4 Nama Rumah Adat Sumatera Utara (SUMUT) Beserta Penjelasannya

Rumah Adat Sumatera Utara

Kalimat.ID Rumah Adat Sumatera Utara – Salah satu kekayaan budaya dengan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia ini wajib untuk kita lestarikan keberadaanya, jangan sampai punah seperti rumah-rumah adat yang sudah-sudah.

Pasalnya, keberagaman budaya di Indonesia ini sangatlah langkah bahwa dimana budaya ini tidak ada di negara-negara lain. Oleh sebab itu, seharusnya kita bangga tinggal di negara Indonesia ini.

Rumah adat Sumatera Utara adalah sebuah provinsi dengan jumlah penduduknya terbanyak ke 4 di negara Indonesia. Suku yang ada di Sumatera Utara ini antara lain Karo, Simalungun, Mandaiing, Pakpak. Dalam setiap suku tersebut mempunyai ciri khas yang bisa kita lihat dari bentuk rumah adat ini.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang nama-nama rumah adat di Sumatera Utara. Dimana diakun bahwa provinsi Sumatera Utara ini adalah penduduk terbesar di wilayah nusantara jika dibandingan dengan provinsi-provinsi lain. Oleh karena itu saya tertari untuk membahas “5 Rumah Adat Sumatera Utara Lengkap Beserta Penjelasannya”.

4 Nama Rumah Adat Sumatera Utara Secara Lengkap

Sebenarnya apabila Anda menelusuri lebih dalam bahwa rumah adat yang ada di Sumatera Sumatera ini cukup banyak dimana mayoritas suku pun ada beberapa. Kali ini saya akan membahas hanya 5 rumah adat Sumatera ini dengan lengkap dan tuntas beserta penjelasannya. Untuk menambah wawasanmu dalam mengenal rumah adat maka dari itu baca sampai tuntas agar lebih paham mengenal rumah adat di Sumut (Sumatera Utara) ini.

1. Rumah Adat Bolon

Rumah adat yang pertama saya sajikan yaitu Rumah Bolon, merupakan rumah adat yang terletak di provinsi Sumut serta menjadi satu-satunya ikon budaya di porvinsi tersebut. Dalam setiap rumah adat di Indonesia tentunya mempunyai Struktur bangunan, Fungsi, dan Ciri yang khas dari rumah adat Bolon ini. Sehingga masyarakat akan lebih mudah mengenal dan mengingatnya.

Berikut saya akan menjelaskan tentang Struktu Bangunan Rumah Adat Bolon !

Struktur Rumah Adat Bolon

Untuk arsitektur struktur rumah adat ini terbagi menjadi 7 versi antara lain Rumah Bolon, Rumah Bolong Karo, Rumah Bolon Simalungun, Rumah Bolon Pakpak, Rumah Bolon Mandailing, dan terkahir Rumah Bolong Angkola. Rumah Bolon ini bisa kita sebut dengan rumah panggung yang dimana pada rumah adat Bolon ini mempunyai tiang penyangga.

Tiang penyangga rumah adat ini mempunyai tinggi sekitar 15 meter dari permukaan tanah terbuat dari kayu dengan diameter 40cm. Untuk dinding rumah adat tradisional ini terbuat dari anyaman bambu dan untuk lantai rumah adat tradisional ini terbuat dari papan, dan sedangkan atapnya terbuat dari daun rumbia. Itulah struktur yang sedikit banyaknya membedakan dari rumah – rumah adat lain di Indonesia.

Nah, itulah penjelasan yang mengenai rumah adat ini. Selanjutnya, saya akan membahas tentang peranan penting fungsi rumah adat Bolon ini. Berikut penjelasannya.

Fungsi Rumah Adat Bolon

Dalam setiap rumah adat tentunya mempunyai fungsi-fungsi tersendiri pada setiap provinsi salah satunya Sumatera Utara ini. Nah, saya akan menjelaskan 6 peranan penting fungsi dari rumah Balon yaitu :
-Jabu bong, Berfungsi sebagairuangan kepala keluarga.
-Jabu soding, Berfungsi sebagai ruangan anak perempuan.
-Tampar piring, Berfungsi untuk menyambut tamu.
-Jabu tanga rona ni jabu rona, Berfungsi sebagai ruang keluarga.
-Kolong rumah, Berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan pangan dan sebagai kandang ternak.

2. Rumah Adat Karo

Rumah adat yang kedua yaitu Karo, Berfungsi sebagai rumah adat Siwaluh Jabu yang mempunyai makna rumah bertempat tinggal dengan delapan keluarga. Secara umum rumah adat Karo ini terdiri dari 2 Jabu Jahe dan Jabu Julu yang dimana Jabu Jahe ini sendiri mempunyai 2 bagian antara lain Jabu ujung kayu dan Jabu rumah sendipar ujung kayu, dan yang kedua adalah Jabu Julu.

Rumah adat ini dihuni depalan keluarga, namun faktanya rumah adat Sumatera Utara ini terdiri hanya 4 dapur. Di tanah Karo ini terbagi menjadi 10 jenis yang disesuaikan ukuran rumah dan banyaknya anggota keluarga yang disebut dengan Si Waluh Jabu.

3. Rumah Adat Mandailing

Rumah adat ketiga yaitu Rumah Adat Mandailing yang terkenal sebagai tempat wisata alam cukup memukau dan kearifan lokal yang begitu erat dipegang oleh masyarakat setempat. Letak dari rumah adat Mandailing ini di Kabupaten Mandailing natal. Nama lain rumah adat Mandailing berasal dari kata Bagas Godang yang dimana dalam bahasa Mandailing itu artinya rumah dan Godang artinya banyak.

Jadi, dari asal usul kata Mandailing Godang merupakan rumah banyak yang ada di provinsi Sumatera Utara.

4. Rumah Adat Simalungun

Rumah adat Sumatera Utara yang keempat saya sajikan yaitu Rumah Simalungun yaitu rumah yang mempunyai nama sama dengan Rumah Batak Toba. Rumah adat Sumatera Utara ini mempunyai asitektur yang unik sekali dengan bentuk rumah panggung tinggi tiang penyangga sekitar 2 meter.

Terdapat kolong yang berfungsi sebagai memelihara hewan antara lain babi, ayam, dan sebagai gudang. Pasalnya rumah ini cukup termasuk rumah yang pendek dimana apabila tamu ingin melewati harus menundukkan, oleh karena itu masyarakat disana memberi pelajaran bahwa kita harus menunduk menghargai dan menghormati sesama manusia.

Rumah adat Sumatera Utara Simalungun ini menggunakan bahan-bahan terbuat dari kayu sebagai tiangnya. Sementara dinding terbuat dari papan, lantai terbuat dari papau juga, namun untuk atap ini terbuat dari daun rumbia.

Ciri khas utama dari rumah adat ini terdapat bagian bawah kaki bangunan. Ciri khas lainnya yaitu pada bentuk atap pada anjungan yang diberi limasan mempunyai bentuk seperti kepala kerbau.

5. Rumah Adat  Pakpak

Rumah adat Sumatera Utara yang terkahir yaitu Rumah Pakpak, merupakan rumah adat yang hampir sama dengan rumah adat lannya memakai tiang sebagai penyangga karena termasuk rumah panggung.

Rumah adat Pakpak ini mempunyai bentuk yang khas. Salah satunya pada bentuk designnya yang mempunyai arti tersendiri. Rumah adat Pakpak ini sama halnya rumah adat Sumatera pada umumnya yang bahan-bahannya berasal dari asli alam kayu dan atapnya dari daun rumbia.

Nah, itulah artikel yang saya bahas lengkap dan tuntas mengenai “5 Rumah Adat Lengkap Beserta Penjelasannya”. Harapan saya dengan adanya postingan ini menjadikan kita untuk lebih mengenal akan kekayaan negara Indonesia yang wajib untuk dijaga serta dilestarikan. Semoga bermanfaat dan menjadi ilmu tambah wawasanmu dalam mengenal rumah adat di seluruh wilayah nusantara.

Jangan lupa share dan kasih react yang cocok untuk postingan ini ! Dan apabila Anda ingin mengenal rumah adat lainnya, bisa melihat artikel dari mas Irfan Maulana S!