Beranda Islam Teks Bacaan Surat Al Fatihah dan Artinya

Teks Bacaan Surat Al Fatihah dan Artinya

Kalimat.Id – Surat Al Fatihah merupakan surat pembuka dalam ayat suci Al-Quran dan sering dibaca pada saat ibadah sholat baik sunnah dan Wajib karena Surat Al Fatihah merupakan salah satu bacaan rukun sholat.

Lantas mengapa Surat Al Fatihah menjadi pembuka pada Al-Quran sedangkan ayat pertama yang turun bukan lah Surat Al Fatihah berikut penjelasannya untuk Anda, Ijtihadi: penyusunan Al-Quran dilakukan secara Ijtihadi oeh para sahabat didasari pemikiran para sahabat Nabi Muhammad termasuk Abu Bakar, Ali, Umar dan Utsman serta sahabat Nabi lainnya.

Penyusunan Al-Quran juga didasari oleh Tauqifi, hal ini dilandasi oleh petunjuk langsung dari Rasullulah SAW, nah ini berbeda tidak ada sangkut pautnya dengan pemikiran para sahabat Nabi Muhammad seperti Ijtihadi.

Bacaan Surat Al Fatihah Ayat 1-7 Arab, Latin dan Artinya

Ayat Al-Fatihah

Bacaaan Bismillah Latin: Bismillah Hirrahman Nirrahim

Artinya bismillah hirrahman nirrahim: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Makna bacaan bismillahirrahmanirrahim: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, mulai dari pekerjaan ringan seperti makan, minum, bepergian, belajar, dan sebagainya.

Allah adalah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar-Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang ar-Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

Ayat Al-Fatihah

Bacaan latin: alhamdulillah hirobbil alamin

alhamdulillah hirobbil alamin artinya: Segala puji (2) bagi Allah, Tuhan semesta alam. (3)

Makna ayat kedua surat Al Fatihah: (2) alhamdulillah (segala puji). Memuji orang adalah karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berarti: menyanjung-Nya karena perbuatan-Nya yang baik. Lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap ni’mat yang diberikannya. Kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

(3) Rabb (Tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati Yang Memiliki, Mendidik dan Memelihara. Lafadz “rabb” tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). ‘Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia,alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah pencipta semua alam-alam itu.

Ayat Al-Fatihah

Bacaan latin: arrahmaanirrahiim

Arti arrahmanirrahim: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Untuk ayat ketiga dalam surat Al Fatihah ini maksudnya hampir sama dengan ayat pertama, Ar-Rahman (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang ar-Rahim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahman yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

Ayat Al-Fatihah

Bacaan latin: maaliki yaumiddin

maliki yaumiddin artinya: Yang menguasai {4} di Hari Pembalasan {5}

{4 }Maalik (Yang Menguasai) dengan memanjangkan “mim”, yang berarti: pemilik. Dapat pula dibaca dengan (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

{5} Yaumiddin (hari pembalasan): hari yang di waktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa’ dan sebagainya.

Ayat Al-Fatihah

Bacaan latin: iyya kana’budu wa iyya kanasta’in

Artinya iyya kana’budu wa iyya kanasta’in: Hanya Engkaulah yang kami sembah {6}, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. {7}

{6} Na’budu diambil dari kata ‘ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

{7} Nasta’iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti’aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

Ayat Al-Fatihah

Bacaan Latin: ihdinas siratal mustaqim

Ihdinas siratal mustaqim artinya: Tunjukilah [8] kami jalan yang lurus,
[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata “hidayaat”: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. Yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

Ayat Al-Fatihah

Bacaan latin: shiraathalladziina an’amta ‘alayhim ghayril maghdhuubi ‘alayhim walaadhdhaalliin

Artinya: (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. {9}

{9} Yang dimaksud dengan “mereka yang dimurkai” dan “mereka yang sesat” ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Rahasia Surat Al Fatihah

Rahasia Surat Ke-1 Al Fatihah:

Firman Allah SWT, Dengan atas nama Allah yang maha Pengasih lagi Maha penyayang, ayat pertama ini menceritakan tetang dzat Allah SWT.

Rahasia Surat Ke-2 Al Fatihah:

Menjelaskan sifat-sifat milik Allah yang khusus, seperti keistimewaan sifat Al-Ilmu juga Al-Qudrah, seperti sifat lainnya yang berkaitan dengan makhluk. Para makhluk ciptaan Allah mendapatkan kasih sayang-Nya dari sifat tersebut, juga sebaliknya akan muncul kerinduan dan kecintaan ibadah ciptaannya kepada sang Pencipta Allah SWT.

Rahasia Surat Ke-3 Al Fatihah:

Segala Puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta Alam yang terkandung dalam QS AL Fatihah ayat 2 memiliki dua makna, yakni: pertama pujian adalah rasa syukur. Kedua: Mengisyaratkan sifat Af’al milik Allah diungkap dengan kalimat paling ringkas namun meliputi semua sifat (aktivitas) milik Allah SWT. Sifat Af’al kepada Allah SWT adalah sebuah hubungan sifat dari Rububiyah, dari ucapan Rabbul Alamin artinya lebih sempurna lagi agung dibandingkan ungkapan Anda: A’lal Alamin atau Khaliqul Alamin.

Rahasia Surat Ke-4 Al Fatihah:

Yang maha menguasai hari pembalasan (Q.S Al Fatihah ayat 4), bermakna kelak di akhirat manusia “kembali” kepadanya.

Rahasia Surat Ke-5 Al Fatihah:

Hanya kepadamu kami menyembah dan hanya kepadamu kami meminta pertolongan (Q.S Al Fatihah ayat 5), makna dari ayat ini memiliki dua pembahasan yakni:

Pertama: jika beribadah harus lah ikhlas hanya berharap kepada Allah SWT semata, hal ini bermaksud dari ayat shirathal mustaqim (jalan lurus).
Kedua: sebuah akidah bahwa tidak ada berhak yang lain disembah selain Allah SWT semata, ini merupakan intisari dari akidah Tauhid.

Rahasia Surat Ke-6 Al Fatihah:

Tunjukkanlah kami ke-jalan yang lurus (Q.S Al Fatihah ayat 6), ayat ini bermakna sebuah permohonan dan doa sekaligus sebagai nurani kita dalam beribadah, jika lebih jelasnya lagi jika dikutip dari Kitab Al-Ihya: perihal keinginan manusia akan rasa tunduk dan butuh kepada Allah SWT.

Rahasia Surat Ke-7 Al Fatihah:

Jalan orang-orang yang engkau anugerahi nikmat atas mereka, dan bukan jalan bagi orang-orang yang engkau beri amarah atas mereka, dan bukan pula jalan bagi orang-orang sesat (Q.S Al Fatihah Ayat 7).

Inilah ayat yang mengingatkan atas nikmat Allah yang diberikan kepada makhluknya yang dikasihi, juga sebaliknya mengingatkan akan siksa atas musuh-musuh-Nya, agar muncul rasa cinta dan hormat dari hati manusia sebagai ciptaannya.

Komentar disini
error: