Beranda Islam Biografi Sunan Ampel Lengkap dan Singkat (Raden Rahmat)

Biografi Sunan Ampel Lengkap dan Singkat (Raden Rahmat)

Sunan Ampel

Kalimat.ID – Sunan Ampel – pernahkah kamu mendengar tentang Walisongo ? Bila kamu beragama Islam tentunya sudah mendengar dan yang paling pertama kali di benakmu adalah orang yang menyebarkan agama Islam.

Jika awal pikiranmu dalam Walisongo seperti itu, sama halnya dengan saya bahwa mereka sungguh mempunyai sejarah yang unik-unik dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

Berbicara tentang Walisongo, membuat saya tertarik untuk membahas salah satu anggota Walisongo yaitu Sunan Ampel. Sunan Ampel merupakan anggota Walisongo yang ikut serta dalam menyebarkan agama Islam di Surabaya, Jawa Timur. Sunan Ampel juga mempunyai nama di waktu masa kecilnya yaitu Sayyid Muhammad Ali Rahmatullah.

Nah, pada artikel saat ini akan saya sajikan lengkap khusus membahas tentang Sunan Ampel. Dalam artikel ini yang saya akan saya ulas meliputi ” Biografi Sunan Ampel Singkat dan Lengkap, Metode dakwah Sunan Ampel, Karya-karya Sunan Ampel, Peninggalan-Peninggalan Sunan Ampel, dan terakhir yaitu Makam Sunan Ampel “. Untuk menambah ilmu pengetahuanmu dalam mengenal asal usul agama Islam bisa baca artikel ini sampai selesai!

Mengenal Sosok Sunan Ampel Singkat dan Lengkap

Sunan Ampel, merupakan anggota Walisongo yang mempunyai nama masa kecilnya yaitu Sayyid Muhammad Ali Rahmatullah. Namun ketika beliau pindah ke Jawa Timur, namanya berubah dan biasa dipanggil dengan Raden Rahmat. Beliau adalah anak dari Maulana Malik Ibrahmim dan Dewi Candrawulan.

Jika ditelusuri lebih dalam, bahwa Sunan Ampel merupakan keturunan ke-22 dari Nabi Muhammad SAW. Dimana beliau juga mempunyai keunikan cerita dibandingkan dengan para anggota Walisongo lainnya. Beliau dilahirkan sekitar 1401 Masehi di Champa.

Dalam kelahiran Raden Rahmat ini mempunyai beberapa pendapat untuk sebuah lokasi Champa ini. 2 pendapat-pendapat tersebut yaitu:

  1. Menurut Encyclopedia Van Nederlandesh Indie ini menyebutkan bahwa Champa adalah salah satu negeri kecil yang terletak di negara tetangga yaitu Kamboja.
  2. Menurut Raffles ini menyebutkan bahwa Champa terletak di daerah Aceh yang pada masa jaman dulu bernama Jeumpa.

Untuk mengingatkan kembali tentang Sunan Ampel yang saya ulas diatas, sehingga dengan begitu kamu lebih mengenal beliau mulai dari nama asli dan tempat lahirnya. Selanjutnya akan saya bahas lengkap mengenai Beliau dari segala segi, Berikut dibawah ini penjelasanny !

Biografi Ampel Singkat dan Lengkap

Sunan Ampel atau Raden Rahmat ini lahir pada tahun 1401  M di Champa. Raden Rahmat, adalah salah satu anggota Walisongo yang sangat besar dalam perkembangan Islam di tanah Jawa khsusunya Surabaya.

Para ahli sangat kesulitan dalam menentukan dimana Champa itu, Oleh karena itu sampai sekarang masih belum tertulis maupun prasasti yang membuktikan bahwa Champa di Kerajaan Jawa atau Malaka.

Menurut para ahli mempunyai perbedaan, dimana pendapat dari Saifuddin dan Zuhri ini mempunyai perbedaan pendapat yaitu:

– Pada tahun 1979 menurut Saifudding Zuhri ini menyakini bahwa Champa ini merupakan sebutan lain dari Jeumpa yang berasal dari bahasa Aceh dan oleh karena itulah Champa di wilayah Kerajaan Aceh.
– Pada tahun 1981 menurut Hamka bahwa berpendapat bahwa Champa ini bukan yang di Annam Indo-Cina, sesuai Ensclopaedia Van Nederlandsch Indie, tetapi di Nanggroe Aceh.

Nama ayah Raden Rahmat yaitu Maulana Malik Ibrahim atau lebih dikenal dengan Maulana Maghribi dan kemudian beliau dikenal dengan sebutan Sunan Gresik. Dan nama dari Ibu Raden Rahmat ini bernama Dewi Chandrawulan.

Ibu dari Raden Rahmat ini mempunyai saudara kandung yang berasal dari keturunan ningrat. Konon, istri dari Raden Rahmat ini ada dua yakni Dewi Karimah dan Dewi Chandrawati.

Dewi Karimah ini merupakan istri yang pertama yang mempunyai dua anak yaitu Dewi Murtasih yang menjadi istri dari Raden Fatah dan Dewi murtasimah yang menjadi permaisuri Sunan Giri (Raden Paku). Dengan dua istri inilah Raden Rahmat di karuniai anak 5 antara lain:

  1. Siti Syare’at
  2. Siti Mutmainah
  3. Siti Sofiah
  4. Raden Maulana Makdum Ibrahim (Sunan Bonang)
  5. Syarifudding atau Raden Qasim ( Sunan Drajat.

Konon dulunya Raden Rahma terkenal sebagai orang yang mempunyai ilmu tinggi dan sangat alim, sangat terpelajar, dan mendapatkan pendidikan yang mendalam tentang agama Islam.

Raden Rahmat terkenal dengan akhlaq yang mulia, suka menolong dan mempunyai kepedulian sosial yang tinggi terhadap orang-orang di sekitarnya. Setelah mengetahui Biografi Sunan Ampel ini dapat kita ambil hikmahnya untuk mencontoh mulai dari akhlaqnya.

Metode Dakwah Sunan Ampel

Raden Rahmat ini berjasa banget dalam penyebaran di tanah Jawa khusunya Surabaya. Beliau di undang oleh Prabu Sri Kertawijaya untuk datang ke kota Majapahit. Dalam perjalanannya ke Trowulan, Beliau berkunjung di palembang dan Tuban untuk menyebarkan Islam.

Raden Rahma atau mempunyai nama kecil Sayyid Ali Rahmatullah ini menikahi Nyai Ageng Manila yang merupakan putri Tumenggung Arya Teja. Pada sejak itulah beliau mendapatkan gelar pangeran dengan menyematkan nama “Raden” dan menjadilah panggilan Raden Rahmat. Dalam metode Sunan Ampel terkenal dengan arti moh limo dari bahasa jawa yang tak kerjakan lima hal tercela.

Metode dakwah Sunan Ampel ini dibuktikan dengan melakukan perbaikan moralitas orang-orang yang dulunya sungguh memprihatinkan. Konon ada diantara argumen mengapa Prabu Sri Kertawijaya ini memberi leluasa pada Raden Rahmat ini dalam menebarkan islam pada semua dalam tingkatan sosial.

Di daerah Ampel, Raden Rahma ini membangun fasilitas untuk beribada yang jika sekarang namanya Masjid Sunan Ampel. Selain itu, juga di fasilitasi pendidikan dalam mendukung internalisasi ajara dan nilai-nilai ke-Islamana dengan menukar kepercayaan lama.

Layanan yang diberikan oleh Raden Rahmat ini begitu besar sampai-sampai memperoleh sunan, yaitu satu gelar yang diberikan pada orang dengan cara personal sudah meraih tingkat spritualitas yang tiggi. Selain itu pula baik dengan cara sosial ataupun politik ini mempunyai dampak yang sangat luas sekali.

Raden Rahma ini membawa misi Islma yang telah mendapat warisan dari beberapa Nabi. Hal ini diriwayatkan oleh AL-Imam at-Tirmidzi yang berisi :

” Sesungguhnya ulama yaitu pewaris beberapa nabi. Sungguh sebagian dari nabi ini tidak mewariskan tentang dinar serta dirham. Sungguh mereka cuma mewariskan pengetahuan jadi siapa saja mengambil warisan itu, ia sudah mengambil sisi banyak.”

Sebagai pewaris dari beberapa nabi, membuat kharisma dan kekeramatan Raden Rahmat ini memancarkan bukan sekedar saat masih hidup, namun ketika masa sudah meninggal. Menurut informasi yang saya dapatkan bahwa Beliau meninggal pada tahun 1478M.

Karya Sunan Ampel

Sunan Ampel atau Raden Rahmat ini juga mempunyai karya-karya yang tidak dapat terlupakan dalam sejarahnya. Karena Beliau adalah seorang anggota Walisongo yang sangat berjasa dalama menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Dimana karya-karya Raden Rahmat sampai sekarang masih kita temui dalam kehidupan di jaman mdern saat ini.

Raden Rahmat terkenal dengan karya-karyanya yaitu MA LIMA atau juga disebut M. Lima. Ajaran-jaran tersebut yaitu :

  1. Moh main judi jika dalam bahasa Indonesia artinya Tidak berjudi)
  2. Moh Ngombe jika dalam bahasa Indonesia artinya (tidak mabuk-mabukan)
  3. Moh maling jika diartikan dalam bahasa Indonesia artinya tidak mengambil.
  4. Moh madat ini bila menurut bahasa Indonesia artinya tak menghisap candu
  5. Moh madon ini artinya tidak berzina.

Selain itu ada karya-karyanya dalam bentuk Kesenian antara lain :

  1. Tembang Pangkur
  2. Gamelan Singomengkok

Peninggalan

Dalam sejarah Walisongo menyebutkan bahwa Beliau mempunyai peninggalan yang sampai sekarang masih dijaga. Menurut sumber yang saya baca dari sejarah Walisong bahwa menyebutkan Beliau mempunyai 3 peninggalan. Namun, kita hanyalah penerus-penerus yang tidak mengetahui betul tentang Peninggalan Sunan Ampel ini.

Berikut 3 Peninggalan Sunan Ampel yang akan saya jelaskan di bawah ini !

1. Masjid Sunan Ampel

Peninggalan yang pertama yaitu Masjid Sunan Ampel, merupakan sebuah masjid yang dibangun bersama sahabatnya yaitu Mbah Sleh dan Mbah Sonhaji. Dalam pembangunan masjid ini tidak hanya dibantu sahabatnya saja, melainkan para santri juga ikut membantu pada tahun 1421 M. Masjid ini mempunyai luas sekitar 120 x 180 m².

Tempat ibadah ini dibangun dengan memanfaatan sebidang tana yang ada di desa Ampel, namun sekarang ini menjadi tempat kelurahan Ampe, Kecamatan Semampir. Letaknya sekitar 2 km yang berada di sebelah timur Jembatan Merah. Selain masjid, Raden Rahmat ini juga membangun sebuah pondok pesantren Ampel pada tahun 1970.

2. Benda Pusaka Sunan Ampel (Raden Rahmat)

Raden Rahmat ini terkenal mempunyai ilmu yang tinggi, sehingga beliau memiliki benda-benda pusaka. Konon, dulu benda pusaka ini pernah digunakan beliau dalam menghadapi musuh-musuhnya. Benda-Benda pusaka tersebut masih tersimpan rapih untuk menghargai atas jasa besar dalam menyebarkan agama Islam.

3. Keris Setan Kober

Keris Setan Kober, merupakan sebuah benda keris yang sampai saat ini belum mengetahui betul tentang bentuknya. Keris ini pernah digunakan dalam menghadapai Sutawijaya. Dimana pada jaman dulu Keris Setan Kober sangat terkenal akan kesaktiannya.

Makam Sunan Ampel (Raden Rahmat)

Raden Rahmat meninggal di Demak, namun beliau di makamkan di Surabaya yang letaknya di dekat Masjid Ampel. Dimana masjid ini sangat terkenal di daerah Surabaya ini menjadi salah satu objek wisata orang berziarah. Makam Sunan Ampel bisa kita temui bila berkunjung di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur.

Untuk kamu yang waktu liburan atau mempunyai kesempatan di Surabaya, maka sempatkanlah untuk berkunjung di Makam Beliau. Dengan begitulah cara kita menghormati atas jasa besarnya Raden Rahmat dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Karena jika tidak dengan Raden Rahmat kita hidup selalu dengan jalan yang salah.

Nah, itulah diatas artikel saya yang sudah membahas lengkap mengenai sosok anggota Walisongo yaitu Sunan Ampel. Dengan artikel ini Anda mengetahui asal usul dari sejarah Islam melalui para anggota Walisong ini. Karena mereka-merekalah yang sangat mempunyai peranan penting dalam menyebarkan agama Islam di Jawa.

Semoga dengan adanya artikel yang saya ulas mengenai ” Biografi Sunan Ampel Lengkap dan Singkat (Raden Rahmat)” ini menjadikan kita lebih untuk belajar tentang agama Islam. Pasalnya, anak pemuda jaman sekarang sangatlah malas untuk mempelajari ilmu-ilmu sejarah, padahal dengan adanya sejarah kita bisa mengambil pembelajaran dari pada terdahulu.

Sekian artikel saya tentang Raden Rahmat ini, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca artikel ini sampai selesai. Tunggu artikel-artikel yang membahas tentang semua para Walisongo saya ulas dengan lengkap dan singkat hanya di Kalimat.ID.