17 Obat Sakit Perut Alami Paling Efektif dan Manjur

obat sakit perut

Obat Sakit Perut – Sakit perut merupakan salah satu penyakit yang sangat umum terjadi. Penyakit yang satu ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia. Sakit perut bisa timbul dari otot perut, organ perut bagian dalam bahkan organ-organ diluar perut.

Sakit perut paling sering terjadi karena mengonsumsi makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam. Tak hanya itu, sakit perut juga bisa dipicu oleh hal lainnya seperti adanya infeksi atau kerusakan organ-organ disekitar rongga perut.

Walaupun hal yang biasa terjadi, sakit perut tidak bisa dianggap remeh. Apalagi jika sakit perut yang diderita diikuti oleh gejala lain seperti muntah darah dan BAB berdarah.

Faktor – Faktor Penyebab Sakit Perut

Ada banyak faktor yang bisa memicu sakit perut. Anda perlu mengetahuinya untuk memastikan apa yang menjadi penyebab anda sakit perut agar bisa melakukan pengobatan dengan tepat.

Berikut ini akan kami jabarkan beberapa penyebab sakit perut yang sering terjadi.

1. Sembelit

Orang yang sering mengalami sembelit, pasti sangat sering menderita sakit perut. Orang yang sembelit biasanya akan sulit saat buang air besar atau bahkan tidak buang air besar lebih dari 3 hari.

Saat sembelit, kotoran akan menumpuk pada usus besar. Hal ini akan membuat perut terasa penuh dan kembung hingga terasa sakit.

Sembelit ini bisa terjadi pada siapa siapa saja, tidak mengenal usia. Kondisi ini bisa dicegah dengan banyak minum air putih dan mengonsumsi makanan yang tinggi serat.

Olahraga juga sangat penting agar pencernaan kembali normal dan sembelit dapat teratasi.

2. Diare

Diare juga bisa menyebabkan sakit perut. Berbeda dengan sembelit yang menyebabkan penderita susah buang air besar, penderita diare justru harus bolak-balik ke kamar kecil tiga kali atau lebih untuk buang air besar.

Feses yang keluar saat diare biasanya encer atau berair. Diare umumnya bisa berlangsung selama 1 hingga 2 hari. Namun pada kondisi yang lebih parah, diare bisa terjadi lebih dari 3 hari.

Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh infeksi pada perut atau tanda adanya penyakit lain yang cukup serius.

Diare bisa menyebabkan penderita dehidrasi karena banyak kehilangan cairan dalam. Untuk menghindari hal tersebut, sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih dan oralit.

3. Gastroenteritis

Gastroenteritis adalah suatu kondisi yang menjadi penyebab muntah dan diare. Hal ini bisa terjadi karena adanya infeksi bakteri dan virus pada perut.

Gejala gastroenteritis lainnya dapat berupa sakit kepala, mual dan demam. Segeralah memeriksakan diri anda ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut sebelum semakin parah.

4. Penyakit Usus Buntu

Jika anda mengalami sakit perut di perut kanan bagian bawah, kemungkinan besar anda menderita radang usus buntu atau apendisitis.

Apendisitis bisa terjadi karena ada tinja atau zat asing yang masuk ke usu buntu sehingga menyebabkan radang atau infeksi. Jika tidak segera ditangani dengan cepat, usus buntu akan pecah dan infeksi akan menyebar ke organ tubuh lainnya.

Gejala lainnya dari apendisitis adalah hilangnya nafsu makan, mual dan muntah hingga demam yang tinggi. Bergegaslah untuk memeriksakan diri anda ke dokter jika mengalami tanda dan gejala radang usus buntu tersebut.

5. Gangguan Sistem Pencernaan

Sakit perut juga bisa timbul karena masalah pencernaan. Gangguan pencernaan biasanya terjadi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri pada perut.

Selain makanan berlemak, mengonsumsi makanan dalam porsi yang berlebihan juga dapat memicu gangguan pencernaan dan sakit perut.

Makanan yang sulit dicerna akan membuat anda sering bersendawa dan merasa asam pada mulut. Sakit perut yang disebabkan oleh gangguan pencernaan bisa terjadi hingga beberapa jam.

6. Meningkatkan Asam Lambung

Meningkatnya asam lambung sering dikenal dengan istilah GERD atau Gastroesophageal reflux disease. Kondisi seperti ini terjadi saat makanan yang ada di dalam kembali lagi ke kerongkongan.

Makanan yang sudah tercampur dengan asam lambung, ketika terjadi refluks asam akan menimbulkan rasa panas pada perut bagian atas. Kondisi seperti ini dalam medis dikenal dengan sebutan heartburn.

GERD bisa dicegah dengan cara menghindari makanan berlemak, makanan pedas dan makan dalam porsi yang besar

7. Penyakit Crohn

Sakit perut bisa disebabkan oleh penyakit Crohn. Penyakit ini dapat menimbulkan peradangan pada saluran cerna sehingga memicu sakit perut.

Tak hanya itu, penyakit Crohn juga dapat mengakibatkan kelelahan, kekurangan gizi hingga penurunan berat badan.

Penyakit ini tidak bisa dianggap remeh karena bisa membuat penderita kesakitan dan menyebabkan penyakit lainnya yang berakibat fatal.

8. Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa merupakan suatu kondisi yang menyebabkan tubuh sulit mencerna laktosa. Laktosa umumnya terkandung dalam produk susu beserta olahannya. Gejala intoleransi laktosa yang sering timbul yaitu diare, perut kembung dan kram pada perut.

9. Sindrom Iritasi Usus

Penyebab sakit perut berikutnya yang sering terjadi adalah Sindrom iritasi usus. Sindrom ini biasanya terjadi dalam jangka waktu yang panjang sehingga menyebabkan perut kembung, kram, sembelit bahkan diare.

Sindrom iritasi usus bisa terjadi pada siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Untuk mencegah iritasi usus, sebaiknya hindari mengonsumsi berbagai makanan yang tinggi gula, olahan susu dan makanan pedas.

10. Batu Ginjal dan Batu Empedu

Baik batu ginjal maupun batu empedu dapat menyebabkan nyeri pada perut. Du kondisi ini jika dibiarkan akan menimbulkan penyakit yang lebih parah. Jika ukurannya masih kecil, dokter akan meresepkan obat untuk dikonsumsi agar batu ginjal dan batu empedu hilang.

Namun, pada kondisi yang lebih parah, batu ginjal dan batu empedu bisa dikeluarkan dengan melakukan operasi.

Tanda dan Gejala Sakit Perut Yang Harus Diwaspadai

Sakit perut memang penyakit umum yang bisa terjadi pada siapa saja. Namun, anda tidak boleh mengabaikan begitu saja jika sakit perut muncul secara tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu yang lama.

Karena bisa jadi sakit perut yang anda alami merupakan pertanda adanya penyakit lain yang lebih serius. Disekitar banyak terdapat organ vital seperti usus, lambung, empedu dan organ lainnya.

Organ-organ tersebut jika mengalami gangguan dan tidak biasa bekerja secara normal, pastinya akan mempengaruhi perut. Untuk itu, sangat penting mengenali penyebab sakit perut agar anda bisa mendapatkan penanganan yang sesuai.

Berikut ini ada beberapa tanda dan gejala sakit perut yang tidak bisa dianggap remeh:

1. Nyeri pada perut bagian kanan bawah

Pada mulanya, mungkin anda merasakan sakit pada perut bagian atas. Namun, rasa nyeri mulai timbul pada area perut bagian kanan bawah dan punggung hingga anus.

Jangan sepelekan jika anda mengalami gejala tersebut, karena biasanya merupakan gejala radang usus buntu, terlebih jika perut anda mengalami pembengkakan yang disertai dengan mual, muntah, demam dan gangguan pencernaan lainnya.

Pada sistem pencernaan, usus memiliki banyak bagian serta fungsinya masing-masing. Jika makanan yang masuk tidak sehat bahkan melukai usus buntu, maka usus buntu akan meradang.

Bahkan dinding usus buntu yang meradanag bisa mengeluarkan banyak nanah. Jika dibiarkan, usus buntu yang meradang bisa pecah dan menyebabkan infeksi pada rongga perut dan organ lainnya.

Untuk itu, segera periksakan diri ke dokter jika anda mengalami sakit perut pada bagian kanan bawah untuk mendapatkan penanganan sejak dini.

2. Nyeri pada perut bagian kiri bawah

Anda juga perlu waspada jika mengalami nyeri pada perut bagian kiri bawah karena bisa jadi ini pertanda penyakit diverkulitis.

Usus besar terdiri dari kantong-kantong yang disebut divertikula. Divertikula yang mengalami peradangan akan menimbulkan rasa sakit pada perut bagian kiri bawah. Rasa sakit bisa semakin menjadi saat penderita menggerakkan tubuh.

Selain nyeri perut bagian kiri, diverkulitis juga ditandai dengan perut kembung, demam, nafsu makan menurun serta mual muntah. Gejala seperti ini biasanya terjadi selama beberapa jam, bahkan hingga seminggu atau lebih.

Penyebab penyakit diverkulitis ini belum diketahui secara ilmiah. Namun para ahli meyakini bahwa penyakit ini disebabkan oleh pola makan yang buruk dan kurang mengonsumsi makanan berserat.

Serat sangat penting untuk membantu proses pencernaan. Jika kekurangan serat, maka usus besar akan bekerja keras agar dapat mendorong feses keluar. Akibatnya, kantong usus besar atau divertikula akan mengalami tekanan.

Lama-kelamaan, di sepanjang saluran usus besar akan terbentuk titik-titik yang akhirnya meradang. Titik-titik pada usus besar bisa meradang karena infeksi bakteri.

Gejala diverkulitis bisa sangat mirip dengan gejala penyakit lain. Untuk memastikannya, dokter akan melakukan CT scan, tes darah dan rontgen.

3. Nyeri pada perut bagian atas dan punggung atas

Jika anda mengalami sakit pada perut bagian atas yang disertai dengan nyeri pada punggung atas atau bahu, maka waspadalah.

Karena gejala tersebut bisa menjadi tanda penyakit yang serius. Terlebih lagi jika disertai dengan mual, kembung dan warna kekuningan pada mata.

Kemungkinan besar, gejala-gejala tersebut merupakan tanda penyakit batu empedu. Seperti yang kita ketahui, empedu merupakan organ kecil yang berada didekat hati.

Empedu berfungsi untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme dalam bentuk gas maupun cairan.

Ketika didalam tubuh terlalu banyak kolesterol, maka akan terjadi penumpukan pada empedu. Lambat laun, kolesterol tersebut akan menggumpal dan menyumbat saluran empedu.

Batu empedu sangat sulit dideteksi secara dini tanpa adanya pemeriksaan fisik oleh dokter. Tak heran jika gejala akan muncul saat batu empedu sudah cukup besar dan menyumbat saluran empedu.

Jika anda mengalami sakit perut yang disertai dengan nyeri pada punggung atas, segeralah memeriksakan diri ke dokter agar penyakit tidak semakin parah.

4. Sakit perut yang disertai dengan muntah berwarna kuning atau hijau

Sakit perut yang disertai dengan muntah berwarna kekuningan atau kehijauan merupakan tanda dari penyakit gastritis.

Nyeri perut yang disebabkan oleh gastritis biasanya timbul pada perut bagian kiri atas atau tengah atas. Pada gastritis kronis, rasa nyeri bisa menjalar hingga kebagian belakang perut atau punggung.

Gejala gastritis lainnya yang sering terjadi yaitu perut kembung, mual dan muntah. Pada kondisi yang lebih parah, muntah bisa berupa darah.

Tak hanya itu, gejala gastritis yang sudah sangat parah diantaranya demam tinggi, sesak napas, detak jantung lebih cepat dan nyeri dada.

Gastritis bisa terjadi karena adanya bakteri Helicocobacter pylori yang menyebabkan infeksi pada lapisan lambung. Selain itu, gastritis juga bisa disebabkan oleh sistem imun yang menyerang lambung, kondisi ini dikenal dengan gastritis autoimun.

Pada tahap awal, gejala penyakit gastritis jarang terlihat, sehingga banyak penderita yang telat mendapatkan pengobatan. Maka dari itu, waspadai jika anda sering merasakan nyeri perut, terutama pada bagian tengah atas atau kiri atas.

5. Sakit perut yang disertai dengan muntah darah dan BAB berdarah

Sakit perut yang terjadi terus menerus dan dibiarkan begitu saja akan berdampak sangat fatal, apalagi jika sakit perut disertai dengan BAB berdarah.

Gejala tersebut bisa menjadi tanda penyakit kanker. Sel kanker bisa menyerang semua organ tubuh, tak terkecuali pada perut.

Kebanyakan orang tidak menyadari gejala awal kanker perut sehingga kanker terus berkembang dan semakin ganas.

Awalnya, kanker perut ditandai dengan sakit perut biasa, namun terjadi secara terus-menerus hingga lebih dari 2 minggu. Selanjutnya akan ada tekanan yang membuat perut menjadi kembung dan terasa penuh sehingga membuat nafsu makan penderita menurun.

Pada fase yang sudah parah, sakit perut akan disertai dengan muntah darah bahkan BAB berdarah. Jika anda sudah merasakan gejala-gejala tersebut, jangan buang waktu lagi, segera periksakan diri anda.

Obat Sakit Perut Alami yang Terbukti Manjur

Setelah mengetahui faktor penyebab sakit perut, berikutnya kita akan membahas mengenai penyembuhan sakit perut. Sakit perut yang tidak terlalu parah bisa disembuhkan dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti berikut:

1. Air Kelapa

Obat sakit perut alami yang cukup ampuh untuk menyembuhkan sakit perut ialah air kelapa. Air kelapa mengandung magnesium dan potasium yang tinggi sehingga dapat menetralisir rasa nyeri pada perut.

Tak hanya itu, air kelapa juga dapat mengatasi kram perut, kejang otot, memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Air kelapa jauh lebih baik daripada minuman penambah stamina karena rendah kalori dan gula.

Untuk menyembuhkan sakit perut dengan air kelapa bisa dilakukan dengan meminumnya setiap 4 sampai 6 jam.

2. Jahe

Bahan alami berikutnya yang bisa dijadikan obat sakit perut adalah jahe. Selain itu, jahe telah lama dipercaya untuk mengurangi rasa mual dan nyeri sendi.

Jahe mengandung suatu zat yang bisa mengendurkan otot-otot halus yang membentuk dinding usus dan lapisan perut. Tak heran jika jahe bisa mengatasi sakit perut akibat kolik dan kram.

Jahe juga berperan sebagai anti-inflamasi yang dapat mengatasi peradangan. Jahe dapat dikonsumsi dengan mengunyahnya secara langsung. Agar lebih nikmat, anda bisa menyeduh beberapa potongan jahe dengan air panas.

3. Lidah Buaya

Lidah buaya juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati gejala sakit perut. Lidah buaya juga dapat mencegah diare dan mengatasi sembelit serta mengurangi rasa mual.

Cara penggunaan lidah buaya cukup praktis. Anda bisa menyiapkan daging lidah buaya, lalu menjadikannya jus.

Agar khasiatnya lebih teras, sebaiknya jangan menambahkan gula pada jus lidah buaya. Dan untuk anak-anak yang menderita diare, hindari konsumsi lidah buaya dalam jumlah besar.

4. Cuka Sari Apel

Bahan alami lainnya yang bisa digunakan sebagai obat sakit perut adalah cuka sari apel. Obat alami yang satu ini sudah sejak lama digunakan untuk menyembuhkan sakit perut. Mungkin terdengar tidak masuk akal karena cuka sari apel sifatnya asam.

Sejauh ini belum ada penelitian bahwa sari cuka apel bisa mengobati sakit perut. Namun ada sebuah teori yang menyatakan bahwa cuka apel dapat berperan sebagai asam lambung versi lemah yang dapat menjadi penyeimbang proses produksi asam lambung.

Cuka sari apel juga dapat memecah lemak yang menjadi penyebab gangguan pencernaan. Kandungan didalam cuka apel juga dapat membersihkan kotoran yang menempel pada dinding usus.

Selain itu, cuka apel juga akan membersihkan bakteri pada usus dan mendorongnya keluar dari saluran pencernaan serta memelihara bakteri baik pada usus.

Untuk mengatasi sakit perut, anda bisa menelan satu sendok cuka apel setiap hari. Namun, jika dirasa cukup keras, silahkan larutkan cuka apel dengan secangkir air dan madu.

5. Teh Chamomile

Chamomile berperan sebagai anti inflamasi yang dapat membuat otot perut menjadi lebih rileks. Chamomile juga dapat mengatasi rasa sakit pada perut yang kram. Untuk mengobati sakit perut, minumlah segelas teh chamomile secara teratur.

6. Daun Mint

Daun mint juga ternyata tak kalah ampuh dalam mengobati sakit perut. Daun mint ini sifatnya menenangkan dan mampu menetralkan asam lambung sehingga sakit perut akan cepat mereda.

Anda tidak perlu menelan obat maag untuk mengobati sakit perut. Konsumsilah teh daun mint secara teratur agar sakit perut segera teratasi.

7. Wortel

Selain sangat baik untuk menjaga kesehatan mata, wortel juga bisa dijadikan obat sakit perut yang alami.

Wortel mengandung zat antioksidan dan serat yang mampu menurunkan asam lambung atau zat asam lainnya dalam organ pencernaan sehingga sangat baik untuk penderita gastritis.

Agar pengobatan lebih maksimal, campurkan jus wortel dengan 3 lembar daun mint. Kemudian minumlah campuran jus tersebut setelah makan.

8. Jeruk Nipis dan Soda Kue

Menurut hasil penelitian perpaduan jeruk nipis dan soda kue merupakan obat sakit perut yang sangat ampuh. Selain sakit perut, campuran kedua bahan tersebut juga dapat mengatasi masalah pencernaan lainnya.

Jeruk nipis dan soda kue akan membentuk asam karbonat yang dapat mengurangi gas dalam perut, meningkatkan mobilitas usus dan meningkatkan sekresi pada liver.

Kandungan jeruk nipis juga dapat membantu memecah lemak, menetralkan asam pada empedu sekaligus mengurangi kadar asam lambung.

Untuk pengobatan, larutkan satu sendok makan air jeruk nipis dengan satu sendok teh soda kue dalam 800 ml air matang. Minumlah campuran jeruk nipis dan soda kue tersebut secara bertahap.

9. Jus Lemon

Sama seperti jeruk nipis, lemon pun tak kalah ampuh dalam mengobati sakit perut. Jus lemon biasanya disajikan saat cuaca sedang panas. Ditambah dengan beberapa potong es batu, minuman yang satu ini tentunya sangat menyegarkan dan mampu melepas dahaga.

Siapa yang mengira jika jus lemon yang rasanya asam bisa menjadi obat sakit perut yang sangat manjur.

Dibalik rasanya yang asam, lemon justru sangat membantu tubuh untuk mencerna makanan. Makanan yang tidak tercerna dengan sempurna akan membuat perut menjadi tidak nyaman.

Lemon akan merangsang produksi asam sehingga proses pemecahan makanan berlangsung dengan baik.

Untuk pencernaan yang lebih baik, anda perlu mengonsumsi jus lemon. Caranya, sediakan setengah buah lemon, lalu peras dan campurkan dengan secangkir air hangat. Jangan lupa tambahkan sedikit madu.

10. Kayu Manis

Obat sakit perut alami berikutnya yang patut anda coba adalah kayu manis. Golongan rempah yang satu ini mengandung antioksidan yang cukup tinggi sehingga dapat mengatasi iritasi maupun kerusakan pada pencernaan.

Selain itu, kayu manis juga mengandung zat yang dapat mengatasi kembung, kram, dan mengurangi gas dalam lambung. Kayu manis juga dapat menetralkan asam lambung sekaligus mengurangi gangguan pencernaan dan rasa mulas.

Jika anda sedang mengalami sakit perut, bubuhkan satu sendok makan bubuk kayu manis ke makanan yang akan dikonsumsi.

Anda juga bisa menyiapkan sepotong kayu manis dan merebusnya dengan segelas air. Minumlah air rebusan kayu manis selagi hangat 3 kali sehari, maka sakit perut dan rasa tidak nyaman pada perut anda akan berkurang.

11. Cengkeh

Selain kayu manis, rempah lainnya yang juga bisa dijadikan obat sakit perut ialah cengkeh. Kandungan cengkeh mampu meningkatkan sekresi lambung dan mengurangi gas berlebih pada lambung.

Cengkeh juga dapat melancarkan sistem pencernaan sekaligus mengurangi kram dan tekanan pada perut. Tak hanya itu, cengkeh juga sangat efektif meredakan mual dan muntah.

Untuk mengobati sakit perut dengan cengkeh tidak sulit. Ambil 1 sendok teh bubuk cengkeh, dan campurkan dengan segelas air dan satu sendok madu murni. Minumlah ramuan tersebut 1 sampai 2 kali sehari.

12. Yogurt

Yogurt merupakan bahan makanan yang sangat bagus untuk pencernaan. Tak hanya itu, yogurt juga sangat baik untuk meningkatkan sistem imun. Sebagai prebiotik, yogurt mengandung bakteri baik yang dapat mengatasi rasa tidak nyaman pada perut.

Untuk mengatasi gangguan pada perut, anda perlu mengonsumsi yogurt tanpa rasa dan pemanis buatan. Agar rasanya menjadi lebih nikmat, anda bisa menambahkan madu murni pada yogurt yang akan dikonsumsi.

13. Air Beras

Air beras pun dapat kita jadikan obat sakit perut yang alami. Air beras dapat membentuk suatu lapisan yang melindungi perut guna mengurangi peradangan.

Untuk memanfaatkan air beras untuk mengobati sakit perut, anda hanya perlu menanak nasi dengan volume air 2 kali lipat.

Diamkan beberapa saat, lalu ambil air yang tersisa dan taruh pada sebuah cangkir. Beri sedikit madu murni lalu minumlah air beras tersebut.

14. Pisang

Pisang juga bcukup bisa diandalkan untuk mengobati sakit perut. Jika anda sedang mengalami sakit perut, konsumsilah buah pisang, bisa dengan memakannya secara langsung atau meNjadikannya smoothie.

15. Pepaya

Selain pisang, ada satu lagi buah yang sangat baik untuk pencernaan, yaitu pepaya. Pepaya juga bisa digunakan sebagai obat sakit perut alami. Buah ini mengandung chymopapain dan enzim papain yang dapat membantu memecah protein. Pepaya juga dapat menyeimbangkan kadar asam pada perut.

16. Air Garam

Dibalik rasanya yang asin, air garam ternyata dapat menurunkan kadar asam pada lambung sehingga sangat baik bagi penderita penyakit maag. Selain itu, air garam juga mampu mengatasi diare.

Air garam dapat mengganti cairan tubuh yang hilang saat diare. Untuk mengonsumsi air gandok teh ram sangat mudah, larutkan saja ¼ dengan segelas air hangat, lalu minumlah secara teratur.

17. Diet BRAT

Bagi anda yang memiliki anak balita mungkin sudah tidak asing dengan istilah BRAT. BRAT merupakan singkatan dari Banana, Rice, Apple dan Toast Bread.

Diet BRAT bisa dilakukan untuk mengobati sakit perut. Selain itu, diet BRAT juga dapat mengurangi rasa mual dan meredakan diare.

BRAT tidak mengandung garam ataupun rempah-rempah. Jika perut anda sedang sakit namun harus memakan sesuatu, maka BRAT ini sangat tepat untuk dikonsumsi. Untuk mengatasi rasa mual, perbanyaklah mengonsumsi roti panggang.

Itulah ulasan mengenai obat sakit perut alami yang bisa dijadikan referensi. Namun, sebelum mulai mengobati sakit perut dengan bahan alami, ada baiknya anda kenali terlebih dahulu gejala dan penyebab sakit perut yang anda derita.