Sejarah Kerajaan Majapahit

Kalimat.ID – Sejarah Kerajaan Majapahit – Kita hidup dimana berasal dari sebuah sejarah, Termasuk sejarah Kerajaan Majapahit. Tentunya seperti kita ketahui bahwa Kerajaan Majapahi sungguh luas akan kekuasaanya yang di pimpin oleh patih Gajah Mada. Siapa yang masih belum mengenal tentang Sejarah Kerajaan Majapahit ?

Menurut saya, semua orang pasti sudah mengenal dengan Kerajaan Majapahit karena banyak film-film yang sudah kita tonton di layar TV. Atau bahkan hanya mengenal sekilas tentang Sejarah Majapahit ini?

Sungguh disayangkan, karena sebelum jaman modern saat ini kita tentunya tidak luput dari sejarah-sejarah yang ada di masa lampau. Salah satunya Sejarah Kerajaan Majapahit yang bisa Anda tonton lewat youtube.

Sejarah Kerajaan Majapahit, merupakan kerajaan yang mempunyai luas kekuasaan di wilayah nusantara sampai ke negara tetangga. Disini banyak sekali keunikan mulai dari sejarah sampai runtuhnya kerajaan majapahit.

Dulunya, dalam sejarah kerajaan Majapahit ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi seluruh wilayah nusantara karena mempunyai kekuasaan menguasai berbagai daerah wilayah.

Nah, pada kesempatan kali ini barangkali masih bingung dengan sejarah kerajaan majapahit atau belum mengerti sama sekali tentang cerita Sejarah Kerajaan Majapahit. Tenang, saya akan sajikan kepada Anda lengkap dan tuntas agar Anda lebih mengetahui betapa hebatnya Kerajaan Majapahit pada se-masanya.

Pada postingan Artikel ini, saya akan membahas lengkap yang mengenai ” Sejarah Singkat Kerajaan Majapahit, Kehidupan di Kerajaan Majapahit, Raja-raja Kerajaan Majapahit, Masa Kejayaan Kerajaan Majapahit, Runtuhnya Kerajaan Majapahit, dan Peninggalan-peninggalan Kerajaan Majapahit Lengkap Beserta Penjelasannya”.

Sejarah Singkat Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit, merupakan kerajaan yang terletak di provinsi Jawa Timur, indonesia. Asal usul berdirinya kerajaan Majapahit dikarenakan ada serangan dari Jayaketwang yaitu Adipati Kediri yang mampu dan berhasil membunuh penguasa Kerajaan Singasari yaitu Kertanegara. Jayaketwang membunuh Kertanegara ini karena penguasa kerajaan Singasari tidak menerima akan pembayaran upeti.

Kerajaan Majapahi init berdiri sejak tahun 1923 sampai 1500M. Dalam berdirinya kerajaan Majapahit ini berhasil mencapat puncak kejayaan menjadi kemaharajaan raya. Dimana Kerajaan Majapahit pada masa itu menguasai luas wilayah nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk pada tahun 1350 sampai 1389.

Apabila kita melihat sejarah ini, bahwa menurut Raja Negarakertagam bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit ini meliputi Jawa, Sumatera, Semenanjung Malay, Kalimantan, sampai Indonesia Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Sumbawa, Lombok dan Timor.

Oleh karena itu kerajaan ini menjadi salah satu kerajaan Hindu-Buddha yang berhasil menguasai Nusantara dan menjadi salah satu negara terbesar di dalam sejarah negara Indonesia. Walaupun daerah-daerah tersebut yang sudah saya jelaskan bahwa kekuasannya ini masih dalam perbedebatan.

Kehidupan Kerajaan di Majapahit

Kerajaan majapahi mempunyai kehidupan yang ber-sejarah tidak bisa kita lupakan begitu saja. Pasalnya dalam kehidupan Majapahi terdapat beberapa aspek didalamnya. Diantaranya bahwa kehidupan kerajaan Majapahit terdiri dari 3 kehidupan yang ada di Kerajaan Majapahit yaitu Kehidupan Politik Kerajaan Majapahit, Kehidupan Ekonomi Kerajaan Majapahit, dan Kehidupan Kebudayaan Kerajaan Majapahit.

Inilah kisah singkat gambaran tentang kehidupan yang ada di Kerajaan Majapahai masa lampau !

Kehidupan Politik Kerajaan Majapahit

Dalam sejarah kerajaan Majapahit ini bahwa menjalankan kehidupan politik bertetangga yang baik dengan kerajaan-kerajaan asing yaitu Kerajaan Cina, Kerajaan Ayodya, dan lain sebagainya.

Pasalnya pada tahun 1370-1381an, bahwa Kerajaan Majapahit ini mengirimkan surat utusan persahabatan ke Cina. Jal tersebut diketahui dari berita kronik Cina yaitu berasal dari Dinasti Ming.

Sedangkan dari Praton dan Nagarakertagama ini bisa diketahui bahwa sistem dari pemerintahan dan politik Kerajaan Majapahi ini sudah berjalan dengan baik secara teratur. Konsep yang diterapkan oleh kerajaan Majapahit yaitu menyatu dengan jagat raya yang melahirkan pandangan tentang cosmoginos.

Selain itu, tercatat dalam sejarah kerajaan Majaphit di kehidupan politik ini mempunyai visi-visi untuk seorang pemimpin. Di dalam sejarah Majapahit menyebutkan bahwa ada 6 visi yang wajib dikuasai oleh pemimpin kerajaan. Berikut 6 visi yyang ada di kehidupan politik dari kerajaan Majapahit:

– Bersahabat dengan Rakyat atau disebut dengan Sidi Wasesa.
– Mampu mempertahankan hubungan baik atau disebut dengan Wigraha Wasesa.
– Berwibawa dan disegani rakyat, tetangga, dan musuh ini disebut dengan Wibawa Wasesa.
– Bersikap tegas dan bijak dalam memimpin untuk memuaskan semua pihat disebut dengan Winarya Wasesa.
– Mampu menghadapi musuh disebut dengan Gasraya Wasesa.
– Menjaga hubungan dan perdamaian disebut dengan Stana Wasesa

Kehidupan Ekonomi Kerajaan Majapahit

Kalau dalam Kehidupan Politik Kerajaan Majapahit mempunyai cerita dan visi bagi seorang pemimpin, ini berbeda dengan cerita kehidupan pada ekonomi di kerajaan Majapahit. Dimana dalam sejarat Kerajaan Majapahait ini terdapat kegiatan-kegiatan dalam kehidupan ekonomi kerajaan Majapahit. Menurut sejarah kerajaan Majapahit bahwa ada 5 kegiatan dalam kehidupan ekonomi yaitu:

– Daerah Pulau Jawa menjadi titik berat pada sektor pertanian rakyat yang sumber penghasilan dari bahan makanan.
– Dari daerah luar jawa yaitu khusus untuk Maluku, menjadi titik berat pada sektor tanaman rempah-rempah dan juga tanaman perdagangan lain-lain.
– Sepanjang sungai besar berkembang adanya kegiatan perdangan yang menghubungkan antara daerah pantai dengan pedalaman.
– Daerah kota pelabuhan yaitu dikembangkan perdagangan antar pulau dengan luar negeri antara lain Cina, Campa dan India. Kota pelabuhan yang saya maksud ialah Tuban, Gresik, Sedayu, Ujung Galuh, Canggu, dan Surabaya.
– Daerah kota pelabuhan ini pemerintah menerima bea cukai, sementara dari raja-raja daerah pemerintah ini menerima pajak dan upeti dengan jumlah yang sangat besar.

Kehidupan Sosial Budaya Kerajaan Majapahit

Menurut sejarah kerajaan Majapahit ini bahwa kebudayan masyarakat di sekitar bisa dikatan begitu pesat dalam kemajuannya. Hal tersebut bisa kita lihat dengan adanya perayaan-perayaan keagamaan untuk setahun sekali.

Sejarah kerajaan Majapahit ini untuk bidang seni dan sastar juga tidak kalah maju dengan kebudayaan lainnya, justru ini mempunyai peranan penting dalam kehidupan budaya di kerajaan Majapahit.

Dalam sejarah kerajaan Majapahit bahwa menurut pendeta yang berasal dari Italia bernama Mattiusi ini pernah mendiami di kerajaan Majapahit. Menurut dia, kerajaan Majapahit sangatlah luar biasa dibandingkan dengan kerajaan atau istana lainnya. Pasalnya, dia sangat mengagumi dengan kerajaan istana Majapahit yang sangat luas dan di dalam ruangan dilapisi dengan emas dan perak.

Raja-Raja Kerajaan Majapahit

Menurut sejarah kerajaan Majapahit ini dipimpin oleh seorang patih yang hebat akan ilmu kanuraganya. Dimana tercatat di dalam sejarah kerajaan Majapahit ini terdapat raja-raja kerajaan yang berjumlah 13 orang. Raja-raja kerajaan Majapahit diantaranya yaitu :

  1. Mempunyai gelar Kertarajasa Jayawardhana yaitu Raden Wijaya (1293-1309).
  2. Mempunyai gelar Sri Jayanagara yaitu Kalagamet ( 1309-1328)
  3. Mempunyai gelar Tribhuwana Wijayatunggadewi yaitu Sri Gitarja ( 1328-1350)
  4. Mempunyai gelar Sri Rajasanagara yaitu Hayam Wuruk (1350-1389).
  5. Wikramawardhana (1389-1429)
  6. Mempunyai gelar Dyah Ayu Kencana Wungu yaitu Suhita (1329-1447)
  7. Mempunyai gelar Brawijawa l yaitu Kertawijaya (1447-1451)
  8. Mempunyai gelar Brawijaya ll yaitu Rajasawardhana ( 1451-1453).
  9. Mempunyai gelar Brawijaya lll yaitu Purwawisesa atau Girishawardhana (1456-1466).
  10. Mempunyai gelar Brawijaya lV yaitu Bhre Pandansalas atau Suraprabhawa (1466-1468)
  11. Mempunyai gelar Brawijaya V yaitu Bhre Kertabumi (1468-1478).
  12. Mempunyai gelar Brawijaya Vl yaitu Girindrawardhana ( 1478-1498).
  13. Patih Udara (1498-1518).

Masa Kejayaan Kerajaan Majapahit

Menurut Sejarah Kerajaan Majapahit ini dalam masa kejayaannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Ia menggantikan Tribhuwanattunggadewa Jayawinuwarddani. Hayam Wuruk ialah raja keempat pada tahun 1350 sampai 1389.

Namun di masa memerintah, Hayam Wuruk tidak sendirian melainkan di temani dengan patih Gajah Mada. Dalam masa pemerintahan Hayam Wuruk, seluruh rakyat meningkat drastis yang mengalami kemakmuran, keadian, dan kesejahteraan bersama. Tidak hanya itu, karena di setiap acara perayaan agung ini diadakan di pusat kerajaan dan lebih-lebih memeriahkan perayaan tersebut dengan seluruh rakyat tanpa dikecualikan satu pun.

Pada masa Hayam Wuruk inilah kerajaan-kerajaan lain di seluruh nusantara tidak hanya sekedar sebagai negara bawahan yang tidak mempunyai kemerdekaan melainkan besama-sama dalam satu pusat pemerintahan di Jawa Timur. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk ini juga bahwa seluruh kepulauan yang di Indonesia berada di kekuasaan kerajaan Majapahit. Jadi tidak heran apabila dulunya kerajaan ini sangatlah luas dari berbagai penjuru.

Namun dalam hal ini kita tidak luput dari jasa dan kegigihan dari patih Gajah Mada yang benar-benar dalam menjalankan “Sumpah Palapa”.

Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Dalam sejarah kerajaan Majapahit tercatat bahwa di masa pemerintahan Hayam Wuruk berhenti karena mempunyai sebab-sebab. Dimana Hayam Wuruk mempunyai peranan penting dalam meningkatkan ke-stabilan dalam kerajaan dan mampu menguasai kerajaan-kerajaan lainnya di berbagai pulau. Namun saya, bahwa ada penyebab “Runtuhnya Kerajaan Majapahit”.

Menurut sejarah kerajaan Majapahit ini terdapat 5 penyebab “Runtuhnya Kerajaan Majapahit” yaitu:

– Tidak ada pembentukkan pimpinan baru atau disebut dengan kaderisasi.
– Gajah Mada menjadi Patih Amangkubumi yang memegang segala jabatan. Kesalaahannya yaitu pada saat menjabat bahwa Gajah Mada tidak memberikan kesempatan untuk generasi penerus untuk tampil yang membuat tidak adat pengganti setelah meninggalnya Gajah Mada.
– Perang Paregreg yang menjadik momok malapetaka bagi rakyat jelata dan kaum bangsawan membuat menjadi melemahkan kekuatan dan tidak adanya persatuan yang disebabkan oleh perang saudara ini. Karena daerah pusat Majapahit lemah karena keadaaan ini, maka daerah-daerah lainnya melepaskan diri dari Kerajaan Majapahit.
– Kelemahan pada pemerintahan pusat Kerajaan Majapahit yang membuat ekonomi menjadi ambruk. Selain itu, perdagangan di Kepulauan Nusantara ini diambil alih oleh pedagang-pedagang Melayu dan Islam.
– Adipati dan penggawa daerah pedalaman yang memeluk agaam Islam merasa tidak terikat dengan kekuasari Kerajaan Majapahait ini menimbulkan mereka tidak taat dan lebih setia dengan penguasa yang memeluk agama Hindu.

Peninggalan-Peninggalan Kerajaan Majapahit

Di dalam sejarah kerajaan Majapahit ini mempunyai peninggalan-peninggalan yang masih terjaga keberadaannya. Pada pembahasan terakhir ini akan saya sajikan khusus untuk Kalimaters tentang “Peninggalan-Peninggalan Kerajaan Majapahi” yang dimana mempunyai sekitar 15 peninggalan dari sejak jaman dahulu. Berikut peninggalan-peninggalan dari kerajaan Majapahit:

  1. Arca Emas
  2. Candi Wringin Lawang
  3. Candi Tikus
  4. Candi Brahu
  5. Candi Pari
  6. Gapura Bajang Ratu
  7. Surya Majapahit
  8. Candi Cetho
  9. Candi Sukuh
  10. Candi Jabung
  11. Candi Surawana
  12. Candi Wringin Branjang
  13. Candi Kedaton
  14. Celengan Majapahit
  15. Uang Gobog Majapahit

Demikian artikel yang saya ulas pada artikel saat ini yaitu mengenai ” Sejarah Kerajaan Majapahit Lengkap Beserta Penjelasannya “. Dengan begini semoga kita lebih mengenal lebih dalam sejarah Kerajaan Majapahit yang begitu hebat dalam kekuasaannya di seluruh wilayah nusantara. Terima kasih telah membaca artikel sampai selesai.

Semoga Bermanfaat dan tunggu artikel saya yang membahas tentang sejarah kerajaan-kerajaan di seluruh wilayah nusantara yang ada di negara Indonesia.

Komentar disini