4 Jenis Rumah Adat Riau Lengkap Beserta Penjelasannya

Rumah Adat Riau

Kalimat.ID – Rumah Adat Riau – Negara Indonesia adalah suatu negara dengan kekayaan yang berlimpah dan mempunyai beribu-ribu budaya kebudayaan dengan keanekaragam pada setiap daerah provinsi masing-masing.

Salah satu dari kekayaan budaya antara lain yaitu rumah adat, merupakan suatu tempat tinggal yang dihuni oleh suku – suku bangsa di Indonesia. Keberadaan rumah adat ini hampir keberadaanya hampir punah, karena ada pada sebagian provinsi yang membuat rumah adat menjadi rumah modern.

Rumah adat Riau atau juga disebut dengan rumah adat Melayu, merupakan rumah yang terletak di daerah provinsi Riau. Mengapa rumah adat Riau juga disebut dengan rumah adat Melayu? Karena mayoritas orang-orang yang ada disana umumnya dari suku Melayu. Jenis rumah adat dibedakan dari kepentingan pribadi atau kepentingan bersama, karena pada kedua ini mempunyai perbedaan ukuran pada bangunan.

Berikut Daftar 4 Rumah Adat Riau Lengkap Beserta Penjelasannya

Nah, untuk kamu yang ingin sekali mengenal rumah adat dari provinsi Riau ini saya akan membahas lengkap tentang rumah adat tradisional ini. Seluruh nusantara dalam setiap provinsi pastinya mempunyai rumah adat yang berasal dari peninggalan nenek moyang. Dibalik rumah adat yang ada pada setiap provinsi ini tentunya mempunyai keunikan dan ciri khas tersendiri atau bahkan kemiripan dengan kehidupan sosial di masyarakat disana.

Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar

Rumah Adat Riau Selaso Jatuh Kembar, merupakan rumah adat dengan bangunan yang mempunyai fungsi tidak sebagai tempat tinggal akan tetapi sebagai rapat kegiatan dalam bermusyarawah di masyarakat disana. Pasalnya, rumah adat tradisional ini mempunyai beberapa julukan atau sebutan masing – masing antara lain Balairung Sari, Balai Pengobatan, Balai Kerpatan.

Dalam setiap rumah adat di seluruh wilayah nusantara mempunyai ciri-ciri yang khas sehingga masyarakat di Indonesia semakin mudah untuk mengenalnya. Salah satunya ciri khas dari rumah adat Riau ini ialah pada bagian Selasar rumah yang lebih rendah daripada ruang dalam.

Keunikan ciri dari rumah adat ini tidak mempunyai kamar seperti halnya rumah adat di Indonesia umumnya, akan tetapi rumah adat ini mempunyai ruangan yang bernama Ruangan Telo dimana mempunyai fungsi seabgai tempat menyimpan makanan.

Keuniakn dari rumah adat Selaso Jatuh Kembar yang tidak dimiliki oleh rumah adat lainnya yaitu bahwa rumah adat ini mempunyai 9 motif tersendiri. Berikut dibawah motif – motif rumah adat tradisional ini.

– Motif ukiran tangga mempunyai nama lebah bergantung/ombak-ombak.
– Motif ukiran diatas pintu mempunyai nama lambai – lambai
– Motif ukiran disamping pintu mempunyai nama kisi -kisi/ semut beriring.
– Motif ukiran tiang mempunyai nama tiang gantung
– Motif ukiran bidang mempunyai nama kalok paku.
– Motif ukiran cucuran atap mempunyai nama sayap layang-layang.
– Motif ukiran langit – langit mempunyai nama melur/bunga cina/bunga manggis
– Motif ukiran di pucuk atap mempunyai nama selembayung/sulobuyung

Rumah Adat Atap Lontik

Rumah adat Riau yang kedua yaitu Rumah Atap Lontik, merupakan rumah adat yang mempunyai bentuk seperti tanduk kerbau. Banyak sekali nama lain dari rumah adat tradisional ini antara lain rumah Lancang. Karena rumah adat ini mempunyai atap yang runcing.

Rumah adat tradisional ini mempunyai simbol penghormatan kepada Tuhan dan kasih sayang kepada sesama manusia yang dimana bahwa manusia adalah makhluk sosial.
Keunikan ciri dari rumah adat Atap Lontik ini pada bagian dinding yang bentuknya seperti perahu.

Banyak yang mengatakan bahwa rumah adat tradisional ini adalah tiruan dari rumah adat Minangkabau. Tidak hanya itu saja, pada rumah adat Atap Lontik ini mempunyai 5 anak tangga yang melambangkan kerukunan agama islam serta mempunyai filosofi yang dimana dapat mengantarkan manusia keatas menuju ke surga.

Karena tangga rumah adat rumah tradisional ini berjumlah 5 ini yang dimana keyakinan agama islam antara lain Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa, dan haji. Untuk tiang-tiang rumah adat Tradisional ini mempunyai makna tersendiri yang dimana dipercayai oleh masyarakat di provinsi Riau.

Antara lain tiang berbentuk segi empat yang hampir sama dengan tiang segi delapan yaitu melambangkan empat penjuru mata angin, satunya lagi berbentuk segi enam yaitu melambangkan jumlah rukundan kebenaran atau ketentuan-ketentuan dalam agama islam.

Rumah Adat Atap Limas Potong

Rumah adat Riau yang ketiga yaitu Rumah adat Atap Limas Potong, merupakan rumah adat yang letaknya di provinsi Riau dimana mayoritas masyarakat disana berasal dari suku melayu. Rumah adat tradisional ini mempunyai atap yang berbentuk bangun limas yang terpotong. Rumah adat ini juga berada di Kepulauan Riau.

Rumah adat tradisional Riau ini bisa dikatakan sebagai rumah panggung karena mempunyai tinggi sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah. Luas rumah adat tradisional ini tergantung seorang pemiliknya.

Pasalnya, semakin kayak pemilik rumah tersebut itu berarti semakin besar pula rumah begitu juga dengan hiasan-hiasan yang ada di rumah adat tradisional Riau Atap Limas Potong. Namun tetaplah rumah adat yang dibangun tergantung keinginan dari seorang pemilik rumah.

Rumah Adat Lipat Kajang

Rumah adat tradisional yang keempat yaitu Rumah adat Lipat Kajang, merupakan rumah adat tradisional yang mempunyai konsep bangunan dengan arsitektur modern. Jika dilihat saat ini rumah adat ini di perkampungan hampir tidak ada, karena sebagian rumah adat Lipat Kajang ini menjadi perkantoran yang ada di pemerintahan di masyarakat disana.

Rumah adat Lipat Kajang ini mempunyai bentuk rumah yang ringkas. Uniknya pada rumah adat tradisional untuk lantai dan dindingnya diperkuat daripada anyaman peluhan yang berfungsi untuk memudahkan pengedaran udara dan mengurangi rasa panas. Rumah adat ini dibuat dengan kayu nipah atau rumbia.

Pada jaman dulu rumah adat ini bahan-bahan yang dipakai yaitu kayu, atap nipah, atap rumbia, bulu ayam, kayu batang dsb. Namun, untuk sekarang rumah adat tradisional ini bahan-bahannya terbuat dari Zing dan genting serta semen.

Ciri Ciri Umum Rumah Adat Riau

Itulah nama-nama rumah adat tradisional, sekarang saya akan mengenalkan Anda apa saja ciri yang menjadikan masyarakat lebih mudah mengenal rumah adat ini !  Berikut 4 Ciri-ciri umum rumah adat Riau:

– Perabung atau disebut dengan selembayung, merupakan simbol masyarakat yang menggambarkan bahwa masyarakat disana itu religious
– Lantai, mempunyai lubang angin dengan ukuran besar.
– Bagian depan rumah adat tradisional ini terdapat hiasan ukiran-ukiran yang identik Melayu antara lain flora dan fauna.
– Mengahadap ke badan sungai, Berfungsi sebagai berpindah satu tempat ke tempat lain.

Itulah tadi artikel dari saya yang membahas lengkap tentang “Mengenal 4 Rumah Adat Riau Lengkap Beserta Penjelasannya”. Harapan saya bahwa setidaknya kita warga masyarakat Indonesia mengenal dan mengetahui tentang budaya kebudayaan yang ada di Indonesia yang sebagian sudah punah dan sebagian masih terawat dan terlestarikan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang rumah – rumah adat tradisional yang ada di negara Indonesia.

Apabila Anda ingin mengenal rumah-rumah adat di Indonesia yang lainnya, bisa melihat artikel terkait tentang rumah – rumah adat yang sudah saya bahas lengkap dengan penjelasannya. Atau Anda bisa membaca artikel dari Irfan Maulana S.