18 Obat Pelancar Haid yang Patut Anda Coba

Obat Pelancar Haid – Haid atau dalam istilah medis dikenal dengan menstruasi adalah sebuah siklus perdarahan periodik yang setiap bulannya terjadi pada wanita. Haid bisa terjadi jika tidak ada pembuahan di dalam rahim.

Umumnya, haid terjadi dalam waktu 21 hinggan 35 hari sekali. Lamanya haid bisa bisa berlangsung 3 sampai 7 hari.

Namun, ada sebagian wanita yang siklus haidnya tidak teratur atau tidak lancar. Ada yang mengalami haid dalam rentang waktu 2 hingga 3 bulan sejak haid sebelumnya.

Hal ini sangat normal apabila wanita tersebut sedang hamil. Namun menjadi sebuah tanda tanya jika ia sama sekali tidak hamil.

Haid tidak lancar bisa disebabkan oleh kadar hormon progesteron dan kadar hormon estrogen yang tidak seimbang. Namun, haid yang tidak lancar juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan.

Faktor – Faktor Penyebab Haid Tidak Lancar

Banyak faktor yang dapat mengakibatkan haid menjadi tidak lancar. Berikut ini adalah beberapa hal yang paling sering menyebabkan haid tidak lancar.

Faktor Psikis

Haid yang tidak lancar bisa dipicu oleh faktor psikis. Wanita yang sering mengalami stres atau tekanan akan lebih berisiko mengalami gangguan siklus haid. Karena, saat sedang stres, hormon-hormon yang mengatur haid didalam tubuh menjadi tidak stabil.

Stres sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari masalah pekerjaan, masalah rumah tangga hingga masalah sosial. Agar haid tetap lancar, sebaiknya hindari stres yang berlebihan. Anda bisa mengatasi stres dengan cara meditasi, yoga atau olahraga ringan.

Penggunaan Alat Kontrasepsi

Penggunaan alat kontrasepsi menjadi salah satu pemicu haid tidak lancar. Alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB mengandung estrogen dan progestin yang bisa menghalangi pelepasan sel telur sehingga haid menjadi tidak lancar.

Umumnya, siklus haid akan normal kembali setelah 6 bulan berhenti mengonsumsi pil KB. Tak hanya pil KB, alat kontrasepsi hormonal lainnya seperti KB suntik dan implan juga dapat menyebabkan haid tidak teratur atau tidak lancar. Saat menggunakan kontrasepsi tersebut, darah haid yang keluar biasanya hanya berupa flek.

Jika anda mengalami haid yang tidak lancar pada saat menggunakan kontrasepsi hormonal, maka tidak perlu cemas, karena itu hanya respon tubuh terhadap alat kontrasepsi tersebut.

Penyakit Kronis

Haid yang tidak teratur bisa disebabkan karena penyakit kronis. Penyakit kronis yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi yaitu diabetes dan penyakit celiac.

Diabetes kronis dapat menyebabkan gula darah tidak stabil dan mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Hal tersebut akan membuat siklus haid menjadi tidak teratur.

Sedangkan penyakit celiac dapat membuat usus kecil mengalami peradangan. Akibatnya usus kecil tidak bekerja dengan baik dan sulit menyerap makanan. Hal ini juga akan berdampak negatif pada siklus haid.

Hormon Prolaktin

Hormon prolaktin yang terlalu tinggi akan mengakibatkan keterbatasan produksi GnRH dan FSH. Hal ini menyebabkan siklus menstruasi menjadi terganggu.

Tak hanya itu, hormon tingginya hormon prolaktin dapat mengganggu kesuburan wanita sehingga sulit hamil.

Hormon prolaktin biasanya akan meningkat pada ibu menyusui. Jadi, tidak perlu khawatir jika anda mengalami haid yang tidak lancar pada saat menyusui.

Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan juga dapat memicu haid tidak lancar. Penurunan berat badan sering terjadi pada wanita yang kehilangan selera makan seperti yang dialami pada penderita anoreksia dan bulimia.

Penurunan berat badan berdampak buruk pada proses pelepasan sel telur atau ovulasi. Jika proses pelepasan telur berhenti, maka secara otomatis tidak akan terjadi menstruasi. Agar haid kembali lancar, nafsu harus segera diperbaiki.

Selain itu, lakukan program penambahan berat badan dengan makanan yang sehat, sehingga proses pelepasan sel telur kembali normal.

Obesitas

Tidak hanya penurunan berat badan, haid yang tidak lancar juga disebabkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas. Sama dengan penurunan berat badan, berat badan berlebih juga bisa membuat hormon wanita menjadi tidak stabil.

Hasil dari beberapa penelitian membuktikan bahwa wanita yang memiliki indeks massa tubuh 25-30 cenderung mengalami haid yang tidak lancar.

Untuk mengatasi kelebihan berat badan, lakukan diet sehat dan olahraga secara teratur. Namun, lakukan diet dan olahraga secara wajar, karena jika melakukannya terlalu ketat hanya akan membuat tubuh tersiksa dan jatuh sakit.

Gangguan Tiroid

Faktor lainnya yang paling sering menyebabkan haid tidak lancar adalah gangguan tiroid. Kelenjar tiroid memiliki peran yang penting terhadap metabolisme tubuh. Jika kelenjar ini mengalami gangguan, maka sistem metabolisme tubuh tidak bisa bekerja secara normal.

Hal tersebut akan menyebabkan siklus haid tidak teratur. Gangguan tiroid ditandai dengan beberapa gejala seperti rambut rontok, cepat lelah, perubahan berat badan dan menjadi sensitif terhadap perubahan suhu.

Jika anda terlalu sering mengalami telat haid, segera periksakan diri anda untuk memastikan kondisi kelenjar tiroid anda.

Kebiasaan Merokok

Wanita yang memiliki kebiasaan merokok akan berisiko mengalami telat haid. Karena zat-zat racun yang terkandung dalam rokok akan membuat hormon estrogen dan progesteron tidak seimbang sehingga haid menjadi tidak lancar.

Obat Pelancar Haid yang Terbuat dari Bahan Alami

Makanan dan minuman yang dikonsumsi ternyata memiliki peran yang penting terhadap siklus haid. Haid yang tidak lancar bisa diatasi secara alami dengan mengonsumsi makanan dan minuman seperti berikut ini:

1. Kacang-Kacangan

Jenis makanan seperti kacang-kacangan sangat baik dikonsumsi untuk memperlancar haid. Ini berkat kandungan omega 3 dan lemak asam yang ada pada kacang-kacangan.

Namun, sebelum rutin mengonsumsi kacang-kacangan, pastikan bahwa anda tidak memiliki alergi terhadap jenis makanan tersebut.

2. Wortel

Selain kacang-kacangan, wortel juga bisa dijadikan obat pelancar haid yang alami. Wortel sangat kaya akan vitamin A, vitamin C dan mineral yang sangat bagus untuk keseimbangan hormon, terutama hormon- hormon yang mengatur siklus haid.

Untuk melancarkan haid, anda bisa mengonsumsi jus wortel secara teratur. Jika tidak terlalu suka dengan jus wortel, anda bisa menambahkan sedikit madu murni aagar lebih enak.

3. Yoghurt

Obat pelancar haid alami lainnya yang patut anda coba ialah yogurt. Yogurt dapat memperbaiki siklus haid yang tidak teratur sekaligus menghilangkan rasa nyeri saat haid.

Yogurt juga mengandung kalsium dan protein yang sangat baik untuk menutrisi tubuh. Anda bisa mendapatkan yogurt dengan mudah di Supermarket terdekat.

Yogurt dikemas dengan berbagai pilihan rasa. Namun, untuk melancarkan haid, pilihlah yogurt plain atau tanpa rasa.

4. Kunyit

Jenis rempah yang satu ini memang sudah dipercaya sejak dulu untuk mengatasi masalah haid. Banyak produk pelancar haid yang menggunakan kunyit sebagai bahan utamanya.

Kunyit mengandung kurkumin yang dapat melancarkan haid. Selain itu, kurkumin juga berfungsi sebagai zat anti inflamasi dan antioksidan.

Untuk membuat obat pelancar haid dari kunyit sangat mudah. Anda hanya perlu membuat minuman dari rebusan kunyit secara teratur. Jika tidak ingin repot membuatnya sendiri, anda bisa mendapatkannya pada penjual jamu keliling.

5. Asam Jawa

Selain kunyit, ada satu lagi obat pelancar haid alami yang telah banyak dikonsumsi para wanita, yaitu asam jawa. Tak hanya melancarkan haid, asam jawa juga mampu mengatasi nyeri perut saat haid.

Sama seperti kunyit, banyak sekali minuman khusus wanita yang mengandung asam jawa, bahkan asam jawa bisa ditemukan dalam bentuk permen.

Jika ingin mengolahnya sendiri dirumah, anda hanya perlu membeli asam jawa di pasar tradisional. Ambil beberapa asam jawa yang sudah dikupas kulitnya, lalu seduh dengan air panas. Tambahkan satu sendok makan gula pasir dan sedikit garam, lalu biarkan selama 1 jam.

Minumlah ramuan asam jawa secara rutin 2 kali sehari. Anda juga bisa meminumnya pada saat haid untuk meredakan nyeri pada perut.

6. Jahe

Obat pelancar haid lainnya yang bisa diandalkan adalah jahe. Jenis rempah yang satu ini banyak mengandung vitamin seperti vitamin A, vitamin B2 dan vitamin C.

Tak hanya itu, jahe juga mengandung zat besi, fosfor, sodium, niacinamide, kalsium, karbohidrat, serat dan minyak atsiri yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Untuk melancarkan haid, minumlah air rebusan jahe setiap hari hingga siklus haid anda kembali teratur. Anda bisa menambahkan sedikit gula atau madu murni sebagai perasa.

7. Air Kelapa Hijau

Air kelapa hijau juga merupakan obat pelancar haid yang cukup ampuh. Minuman ini mengandung senyawa laurat yang bisa mengatasi berbagai penyakit. Laurat sangat berperan sebagai anti virus, anti bakteri dan anti jamur.

Air kelapa hijau juga banyak mengandung zat gizi yang sangat baik untuk menutrisi tubuh. Untuk melancarkan haid, anda bisa mengonsumsi air kelapa hijau secara teratur setiap hari sampai siklus haid kembali normal.

8. Kayu Manis

Hasil penelitian membuktikan bahwa kayu manis bisa dijadikan sebagai obat pelancar haid yang alami. Kayu manis bisa memperbaiki siklus haid yang tidak teratur sehingga sangat baik untuk dikonsumsi saat haid tidak lancar.

Selain memperlancar haid, kayu manis juga dapat membantu meredakan rasa nyeri pada perut saat sedang haid.

Untuk mengolah kayu manis tidak sulit, anda hanya perlu menyiapkan beberapa batang kayu manis, lalu menyeduhnya dengan air panas selama beberapa menit. Anda juga bisa mencampurkan kayu manis dengan secangkir teh hangat.

9. Air Tebu

Tanaman tebu biasanya tumbuh pada wilayah pegunungan atau daerah yang berudara sejuk. Tebu mengandung banyak mineral seperti zat besi, kalsium, fosfor, kalium, dan magnesium yang sangat baik untuk tubuh.

Disamping itu, tebu juga menjadi obat pelancar haid yang yang efektif. Rutin mengonsumsi air tebu selama 2 minggu sebelum haid bisa membantu melancarkan haid.

10. Buah Anggur

Buah anggur bisa menjadi obat pelancar haid yang sangat nikmat. Anda bisa mengonsumsi buah anggur secara langsung ataupun menjadikannya sebagai jus. Mulailah mengonsumsi buah anggur secara rutin agar siklus haid menjadi teratur.

11. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel juga merupakan obat pelancar haid yang patut dicoba. Cuka sari apel sangat baik dikonsumsi bagi penderita gangguan hormon (PCOS).

Selain memperlancar haid, cuka apel juga bisa menurunkan kadar gula dalam darah dan menurunkan berat badan. Cuka sari apel bisa diminum secara langsung atau dicampurkan dengan segelas air dan madu.

12. Daun Pepaya

Daun pepaya memang memiliki rasa yang pahit, namun daun ini bisa menjadi obat pelancar haid yang cukup mujarab.

Untuk mengolah daun pepaya juga sangat praktis. Anda hanya perlu merebus beberapa lembar daun pepaya dan asam jawa dengan 2 gelas air. Tunggu hingga air tersisa satu gelas, lalu minumlah selagi masih hangat. Ramuan daun pepaya ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan nyeri perut saat haid.

Obat Pelancar Haid Resep Dokter

Jika bahan alami tidak bisa membantu melancarkan haid, anda bisa menggunakan obat pelancar haid yang sering diresepkan oleh dokter. Obat pelancar haid dari dokter pada dasarnya adalah obat untuk menyuburkan kandungan.

Obat-obatan tersebut akan membantu tubuh untuk menghasilkan hormon-hormon yang berperan dalam pelepasan sel telur. Obat pelancar haid juga dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon agar proses ovulasi berjalan lancar.

Berikut ini adalah beberapa obat pelancar haid yang sering diresepkan oleh dokter:

1. Clomiphene

Clomiphene merupakan obat pelancar haid yang paling direkomendasikan oleh dokter. Obat ini biasanya diberikan untuk wanita yang mengalami gangguan ovulasi.

Cara kerja Clomiphene yaitu dengan menghambat hormon estrogen sehingga kelenjar hipofisis dan hipotalamus akan melepaskan hormon FSH, GnRH dan LH. Ketiga hormon ini sangat penting untuk merangsang pembentukan sel telur yang lebih banyak.

Dari semua wanita yang mengonsumsi clomiphene, sekitar 60-80% diantaranya mengalami ovulasi 7 hari setelahnya. Saat ovulasi mulai teratur, otomatis siklus haid juga akan teratur dan lancar.

Namun, obat ini tidak terlepas dari berbagai efek samping seperti sakit kepala, mual, perut kembung, dan sensasi panas dalam tubuh. Tapi jangan khawatir karena efek samping tersebut tergolong ringan.

2. Progestin

Progestin merupakan hormon buatan yang menyerupai hormon progesteron. Progesteron sendiri merupakan suatu hormon yang diproduksi pada plasenta, kelenjar adrenalin dan ovarium.

Progesteron sangat berperan dalam mempersiapkan pembuahan dan mengatur siklus menstruasi. Untuk melancarkan haid, progestin sangat berguna untuk menyeimbangkan kadar progesteron dan estrogen dalam tubuh wanita.

Sudah banyak wanita yang haidnya kembali teratur dengan mengonsumsi pil progestin dosis rendah. Progestin juga menimbulkan beberapa efek samping seperti perut kembung, pusing, keputihan, nyeri pada payudara dan menurunnya libido.

Jika dalam penggunaan menimbulkan efek samping yang parah, beronsultasilah dengan dokter untuk mencari alternatif yang lain.

3. Pil KB

Pil KB tidak hanya digunakan untuk mencegah kehamilan, tapi juga bisa menjadi obat pelancar haid. Menurut Kementerian Kesehatan Australia, mengonsumsi pil KB selama 6 bulan akan membantu melancarkan haid yang tidak teratur.

Haid yang tidak lancar bisa disebabkan oleh kadar hormon androgen yang terlalu tinggi. Untuk mengembalikan siklus haid, kadar hormon androgen harus dikurangi.

Cara kerja pil KB yaitu dengan meningkatkan protein globulin yang dapat mengikat hormon seks. Protein globulin akan mengikat hormon androgen utama atau testosteron dalam darah.

Pil KB juga bisa membantu mengatasi masalah yang sering timbul akibat PMS, seperti nyeri perut, jerawat dan pertumbuhan rambut berlebih pada wajah.

Namun, anda harus berhati-hati terhadap efek samping yang sering muncul saat menggunakan pil KB, yaitu:

– Perubahan suasana hati
– Perut kembung
– Nyeri payudara
– Penurunan atau kenaikan berat badan
– Perdarahan pervaginam yang tidak teratur

4. Metformin

Metformin sebenarnya adalah obat yang digunakan penderita diabetes untuk merangsang hormon insulin. Tetapi, Metformin juga bisa digunakan untuk menyeimbangkan hormon pada penderita PCOS.

PCOS adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami kelebihan hormon androgen sehingga memicu ketidakseimbangan hormon-hormon lainnya. Hal ini menjadi salah satu penyebab haid menjadi tidak teratur

Wanita yang mengidap PCOS dan mengalami obesitas sangat rentan mengalami resistensi terhadap insulin. Hal ini akan mengganggu proses ovulasi sehingga siklus haid tidak teratur.

Untuk itulah, mengonsumsi Metformin sangat efektif untuk membantu mengatasi resistensi insulin sehingga proses ovulasi kembali berjalan dengan normal.

5. Bromocriptine (Parlodel)

Bromocriptine atau parlodel adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kelebihan hormon prolaktin. Kelebihan hormon prolaktin akan menyebabkan haid tidak teratur. Untuk itu, Bromocriptine merupakan obat yang tepat untuk melancarkan haid.

Bromocriptine dikemas dalam bentuk tablet dan kapsul. Untuk dosis penggunaan, biasanya akan diberikan oleh dokter sesuai dengan kondisi tubuh. Pada awal penggunaan, dokter akan memberikan dosis yang rendah, kemudian dosis akan dinaikkan secara bertahap.

Untuk lebih efektif, mengonsumsi Bromocriptine sebaiknya pada waktu yang sama setiap harinya. Lanjutkan pengobatan sesuai dengan arahan dokter.

Obat ini dapat menyebabkan perubahan kadar gula dalam darah. Ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi saat mengonsumsi obat ini, yaitu kram perut, mual muntah, diare, sakit kepala, sembelit, hilang selera makan dan lemas.

6. Hormon Suntik

Untuk mengatasi haid yang tidak lancar, bisa dilakukan dengan penyuntikan hormon. Hormon yang sering diberikan kepada pasien adalah FSH, HCG dan GnRH.

Ketiga hormon tersebut sebenarnya bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, namun terkadang jumlahnya tidak mencukupi sehingga diperlukan asupan hormon tambahan.

Hormon-hormon tersebut dapat merangsang pelepasan sel telur sehingga terjadi menstruasi, terutama HCG yang sangat berperan dalam proses pematangan sel telur sekaligus merangsang pelepasan sel telur saat ovulasi.

Penyuntikan hormon dapat menimbulkan efek samping yang bervariasi pada setiap pasien. Salah satu efek samping yang sering muncul yaitu bengkak dan memar pada area bekas penyuntikan, tetapi hal ini hanya berlangsung sementara.

Selain itu, hormon suntik juga bisa memicu penumpukkan cairan sehingga rahim menjadi lunak.

Tips Memperlancar Haid yang Aman dan Efektif

Saat haid menjadi tidak lancar, anda tidak perlu panik. Selain mengonsumsi obat tradisional dan berkonsultasi dengan dokter, ada beberapa cara sederhana yang bisa mengembalikan siklus haid seperti semula.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk melancarkan haid:

1. Menjaga Berat Badan

Menjaga berat badan tetap ideal sangat penting untuk melancarkan haid. Berat badan yang kurang maupun terlalu berlebih dapat membuat siklus haid menjadi kacau.

Misalnya saja pada wanita yang mengalami obesitas, menstruasi akan menjadi tidak teratur dan kerap timbul rasa nyeri pada perut. Hal ini disebabkan oleh lemak yang menghambat aktivitas insulin dan hormon-hormon pengatur haid.

Jika siklus haid anda menjadi tidak teratur karena perubahan berat badan yang drastis, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendiskusikan cara yang tepat untuk mengembalikan berat badan yang ideal.

2. Olahraga Secara Teratur

Olahraga sangat penting untuk membantu memperlancar haid. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, cukup lakukan beberapa olahraga ringan seperti berenang, jogging atau berjalan santai di sekitar tempat tinggal.

Cara ini sangat baik untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh dan rahim sehingga siklus haid akan kembali lancar. Walaupun begitu, sebaiknya lakukan olahraga sewajarnya saja, karena olahraga yang berlebihan hanya akan membuat tubuh kelelahan bahkan jatuh sakit.

3. Kendalikan Stres

Seperti yang telah dijelaskan, stres dapat menyebabkan haid menjadi tidak lancar. Stres dapat menyebabkan produksi hormon kortisol meningkat. Akibatnya akan berpengaruh buruk terhadap hypothalamus yang sangat berperan dalam siklus haid.

Jika anda merasa haid menjadi tidak teratur saat sedang stres, maka satu-satunya cara untuk mengembalikan siklus anda adalah dengan mengendalikan stres yang anda alami. Anda bisa bersantai sejenak atau melakukan meditasi untuk mengosongkan pikiran.

Anda juga bisa berendam dengan air hangat sambil menghirup aroma terapi agar pikiran anda bisa menjadi lebih rileks.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Mengonsumsi banyak air putih sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, Tak hanya itu, mengonsumsi banyak air putih juga akan membantu memperlancar haid. Karena, kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan gangguan pada siklus haid.

Air putih mengandung mineral yang dapat memperlancar metabolisme pada tubuh. Selain itu, air putih juga dapat menyeimbangkan kadar hormon pada tubuh, termasuk hormon-hormon yang mengatur haid.

Jika anda termasuk orang yang malas minum air putih, mulai sekarang biasakan untuk banyak mengonsumsi air putih agar siklus haid menjadi teratur dan lebih lancar.

5. Istirahat yang Cukup

Haid yang tidak lancar seringkali dipicu oleh kadar hormon kortisol yang berlebihan. Hormon kortisol dapat membuat kadar hormon estrogen dan hormon progesteron menjadi tidak seimbang. Akibat ketidakseimbangan tersebut, haid akan menjadi tidak lancar.

Untuk mengendalikan kadar kortisol tersebut, bisa dilakukan dengan beristirahat yang cukup. Beristirahat yang cukup akan membantu menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh sehingga siklus haid juga akan teratur.

6. Berlatih Yoga

Melakukan yoga juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengatasi haid tidak lancar. Pada sebuah penelitian, sebanyak 126 responden yang melakukan yoga 5 kali seminggu dalam 6 bulan mengalami penurunan kadar hormon yang menghambat siklus haid.

Disamping itu, berlatih yoga juga dapat mengatasi berbagai masalah yang kerap muncul saat sedang haid, seperti kram perut, perasaan cemas, dan depresi. Yoga juga bisa membantu meringankan nyeri haid yang parah pada wanita yang mengalami dismenore primer.

7. Hindari Aktivitas Berat

Melakukan aktivitas yang terlalu berat akan membuat tubuh menjadi sangat lelah. Jika sudah seperti ini, maka akan berdampak pada siklus haid. Tubuh yang terlalu lelah sangat berisiko mengalami haid yang tidak lancar.

Jika selama ini anda terlalu sering melakukan aktivitas berat, sebaiknya kurangi aktivitas tersebut. Dengan begitu, tubuh akan terhindar dari kelelahan dan siklus haid akan kembali lancar.

8. Hindari Minuman Berkafein

Minuman berkafein seperti kopi dan teh juga bisa mengakibatkan haid tidak lancar. Apalagi jika dikonsumsi secara rutin dengan jumlah yang berlebihan. Karena kafein dapat membuat hormon-hormon pada tubuh menjadi tidak seimbang.

Jika hormon-hormon pada tubuh wanita tidak seimbang, otomatis siklus menstruasi juga akan terganggu. Maka jangan heran jika mengonsumsi kafein yang berlebihan bisa menyebabkan haid tidak teratur.

Jika anda salah satu orang yang gemar mengonsumsi minuman berkafein, sebaiknya hindari minuman tersebut jika anda ingin siklus haid kembali normal.

9. Mandi Air Hangat

Haid tidak lancar bisa saja disebabkan oleh tubuh yang terlalu lelah atau tidak rileks. Mandi dengan air hangat sangat efektif untuk mengatasi masalah tersebut.

Mandi dengan air hangat akan membuat tubuh lebih rileks. Selain mandi dengan air hangat, anda juga bisa mencoba untuk berendam dalam air hangat selama beberapa menit.

Banyak sekali obat yang bisa anda gunakan untuk melancarkan haid. Tetapi, sebelum memulai pengobatan, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli medis untuk mengetahui apa yang menyebabkan anda mengalami haid tidak lancar.

Komentar disini
Hosting Unlimited Indonesia