3 Rumah Adat Sulawesi Tengah Wajib Kamu Tau

Rumah Adat Sulawesi Tengah

Kalimat.ID –¬†Indonesia adalah suatu negara yang terkenal dengan banyaknya keanekaragaman budaya-budaya. Peninggalan-peninggalan leluhur budaya di Indonesia harus dilestarikan adanya, termasuk Rumah Adat Sulawesi Tengah yang merupakan rumah tradisional-tradisional yang disayangkan jika tidak bisa terawat dengan baik.

Pasalnya, rumah adat di Indonesia ini adalah suatu kekayaan budaya yang ada di negara kita. Rumah Adat Sulawesi Tengah, adalah salah satu rumah adat yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah yang dimana masih ditempat tinggali oleh masyarakat disana.

Sebagai masyarakat yang baik untuk negara Indonesia, setidaknya kita mengetahui tentang Rumah Adat atau rumah adat lainnya. Karena di seluruh Indonesia tentunya mempunyai model struktur dan ciri khas pada masing-masing daerah provinsi.

Nah, buat kamu yang belum mengerti betul tentang Rumah Adat Sulawesi Tengah ini bisa mempelajari lebih lanjut. Karena kesempatan kali ini akan membahas 3 Rumah Adat Sulawesi Tengah dimana pada setiap bangunan mempunyai model yang berbeda-beda.

3 Rumah Adat Sulawesi Tengah Lengkap Beserta Penjelasannya

Sulawesi Tengah, adalah sebuah provinsi yang berada di Pulau Sulawesi. Dimana pulau ini termasuk yang sibuk dengan perkembangannya. Suku dari Sulawesi Tengahmerupakan suku yang biasanya dikunjungi oleh beberapa suku lainnya dan sekitar daerah sana pada umumnya.

Rumah adat Sulawesi Tengah ini mayoritasnya bertempat tinggal terdiri dari berbagai jenis suku yang ada disana. Penduduk asli Rumah Adat ini terbagi menjadi 15 kelompok yaitu :

  1. Suku Kaili di kabupaten Donggala, Parigi Moutong, SIgi dan kota Palu
  2. Suku Kulawi di Kabupaten Sigi
  3. Suku Lore di kabupaten Poso
  4. Suku Pamona di kabupaten Poso
  5. Suku Mori di kabupaten Morowali
  6. Suku Bungku di kabupaten Morrowali
  7. Suku Saluan atau sebutna lainnya Loinang di kabupaten Banggai
  8. Suku Balantak di kabupaten Banggai
  9. Suku Mamasa di kabupaten Banggai
  10. Suku Taa di kabupaten Banggai
  11. Suku Bare’e di kabupaten Poso, Tojo Una-Una
  12. Suku Banggai di Banggai Kepulauan
  13. Suku Buoi di kabupaten Buol
  14. Suku Tolitoli di kabupaten Tolitoli
  15. Suku Tomini di kabupaten Parigi Moutong
  16. Suku Gampal di kabupaten Tolitoli
  17. Suku Dondo di kabupaten Tolitoli
  18. Suku Pendau di kabupaten Tolitoli
  19. Suku Dampelas di kabupaten Donggala

Berikut dibawah ini nama-nama Rumah Adat:

Rumah Adat Tambi

Rumah adat Indonesia yang pertama yaitu Rumah Adat Tambi, merupakan salah satu rumah adat yang masih di tempat tinggali masyarakat di Pulau Sulawesi Tengah. Dalam rumah adat ini mempunyai 2 berbedaan untuk kalangan bangsawan dan rakyat biasa. Untuk rumah bangsawan dilengkapi dengan simbol kepala kerbau pada bubungan, sedangkan rumah tinggal orang biasa tidak menampilkan simbol seperti itu.

Bentuk dari rumah adat Tambi yaitu persegi panjang dengan ukuran rata-rata 7×5¬†m2. Rumah adat Sulawesi Tengah ini menghadap ke arah membelakangi arah dari matahari. Apabila kita melihat secara sekilas, bangunan dari rumah adat Sulawesi Tengah ini berbentuk Prisma yang terbuat dari daun Rumbia/sawit.

Dalam setiap rumah adat di Indonesia pastinya memiliki keunikan tersendiri. Keunikan dari rumah adat Sulawesi Tengah ini yaitu rumah yang berbentuk panggung. Dalam setiap struktur mempunyai pernanan yang penting sebagai berikut :

  • Atap, berfungsi untuk dinding yang dimana alas rumah menggunakan susunan balok kayu
  • Pondasi, terbuat asli dari batu alam alasannya karena rumah adat ini bisa di bilang tradisional. Bahan yang digunakan berasal dari alam.

Struktur rumah Adat Rumah adat Tambi

Rumah adat Tambi di sanggah dengan tiang penyangga pendek dengan tinggi kurang dari 1 meter. Rumah adat Sulawesi Tengah ini mempunyai 9 tiang penyangga.

Dalam tiang-tiang rumah adat Sulawesi Tengah ini penyangga kerangka lantai yang terbuat dari papan. Lantainya pun terbuat dari papan yang tersusun saling berdekatan dan melekat. Luas lantai rumah adat Tambi berukuran rata-rata 5×7 m2.

Fungsi rumah adat Rumah adat Tambi

Dalam setiap rumah adat tentunya mempunyai fungsi tersendiri termasuk Rumah ada Tambi ini, sebagai simbol budaya masyarakat disana. Namun, pernah rumah adat ini mempunyai fungsi lain yaitu sebagai rumah tempat tinggal masyarakat dari Suku Kaili.

Ciri-ciri rumah adat Tambi

Tidak beda dengan rumah Adat Sulawesi Tengah lainnya yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

Pertama yaitu rumah panggung dengan tiang pendek kurang dari 1m

  • Kedua yatiu atap yang berbentuk perisma ini selain digunkan untuk peneduh yaitu juga berfungsi sebagai dinding rumah
  • Ketiga yaitu bagian tangga, pintu, dan dinding mempunyai motif khas Suku Kaili seperti ukiran kepala kerbau, ayam dan babi. Bentuk motif yang khas dari Suku Kaili mempunyai fungsi sebagai simbol kesejahteraan serta kesuburan masyarakat disana.

Rumah Adat Souraja

Rumah adat Souraja ini didirikan tahun 1982 yang dibangun oleh Raja Palu. Rumah adat Souraja, merupakan salah satu tempat pusat pemerintahan kerajaaan dari jaman dahulu para leluhur yang artinya sebagai tempat rumah tugas Raja. Tidak heran jika saat ini rumah ini sebagai tempat tinggal para bangsawan.

Rumah Adat Sulawesi Tengah yang kedua yaitu Rumah Adat Souraja, merupakan rumah adat yang di tempati oleh para bangsaawan. Menurut informasi yang saya baca “Souraja” mempunyai arti rumah besar. Rumah adat Sulawesi Tengah ini juga sama dengan rumah-rumah adat di Sulawesi lainnya yang berbentuk panggung disangga dengan beberapa tiang.

Bangunan Induk rumah adat Souraja dnegan ukuran 11,5×24,30 metr yang mempunyai beberapa bagian sebagai berikut :

  1. Gandaria (Serambi) – Berfungsi sebagai tempat ruang tunggu tamu.
  2. Lonta Karavan (Ruang Depan) – Sebagai tempat penerimaan tamu untuk kaum laki-laki dalam pelaksaan upacara adat.
  3. Lonta Tatangana (Ruang Tengah) ini sendiri terbagi menjadi 3 ruangan sebagai berikut :
  4. Ruang Tamu – Sebagai menerima tamu dan tempat bermusyawarah raja dengan dewa adat lainnya
  1. Ruang Tidur Raja – Sebagai tempat perisitrahat Raja
  2. Ruang Tidur Keluarga – Sebagai tempat para keluarga raja
  3. Ruang Belakang – Sebagai tempat makan Raja dengan keluarga

Keunikan dari rumah adat Souraja ini ada hiasan kaligrafi huruf Arab yang terlihat jelas pada pintu atau jendela. Ada pula ukiran pada dinding, loteng, atap yang sangat indah. Dibalik hiasan-hiasan tersebut mempunyai simbol yang melambangka sebagai berikut:

  1. Kesuburan
  2. Kemuliaan Keramahtamahan
  3. Kesejahteraan untuk masyarakat Sulawesi Tengah

Rumah Adat Lobo

Rumah adat Sulawesi Tengah yang ketiga yaitu Lobo, merupakan salah satu rumah adat yang berada di kabupaten Kulawi, Sulawesi Tengah. Dalam setiap rumah adat pasti mempunyai peranan fungsi penting dalam setiap bangunan. Fungsi dari rumah adat ini yaitu:

  • Rumah Adat Lobo ini, berfungsi untuk balai rapat tetua adat, untuk sidang adat, untuk upacara, untuk perayaan panen, serta untuk rapat dalam pembukaan ladang.
  • Rumah Adat Lobo ini, berfungsi sebagai tempat tinggal bagi warga desa lain apabila terlalu kemalaman.
  • Rumah Adat Lobo ini, berfungsi sebagai tempat pengadilan masyarakat di daerah kabupaten Kulawi.

Itulah tadi pembahasan saya dari “3 Rumah Adat Lengkap dengan Penjelasannya”. Apabila kamu ingin mengetahun tentang Rumah Adat Sulawesi Tenggara bisa membaca di artikel yang terkait sebelumnya. Setelah itu kamu akan mengerti apa perbedaan kedua rumah adat tersebut.

Karena setiap rumah adat tradisional yang ada ini tentunya mempunyai ciri khas dan keunikan masing-masing pada setiap daerahnya. Pasalnya, setiap rumah adat ini mencerminkan dari masyarakat yang ada disekitar sana khususnya Sulawesi Tenggah. Oleh sebab itulah Indonesia sangat terkenal dengan keanekaragaman budaya di seluruh nusantara.

Bagaimana tidak, misal di Rumah adat ini terdapat 3 rumah apalagi di rumah adat tradisional lainnya. Pasalnya, setiap daerah provinsi mempunyai rumah-rumah adat tradisional yang berasal dari warisan para leluhur. Oleh karena itu kita rumah adat tradisional ini masih dijaga dan dilestarikan untuk menghargai para leluhur yang telah mewariskan kebudayaan budayanya.

Sebagai negara Indoensia yang baik, seharusnya kita menjaga dan melestarikan kebudayaan budaya yang telah ada. Karena dengan begitu, kita menghargai warisan-warisan dari para leluhur salah satunya rumah adat tradisional ini. Jangan sampai budaya kita ini terpengaruh oleh kebudayaan budaya Asing.

Selain itu, kita seharusnya kita bangga tinggal di negara yang mempunyai kekayaan alam dan juga keanekaragaman kebudayaan. Pasalnya, kebudayaan kita ini sering kali menjadi objek wisata para turis yang rela berkunjung di Indonesia hanya untuk melihat kebudayaan budaya.

Oleh karena itulah, marilah kita senantiasa menjaga dan merawat kebudayaan budaya tidak hanya rumah adat yang ada di Sulawesi Tengah saja, melainkan seluruh kebudayaan budaya yang ada.

Sekian artikel dari pembahasan saya, semoga dalam artikel ini bisa menjadikan wawasan Anda semkain luas serta menambah pengetahuan pendidikan dalam mengenal budaya. Disini, saya sajikan berdasarkan sumber yang akurat tentunya artikel ini semoga dapat dijadikan refrensi dalam mengetahu kebudayaan budaya di Indonesia.

Terima kasih untuk pengunjung setia Kalimaters dengan menyempatkan membaca artikel-artikel lainnya sampai selesai. Tunggu artikel-artikel yang menarik lainnya hanya di Kalimat.ID !

Komentar disini