kerajaan Islam yang ada di Sumatera Utara.

Medan sendiri secara administratif berlokasi di Sumatera Utara dan menjadi pusat kota atau Ibu Kota dari Provinsi Sumatera Utara, dan merupakan 5 kota terbesar dengan lalu lintas yang padat setelah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Makassar.

Medan sendiri berawal dari sebuah kampung yang dibangun oleh Guru Patimpus, dengan memiliki luas 365,10 KM/Persegi, dan ditetapkan setiap tangga 1 Juli 1590 merupakan hari jadinya kota Medan, namun hingga akhirnya pada tahun 1632 kota Medan dijadikan sebuah pusat kota oleh Kerajaan Deli, yang mana merupakan kerajaan Melayu pada masa itu.

Berikut 10 Daftar Tempat Wisata di Medan Kali Ini

Medan merupakan kota yang unik selain bisa dijadikan rujukan tempat wisata di Medan, dimana kota ini juga Masyarakatnya memiliki latar belakang suku, ras dan agama yang berbeda-beda namun tetap rukun diikat dengan Bhinneka Tunggal Ika, penulis sendiri pernah tinggal di Tanjung Morawa 2 tahunan, dimana kerukunan antar umat beragama disini sangat terjaga, maka dari itu Medan menjadi kota satu-satunya yang memiliki toleransi paling kuat, dimana ada Masjid bersebelahan dengan Gereja namun tetap rukun dan damai. Kota-kota lain harus bisa mencontoh kota satu ini.

1. Istana Maimun Medan

Istana Maimun Medan
Image by: wikimedia.org

Jika berbicara sebuah istana memang tidak lepas dari nama Maimun ya sebuah Istana yang bernama Istana Maimun yang terletak di kota Medan, Sumatera Utara, jika dikategorikan istana terindah di Indonesia Istana Maimun bisa dikategorikan masuk kedala daftar Istana terindah yang ada di Indonesia.

Jika dilihat dari salah satu situs resmi pemerintah bidang Pariwisata Indonesia.travel, maka Istana Maiumun masuk dalam kategori Istana terindah yang ada di Indonesia berlokasi di Medan, kenapa termasuk? Jika melihat bangunan arsitektur dari Istana Maimun memiliki perpaduan keunikan dari beberapa unsur kebudayaan suku Melayu dengan gaya Timur Tengah, Benua Eropa hingga India.

Tempat Wisata di Medan Istana Maimun ini beralamatkan di Jalan Brigadir Jenderal (Brigjen) Katamso, Kelurahan Sukaraja, Medan, Sumatera Utara, jika dilihat dari sejarahnya Istana Maimun tidak lepas dari sejarah Kerajaan Deli.

Dibangun atau didirikan oleh Kesultanan Deli bernama Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah yang merupakan keturunan Kesultanan Deli dan merupakan raja ke-IX, dibangun pada tanggal 26 Agustus 1888 dan diresmikan pada tanggal 18 Mei 1891.

Dengan desain bangunan dominan berwarna kuning di Istana Maimun mencirikan warna dari kebudayaan Melayu sekaligus warna dari kerajaan Deli di Provinsi Sumatera Utara. Sedangkan gaya khas benua biru terlihat dari ornamen hiasan Lampu, Kursi, Meja, Lemari hingga pintu dorong yang ada di Istana Maimun, satu hal lagi jika dilihat dari jendelanya yang memiliki ukuran relatif lebih besar mirip seperti bangunan-bangunan yang berada di benua Biru (Eropa).

Pengaruh dari kebudayaan Timur Tengah (Islam) terlihat dari bentuk lengkung (Arcade) pada bagian atap yang hampir mirip sebuah perahu terbalik atau biasa disebut Lengkung Persia yang biasa dijumpai di bangunan-bangunan daratan Timur Tengah.

Istana Maimun sendiri menghadap ke arah timur, dengan memiliki dua lantai utama, dengan 3 bagian induk, yakni: sayap kiri dan kanan, Istana Maimun sendiri memiliki luas hingga 2.772 meter persegi dengan memiliki 30 ruangan.

Jika Anda singgah di Medan jangan lupa ke Tempat Wisata di Medan salah satunya Istana Maimun, untuk harga tiketnya sendiri tidak usah khawatir, terbilang cukup terjangkau dengan merogoh kocek Rp. 5.000 rupiah saja Anda sudah bisa melihat isi dari bangunan peninggalan dari sejarah Kerajaan Deli di Medan, Sumatera Utara ini.

Suatu hal yang menarik dari bangunan Istana ini adalah ada bangunan kecil beratapkan Ijuk disisi kanan Istana Maiumun, disana terdapat sebuah Meriam bernama Merian Puntung, yang memiliki legenda penjelmaan dari putri yang cantik jelita, Meriam itu sendiri bernama Puntung adalah penjelmaan dari adik Putri Hijau yang merupakan dari Kerajaan Deli Tua yang bernama Mabang Khayali yang cantik jelita.

2. Masjid Raya Medan

Tempat Wisata di Medan

Jika sudah berkunjung ke Istana Maimun tak lengkap jika tak singgah di Masjid Raya Medan sekedar melihat keindahan bangunan dan sejarahnya sembari beribadah jika Anda beragama Islam, jika dilihat dari sejarahnya sendiri Masjid Raya Medan dibangun oleh orang yang sama di Istana Maimun yakni Sultan Mahmud Alrasyid yang merupakan raja ke-9 dari Kerajaan Deli.

Masjid Raya Medan sendiri didirikan pada tahun 1906 selang 3 tahun diresmikan pada tahun 1909, Masjid Raya Medan sendiri memiliki 3 nama yang unik yakni: Masjid Raya Deli, Mesjid Agung, Masjid al-Mashun.

Masjid Raya Medan atau dikenala dengan nama Mesjid Raya Deli meruakan salah satu bangunan tertua yang berada di kota Medan berbarengan dengan Istana Maimun itu sendiri yang usianya kini sudah mencapai ratusan tahun.

Masjid Raya Medan memiliki arsitektur yang unik dan megah, walaupun mesjid ini sekarang sama seperti mesjid pada umumnya dimana dipakai untuk beribadah, namun disisi itu bangunan ini memiliki sejarah yang unik untuk di bahas pada artikel Tempat wisata di Medan.

Masjid Raya Medan merupakan peninggalaran dari Kesultanan Deli di Sumatera Utara, yang didirikan oleh Sulatn Mahmud dengan memiliki sejarah yang patut jadikan pembelajaran, luas bangunan dari Masjid Raya Medan mencapai 5.000 meter persegi, mesjid ini dibangun diatas lahan seluas 18.000 meter persegi, pada pembangunan Mesjid ini memakan waktu 3 tahun yakni dimulai pada 21 Agustus 1906 hingga selesai pada 19 September 1909.

Apa keunikan dari Masjid ini? Jika dilihat dari awal pembangunan hingga sekarang Masjid ini belum pernah dilakukan renovasi pada bangunannya, itu menandakan betapa hebatnya Kerajaan Deli membangun Masjid yang kuat hingga berusia ratusan tahun lamanya hingga berdiri kokoh hingga saat artikel ini dibuat.

Namun sebenarnya sudah akan dilakukan sebuah renovasi dari pemerintah setempat, namun menuai kontra dari beberapa pihak, yang menilai jika di renovasi atau diperluas bangunannya maka akan menghilangkan seni artsitektur dari bangunan Masjid Raya Medan ini sendiri, namun akhrinya pemerintah setempat hanya menambahkan penunjang sarana untuk keperluan mesjid lainnya saja tanpa melakukan renovasi terhadap bangunannya seperti penambahan jumlah tempat wudhu dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin pergi kesana bisa dicari beralamatkan ini: Jl. Sisingamangaraja No.61, Teladan Bar., Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20212, jika sudah sampai disana Anda bisa menaiki transportasi umum, kendaraan pribadi, ataupun kendaraan sewa hingga bisa memesan pakai Ojek Online.

Untuk sekedar berlibur disana mungkin tidak cupu 1-2 hari saja, tenang saja didekat Mesjid Medan ini ada hotel yang terbilang tidak terlalu jauh untuk diakses, hotel yang low budget juga ada yang disekitaran mesjid jika Anda ingin menginap didaerah sana, seperti hotel Madaniah Syariah Hotek, JW Marriot Medan, Plaza Hotel Garuda dan penginapan lainnya sesuai dengan selera Anda,

3. Taman Air Percut

Taman Air Percut
Image by: explorewisata.com

Tempat wisata di Medan kali ini adalah Taman Air Percut, sebuah wahana taman yang baru tahun kemarin sedang ramai dikunjungi di Medan, saking ingin menunjukkan bahwa bisnis ini tidak main-main maka pihak pengelola dari wahana Taman Air Percut telah menyedikan 4 wahana permainan sekaligus.

Hal ini pihak pengelola lakukan karena melihat peluang dari antusiame Masyarakat sekitar menyambut baik Taman Air Percut ini, disana ada sebuah wahana Sampan Romance dimana jika ke Taman Air Percut Anda bisa berfoto ria disana, bahkan para wisatawan rela mengantri hanya untuk berpose disampan kecil yang sudah dihias oleh pihak pengelola Taman Air Percut, untuk bisa mengaksesnya cukup merogoh kocek sebesar Rp. 5.000 saja per 20/menit.

Selain itu Tempat wisata di Medan Taman Air Percut juga memiliki Flying Fox, jika Anda penyuka tantangan sebaiknya bisa mencoba ini, dengan menyebrang kolam yang ada disana di Taman Air Percut dengan ketinggian kira-kira 7 meteran Anda cukup membayar Rp. 20.000 untuk sekali permainan ini, tentunya dijaman seru juga Aman tentunya.

Tempat wisata di Medan di Taman Air Percut juga menyedikan sepeda Ontel, jika Anda penyuka Klasikal dan romatisme sebaiknya bisa memakai sepeda Ontel ini, layaknya seperti Sepeda yang ada di Kota Tua Jakarta disini juga ada, Anda bisa menjelajah Taman Air Percut seluas 16 hektar ini, untuk menyewa sepeda ini sendiri Anda bisa mengeluarkan uang Rp. 20.000 ribu saja dan memakai sepeda dalam waktu 20 menitan, selain itu juga dilengkapi topi seperti layaknya sepeda ontel yang biasa Anda jumpai ditempat wisata lainnya seperti Kota Tua Jakarta dan Taman Air Percut ini.

Untuk bisa kesini di Alamat: Jalan Kawasan Industri, Paluh Gelombang, Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Tj. Rejo, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371, buka pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB biasanya padat pengunjung pada pukul 4 sore dinihari, data ini diambil dari pola tingkah laku pengunjung di ambil sumber dari database Google, untuk bisa masuk kesini Anda cukup merogoh kocek Rp. 15.000/orang.

4. Museum Negeri Sumatera Utara

museum negeri sumatera utara

Tempat wisata di Medan kali ini adalah Museum Negeri Sumatera Utara, yang berlokasi di Jl. HM. Joni No.51, Teladan Bar., Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20217, Museum Negeri Sumatera Utara sendiri diresmikan pada 19 April tahun 1982 oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI DR. Daoed Josesoef, dan peletakan batu pertamanya sendiri dilakukan oleh Presiden RI ke-1 IR. Soekarno pada 28 Oktober 1954 hingga kini dikenal dengan nama Kebun Arca Medan.

Museum Negeri Sumatera Utara sendiri teletak dilahan seluas 10.468 meter persegi, terdiri dari beberapa bangunan yakni: Bangunan induk dua lantai yang difungsikan untuk ruang pameran tetap, pameran temporer, ruang visual audio, ruang kepala Museum, seksi bimbingan, dan ruangan lainnya yang berada di Museum Negeri Sumatera Utara.

Jika dilihat baik-baik bangunan arsitektur dari Museum Negeri Sumatera Utara hampir mirip dengan rumah adat sumatera utara, dengan bangunan bagian depan dilengkapi ornamen dari suku Melayu, Batak dan Nias.

Sebagian besar isi dari Museum Negeri Sumatera Utara adalah peninggalan sejarah yang ada di Sumatera Utara, berupa benda-benda jaman dulu dari Kerajaan Deli dan kerajaan lainnya yang ada di Sumatera Utara dan sekitarnya. Data diambil pada tahun 2013 Museum Negeri Sumatera Utara memiliki 7.000 koleksi yang dipamerkan disini.

5. Taman Cadika Pramuka

Taman Cadika Pramuka
Image by: instanbooking.id

Tempat wisata di Medan kali ini adalah Taman Cadika Pramuka, merupakan sebuah taman bumi perkemahan yang ada di Medan, taman ini dikelola oleh Pemerintah Kota Medan untuk dipakai oleh Masyarakat menjadi ruang terbuang hijau, dengan nama Cadika sendiri adalah nama Cabang Pendidikan Kader Pramuka.

Jika ke Medan sebaiknya Anda bisa singgah ke Taman Cadika Pramuka, hanya untuk bersantai bersama keluarga atau melakukan aktivitas olahraga pada akhir pekn, untuk mengakses taman ini tidak dikenakan tarif sama sekali dan bebas dikunjungi oleh Masyarakat.

Selain menjadi ruang terbuka untuk umum dan melakukan aktivitas olahraga, ditaman Cadika Pramuka juga terdapat sebuah danau yang terbilang cukup luas dengan dihiasi jembatan Gantung untuk menyebrangi Danau tersebut, juga dihiasi oleh berbagai jenis bunga yang menghiasi di sepanjang taman Cadika Pramuka ini.

Untuk fasilitasnya sendiri terbilang cukup lengkap, seperti taman bermain kanak-kanak, sebuah aula, toilet umum, tempat istirahat atau bangku taman hingga tempat ibadah seperti Musolla yang disediakan di Taman Cadika Pramuka, bagi Anda yang suka dengan olahraga Paitnball juga tersedia disini.

6. Lapangan Merdeka Medan

lapangan merdeka medan
Image by: staticflickr.com

Lapangan Merdeka Medan merupakan Tempat wisata di Medan, sebuah alun-alun yang berada di kota Medan, Sumatera Utara, yang areanya berada tepat dipusat kota Medan itu sendiri, dan merupakan titik nol kota ini sebagaimana ditetapkan oleh Pemkot Medan.

Secara geografi Lapangan Merdeka Medan berada di Kec. Medan Petisah, dan dimana alun-alun ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan tua bersejarah pada jaman penjajahan Kolonial Hindia-Belanda seperti Kantor Pos Medan, Hotel Dharma Deli (De Boer), Gedung Balai Kota, hingga gedung Bank Indonesia (de Javasche Bank) juga dikelilingi pohon-pohon yang diyakini sudah ada sejak jaman kolonial Hindia-Belanda.

Lapangan Merdeka atau alun-alun direncakan awal pembangunan pada tahun 1872, bersamaan dengan berpindahnya Kerajaan Deli yang menjadi pusat Administrasi 13 bisnis perusahaan perkebunan di Labuhan Deli ke kota Medan. Pada zaman belanda Lapangan Merdeka Medan bernama de Esplanade dan sudah digunakan sejak tahun 1880-an.

Namun setelah Jepang kalah pada tanggal 15 Agustus 1945, pada tanggal 6 oktober 1945 mengadakan sebuah rapat di Fukuraido dengan menyiarkan secara resmi bahwa Indonesia sudah merdeka dengan pembacaan Teks Proklamasi, yang dibacakan oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Hasan dilaksanakan tanggal 9 Oktober 1945, nama taman Fukuraido berubah nama menjadi Lapangan Merdeka Medan, dan disahkan oleh Laut Siregar yang merupakan wali kota Medan.

7. Taman Ahmad Yani Medan

taman ahmad yani medan

Taman Ahmad Yani Medan merupakan sebuah tempat wisata di Medan dengan edukasi sekaligus wisata alam yang ada di kota Medan, lokasi dari taman ini sendiri berada di antara Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sudirman, dimana jalan ini merupakan jalan utama di Kota Medan jadi mudah untuk mengakses kesini.

Taman Ahmad Yani Medan berada di pusat kota Medan, dan termasuk dalam kategori taman terbuka, nama lain dari taman ini sendiri adalah taman Digital, karena taman ini dilengkapi dengan fasilitas WIFI gratis yang dipasang disetiap sudut taman Ahmad Yani, hingga kemudian diresmikan oleh Wali Kota Medan.

Sama seperti hal lainnya pada taman ini juga memiliki keunikan tersendiri, dimana ada sebuah pohon berjulukan pohon roda, dimana bentuk pohon ini seperti roda pada trotoar, memang sangat unik, juga selain ini ada jenis pohon Raja juga bisa ditemui di Taman Ahmad Yani Medan.

Ketika Anda berkeliling di Taman Ahmad Yani Medan Anda akan menemukan sebuah monumen Jenderal Besar Ahmad Yani, maka dari itulah nama ini diambil dari pengorbanan pahlawan revolusi (Pahlawan setelah kemerdekaan RI) dimana sang Jenderal dibunuh secara sadis oleh pemberontak PKI, tinggi dari monumen ini sendiri 11 meter, dengan wajah sedang melihat kearah kiri, maka dari itu penulis katakan berwisata sambil ber-edukasi (Belajar) sejarah pahlawan dari TNI.

8. Kebun Binatang Simalingkar

Kebun Binatang Simalingkar

Tempat wisata di Medan yakni Kebun Binatang Simalingkar yang ber- Alamat: Jalan Bunga Rampai IV, Kelurahan Simalingkar B, Ujung Labuhen, Medan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20353, selain tempat wisata alam saatnya juga mengenal sebuah wisata Fauna, dimana keseimbangan hidup manusia tergantung dari ekosistem Faunanya sendiri.

Di Kebun Binatang Simalingkar Anda bisa melihat berbagai jenis hewan liar yang berada dalam pengawasan Taman yang dipantau secara tidak langsung oleh Pemkot Medan, selain mengenal hewan-hewan yang berada disana seperti Harimau Sumatera yang mana Cuma ada di Sumatera yang terancam akan punah Anda bisa melihatnya disini.

Selain wisata Fauna disini juga tempat wisata lainnya seperti wahana-wahana liburan yang disediakan oleh pihak Kebun Binatang Simalingkar, seperti Flying Fox dan Out Bound dengan melintasi jembatan sungai yang terbuat dari bahan kayu yang diikat dengan tali.

Untuk bisa masuk ke kawasan Kebun Binatang Simalingkar Anda bisa merogoh kocek Rp. 15.000/orangnya, Kebun Binatang ini dibuka pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, setelah masuk Anda akan melihat berbagai jenis hewan yang ada dipenangkaran, ini bisa dijadikan sebuah wisata edukasi untuk Anak Anda, atau adik untuk mengenal betapa pentingnya menjaga ekosistem hewan yang hampir terancam punah ini.

9. Pemandian Alam Babar Sari

Pemandian Alam Babar Sari

Setelah lelah berwisata tidak salahnya mandi di sungai kan hehe, menambah nikmat kesegaran tubuh setelah berwisata Tempat wisata di Medan, Anda bisa mencoba wahana bermain air sungai di Pemandian Alam Babar Sari.

Jika Anda mengenal odong-odong? Ya odong-odong di Medan ini sedikit berbeda dengan odong-odong pada umumnya yang ada di kota lain, disini odong-odong memiliki gandengan dibelakangnya, dengan dilengkapi seperti hiasan lampu menambah kesan tersendiri saat menaiki odong-odong dimedan ini.

Dengan menaiki odong-odong di Medan Anda diajak berwisata ke jalan Gatot Subroto Medan, Jalan S Parman Medan, Zainul Arifin, Gajah Mada Medan, dan Kapten Muslim Medan, hanya merogoh kocek sebesar Rp. 5.000 Anda sudah bisa berkeliling pulang pergi (PP).

Namun jika Anda menyewa odong-odong untuk menuju ke tempat wisata Pemandian Alam Babar Sari, Anda bisa menyewa ini dengan harga Rp. 600.000/PP jika Anda rombongan sebaiknya lebih hemat dengan menyewa Odong-odong ini karena ada kesan yang unik loh.

HTM Pemandian Alam Babar Sari:
1. Odong-odong seharga Rp. 90.000
2. Mobil Pribadi Rp. 25.000
3. Angkot (Angkutan Kota) Rp. 35.000
4. Kendaraan roda dua Rp. 5.000
5. Parkir kendaraa Rp. 2.000

Jika Anda ingin menyewa tempat istirahat atau pondok yang tersedia di Pemandian Alam Babar Sari Anda cukup membayar Rp. 25.000 saja, bentuk pondoknya sendiri bagus kok, terbuat dari bahan kayu dan besi dan bambu, dengan atap dari daun Rumbia.

Setelah sampai kesana Anda bisa menikmati sungai yang jernih, wisata ini cocok untuk Anda yang memiliki anak untuk mengenalkan sensasi wisata alam pemandian di sungai tak hanya di kolam renang, karena memiliki sensasi tersendiri, hal ini juga akan berpangaruh kepada perkembangan si anak loh hehe.

10. Kolam Pancing Nini Para

Kolam Pancing Nini Para

Kolam Pancing Nini Para merupakan Tempat wisata di Medan selanjutnya, jika Anda memliki hobi mancing maka Kolam Pancing Nini Para ini rekomendasi kolam pemancingan yang berada di kota Medan, untuk bisa kesini berlokasi di Alamat: Jalan Setia Budi Ujung, Simpang Selayang, Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20135.

Kolam Pancing Nini Para sudah ada sejak 3 tahunan lalu, dimana kolam pancing ini terdiri dari berbagai jenis ikan, seperti Gurami, Nila, Ikan Mas, hingga ikan patin dan Lele serta ikan lainnya. Untuk gurami sendiri memiliki harga Rp. 45.000/KG nya, Ikan Patin Rp. 30.000/KG, dan untuk ikan Nila dan Lele memiliki harga yang sama yakni Rp. 25.000/KG.

Nah berikut 10 ulasan tempat wisata di Medan yang bisa Anda jadikan rujukan untuk menikmati keindahan kota Medan, yang merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Utara ini.

Komentar disini