Pakaian Adat Bali Laki Laki dan Perempuan Beserta Penjelasannya

Pakaian Adat Bali

Kalimat.ID – Pakaian Adat Bali – Negara Indonesia, merupakan negara yang sangat terkenal akan kekayaan alam yang begitu melimpah. Selain itu, Indonesia juga terkenal dengan kekayaan alam yang mempunyai keanekaragaman budaya. Dimana budaya pada setiap daerah provinsi ini mempunyai ciri khas dan keunikan pada masing-masing daerah.

Salah satu kebudayaan budaya yang sampai sekarang masih dipakai yaitu Pakaian Adat, merupakan baju atau busana adat yang digunakan pada setiap daerah masing-masing. Misalnya, pakaian adat ini di pakaian dalam acara-acara penting seperti pernikahan atau bahkan untuk pakaian sehari-hari.

Pasalnya, menurut pengalaman saya yang sudah membahas beberapa pakaian adat tradisional itu mempunyai keanekaragaman budaya serta khas yang dimiliki setiap daerah.

Termasuk Pakaian Adat Bali yang akan saya ulas pada kesempatan kali ini. Pakaian Adat Bali, merupakan baju atau busana adat yang sangat terkenal dan khas disana sampai-sampai kalangan masyarakat hampir semua mengenalnya.

Pasalnya, Bali tidak hanya terkenal dengan pakaian adatnya saja, karena disana banyak sekali peninggalan-peninggalan, objek wisata dan masih banyak lagi. Nah, untuk menambah wawasanmu dalam mengenal pakaian Adat Bali ini akan saya sajikan lengkap mengenai salah satu pakaian adat tradisional ini.

Pakaian adat Bali ini dibedakan berdasarkan jenis kelaminnya yaitu Pakaian Adat Bali untuk laki-laki dan Pakaian Adat Bali untuk Perempuan. Tentunya pada pakaian adat ini mempunyai perbedaan yang khas untuk masing-masingnya.

Mengenal Pakaian Adat bali Laki-laki dan Perempuan Lengkap Beserta Penjelasannya

Pakaian Adat Bali ini terdiri dari 2 jenis yang sudah saya sebutkan yakni pakaian adat yang digunaan untuk laki-laki dan pakaian adat yang digunakan untuk perempuan. Walaupun kedua pakaian adat ini mempunyai perbedaan, tentunya hal tersebut yang menjadi pembeda yaitu pada aksesoris yang digunakannya. Karena tentu khusus aksesoris yang digunakan mempunyai perbedaan seperti pakaian-pakaian adat tradisional lainnya yang tidak begitu mencolok.

Untuk itu, lebih lengkapnya saya akan mengulas tentang kedua jenis pakaian adat Bali dibawah ini !

1. Pakaian Adat untuk Laki-Laki

Pakaian adat Bali untuk laki ini lebih lengkap dibandingkan dengan pakaian adat Bali perempuan. Hal tersebut nampak jelas dengan melihat jumlah kain yang ada pada pakaian adat tradisional ini. Untuk bagian atasannya ini disebut dengan Yoko.

Yok, merupakan pakaian adat yang mempunyai satu buah warna saja yakni hanya warna putih. Untuk bentuk pada pakaian adat laki-laki ini mempunyai kesamaan dengan kemeja atau jas yang dengan kerah. Pada bawahan pakaian adat laki-laki ini mengenakan kamen.

Pada dasarkan kamen ini mempunyai bentuk sarung yang terbuat dari bahan tipis dengan motif seperti kain batik. Untuk pemakaiannya pada seorang laki-laki ini mempunyai perbedaan pada seorang perempuan. Pada bagian tengah ini dibentuk dengan lancip sampai menjulur ke tanah.

Hal tersebut diyakini oleh masyarakat disana yaitu sebagai bentuk penghormatan pada leluhur. Kemudian juga terdapat sebuah saput pada pinggang. Sapu tangan ini merupakan sebuah corak, akan tetapi tidak mempunyai motif yang mencolok dan letaknya di lapisan atas kamen.

Aksesoris Pakaian Adat untuk Laki-laki

Udeng

Udeng, merupakan sebuah jenis ikat atau penutup kepala yang biasanya digunakan oleh seorang laki-laki di Bali. Hal ini bisa dikatakan bahwa udeng ini adalah elemen yang cukup penting dalam pemakaiannya untuk pakaian adat tradisional ini. Karena pemakaian udeng ini seakan-akan menjadi sebuah ciri pada pakaian adat Bali yang lekat tidak dapat dipisahkan.

Udeng ini terbuat dari kain yang dijahit, setelah itu dibentuk sebagai penutup kepala yang khas pada tradisional Bali. Udeng ini juga biasanya berfungsi untuk seorang laki-laki dalam melakukan kegiatan apapun itu, salah satunya ibadah di Candi. Namun, sering juga saya menjumpai di luar kegiatan ibadahnya, para laki-laki bali ini menggunakan udeng sebagai pelengkap untuk pakaiannya saja.

Sehingga dalam fungsinya ini, udeng terdiri dari 2 fungsi yaitu:

  • Pertama digunakan untuk kegiatan upacara keagamaan dengan warna putih yang polos.
  • Kedua digunakan untuk kegiatan sehari-hari dengan motif batik dan juga corak yang khas pada Bali.

Dilihat berdasarkan bentuknya yang unik, udeng ini pula mempunyai filosofi pada penggunaannya. Bagian kepala tengah ini membuat kita untuk terus berfikiran yang positif. Selain itu agar tetap khusyuk ketika kita melaksanakan upacara keagamaan atau kegiatan sehari-hari.

Kamen

Kamen, merupakan kain yang digunakan untuk bagian bawahannya. kain ini termasuk kategori tradisional yang mempunyai bentuk persegi yang dapat digunakan untuk seorang laki-laki dan juga perempuan. Kain yang digunakan pada pakaian ini tipis yang kemudian digunakan dengan cara diikatkan atau dililitkan dibagian tubuh seseorang.

Kesimpulannya bahwa fungsi kamen ini sebagai bawahan untuk mengganti peran dari sebuah celana. Ukuran dari sarung yang digunakan kainnya berukuran sekitar 2 meter dan tinggi 1 meter.

Penggunaan kamen laki-laki ini sangat berbeda dengan kamen yang digunakan untuk seorang perempuan. Pada bagian perempuan ini pada bagian pingang dari kiri ke kanan, sedangkan pada kamen laki-laki ini dengan cara melingkar diikat.

Pada penggunaan kamen ini mempunyai ukuran sekitar satu sampai dua jengkal. Setelah itu untuk bagian tengahnya diikat sampai menjulur ke bagian dasar tanah. Hal tersebut sealigus menyimbolkan sebuah penghromatan pada tanah leluhur masyarkat di Bali.

Baju Safari

Baju Safai merupakan aksesoris yang dipakai tidak hanya seorang perempuan saja, melainkan seorang laki-laki juga mengenakannya. Untuk bagian bentuk dari baju safari ini berupa kemaja secara umum dan komplit disertai dengan kerah dan kancing. Baju safari ini juga terdapat saku yang dibuat dibagian kiri dan juga kanan. Untuk pewarnaan baju Safari ini lebih khas dengan bersih, sehingga warna untuk kemeja yang tepat yaitu putih bersih.

Sabuk Selendang

Pada aksesoris pakaian adat laki-laki yang terakhir yaitu Sabu selendang, merupakan baju atau busana adat bali laki-laki dengan cara diikatkan pada pinggang setelah menggunakan kamen dan saput. Ada filosofi tersendiri untuk Sabuk Selendang ini.

Filosofinya yaitu, masyarakat di kampungku masih mempercayai dan melestarikan oleh masyarakat setempat. Masyarakat Bali percaya bahwa penggunaan aksesoris ini menjaga penggunanya, terutama pada hal yang berbahaya maupun negatif. Oleh karena itu Sabuk Selendang ini hanyalah sekedar aksesoris semata akan tetapi mempunyai fungsi sendiri.

2. Pakaian Adat untuk Perempuan

Pakaian adat bali untuk perempuan ini terbagi menjadi kebaya dan kamen. Masyaarakat disana memanglah memakai kebaya seperti pakaian adat tradisional yang ada di pulau Jawa. Namun, perbedaan kebaya Bali dan kebaya di pulau Jawa pun ini tidak terkesan kemegahan seperti pakaian Kebaya Jawa.

Pada kebaya Jawa ini selalu mempunyai khas dengan ala-ala Keraton atau glamornya. Motif dari kebaya Jawa ini juga bermacan-macam dan jiga sangat terkensan sangat megah. Apalagi desain dari Kebaya ini telah diberi sentuhan modernisasi yang menjadi semaki kuat mencolok dan kemegahan dari kebaya itu sendiri.

Motif pada kebaya yang ada di bali ini cukup sederhana, justru tidak ada motif sama sekali. Warna yang digunakan pada kebaya Bali yaitu warna yang fresh dan juga cerah atau terang.

Untuk bagian bawahannya pada pakaian adat Bali perempuan ini dengan dengan kamen. Kamen yang ada pada pakaian adat Bali memanglah sekilas hampir sama dengan kain batik pada umumnya. Hanya saja, kamen pada pakaian adat Bali yang terkenal tradisional ini mempunyai motif yang sederhana. Mptof tersebut yaitu motif bunga.

Untuk pakaian adat perempuan ini juga mempunyai-aksesoris-aksesoris yang tidak kalah menarik dengan pakaian adat tradisional lainnya. Yuk, simak ulasan yang saya bahas mengenai Aksesoris pakaian adat Bali !

Sanggul

Dalam bagian atas kepala pakaian adat perempuan ini sebagaimana unsur pakaian adat perempuan dari beberapa daerah-daerah lainnya. Pada pakaian adat tradisional Bali ini juga sama dengan pakaian adat tradisional yang memakai Sanggul. Dengan menggunakan sangul ini pastinya dapat menambah keagungan dari perempuan yang memakainya.

Pasalnya, perempuan yang memakai pakaian itu akan lebih terlihat terkenal Ayu. Sanggul mempunyai nama lain yang disebut juga dengan Konde. Pakaian adat bali ini juga terdapat beberapa jenis yang berbeda-beda. Setidak-tidaknya ini terdapat sekitar 3 macam sanggul yang dibedakannya.

Ketiga sanggul itu diantaranya yakni:

  • pusung gonjer  ini dapat digunakan oleh perempuan yang masih perawan atau gadis atau lebih tepatnya belum menikah.
  • pusung kekupu  ini biasanya digunakan secara khusus untuk perempuan yang statusnya sudah janda.
  • pusung tagel ini biasanya digunakan untuk perempuan yang sudah menikah.

Selain itu bentuknya juga berbeda, pada saat sanggul ini juga sekaligus menjadi sebuah ciri dan pembeda. Nama lain dari pusung kekupu yaitu pusung podgala, merupakan aksesoris yang digunakan oleh perempuan yang sudah mempunyai status janda.

Pusung goncer ini digunakan untuk perempuan yang statusnya belum menikah, dan yang terakhir tagel, merupakan aksesoris yang dikenakan oleh perempuan yang sudah menikah.

Selendang

Aksesoris yang kedua yaitu Selendang, merupakan aksesoris yang digunakan caranya dengan menyelempangkan pada bahu. Selendang ini juga disebut dengan senteng. Selain itu,Selendang mempunyai filosofi yaitu bahwa masyarakat percaya penggunaan aksesoris ini adalah perwujudan dari kebaktian seorang anak perempuan untuk orang tuanya.

Sabuk Prada

Sabuk Prada merupakan aksesoris yang saya sajikan terakhir. Walaupun fungsi dari Sabuk Prada ini cukup dibilang sederhana, akan tetapi aksesoris ini mempunyai makna filosofi tersendiri yang begitu dalam sekali. Penggunaan sabuk ini berfungsi sebagai melindungi diri dari perbuatan buruk dan sekaligus untuk pelindung rahim

Itulah pembahasan-pembahasan artikel kali ini yang mengulas tentang “Mengenal Pakaian Adat Bali Laki-laki Maupun Perempuan Lengkap Beserta Penjelasannya”. Seperti yang sudah saya utarakan diatas bahwa faktanya pakaian adat ini mempunyai perbedaan, karena Indonesia sangatlah terkenal akan keanekaragaman kebudayaan budaya. Oleh sebab itulah Indonesia juga menjadi salah satu objek wisata orang luar negeri khsusunya di Bali.

Dengan adanya artikel tentang Pakaian Adat Bali ini, semoga khususnya pengunjung setia Kalimaters menjadi luas wawasannya dalam mengenal kebudayaan budaya tidak hanya di Bali saja.

Melainkan di seluruh wilayah nusantara, karena dengan begini kita menjadi bangga dengan negara yang mempunyai budaya dimana negara-negara lain tidak mempunyainya. Jika bukanlah kita sebagai penerus bangsa yang menjaga dan melestarikan budaya, siapa lagi ? Marilah kita menjaga dan merawat agar keberadaan tidak begitu saja punah.

Komentar disini