10 Penyebab Pencemaran Udara dan Cara Mengatasinya

Penyebab Pencemaran Udara

Kalimat.ID – Penyebab pencemaran udara memang banyak kita temukan dalam kehidupan sehari hari. Pencemaran udara juga termasuk masalah lingkungan yang serius. Pencemaran udara terjadi disebabkan karena adanya polutan yang masuk ke dalam atmosfer. Sehingga kualitas dan fungsi udara menjadi menurun.

Karena zat/bahan jika berlebih maupun ada di bagian yang tak tepat bisa membahayakan lingkungan dan itu bisa di namakan sebagai polutan.

Pencemaran udara biasanya terjadi akibat dari gas buangan dari pabrik atau industri dan asap kendaraan bermotor.

Secara umum penyebab pencemaran udara adalah karena polutan. Sementara itu, polutan bisa dibagi kedalam 2 jenis, yakni:

1. Polutan primer – jenis polutan ini dihasilkan secara langsung oleh proses dari badan yang mencemarkan yang disebabkan oleh sumber pencemarnya. Contoh : sulfur dioksida yang dihasilkan dari pabrik , serta karbon dioksida dan karbon monoksida hasil dari pembakaran.

2. Polutan sekunder – merupakan jenis polutan hadil interaksi dari polutan primer pada atmosfer berupa reaksi foto kimia. Misalnya disosiasi NO2 menghasilkan zat senyawa NO dengan O.

Pada dasarnya pencemaran udara sendiri berasal dari kegiatan manusia itu sendiri, tapi selain itu pencemaran udara juga bisa diakibatkan oleh alam.

Penyebab Pencemaran Udara Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada beberapa penyebab dari pencemaran udara, salah satunya adalah dari alam dan dari manusia. Dibawah ini merupakan beberapa penyebab pencemaran udara yang ada di masyarakat kita:

1. Lalu lintas

lalu lintas
Image by: hswstatic.com

Pada zaman modern kendaraan sudah menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting untuk kegiatan sehari-hari. Dulu memang orang orang banyak yang menggunakan transportasi umum untuk kebutuhan transportasinya. Beda dengan sekarang banyak yang membeli kendaraan pribadi baik itu mobil ataupun motor. Sehingga setiap tahun terjadi peningkatan jumlah kendaraan dijalan raya.

Sehingga sering menimbulkan kemacetan di jalan seperti yang terjadi di Kota – kota besar di Indonesia. Akibatnya tentu saja tidak hanya kemacetan, melainkan juga menjadi salah satu penyebab pencemaran udara.

Menurut teori kimia bahan bakar yang digunakan merupakan salah satu minyak bumi. Di dalam bahan bakar tersebut mengandung suatu sneyawa, yaitu Hidrokarbon. Dimana Hidrokarbon tersebut dibakar dan menghasilkan senyawa karbondioksida dan air.

Tetapi pembakaran yang dilakukan oleh mesin tidak mengalami pembakaran secara sempurna, sehingga dari pembakaran tersebut menghasilkan suatu senyaw yang disebut dengan Karbon Monoksida (CO), Nitrogen Dioksida (NO2) dan senyawa organik volatil (VOC). Dimana senyawa – senyawa tersebut adalah senyawa beracun.

Nah, senyawa itulah yang menjadi salah satu penyebab pencemaran udara dan menjadikannya berkabut warna coklat, biru ataupun hitam serta membentuk sebuah ozon.

2. Pembangkit Listrik

dampak pencemaran udara dari pembangkit listrik
Image by: worldwatersolar.com

Saat ini, sebagian pembangkit listrik model lama masih memanfaatkan bahan batu bara, minyak atau gas jika ingin menghasilkan energi listrik. Sama dengan kendaraan bermotor, pembakaran pada pembangkit listrik juga tidak sempurna.

Hal ini membuat hasil pembakarannya berupa gas berbahaya, misalnya Sulfur dioksida, CO2, Nitrogen oksida, maupun partikulat. Nah, senyawa – senyawa itulah satu dari banyaknya penyebab pemanasan global sekarang ini.

3. Letusan Gunung Api

dampak pencemaran udara dari letusan gunung berapi
Image by: nbcnews.com

Negara kita termasuk negara dengan jumlah pegunungan berapi terbanyak. Sehingga kemungkinan terjadinya bencana alam letusan gunung berapi tidak bisa dipungkiri lagi. Letusan gunung berapi juga menjadi salah satu penyebab pencemaran udara.

Karena dari akibat letusan itu, dari gunung berapi banyak mengeluarkan abu vulkanik dan juga gas. Tentu saja dari hasil letusan gunung berapi tersebut membuat terganggunya kativitas warga. Beberapa logam berat seperti timah, tembaga, seng, krom besi dan silika terkandung di dalam abu vulkanik.

4. Industri Atau Pabrik

industri listrik
Image by: wbcsd.org

Saat ini banyak sekali industry atau pabrik di perkotaan ataupun pedesaan. Setiap harinya pabrik tersebut akan mengepulkan sisa pembakaran berupa asap. Itu termasuk polutan berbahaya bagi kita. Beberapa industry yang dimaksud seperti pabrik plastik, alumunium, semen, baja maupun industri kimia lainnya.

Senyawa karbon monoksida, kemudian senyawa Hidrokarbon serta organik adalah polutan hasil industry yang bisa mempercepat efek rumah kaca. Inilah salah satu penyebab pencemaran udara yang ada di masyarakat khususnya disekitar area pabrik.

5. Pertanian

dampak pencemaran udara dari pertanian
Image by: leica-geosystems.com

Saat ini pertanian juga semakin maju. Sehingga bisa menghasilkan tanaman subur dan hasil yang melimpah. Itu semua karena pupuk dan juga obat anti hama contohnya insektisida serta pestisida yang di semprotkan pada tanaman tersebut.

Namun pemakaian yang terlalu banyak berdampak buruk untuk lingkungan. Insektisida, pupuk pertanian, dan pestisida terkandung NH3 ataupun amonia.

Adapun amonia yang terkandung dalam pestisida, pupuk, dan insektisida merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi atmosfer.

Akibat dari Amonia ini bukan saja menjadi penyebab pencemaran udara, tapi juga penyebab polusi air. Selain itu, amonia juga berpengaruh buruk bagi kesehatan, bronkitis adalah salah satu penyakit yang ditimbulkan karena amonia.

6. Kegiatan Pertambangan

pertambangan
Image by: ausimmbulletin.com

Kegiatan pertambangan merupakan aktivitas pengambilan mineral yang berasal dari bumi bagian dalam berjumlah besar serta memakai alat yang besar pula.

Nah, dari pertambangan itu muncullah bahan kimia ataupun debu yang menjadi penyebab pencemaran udara. Polusi tersebut bisa mengganggu kesehatan khususnya bagi pekerja pertambangan. Bukan hanya itu saja, kegiatan tersebut juga dapat mengganggu kesehatan warga sekitar area pertambangan.

7. Aktifitas Rumah Tangga

rumah tangga
Image by: fastcompany.net

Sejumlah aktivitas rumah tangga kadang bisa menjadi penyebab pencemaran udara. Sejumlah aktivitas rumah tangga tersebut diantaranya pembakaran sampah ataupun proses memasak dengan kayu bakar.

Selanjutnya ialah proses pengecatan dinding ataupun peralatan rumah tangga lainnya. Terdapat kandungan zat kimia dalam cat sehingga berbau menyengat sehingga menganggu kesehatan karena baunya tersebut.

8. Kebakaran Hutan

kebakaran hutan
Image by: columbia.edu

Terbakarnya hutan merupakan kejadian alam yang bisa di akibatkan oleh faktor kesengajaan atau ketidak sengajaan. Terbakarnya hutan saat musim kemarau berkepanjangan termasuk faktor ketidaksengajaan. Sementara yang disebabkan oleh peladang yang berpindah atau pihak perusahaan agroindustri karena tak ingin keluar dana berlebih termasuk faktor kesengajaan.

Dampak penebangan hutan secara liar dan kebakaran hutan yang tidak terkendali adalah menjadi salah satu penyebab pencemaran udara yang dapat menganggu aktifitas sehari – hari dan juga berbahaya bagi kesehatan pernafasan. Karena terjadinya hal ini, terkadanag polusi udara menyebar ke daerah tetangga bahkan hingga negara tetangga.

9. Tumpukan Sampah

sampah
Image by: worldatlas.com

Penimbunan sampah memang memiliki dampak negative bagi kehidupan makhluk hidup. Kebanyakan masyarakat perkotaan telah membuang sampahnya ke pembuangan akhir ataupun TPA.

Sampah yang mengunung di TPA terkadang membuat tidak nyaman di daerah sekitarnya. Timbunan sampah ini menjadi salah satu penyebab pencemaran udara yang berasal dari bau yang dihasilkan oleh sampah. Penyebab terjadinya pembusukkan dan bau tidak sedap tersebut berasal dari gas metana.

10. Banyaknya illegal logging atau penebangan liar

penebangan hutan
Image by: ehowcdn.com

Dari tahun ke tahun penenbangan hutan liar terutama di Indonesia semakin meningkat dan menjadi perhatian dunia. Seharunya hal ini bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Sebab akibat hutan gundul ialah muncul lahan-lahan kritis sehingga rawan terjadinya kebakaran hutan. Ini karena terdapat banyak tumpukan ranting serta daun kering yang bergesekan. Selain itu akibat dari penebangan liar menyebabkan jumlah tanaman banyak berkurang, serta berkurangnya resapan polutan.

Kandungan Berbahaya Penyebab Terjadinya Pencemaran Udara

1. CO2 termasuk gas kehidupan hasil pernapasan manusia. Tak hanya itu saja, gas tersebut juga dapat dihasilkan industry atau pabrik maupun pembangkit listrik.
Walaupun CO2 memiliki peran pada proses kehidupan (misalnya pada proses sintesa tumbuhan) tapi Carbon dioksida kebanyakan merugikan kita. Karena gas itu berkontribusi pada proses pemanasan global serta perubahan iklim yang sekarang ini.

2. Sementara Carbon Monoksida atau (CO) juga termasuk gas berbahaya untuk kehidupan makhluk hidup. Gas ini dapat dihasilkan pabrik, kompor gas, kendaraan bermotor, maupun alat pembakaran yang lain.

3. Nitrogen Oksida (NO) merupakan juhga salah satu gas yang dihasilkan dari kendaraan bermotor dan pabrik. Gas ini terbentuk ketika nitrogen dengan oksigen di udara yang saling bereaksi. Gas NO berperan penting pada terjadinya hujan asam, ozon, dan asap sekaligus pemicu munculnya pemanasan global hingga perubahan iklim.

4. Sementara Senyawa Organik Volatil atau (VOC) termasuk karbon organik namun mudah sekali menguap pada suhu biasa atau bertekanan tinggi. Dengan begitu akan menjadi gas. Namun di jangka lamanya pemakaian bahan berbahan senyawa organik volatil bisa memicu pembentukan ozon serta asap.

Barang rumah tangga dengan kandungan senyawa organik volatil ialah lilin, cat dan pernis.

5. Partikulat ialah bentuk simpanan jelaga sebagai penyebab terjadinya polusi udara berikutnya. Di jangka panjangnya dapat menjadikan bangunan anda berubah jadi hitam.

6. Hidrokarbon (HC) adalah gas yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna. Dengan begitu terbentuklah karbon monoksida lalu terlepas ke udara dan memicu pembentukan asap sebagai salah satu penyebab polusi udara lainnya.

7. Pb (timbal) yang dihasilkan dari kendaraan bermotor. Umumnya dibagian mesin kendaraan terdapat logam berat sebagai alat untuk meningkatkan pembakaran. Nah, hasil dari proses pembakaran itu didalamnya termasuk timbal sebagai partikulat dan bisa menganggu pernafasan.

Solusi Pencegahan Pencemaran Udara

1. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan polutan sehingga berkontribusi dalam terjadinya pencemaran lingkungan.

2. Bagi industri maupun pabrik harus ada penyaringan asap sebelum dikeluarkan ke udara supaya bisa mengurangi munculnya pencemaran lingkungan yang terjadi.

3. Alirkan gas buangan tersebut ke dalam air ataupun larutan pengikat lebih dulu. Maupun gunakan cara lainnya dengan mengurangi suhu sebelum gas berbahaya tersebut dibuang di udara.

4. Pakailah peralatan dan bahan ramah lingkungan pada setiap aktifitas yang dilakukan.

5. Kurangi jumlah pemakaian kendaraan pribadi serta pakailah bahan bakar sebaik mungkin.

6. Hindari penggundulan hutan ataupun melakukan tebang liar. Sehingga anda harus melakukan cara sebagai hal untuk menjaga kelestarian hutan.

7. Budidayakan tanaman hijau yang ada di lingkungan khususnya yang terdapat di tepi jalan. Sebab dengan adanya tanaman hijau akan mengurangi polusi udara yang terjadi.

8. Jagalah kelestarian hutan supaya tetap hijau serta subur. Sebab hutan berperan penting dalam menjaga kualitas udara dan sebagai paru paru dunia.

9. Terapkan dan tegakkan aturan hukum yang berkaitan dengan polusi udara serta pencemaran udara yang berasal dari pabrik, industri, maupun bidang lain yang ada kaitannya dengan hal tersebut.

10. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak dan penyebab pencemaran udara agar setiap elemen masyarakat dapat melakukan kontribusi serta berperan untuk menanggulangi pencemaran udara yang bisa terjadi.

Itulah pembahasan tentang penyebab pencemaran udara dan solusinya. Dengan mengetahui penyebabnya, kita bisa meminimalisir terjadinya pencemaran udara. Semoga bermanfaat.

Komentar disini