Sejarah Candi Prambanan yang Melegenda Singkat dan Lengkap

Sejarah Candi Prambanan

Kalimat.ID – Sejarah Candi Prambanan – Siapakah yang belum pernah pergi Candi Prambanan ini? Sungguh disayangkan bila belum pernah mengunjungi sama sekali tentang candi ini, karena Candi Prambanan ini mempunyai bentuk yang sangat indah.

Pasalnya, banyak sekali turis-turis yang mengunjungi tempat ini hanya untuk melihat bentuk dan peninggalan reliefnya. Selain itu, ada Sejarah Candi Prambanan yang sangat Legenda bagi masyarakat umumnya.

Sejarah Candi Prambanan, merupakan sebuah cerita terbentuknya bangunan yang bernama Candi ini mempunyai beberapa kisah yang tidak bisa dilupakan. Berbicara tentang Candi Prambanan, tentunya kita tidak luput dengan namanya kisah dari Roro Jonggrang. Ya, dimana pada jaman dulunya dialah wanita desa cantik yang disukai oleh para lekalki yang gagah perkasa.

Sehingga dalam hal ini banyak sekali seseorang yang ingin mendapatkan Roro Jonggrang dengan cara apapun. Suatu keitak ada seorang laki-laki yang mempunyai kesaktian diberi kesempatan bisa mendapatkan Roro Jonggrang apabila bisa membuatkan sebuah Candi. Dan akhirtnya terjadilah Candi Prambanan itu.

Untuk lebih mengenal tentang Sejarah Candi Prambanan ini, pada kesempatan kali ini akan saya sajikan mengenai “Sejarah Candi Prambanan dengan Lengkap dan Singkat Beserta Penjelasannya “. Simak dibawah ini kisah menarik dari Sejarah Candi Prambanan !

Mengenal Sejarah Candi Prambanan dengan Lengkap dan Singkat Beserta Penjelasannya

Candi Prambanan, merupakan sebuah candi yang berasal dari peninggalan Hindu yang terbesar di negara Indonesia ini. Malahan dipercayai di seluruh Asia Tenggara dengan ketinggian yang sampai 47 meter ini. Candi Prambanan ini menjadi salah satu menjadi budaya yang sangat khas di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berbicara tentang Candi Prambanan ini kita tidak jauh-jauh dari yang namanya Roro Jonggrang. Karena karena ia lah terbentuklah sebuah candi-candi yang ada di Indonesia. Dimana dia yang membuat para jawara mengadu ilmu, mempertaruhkan segalanya agar bisa mendapatkan Roro Jonggrang ini.

Se-cantik apa sih Roro Jonggrang ini?

Daya Tarik Kecantikan Roro Jonggrang

Awal mula sebelum adanya sejarah candi prambanan ini yaitu Bandung Bondowoso yang membuat sumur jalatunda yang diminta oleh sang putri. Namun, ketika sumur jalatunda selesai terbuat ini malah Roro Jonggrang menyuruh Bandung untuk masuk ke dalam sumur tersebut. Akhiarnya ia menurutinya, pada saat sudah di dalam sumur ini Roro Jonggrang menyuru Patih Gupalanya untuk mengubur sumur dengan urukan tanah.

Tujuan dari Roro Jonggrang adalah untuk melenyapnya Bandung Bondowoso, namun hal itu sia-sia yang dilakukannya karena Bandung Bondowoso ini mempunyai kesaktian yang luar biasa.

Sehingga Bandung berhasil lolos dari kutukan itu dengan ilmu yang ia punya. Setelah berhasil lolos ia mengetahui bahwa perbuatan tersebut sengaja Roro Jonggrang lakukan, hal ini membuat Bandung Bondowoso menjadi marah angkara murka.

Sayangnya, daya tarik dari kecantikan Roro Jonggrang ini mampu meluluhkan hatinya dan bahkan Bandung menyanggupi untuk membuatkan sebuah candi. Dimana bahwa Bandung Bondowoso disuruh membuat 1000 candi dalam waktu yang sangat singkat yaitu hanya 1 malam saja. Apakah cerita selanjutnya yang akan terjadi ?

Taktik yang Dilakukan Roro Jonggrang

Dalam sejarah prambanan ini, untuk mendirikan 100 candi dalam waktu semalam adalah sesuatu hal yang sangat tidak mudah bagi Bandung. Walaupun seperti yang kita ketahui Bandung Bondowoso ini mempunyai ilmu kesaktian yang tinggi.

Akhirnya, dalam membangun 1000 candi ini mengeluarkan seluruh kesakiannya dan dengan meminta bantuan jin dalam mendirikan 1000 dan jin tersebut menyanggupi akan hal itu.

Hal tersebut terdengar sampai ke telinga Roro Jonggrang, bahwa Bandung Bondowoso dalam membangun 1000 candi dibantu dengan jin. Kemudian Roro Jonggrang ini mulai beranjak pergi untuk melakuakn sesuatu supaya Candi yang dibuat Bandung tidak berhasil. Tujuannya yaitu untuk menggagalkan Bandung dalam membuat 1000 candi dengan meminta para dayang penggawai istana.

Roro Jonggrang ini meminta bantuang kepada para dayang untuk membakar jerami serta menumbuk lesung. Dimana pada jaman dulunya dipercayai bahwa jerami dibakar agar langit tampak terlihat terang seperti pagi saat matahari mulai terbit. Sementara untuk lesung dipukul ini berfungsi untuk biar ayam-ayam cepat berkokok yang menandakan bahwa pagi telah tiba.

Ketika mendengar suara lesung itu, maka ayam-ayam jantan ini semuanya terbangun dan berkokok karena telah mengira bahwa pagi sudah tiba. Sedangkan para jin suruhan Bandung ini masih sedang bekerja karena melihat langit mulai terang dan ayam jantan semuanya berkokok, mengira bahwa pagi telah tiba. Karena melihat pagi telah tiba, para jin suruhan dari Bandung Bondowoso ini menghentikan pekerjaan-pekerjaannya dan meninggalkan tempat.

Ingin tahu lengkap betul bagaimana Sejarah Candi Prambanan?

Yuk, simak ulasan berikut yang akan saya sajikan khusus untuk Kalimaters !

Sejarah Candi Prambanan Lengkap dan Singkat Beserta Penjelasannya

Jika bukan Bandung Bondowoso, siapakah yang mendirikan candi prambanan ini ?

Menurut Sejarah Candi Prambanan ini, bahwa didirikan oleh Sri Maharaja Rakai Pikatan. Hal tersebut telah terbukti pada sebuah prasasti Siwargha yang berangka tahun 856 Masehi. Selain itu, prasasti ini ditulis langsung oleh Sri Maharaja Rakai Pikatan.

Menurut para ahli Arkeologi ini bahwa sepakat untuk mengaitkan antara Prasasti Siwargha dengan Sejarah Candi Prambanan. Karena pada salah satu baitnya yang menjelaskan secara rinci suatu gugusan candi yang tentang Siwargha. De Casparis ini berhasil bisa membaca Prasasti Siwargha membagi isi tersebut menjadi 2 bagian yaitu:

  • Bagian yang berkaitan dengan pendirian bangunan suci.
  • Bagian yang berhubungan dengan peresmian dan juga penetapan tanah perdikan.

Di bagian pertama menyebutkan bahwa setelah keadaan tanah dan damain, sang raja memerintahkan pembuatan sebuah dharma yaitu gugusan candi. Gugusan candi atau kompleks ini mempunyai pagar keliling. Pasalnya, masing-masing pintu ini dijaga oleh Dwarapala yang terlihat sangat menakutkan dan menyeramkan sekali.

Selain itu pula terdapat bangunan-bangunan kecil yang berderet-deret. Dimana seakan sudah siap untuk mengelilingi candi induk yang mempunyai bentuk, tinggi yang sama. Bangunan kecil ini diantaranya yaitu Candi perwara yang berjumlah sekitar 224 buah.

Pada bagian kedua Prasasti Siwargha ini menyebutkan bahwa sekitar hari kamis Wage tepatnya tanggal 11 bulan margasira pada tahun Saka 856 Masehi bangunan kuil ini selesai dibangun serta resmi patung dewanya.Setelah kuil Siwalaya ini dibangun seluruh dalam kemewahan, kemudian dialhikan aliran sungai sampai airnya menyusuri sisi-sisi bagian-bagian candi. Tanah yang menjadi suatu batas percandian ini telah peresmian.

Selain itu jga ditetapkan dalam sejarah Candi Prambanan dalam sawa yang menjadi sawah dharma bagi kuli Siwa disana. Prasasti Siwargha dan Prasasti Kedu ada sejak tahun 907 Masehi yang memuat daftar lengkap raja Dinasti Sanjaya. Dari Prasasti tersebut dapat diketahui bahwa yang memerintahkan dalam pembangunan Candi Prambanan yaitu Sri Maharaja Rakai Pikatan.

Sejarah Candi Prambanan dalam Pembangunan

Menurut sejarah Candi Prambanan ini merupakan sebuah candi dari peninggalan Hindu yang paling terbesar yang pernah dibangun di Jawa Kuno. Seperti yang sudah saya sebutkan di Sejarah Candi Prambanan bahwa candi ini didirikan oleh Sri Maharja Rakai Pikatan. Awal mulai pembangunan ini berdiri yang berfungsi untuk tandingan candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang letaknya tidak jauh-jauh dari Candi Prambanan.

Berdasarkan dari sumber-sumber sejarawan lama mengira-ngira bahwa pembangunan candi terbesar Hindu ini untuk menandai kembali akan berkuasanya keluarga Sanjaya atas pulau Jawa.

Hal tersebut ada kaitannya dengan teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing yakni bahwa wangsa Sanjaya ini penganut Hindu dan sementara untuk wangsa Sailendra ini penganut Buddha. Tentunya hal dalam pembangunan Candi Prambanan ini sebagai penanda bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan dari keluarga kerajaan.

Setelah sebelumnya wangsa Sailendra ini lebih cenderung dalam mendukung agama Buddha aliran Mahayana. Wangsa Sailendra, merupakan salah satu penanda dari kerajaan Medang yang beralih fokus dengan keyakinannya keagamaanya dari agama Buddha Mahayana menjadi pemujaan terhadapat Siwa.

Bangunan Candi Prambanan ini pertama kali dibangun pada tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan yang secara berkelanjutan telah disempurnakan dan diperluaskan oleh Raja Lokapala dan juga Raja Bailitung Maha Sambu. Menurut prasasti Siwargha tadi pada tahun 856 Masehi ini, bahwa bangunan suci ini berfungsi seabgai memuliakan dewa Siwa.

Menurut bahasa sanskerta bahwa Siwargha ini mempunyai arti Rumah Siwa atau biasa dikenal dengan Siwalaya. Dalam prasasti Siwargha ini menyebutkan bahwa ketika pembangunan Candi Siwargha berlangsung, dilakukan juga pekerjaan-pekerjaan umum perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai dekat candi ini.

Sungai yang saya maksud ayitu Sungai Opak yang mengalir dari utara ke selatan sepanjang sisi barat kompleks Candi Prambanan. Menurut sejarah Candi Prambanan, bahwa aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur. Hal tersebut dianggap terlalu dekat dengan candi yang bisa mengakibatkan erosi sungai dan sangat membahayakan untuk konstruksi candi ini.

Dalam Proyek tata air ini terlalu dekat dengan Candi, sehingga erosi sungai inilah yang memotong lengkung sungai dengan poros utara ke selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi. Lalu, bekas dari sungai asli ini ditimbum supaya memberikan laha yang lebih luas bagi pembangunan deretan candri perwara.

Adapun beberapa arkeolog berpendapat bahwa arca Siwa di garbhagriha atau ruang utama dalam sebuah candi Siwa ini merupakan arca perwujudan dari Raja Balitung yang sebagai arca pedharmaan anumerta. Kompleks bangunan ini secara berkala yang terus menerus disempurnakan oleh raja medang Mataram berikutnya diantaranya Raja Daksa dan Raja Tulodong. Dimana bahwa diperluas dengan membangun ratusan candi tambahan di sekitar candi utama.

Hal tersebut karena kebesaran candi ini, Candi Prambanan mempunyai fungsi candi agung Kerajaan Mataram dan tempat dalam digelarnya berbagai upacara penting kerajaan. Di puncak kejayaan dari Kerajaan Mataram inilah menyebutkan bahwa terdapat ratusan pendeta brahmana serta murid-muridnya berkumpul yang menghuni pelataran luar candi sebagai mempelajari kitab Weda. Selain itu untuk melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu.

Sedangkan pusat kerajaan Mataram ini terletak di tempat dekat Prambanan yaitu Dataran Kewu.

Itulah artikel saya yang mengulas mengenai ” Sejarah Candi Prambanan Lengkap dan Singkat Beserta Penjelasnanya “. Dimana candi ini tercipta berdasarkan turun temurun raja-raja yang telah ada. Dengan begini, semoga bisa menambah ilmu pengetahuanmu dalam sejarah-seajrah yang ada di Indonesia.

Nantikan artikel selanjutnya yang lebih menarik hanya di Kalimat.ID!