Beranda Pendidikan 14 Nama Nama Pahlawan Nasional yang Wajib Diketahui

14 Nama Nama Pahlawan Nasional yang Wajib Diketahui

Pahlawan Nasional

Kalimat.ID – Indonesia merdeka pada tahun 1945, tepatnya pada tanggal 17 Agustus yang sekaligus sebagai hari bersejarah atas diproklamirkan proklamasi kemerdekaan. Kemerdekaan tersebut tentu saja tak lepas dari peran pahlawan nasional yang gigih memperjuangkan negaranya. Baik pahlawan yang telah rela mempertaruhkan nyawa pada

saat era penjajahan Belanda dan juga siksaan batin para penjajah Jepang.
Sebutan pahlawan nasional memang diberikan kepada beberapa tokoh yang berhasil membawa pengaruh besar dalam kemerdekaan Indonesia. Karena perbuatan nyata yang sudah mereka berikan kepada Indonesia agar kedepannya mampu dikenang serta diteladani semua warga Indonesia.

Ada beberapa kriteria yang harus ada pada seorang individu dan masuk dalam gelar pahlawan nasional. Berikut ini adalah kriterianya:

– Salah satu warga Indonesia yang meninggal demi berjuang untuk tanah air.
– Sudah menjalankan perjuangan memakai senjata atau bidang lain, sehingga mampu mempertahankan kemerdekaan dan bisa mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan untuk bangsa.
– Mampu melahirkan banyak sekali pemikiran besar dan gagasan untuk menunjang pembangunan Indonesia.
– Berhasil menghadirkan beberapa karya besar serta bermanfaat untuk kesejahteraan bangsa Indonesia.
– Sepanjang hidupnya mengabadikan perjuangan yang melebihi tugasnya.
– Setiap perjuangannya sangat luas dan memiliki dampak besar untuk negara.
– Mempunyai semangat kebangsaan dan nasionalisme secara konsisten pada jiwanya.
– Mempunyai moral dan akhlak mulia sebagai dedikasinya untuk negara.
– Berjuang tanpa menyerah kepada penjajah atas perjuangannya.
– Sama sekali tidak memiliki perbuatan tercela dan merusak semua nilai perjuangannya.

Tentu saja banyak sekali pahlawan nasional yang gugur membela negaranya pada proses kemerdekaan Indonesia saat itu. Mereka semua diberi gelar pahlawan nasional karena sudah berhasil memajukan bangsa ini.

Tanpa mereka tentu saja saat ini kita semuanya tidak akan bisa merasakan kemerdekaan secara utuh. Pahlawan tentu saja salah satu tokoh yang sudah memberikan banyak sekali kontribusi terbaik bagi bangsa ini.

Jenis Gelar Pahlawan Nasional

– Pahlawan kemerdekaan nasional

– Pahlawan yang masuk dalam kategori pahlawan kemerdekaan nasional memang sangat dipandang secara umum. Namun yang lebih ditonjolkan dari kategori ini bersifat cara berjuang mereka.

Biasanya pahlawan yang masuk dalam kategori pahlawan kemerdekaan adalah sosok yang ikut berperang dengan penjajah dan berhasil mengalahkan beberapa wilayah penjajah untuk kemerdekaan Indonesia.

– Pahlawan proklamator

– Pahlawan yang masuk dalam kategori pahlawan proklamator adalah orang-orang yang berjasa atas dikumandangkannya proklamasi kemerdekaan Indonesia. Karena saat ini ada 2 orang yang sangat berperan yaitu Ir Soekarno dan Muhammad Hatta, maka gelar tersebut sangat layak diberikan kepada 2 tokoh negarawan tersebut.

– Pahlawan kebangkitan nasional

– Pahlawan yang masuk dalam kategori ini adalah nama-nama yang menunjukkan rasa nasionalisme tinggi sehingga mampu membangkitkan semangat persatuan nasionalisme dan kesadaran dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pahlawan masuk dalam kategori yaitu pahlawan yang mampu menjadi tonggak berdirinya Sumpah Pemuda dan organisasi Budi Utomo. Karena dalam masa tersebut sebagai titik awal bangkitnya seluruh perjuangan rakyat.

Berikut 14 Datar Nama Pahlawan Nasional Indonesia

Sebagai bentuk penghormatan pada jasa mereka, tentu saja mengenal lebih jauh tentang siapa saja pahlawan nasional yang sudah mengantarkan kita semua ke era kemerdekaan adalah hal yang harus anda ketahui. Berikut ini adalah beberapa nama pahlawan nasional yang sudah berjuang secara gigih untuk Indonesia.

K.H.R As’ad Syamsul Arifin

K.H.R As’ad Syamsul Arifin
Image by: sukorejo.com

K.H.R As’ad salah satu ulama besar dan tokoh Nahdlatul Ulama yang pada waktu itu tu pernah menjabat sebagai dewan penasehat NU. Beliau lahir pada tahun 1897 di Mekah. Kemudian beliau wafat diusia 93 tahun, pada tanggal 4 Agustus 1990 dan dimakamkan di Situbondo Jawa Timur.

K.H.R As’ad tugas sebagai penyampai pesan dan sekaligus sebagai salah satu ulama yang berperan besar berdirinya Nahdlatul Ulama. K.H.R As’ad merupakan salah satu ulama yang dekat sekali dengan mendiang Hasyim Asy’ari sang tokoh besar Nahdlatul Ulama.

Cut Mutia

Cut Mutia
Image by: tirto.id

Cut Mutia adalah salah satu pahlawan nasional yang berasal dari Aceh. Beliau lahir pada tahun 1870 di Aceh Utara. Dirinya berperan sebagai salah satu pahlawan wanita yang gigih berjuang menumpas penjajah Belanda.

Bersama sang suami yakni Teuku Tjik Tunong (Teuku Muhammad), Cut Mutia dibantu oleh beberapa tokoh lain seperti Teuku Muda Gantoe mampu memukul mundur Belanda yang saat itu ingin menduduki Aceh.

Beliau wafat pada tanggal 24 oktober 1910 dan untuk mengenang jasa beliau maka diabadikan pada mata uang kertas nominal Rp10.000.

Cut Nyak Dien

cut nyak dien

Cut Nyak Dien merupakan salah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari kerajaan Aceh. Beliau lahir pada tahun 1984. Dan wafat pada tanggal 6 November 1908 dan dimakamkan di wilayah Sumedang, Jawa Barat.

Bersama dengan suami tercintanya Teuku Umar, cut Nyak Dien berjuang menumpas penjajah Belanda yang berhasil masuk ke wilayah Aceh. Namun suaminya Teuku Umar, meninggal dunia di medan perang pada tanggal 11 Januari 1899. Sebagai penerus suaminya, cut Nyak Dien tetap menjunjung tinggi rasa nasionalisme dengan berperang bersama rekan-rekannya.

Karena sudah gigih mempertahankan Indonesia, nama Cut Nyak Dien saat ini menjadi salah satu nama bandara di Meulaboh, Aceh.

Jendral Sudirman

Jendral Sudirman

Jendral Sudirman atau dikenal sebagai Jendral Besar TNI Anumerta Sudirman, menjadi salah satu pahlawan nasional yang juga berperan penting sebagai penumpas penjajah pada masanya. Gelar Jenderal besar sudah dia miliki sejak usia 31 tahun karena peran sertanya dalam peperangan melawan penjajah.

Saat Belanda menjalankan Agresi Militer 2 dan ingin menguasai kota Yogyakarta, jenderal Soedirman bersama dengan pasukannya melakukan perang gerilya menuju ke sektor selatan Kota Yogyakarta. Tepat di usia 34 tahun, 29 Januari 1950 beliau wafat pada saat terjun langsung di medan pertempuran. Dan pasukannya kemudian diambil alih oleh Kolonel Soeharto.

R.A Kartini

RA Kartini

Raden Adjeng Kartini lahir pada 21 April 1879 dan beliau merupakan soso pejuang yang masih keturunan bangsawan. Kartini juga ikut ambil sebagai salah satu pahlawan nasional yang rela berjuang untuk Indonesia. Selama hidupnya, kartini dikenal sebagai sosok yang selalu ingin menyetarakan perempuan dan menjadi salah satu pelopor atas bangkitnya semua wanita pribumi.

Tanggal 12 November 1903, beliau dinikahi Singgih Djojo Adhiningrat yang saat itu menjabat Bupati Rembang. Bahkan oleh suaminya, kartini banyak sekali diberi kebebasan, salah satunya diizinkannya mendirikan sekolah wanita di kabupaten rembang. Yang saat ini bangunan peninggalan beliau dijadikan Gedung Pramuka.

RA. Kartini wafat pada usia 25 tahun tepat di tanggal 17 september 1979. Sebagai bentuk penghormatan, pada tanggal 21 April diperingati sebagai hari bersejarah (hari kartini).

K.H Ahmad Dahlan

K.H Ahmad Dahlan
Image by: muslimobsession.com

Sosok bernama asli Muhammad Darwis, merupakan salah satu sosok Pahlawan Nasional Indonesia. Beliau dilahirkan pada 1 Agustus 1868 di Yogyakarta. Ahmad Dahlan merupakan anak ke-4 dari keluarga K.H Abu Bakar. Salah satu ulama besar yang sekaligus menjadi khotib ternama Masjid Besar Kesultanan Yogyakarta.

Di usia 15 tahun, Ahmad Dahlan sudah menunaikan Haji serta 5 tahun menetap di Mekah. Sejak saat itu beliau semakin memahami agama dan pemikiran Islam.

Keinginannya untuk pembaruan agama Islam, diwujudkannya dengan mendirikan organisasi Muhammadiyah di tanggal 18 November 1912. Karena beliau ingin semua umat bisa menjalankan ajaran sesuai apa yang tertuang dalam Alquran dan Hadist.

K.H Ahmad Dahlan meninggal dunia pada usia 50 tahun pada tanggal 23 Februari 1923. Dan dikenal sebagai tokoh pendiri Muhammadiyah sampai saat ini.

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara
Image by: kompas.com

Bernama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, ki Hajar Dewantara juga merupakan salah satu pahlawan nasional sekaligus aktivis bergerak di bidang pendidikan. Sebagai pelopor pendidikan beliau ingin semua kaum pribumi mendapatkan pelajaran yang layak meskipun masih dalam jajahan Belanda.

Beliau merupakan salah satu tokoh pendiri perguruan tinggi taman siswa yang ada di Jogjakarta. Sebuah lembaga bernaung pendidikan yang ingin memberikan banyak sekali kesempatan ke bumi dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Bahkan semua orang Belanda pun juga bisa ikut belajar bersama masyarakat pribumi.

Ki Hajar Dewantara yang lahir di tanggal 2 Mei 1889, merupakan sosok yang berperan penting bagi semua pendidikan yang ada di Indonesia. Beliau wafat pada tanggal 26 April 1959, yang dinobatkan sebagai salah satu pahlawan nasional urutan 2 setelah Presiden Ir Soekarno.

Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro merupakan salah satu pahlawan nasional yang lahir pada tanggal 25 November 1785, di Jogjakarta. Jika melihat jasa dari beliau, tentu saja sangatlah besar untuk perjuangan Indonesia. Karena Diponegoro adalah sosok yang berperan selama 5 tahun berperan melawan penjajah Belanda.

Pangeran Diponegoro merupakan anak pertama dari Sultan Hamengkubuwono ke-3. Beliau wafat tanggal 8 Januari 1855 di Makassar. Atas perjuangan dan dedikasi beliau kepada Indonesia, santos namanya dipakai pada beberapa jalan di kota besar. Selain itu stadion dan beberapa Universitas juga menggunakan nama beliau. Gelar pahlawan nasional dianugerahkan kepada Pangeran Diponegoro pada tanggal 6 November 1973.

Pattimura

Pattimura
Image by: tirto.id

Thomas Matulessy atau yang lebih dikenal dengan Kapitan Pattimura merupakan salah satu pahlawan nasional yang ada di Indonesia. Beliau lahir tanggal 8 Juli 1783 di kepulauan Maluku. Dengan kegigihan beliau, pada saat terjadi peperangan di Maluku berhasil mempersatukan dua kerajaan besar yaitu Ternate dan Tidore. Karena pada situasi tersebut sedang terjadi peperangan besar yang sampai saat ini dikenal dengan sebutan Perang Pattimura.

Pattimura merupakan salah satu pejuang maluku yang berperan penuh pada saat melawan VOC Belanda. Sebagai salah satu panglima perang, contoh saja kepandaiannya mengatur strategi peperangan sudah sangat mahir. Karena dulunya beliau merupakan salah satu Sersan di kemiliteran inggris.

Karena jasanya membantu Indonesia dalam memerangi Belanda, tanggal 16 mei 1817 beliau dianugerahi pahlawan nasional.

Sultan Hasanuddin

Sultan Hasanuddin

Makassar memiliki salah satu pahlawan nasional yang sudah banyak dikenal dengan sebutan Sultan Hassanudin. Dan peran serta beliau mampu membuat kerajaan Gowa menjadi salah satu kerajaan paling besar di abad ke-16.

Dalam masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, banyak sekali kesepakatan yang yang dibuat antara Indonesia dengan bangsa luar. Yaitu akan selalu menolak dengan tegas kerjasama perdagangan dari VOC Belanda.

Sultan Hasanudin adalah pahlawan yang lahir tanggal 12 Januari 1631, Makasar, Sulawesi Selatan. Genap 39 tahun, beliau meninggal tanggal 12 Juni 1670.

Sultan Mahmud Badaruddin

Sultan Mahmud Badaruddin

Sultan Mahmud Baharuddin adalah salah satu pahlawan yang berasal dari Kesultanan Palembang. Beliau adalah anak kandung dari Sultan Muhammad Baharudin yang menjadi salah satu sultan ternama pada masa itu.

Selama menggantikan ayahnya, sultan Mahmud Baharuddin berhasil memukul mundur pasukan Inggris dan Belanda. Bahkan dalam peperangan yang disebut dengan perang Menteng, banyak sekali pejuang yang gugur di medan perang.

Sultan Mahmud Baharuddin berhasil mendepak Belanda dari kota Palembang pada tanggal 14 Mei 1811. Namun tanggal 13 Juli 1821, Belanda berhasil mengasingkan Sultan Mahmud sampai meninggal di Ternate.

Pangeran Antasari

Pangeran Antasari

Pangeran Antasari merupakan salah satu pahlawan yang juga masuk dalam deretan pejuang yang gigih melawan penjajah di Banjar Kalimantan Selatan. Beliau lahir pada tahun 1797 dan meninggal di tanggal 11 Oktober 1862.

Nama asli Pangeran Antasari adalah Gusti Inu Kartapati. Tanggal 14 Maret 1862, pangeran Antasari yang gigih berjuang membungkam Belanda mendapatkan gelar Panembahan Amirudin Mukminin.

Dan pada tanggal 27 Maret 1968, beliau dianugerahi sebagai salah satu pahlawan nasional sebagai jasanya berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Soekarno

Soekarno
Image by: maritimnews.com

Ir. Soekarno adalah orang yang pertama kali menjabat sebagai presiden pertama di Indonesia. Diwakili langsung oleh Muhammad Hatta, Ir. Soekarno pemimpin Indonesia pada periode 1945 sampai 1966. Karena mendapat julukan sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia di mana pada tanggal 17 Agustus 1945, beliau berhasil mengembangkan proklamasi kemerdekaan dan memberikan pengakuan resmi jika Indonesia merdeka.

Bukan hanya sebagai presiden pertama dan proklamator kemerdekaan, Ir. Soekarno juga sebagai orang yang berperan sebagai lahirnya dasar negara Indonesia saat ini yaitu Pancasila. Selain itu, Ir. Soekarno juga merupakan salah satu orator handal dan bertindak sebagai politikus cerdas karena memiliki kelebihan menguasai 8 bahasa dunia.

Selama menjabat sebagai presiden, Ir. Soekarno mampu membawa Indonesia menjadi negara yang disegani oleh bangsa asing. Sehingga pada masa pemerintahan beliau ke Indonesia semakin dikenal oleh bangsa asing dan disegani di seluruh dunia.

Ir. Soekarno lahir tanggal 6 Juni 1901 di Kota Surabaya. Pada usia 77 tahun tepatnya di tanggal 14 Maret 1980 beliau wafat. Untuk menghormati jasanya, dibuat makam di Kota Blitar dan terdapat monumen bersejarah yang bisa dikunjungi semua warga Indonesia sampai saat ini.

Mohammad Hatta

Mohammad Hatta
Image by: mediaindonesia.com

Muhammad Hatta yang sering kali dipanggil dengan sebutan Bung Hatta, juga merupakan salah satu pahlawan yang berjasa besar bagi kemerdekaan Indonesia. Beliau lahir tanggal 12 Agustus 1902, Bukittinggi Sumatera Barat.

Bersama Ir. Soekarno, beliau merupakan pejuang yang mendapatkan sebuah gelar sebagai sosok pahlawan proklamator, ekonom, negarawan dan pernah menjabat sebagai wakil presiden Republik Indonesia pertama kali. Atas jasanya, pada tanggal 17 Agustus 1945 brazil memproklamir kemerdekaan Indonesia bersama dengan Soekarno.

Selama menjadi wakil presiden Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh Bung Hatta Salah satunya menjadi penulis buku. Banyak sekali buku yang dilahirkan dan yang paling terkenal adalah buku yang membahas tentang koperasi. Untuk mengenang jasanya, muhammad Hatta mendapat sebutan sebagai bapak koperasi Indonesia.

Dengan beberapa ulasan yang sudah dibahas di atas tentu saja akan memperbanyak pengetahuan dan juga informasi tentang tokoh-tokoh besar negara Indonesia yang masuk sebagai pahlawan nasional. Semoga memberikan banyak sekali ilmu baru setelah membaca secara lengkap artikel diatas.