24 Obat Sakit Gigi Anak Paling Mujarab

obat sakit gigi anak

Obat Sakit Gigi Anak – Sakit gigi merupakan penyakit yang sangat umum terjadi dan tidak pandang bulu. Tak hanya terjadi pada orang dewasa, penyakit yang satu ini juga sering dialami oleh anak-anak.

Pada anak-anak, sakit gigi paling sering terjadi akibat tumbuh gigi dan gigi berlubang. Saat menderita sakit gigi, anak-anak umumnya akan merasa sangat tersiksa.

Bayangkan, orang dewasa saja banyak yang tidak tahan saat mengalami sakit gigi, bagaimana dengan anak-anak yang daya tahan tubuhnya jauh lebih rendah dari orang dewasa?

Faktor Penyebab Sakit Gigi Pada Anak-Anak

Tentunya mereka akan merasa sangat kesakitan dan tidak nyaman dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Anak yang mengalami sakit gigi biasanya diiringi dengan demam dan sakit kepala.

1. Sering Mengonsumsi Makanan Manis

Anak-anak umumnya sangat menyukai makanan yang manis seperti coklat, es krim, kue, sereal, permen dan masih banyak lagi.

Makanan-makanan itulah yang menjadi penyebab sakit gigi. Karena makanan manis dapat memicu bakteri pada mulut untuk menghasilkan zat asam sehingga menimbulkan kerusakan pada gigi.

2. Kurang Minum

Kurang minum juga bisa menyebabkan sakit gigi pada anak. Cairan tubuh yang rendah akan menyebabkan produksi air liur pada mulut berkurang. Padahal, air liur sangat penting untuk mengontrol zat asam yang dihasilkan bakteri.

Akibatnya gigi akan cepat berlubang dan anak akan menderita sakit gigi. Selain itu, kebiasaan minum susu botol hingga tertidur juga berdampak buruk untuk gigi anak.

Karena kandungan gula pada susu akan berubah menjadi asam dan menyebabkan gigi berlubang.

3. Kekurangan Fluoride

Fluoride sangat dibutuhkan untuk mencegah gigi berlubang. Fluoride juga bisa memperbaiki gejala kerusakan gigi. Jika kekurangan fluoride, maka anak akan lebih rentan mengalami kerusakan gigi.

4. Sering Menggeretak Gigi

Faktor lainnya yang bisa menyebabkan sakit gigi pada anak adalah menggeretak gigi. Kebiasaan ini kerap terjadi pada saat anak sedang tidur. Kebiasaan seperti ini dapat mengganggu saraf gigi dan membuat gigi terkikis.

5. Tumbuh Gigi Baru

Anak yang sedang mengalami pertumbuhan gigi baru sangat berisiko sakit gigi. Umumnya, gigi susu akan tumbuh pada usia 6 bulan dan berlangsung hingga usia 3 tahun hingga jumlah keseluruhan mencapai 20 gigi.

Kemudian, pada usia 4-12 tahun, gigi susu satu persatu akan tanggal dan digantikan dengan gigi tetap. Pada saat tumbuh gigi baru, anak biasanya akan merasakan nyeri pada gusi selama beberapa hari.

6. Gigi Anak Sensitif

Sakit gigi yang dialami anak-anak juga dipicu oleh gigi yang sensitif. Gigi bisa menjadi sensitif jika anak sering menggigit benda keras dan menyikat gigi dengan cara yang salah sehingga lapisan gigi terkikis.

Gigi yang sensitif kerap menimbulkan rasa ngilu dan nyeri pada gigi, terutama saat mengonsumsi minuman yang dingin atau mengonsumsi makanan yang panas.

7. Karies Gigi

Penyebab sakit gigi berikutnya yaitu karies gigi. Karies terbentuk karena pembusukan pada email gigi. Pembusukan tersebut berlanjut ke lapisan gigi yang lebih dalam dan menyebabkan gigi berlubang.

Pada kondisi paling parah, pembusukkan terjadi pada pulp, yaitu lapisan gigi paling dalam sehingga menimbulkan infeksi dan membuat gigi terasa sakit.

Karies rentan dialami oleh anak-anak yang tidak membersihkan gigi dengan benar, terutama setelah mengonsumsi makanan manis.

8. Gigi Berlubang

Sakit gigi pada anak paling sering terjadi akibat gigi berlubang. Umumnya, anak-anka sangat gemar memakan makanan manis seperti coklat, permen, es krim.

Makanan-makanan tersebut dapat menyebabkan gigi berlubang jika anak tidak menyikat giginya dengan teratur.

Jika gigi sudah berlubang, terutama pada bagian gigi geraham, maka akan menjadi tempat bersarangnya bakteri. Karena pada gigi geraham yang berlubang sering terselip sisa makanan yang pada akhirnya mengalami pembusukkan.

Pembusukkan makanan yang terjadi pada lubang gigi lama-kelamaan akan mengganggu saraf gigi sehingga menyebabkan sakit gigi.

Apa Saja Gejala Gigi Berlubang Pada Anak?

Gejala gigi berlubang pada anak tergantung seberapa besar lubang gigi tersebut. Umumnya, gigi berlubang ditandai dengan bintik putih pada lapisan luar gigi. Bintik tersebut merupakan tanda bahwa email gigi mulai mengalami kerusakan. Bintik putih tersebut lama-kelamaan akan berubah menjadi coklat atau hitam yang disertai dengan lubang kecil.

Lubang gigi yang masih berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, lubang gigi yang besar akan menimbulkan beberapa gejala seperti:
– Gigi menjadi lebih sensitif
– Timbul rasa nyeri saat mengunyah makanan
– Timbul rasa nyeri pada gigi secara tiba-tiba
– Nyeri ringan atau tajam ketika anak mengonsumsi makanan dan minuman yang manis, dingin dan panas.

Obat Sakit Gigi Anak Dari Bahan Alami

Sakit gigi yang terjadi pada anak-anak tentu akan mengganggu aktivitasnya, terutama pada anak di usia sekolah. Tak hanya itu, pada anak balita pun, sakit gigi juga sering terjadi dan membuat mereka sangat menderita karena rasa nyeri yang dirasakan.

Untuk membantu mengatasi sakit gigi pada anak, anda bisa memberikan beberapa bahan alami yang sangat ampuh berikut ini:

1. Bawang Putih

Obat sakit gigi anak yang pertama harus anda berikan adalah bawang putih. Bawang putih mengandung antiseptik alami yang mampu melawan bakteri dan kuman yang ada pada gigi.

Bawang putih juga mengandung senyawa allicin dan menghasilkan minyak alami yang sangat baik untuk meredakan rasa nyeri pada gigi anak.

Cara memanfaatkan bawang putih untuk mengobati sakit gigi sangat mudah. Ambil 1 siung bawang putih, kupas lalu tumbuk hingga halus lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

2. Bawang Merah

Selain bawang putih, bawang merah juga bisa digunakan untuk obat sakit gigi anak. Bawang merah mengandung antimikroba dan antiseptik yang sangat penting untuk membunuh bakteri dan kuman pada gigi berlubang.

Cara penggunaannya sangat praktis, siapkan 1 siung bawang merah yang sudah dikupas, lalu tumbuk sampai halus. Oleskan bawang merah tersebut pada gigi anak yang bermasalah.

Setelah didiamkan beberapa menit, suruh anak untuk berkumur-kumur sampai tidak ada bawang yang tersisa pada gigi.

3. Air Garam

Saat sakit gigi, dokter biasanya tidak akan melakukan tindakan apapun sampai rasa sakit mereda. Sebelum memutuskan untuk mencabut gigi anak, anda bisa membantu mengatasi rasa nyeri dengan garam.

Garam mengandung zat anti inflamasi dan antibakteri yang sangat bagus untuk meredakan sakit gigi.

Larutkan satu sendok garam halus dengan secangkir air hangat. Lalu suruh anak untuk berkumur sesering mungkin dengan larutan garam tersebut sampai sakit gigi mereda.

4. Daun Sirih

Daun sirih merupakan obat sakit gigi anak yang ampuh dan sangat mudah didapatkan. Jenis daun yang satu ini menganduk antiseptik yang berguna untuk membunuh bakteri pada gigi berlubang.

Tak hanya itu, daun sirih juga sangat baik untuk menguatkan gigi agar tidak mudah berlubang. Ambil beberapa lembar daun sirih, lalu rebus dengan 2 gelas air, biarkan hingga tersisa satu gelas.

Diamkan hingga suhunya hangat, lalu minta anak untuk berkumur-kumur dengan air rebusan daun sirih tersebut.

5. Asam Jawa

Asam jawa juga merupakan obat sakit gigi anak yang tak kalah ampuh dengan bahan alami lainnya. Asam jawa pun mengandung antiseptik alami sehingga sangat efektif untuk mengatasi sakit gigi.

Ambil beberapa butir asam jawa, lalu sangrai dan tempelkan pada gigi yang sakit. Biarkan asam jawa menempel pada gigi anak selama beberapa menit, lalu minta anak untuk berkumur.

6. Lemon

Dibalik rasanya yang asam, lemon bersifat basa yang dapat berperan untuk mengurangi kadar asam pada rongga mulut dan gigi. Lemon juga mengandung antibakteri yang mampu membunuh bakteri pada gigi.

Cara memanfaatkan lemon sebagai obat sakit gigi anak yaitu dengan memeras satu buah lemon, kemudian campur dengan satu cangkir air hangat. Minta anak untuk berkumur dengan air lemon tersebut beberapa kali dalam sehari atau lebih hingga sakit gigi mereda.

7. Jeruk Nipis

Tak kalah ampuh dengan lemon, jeruk nipis juga bisa dijadikan alternatif untuk mengobati sakit gigi pada anak. Jeruk nipis juga mengandung antibakteri yang sangat baik untuk melenyapkan bakteri yang menempel pada gigi.

Caranya sama dengan lemon, peraslah dua buah jeruk nipis, lalu campurkan dengan secangkir air hangat. Berikan pada anak untuk dijadikan obat kumur.

8. Daun Jambu Biji

Obat sakit gigi anak berikutnya yang bisa anda berikan adalah daun jambu biji. Daun ini dapat berperan sebagai analgesik alami yang mampu meredakan nyeri pada gigi.

Daun jambu biji juga bersifat antimikroba yang dapat membunuh kuman yang bersarang pada mulut dan gigi.

Sediakan 3 lembar daun jambu biji, lalu cuci sampai bersih. Campurkan dengan sedikit air, lalu tumbuk daun jambu biji tadi hingga halus. Segera tempelkan pada gigi anak yang terasa sakit dan biarkan sampai beberapa menit.

Jangan lupa untuk menyuruh anak berkumur hingga tidak ada sisa daun jambu biji yang menempel pada gigi.

9. Ekstrak Vanili

Ekstrak vanili juga bisa dijadikan obat sakit gigi anak yang alami. Vanili bersifat menenangkan sehingga rasa sakit pada gigi berangsur membaik.

Cara penggunaannya tidak rumit, cukup ambil ekstrak vanili secukupnya, lalu campurkan dengan sedikit air. Tempelkan pada gigi yang sakit, dan lakukan berulang kali sampai sakit gigi mereda.

10. Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh mengandung antibakteri alami yang sangat bagus untuk dijadikan obat sakit gigi anak.

Sediakan 1 buah belimbing wuluh, lalu haluskan dengan menggunakan cobek. Oleskan pada gigi anak yang sakit beberapa kali dalam sehari sampai gigi benar-benar sembuh.

11. Cuka Apel

Cuka apel juga bisa dijadikan obat sakit gigi anak yang efektif. Rasa asam pada cuka apel adalah tanda bahwa bahan alami yang satu ini bersifat antimikroba dan antibakteri yang sangat ampuh mengatasi sakit gigi.

Ambil satu sendok makan cuka sari apel, lalu campurkan dengan satu gelas air matang. Anjurkan anak untuk sering berkumur dengan larutan cuka sari apel tersebut sampai rasa sakit pada gigi tidak terasa lagi.

12. Es Batu

Tidak salah jika es batu bisa menjadi obat sakit gigi anak yang ampuh. Suhu dingin pada es batu akan membantu menenangkan saraf pada gigi agar lebih rileks sehingga rasa nyeri pada gigi berkurang.

Langsung saja ambil sebongkah kecil es batu, kemudian gunakan untuk mengompres pipi dimana gigi yang sakit berada. Lakukan hingga kurang lebih 15 menit atau lebih sampai rasa sakit mereda.

13. Teh Hijau

Secara umum, teh hijau memang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Teh hijau juga bisa dijadikan obat sakit gigi anak yang sangat manjur. Bahan alami yang satu ini berperan sebagai antiinflamasi yang mampu mengatasi radang pada sekitar gigi.

Selain antiinflamasi, teh hijau juga berfungsi sebagai antibakteri yang dapat membasmi kuman-kuman yang menyebabkan sakit gigi. Antioksidannya yang tinggi juga sangat baik untuk melawan radikal bebas yang berkembang pada rongga mulut.

Fluoride yang terkandung pada teh hijau juga sangat berguna untuk menjaga kesehatan gigi. Fluoride juga dapat melumpuhkan bakteri penghasil asam penyebab gigi berlubang.

Mintalah anak untuk sering berkumur dengan teh hijau hingga rasa nyeri pada gigi menghilang. Anda juga bisa menyuruhnya untuk meminum teh hijau untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

14. Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh juga cukup bisa diandalkan untuk mengobati sakit gigi anak. Minyak cengkeh mengandung eugenol yang berperan sebagai anastesi yang bisa menghilangkan rasa sakit pada gigi.

Cara menggunakannya sangat mudah, sediakan kapas kecil lalu lumuri dengan minyak cengkeh. Tempelkan kapas tersebut pada gigi anak yang terasa sakit selama beberapa menit.

15. Air Kelapa

Selanjutnya, anda bisa menggunakan air kelapa sebagai alternatif untuk mengobati sakit gigi anak. Kandungan antiseptik pada kelapa sangat efektif untuk membunuh kuman-kuman pada gigi berlubang.

Bimbing anak untuk berkumur dengan air kelapa sesering mungkin setelah menggosok gigi, hingga rasa sakit pada gigi tidak terasa lagi.

16. Serai

Obat sakit gigi anak berikutnya yang bisa anda berikan adalah serai. Serai bersifat anti inflamasi yang dapat mengatasi radang pada gusi dan sekitar gigi.

Sediakan 2 tangkai daun serai, lalu rebus dengan segelas air. Biarkan hingga mendidih dan air berkurang setengahnya. Berikan pada anak untuk berkumur. Lakukan sesering mungkin hingga sembuh.

17. Minyak Daun Thyme

Minyak daun thyme bisa dijadikan alternatif obat sakit gigi anak yang alami. Zat antioksidan dan antibakteri yang tergantung dalam minyak daun thyme sangat bagus untuk menyembuhkan sakit gigi

Teteskan langsung minyak daun thyme pada gigi anak yang terasa sakit, lalu diamkan beberapa menit. Lakukan pengobatan dengan minyak daun thyme secara rutin agar sakit gigi cepat mereda.

18. Wheatgrass

Bahan alami terakhir yang bisa anda gunakan untuk mengobati sakit gigi anak yaitu wheatgrass. Bahan ini mengandung klorofil yang cukup tinggi sehingga dapat melawan kuman-kuman pada gigi yang sakit.

Tak hanya itu, wheatgrass juga juga mampu mengobati infeksi dan radang pada gigi dan gusi. Anda bisa mengolah wheatgrass menjadi jus, lalu minta anak untuk berkumur dengan jus tersebut hingga sakit gigi sembuh.

Obat Sakit Gigi Anak di Apotek

Pemberian obat sakit gigi untuk anak sangat berbeda dengan orang dewasa. Obat sakit gigi untuk anak harus diberikan secara khusus dan tidak boleh diberikan sembarangan.

Jangan karena obat sakit gigi tertentu sangat manjur untuk orang dewasa, lantas anda memberikannya juga untuk anak walaupun dengan dosis yang lebih rendah. Karena tidak semua obat untuk orang dewasa bisa diberikan untuk anak-anak.

Untuk lebih aman, anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Berikut ini ada beberapa obat yang direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi sakit gigi pada anak:

1. Ibuprofen

Salah satu obat sakit gigi anak yang direkomendasikan oleh dokter adalah ibuprofen. Ibuprofen umumnya digunakan untuk menurunkan panas demam dan rasa nyeri pada anak, termasuk nyeri pada gusi dan gigi.

Salah satu merek obat yang mengandung ibuprofen adalah Proris sirup. Proris sirup memiliki efek analgesik yang mampu meredakan sakit gigi. Setiap sendok takar proris mengandung 100 mg ibuprofen.

Untuk dosis pemakaian tergantung pada usia anak, lebih jelasnya sebagai berikut:

Usia 1-2 tahun: 1/2 sendok takar (50 mg), diberikan 3-4 kali sehari
Usia 3-7 tahun: 3 – 4 kali 1 sendok takar (100 mg), diberikan 3-4 kali sehari
Usia 8-12 tahun: 2 sendok takar (200 mg), diberikan 3-4 kali sehari.

Jika anak mengalami leher kaku atau gangguan pendengaran setelah mengonsumsi obat, segera periksakan ke dokter.

2. Parasetamol

Sama seperti ibuprofen, parasetamol sering diberikan pada anak untuk menurunkan panas demam. Parasetamol juga sangat efektif untuk mengobati sakit gigi anak.

Untuk anak-anak yang berusia dibawah 6 tahun parasetamol tersedia dalam bentuk sirup atau drop dengan berbagai varian rasa buah.

Sedangkan untuk usia 6 tahun keatas, lebih efektif mengonsumsi Parasetamol tablet. Untuk dosis yang digunakan, silahkan ikuti petunjuk di dalam kemasan atau sesuai arahan dokter.

3. Acetaminophen

Obat sakit gigi anak berikutnya yang bisa anda dapatkan di apotek adalah acetaminophen. Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi sakit gigi yang masih tergolong ringan dan sedang.

Anda bisa langsung memberikan Acetaminophen untuk anak dengan dosis sesuai petunjuk dalam kemasan.

Tetapi, waspadalah jika setelah mengonsumsi obat tersebut anak anda mengalami gejala seperti ruam, gatal-gatal, sakit kepala dan bengkak pada wajah hingga sulit bernapas.

Jika itu terjadi, segera bawa anak anda ke dokter dan konsultasikan obat yang tepat untuk anak amda.

4. Cataflam Drops

Cataflam tablet banyak digunakan oleh orang dewasa untuk mengobati sakit gigi. Namun, tersedia juga cataflam dalam bentuk drop khusus untuk anak-anak.

Cataflam masuk dalam golongan anti inflamasi non-steroid. Obat ini juga mengandung kalium diklofenac sebanyak 15 mg tiap 1 ml.

Cataflam drop hanya boleh digunakan untuk anak yang usianya 6 tahun keatas. Dosis yang digunakan yaitu 1 mg/kg berat badan dan diberikan 2 kali sehari.

5. Asam Mefenamat

Asam mefenamat bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri karena sakit gigi. Asam mefenamat masuk dalam golongan antipiretik dan analgesik non opiat.

Salah satu merek obat yang mengandung asam mefenamat dan sangat populer adalah ponstan.

Untuk anak-anak, dosis ponstan yang digunakan yaitu ½ tablet dan diberikan 4 kali sehari. Ponstan sebaiknya hanya diberikan pada anak diatas 6 tahun.

Selain ponstan, ada satu lagi merek obat yang mengandung asam mefenamat, yaitu anastan forte. Anastan forte bisa digunakan untuk anak berusia 6 bulan keatas dengan dosis 6,5 mg/kg berat badan anak dan diberikan setiap 8 jam sekali sesudah makan.

5. Dentasol

Berikutnya, anda juga bisa memberikan obat Dentasol. Obat ini tidak untuk diminum, melainkan dioleskan secara langsung pada gigi atau gusi yang bermasalah.

Dentasol mengandung antiseptik, patirasa dan bahan lainnya yang sangat ampuh mengobati sakit gigi. Obat ini memiliki tekstur seperti gel dan agak kental.

Cara pemakaiannya juga sangat praktis. Oleskan saja langsung pada gigi atau gusi anak yang terasa sakit, tapi ingatkan anak agar tidak menelannya. Obat ini sebaiknya diberikan pada anak yang berusia diatas 6 tahun.

Tips Mencegah Sakit Gigi Pada Anak

Memang banyak sekali obat yang bisa meredakan sakit gigi anak, mulai dari obat alami hingga obat yang banyak beredar di apotek.

Walaupun begitu, mencegah sakit gigi tetap lebih baik daripada harus mengobatinya. Karena anak-anak daya tahan anak dalam merespon rasa sakit masih sangat rendah dibandingkan dengan orang dewasa.

Jika sakit gigi anak sudah sembuh, anda harus mencegahnya timbul kembali dengan mengajarkannya beberapa hal seperti berikut ini:

1. Cukupi Kebutuhan Fluoride

Seperti yang telah dijelaskan, fluoride merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh gigi. Fluoride akan membantu menggantikan mineral yang hilang sehingga gigi tidak mudah rapuh. Selalu pastikan bahwa anda memberikan si kecil pasta gigi yang mengandung fluoride.

2. Ajarkan Anak Sikat Gigi

Untuk mencegah sakit gigi, anak harus diajarkan untuk menyikat gigi dengan benar dan teratur. Bimbing anak untuk menyikat gigi setiap pagi dan malam sebelum tidur.

Kebiasaan seperti ini harus ditanamkan sejak empat gigi pertama anak mulai tumbuh. Jika anak belum terbiasa, anda bisa membantunya menyikat gigi pelan-pelan hingga ia mampu menyikat giginya sendiri.

Jika gigi anak belum tumbuh, anda bisa membersihkan gusinya dengan kain lembut tiap selesai menyusu.

Kebiasaan menyikat gigi ini sebenarnya sangat sederhana, yang sulit adalah melakukannya dengan konsisten setiap hari. Karena usia anak-anak masih belum stabil untuk melakukan hal-hal dengan teratur.

Hari ini mungkin ia bersemangat menyikat gigi, esoknya belum tentu ia melakukannya dengan senang hati.

Untuk membuat anak lebih bersemangat menyikat gigi setiap hari, anda harus menjadikan kebiasaan itu menjadi sesuatu yang menyenangkan. Caranya, bisa dengan memberinya sikat gigi berbentuk karakter yang ia sukai.

Sedangkan untuk pasta gigi, pilih varian rasa yang ia sukai, apakah itu rasa stroberi, jeruk, apel dan sebagainya. Namun, pastikan anak tidak menelan pasta gigi.

Agar kebiasaan menyikat gigi lebih tertanam, anda harus mencontohkan kebiasaan tersebut. Karena anak-anak suka sangat suka meniru.

3. Beri Makanan yang Lebih Sehat

Anak-anak sangat suka dengan makanan yang manis seperti permen es krim, coklat dan masih banyak lagi. Makanan seperti itu sangat tidak baik untuk kesehatan gigi anak, terlebih jika anak enggan menyikat gigi.

Karena bakteri pada mulut dan gigi sangat suka dan cepat berkembang dengan memakan gula. Tak hanya gula, bakteri juga sangat menyukai makanan yang mengandung tepung.

Mulai sekarang, tumbuhkan kebiasaan pada anak untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat, misalnya buah dan sayur.

Dengan mengonsumsi banyak buah dan sayur maka akan memineralisasi air liur agar tidak terlalu asam. Dengan begitu, risiko kerusakan gigi akibat plak bisa dicegah.

Awalnya, anak-anak mungkin menolak untuk banyak makan sayur karena mereka terbiasa memakan makanan yang manis. Untuk menyiasatinya, buat lah makanan dengan bentuk yang menarik agar anak tertarik untuk memakannya.

4. Rutin Periksa Gigi

Hal yang paling penting yang harus dilakukan untuk mencegah sakit gigi anak adalah dengan membawanya ke dokter gigi untuk diperiksa secara rutin.

Periksa gigi harus dilakukan 6 bukan sekali, atau jika ada masalah pada gigi anak. Jangan tunggu hingga anak menderita sakit gigi baru anda mengajaknya untuk periksa ke dokter gigi.

Masalah pada gigi dan gusi yang dideteksi sejak dini sangat penting untuk mencegah masalah yang lebih serius. Selain itu, pengobatan yang dibutuhkan juga bisa lebih maksimal.

Dengan rutin memeriksakan gigi anak ke dokter gigi, maka kondisi gigi anak akan selalu terpantau. Dokter biasanya akan menyarankan berbagai treatment yang baik untuk kesehatan gigi anak anda.

Demikianlah bahasan mengenai berbagai macam obat sakit gigi anak. Jika sakit gigi yang dialami belum terlalu parah, anda bisa mengatasinya dengan bahan alami. Namun jika sudah cukup parah, anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter gigi.