6 Rumah Adat Kalimantan Tengah Lengkap dengan Penjelasannya

Kalimat.ID – Rumah Adat Kalimantan Tengah, merupakan salah satu tempat tinggal yang masih dihuni oleh masyarakat di provinsi Kalimantan Tengah. Rumah adat disana yang sampai saat ini masih terawat dan terlestarikan. Apabila kebudayaan rumah adat ini di Indonesia tidak terawat patut disayangkan karena ini adalah salah satu peninggalan-peninggalan yang wajib untuk kita jaga.

Rumah adat Kalimantan Tengah, bukan hanya sebagai tempat tinggal masyarakat di Suku Daya. Rumah adat ini bernama Rumah Betang, Berfungsi sebagai pusat kehidupan rakyat serta sistem organisasi di sekitar masyarakat disana.

Rumah adat Betang ini mempunyai arti hidup rukun bersama, hubungan manusia dengan alam, dan sesamanya, sehingga manusia di tuntut agar selalu berkarya dan beramal.

Rumah Betang ini mempunyai ciri rumah yang berbentuk panggung dan memanjang. Panjang dari rumah adat ini mencapai 30-150 meter dan lebar ini mencapai 10-30 meter.

Sama dengan rumah adat Indonesia lainnya yaitu rumah adat Betang ini mempunyai tiang dengan tinggi 3-5 meter. Pada Setiap rumah Adat Kalimantan Tengah ini di tempat tinggali sekitar 100-150 jiwa.

Nah, Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang “6 Rumah Adat Betang Kalimantan Tengah Lengkap dengan Penjelasannya” yang dimana sangat terkenal dan mempunyai beragam keunikan serta model bangunannya.

6 Rumah Adat Kalimantan Tengah Lengkap dengan Penjelasannya

Rumah adat betang yang ada di provinsi Kalimantan Tengah ini begitu banyak nama rumah adat disana. Namun pada kesempatan kali ini saya hanya menyajikan 6 rumah adat Kalimantan yang terkenal di masyarakat seluruh Indonesia. Sebelum membahas setiap rumah adat betang, saya akan menjelaskan singkat mengenai rumah adat tersebut.

Rumah Betang yang mayoritas dari suku Daya ini, menurutnya tidak hanya sekedar ungkapan melegenda kehidupan nenek moyang akan tetapi suatu pernyataan yang utuh dari faktual tentang tata pamong desa, organisasi sosial serta sistem kemasyarakatan, sehingga tak heran apabila rumah Betang ini menjadi titik sentral kehidupan masyarakat disana. Rumah adat Kalimantan Tengah, Berfungsi sebagai kegiatan rumah seperti proses pendidikan tradisional yang bersifat non formal.

Bukan hanya itu saja, keunikan dari rumah adat ini yang dipercayai oleh Suku Daya mempunyai ketentuan yang khusus dalam peletakkan ruang pada rumah Betang. Berikut ada 8 bagian dari rumah Adat tradisional yang ada di Kalimantan Tengah Ini:

– Pusat bangunan wajib posisi di tengah, Berfungsi sebagai tempat orang berkumpul untuk melakukan berbagai kegiatan keagamaan, sosial masyarakat dan lainnya.
– Ruang tidur , Pada peletakkan ruang tidur anak serta orang tua ini mempunyai ketentuan sendiri yaitu ruang tidur orang tua harus berada di ujung dari aliran sungai sedangkan ruang tidur anak bungsu harus di ujung hilir aliran sungai.
– Dapur harus menghadap ke aliran sungai yang artinya dipercayai masyarakat disana yaitu mendapatkan rezeki
– Umumnya jumlah tangga rumah ini harus ganjil yang terdiri dari 3 yaitu di ujung kiri dan kanan, kemudian satu nya di depan sebagai rasa solidaritas.
– Pante wajib di depan bagian luar atap yang menjorok ke luar, Berfungsi sebagai tempat menjemur padi, pakaian dan masih banyak lagi.
– Serambi, merupakan rumah setelah melewati pante tadi yang jumlahnya sesuai dengan jumlah kepala keluarga.
– Sami, Berfungsi sebagai tempat menyelenggarakan kegiatan masyarakat disana.
– Jungkar, yaitu bagian ruangan pada rumah Betang yang pada umumnya tidak diharuskan untuk ada.

Jika diatas adalah peranan penting dari rumah adat Betang, maka selanjutnya saya akan menjelaskan tentang bagaimana ciri-ciri dari rumah adat tradisional yang terdapat di provinsi Kalimantan Tengah ini, sebagai berikut:

– Hulu rumah menghadap Timur dan Hilirnya menghadap Barat yang mempunyai simbol falsafah hidup orang-orang suku Dayak.
– Dinding terbuat dari kayu yang telah diukir serta atapnya yang berbentuk pelana memanjang.
– Dalam setiap ruangan mempunyai fungsi masing-masing dan kegunaannya.
– Tangga atau hejot ini harus ganjil dan satu pintu masuk.
– Dekat pintu masuk terdapat patung dengan nama Rancak, Berfungsi sebagai patung persembahan nenek moyang suku Dayak.
– Terakhir bagian tengah rumah Betang ini dihuni oleh Tetua adat.

Rumah Betang ini sebenarnya banyak sekali, dibawah ini saya akan membahas hanya 6 rumah adat Kalimantan Tengah ini lengkap dengan penjelasannya walau mungkin singkat. Cekidot !

1. Rumah Betang Muara Mea

Rumah betang yang pertama yaitu Rumah Betang Muara Mea, merupakan rumah adat Kalimantan Tengah yang letaknya di Gunung Purei, kabupate Barito Utara. Rumah Betang Muara Mea ini mempunyai khas sebagai destinasi wisata di Desa Muara Mesa sana sesuai nama rumah adat ini. Apabila kalian kesana akan menikmati keindahan rumah Kalimantan Tengah yang mayoritasnya dari suku Dayak.

Rumah adat tradisional Muara Mea satu ini sangat sederhana dalam bentuknya. Namun, dibalik kesederhanaan rumah Betang ini mempunyai nilai budaya yang sangat asri dan wajib untuk dirawat serta di lestarikan.

2. Rumah Adat Betang Pasir Panjang

Rumah adat Kalimantan Tengah yang kedua yaitu rumah Betang Pasir Panjang, merupakan salah satu yang letaknya secara geografis di daerah pangkalan Bun sekaligus menjadi ibukota kabupaten Kotawaringin Barat.

Adat istiadat dari leluhur masih dipegang teguh dan menjadi salah satu rumah adat yang masih terawat serta dilestarikan sampai sekarang. Ada sekitaran 3000 jiwa suku Daya yang bertempat tinggal di Rumah Adat Betang Pasir Panjang yang letaknya di Kalimantan Tengah.

3. Rumah Adat Betang Tambaba

Rumah adat Kalimantan tengah yang ketiga yaitu Rumah Betang Tambaba, merupakan rumah yang terletak di Barito Utara dihuni oleh suku Dayak. Rumah adat Kalimantan Tengan ini merupakan salah satu cagar budaya yang ada di Kalimantan Tengah. Bahan yang dipakai untuk membuat rumah Betang ini terbuat dari kayu ulin yang masih menggunakan bahan-bahan alami seperti rumah adat Indonesia lainnya.

4. Rumah Adat Betang Toyoi

Rumah adat Kalimanatan Tengah keempat yaitu Rumah Betang Toyoi, merupakan salah satu rumah adat yang berada di Desa Tumbang Malahoi. Jika kalian ingin mengetahui dan berkunjung ke sana, kalian akan disambut dengan upcara adat mereka yaitu Tapung Tawar yang dipercayai masyarakat disana sebagai mengusir roh jahat. Keunikan yang menarik dari rumah Betang Toyoi ini ada pada bentuk tiang yang bulat persegi.

5. Rumah Adat Betang Daman Batu

Rumah adat kalimantan tengah yang kelima yaitu Rumah Betang Daman batu, merupakan rumah yang letaknya di wilayah Desa Tumbang Anoi, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Gunung Mas. Karakteristik rumah Betang Daman Batu ini sama dengan rumah-rumah betang lainnya  yang menghadap ke Sungai Kahayan. Bangunan Rumah adat Betang ini dibangun oleh Tamanggung Runjan, dia adalah penduduk Tewah pada tahun 1868.

6. Rumah Betang Sei Pasah

Rmah Betang Sei Pasah ini mempunyai nama seperti dengan rumah Betang yang terletak di daerah Desa Sei Pasa, Kalimantan Tengah. Bila Anda sedang berkunjung di daerah Kalimantan, sempatkan untuk datang ke Sungai Kapuan Murung untuk bisa melihat langsung rumah adat tersebut. Sebenarnya ini bisa dikatakan bahwa rumah lama yang telah dibangun.

Patut disayangkan bahwa rumah adat Betang Sei Pasah ini dalam pembangunannya mengalami keterbatasan dalam bahan bakunya. Namun dengan segala cara, akhir rumah adat tradisional ini berhasil berdiri dan suasana yang disana bisa dikatan sangatlah lebih mdoern. Dibelakang rumah adat ini ada sebuah kuburan atau mereka menyebutkan sanding.

Sanding atau kuburan ini merupakan kepercayaan dari agama Kaharingan, dimana tulang dikumpulkan ditaruh di sadung. Tidak hanya itu saja, karena juga ada patung penjaga yang seperti sebuah ucapan selamat datang. Namun, untuk sekarang rumah adat di Kalimantan Tenga ini digunakan sebagai musem yaitu tempat menyimpan beberapa benda adat yang bersejarah.

Pada rumah adat Betang Sei Pasah sampai saat ini masih terjaga dan dilestarkan oleh masyarakat disekitarnya. Rumah adat ini ditinggali mayoritasnya dari orang-orang yang berasal dari Suku Dayak. Bahan baku utama dalam pembuatan rumah adat Betang Sei Pasah ini berasal dari kayu ulin yang terkenal sangat kokoh.

Itulah pembahasan yang mengenai ” 6 Rumah Adat Lengkap dengan Penjelasannya” sudah dibahas dengan lengkap serta penjelasannya. Seperti yang saya jelaskan diatas bahwa rumah adat di provinsi Kalimantan Tengah ini terdiri dari berbagai rumah. Hal tersebut membuktikan bahwa negara Indonesia sangat terkenal yang mempunyai keanekaragaman kebudayaan.

Tidak hanya itu saja, bahwa seperti ulasan diatas pada setiap rumah adat yang ada di Kalimantan ini mempunyai ciri-ciri khas tersendiri daripada lainnya. Karena di setiap desa di provinsi Kalimantan Tengah ini pun mempunyai rumah-rumah adat tradisional yang terkenal. Pasalnya, setiap rumah adat ini menjadi salah satu khas pada setiap desa disana.

Sebagai warga negara Indonesia ini seharusnya kita bangga dengan keanekaragaman budaya yang sampai sekarang masih ada keberadaannya. Hal tersebut juga seharusnya kita terus menjaga dan melestarikan kebudayaan budaya yang ada, karena dengan begitu kita menghargai warisan dari para leluhur. Karena bila bukan kita yang menjaga, terus siapa lagi?