Beranda Kesehatan 19 Obat Mencret Alami yang Paling Ampuh dan Aman

19 Obat Mencret Alami yang Paling Ampuh dan Aman

Obat Mencret Alami

Kalimat.ID – Obat Mencret Alami – Diare atau mencret merupakan suatu penyakit yang menyerang organ pencernaan. Saat mengalami mencret, feses biasanya akan jauh lebih lunak dari biasanya, bahkan encer. Mencret juga bisa menimpa siapa saja, baik orang dewasa, anak-anak maupun bayi.

Mencret bisa sangat mengganggu aktifitas karena penderita harus bolak-balik ke kamar kecil untuk buang air besar. Tak hanya menyebabkan perut terasa mulas, jika tidak cepat ditangani akan mengakibatkan sakit kepala, demam dan hilangnya nafsu makan. Namun sayang, banyak yang menganggap sepele penyakit ini dan berujung fatal.

Jenis-jenis Diare yang Perlu Anda Ketahui

Diare dibedakan menjadi 5 jenis yaitu diare osmotik, diare sekretorik, diare eksudatif, diare parakdoksikal dan diare pseudodiarrhea.

Diare osmotik

Diare osmotik merupakan jenis diare yang terjadi saat air terlalu banyak ditarik kedalam usus. Diare jenis ini ditandai dengan BAB berupa cairan. Diare osmotik bisa terjadi karena ada makanan yang tidak diserap dengan baik oleh usus.

Misalnya pada penderita intoleran laktosa yang sangat sensitif dengan makanan yang mengandung pemanis buatan. Bagi penderita intoleransi laktosa, sebaiknya hindari mengonsumsi susu dan makanan yang banyak mengandung pemanis untuk mencegah diare osmotik.

Diare sekretorik

Diare sekretorik memiliki gejala yang hampir sama dengan diare osmotik, yaitu tinja yang keluar berupa cairan.

Jika pengidap intoleransi laktosa telah menghindari pemanis buatan dan produk olahan susu tetapi masih mengalami diare, besar kemungkinan penderita mengalami gejala diare sekretorik.

Penyebab diare sekretorik adalah gangguan hormon atau infeksi. Penderita diare sekretorik harus cepat mendapatkan penanganan karena akan kehilangan banyak cairan tubuh.

Diare eksudatif

Jika diare osmotik dan diare oksidatif ditandai dengan tinja yang cair, berbeda halnya dengan diare eksudatif. Diare eksudatif ditandai dengan keluarnya darah dan nanah pada tinja.

Jenis diare ini disebabkan oleh adanya radang usus atau infeksi bakteri E.Coli. Diare eksudatif biasanya ditangani dengan memberikan obat-obatan yang mengandung steroid atau imunosupresan.

Diare parakdoksikal

Diare tidak selalu identik dengan tingginya frekuensi BAB, namun bisa juga dibarengi dengan sembelit. Pada diare jenis ini, penderita akan mengalami kesulitan saat BAB, tetapi juga mengeluarkan tinja yang encer pada satu waktu.

Pseudodiarrhea

Jenis diare yang terakhir adalah pseudodiarrhea. Jenis diare ini hampir sama dengan diare parakdoksikal yaitu adanya gejala sembelit pada penderita. Untuk mengatasi Pseudodiarrhea, penderita difokuskan untuk mengatasi sembelit terlebih dahulu yaitu dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat. Jika anda mengalami diare yang disertai sulit buang air besar, sgeralah periksakan diri ke dokter.

Penyebab Mencret yang Sering Terjadi

Ada banyak penyebab yang bisa menimbulkan mencret baik yang bersifat sementara maupun akibat gangguan kesehatan kronis. Apa saja? Simak uraian berikut:

Infeksi Bakteri

Mencret biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri seperti E.Coli, salmonella, dan shigella. Bakteri-bakteri tersebut menyebar melalui minuman ataupun makanan yang terkontaminasi.

Makanan dan minuman yang diolah secara tidak higienis akan berisiko terkontaminasi bakteri. Infeksi bakteri tersebut juga ditularkan oleh orang yang sudah mengalami diare terlebih dahulu.

Misalnya, jika penderita diare tidak mencuci tangan setelah BAB, kemudian tangan tersebut digunakan untuk mengolah makanan. Makanan tersebut akan terkontaminasi dengan bakteri dan membuat orang lain terkena infeksi bakteri saat memakannya.

Dalam kasus ini, anak-anak lebih rentan mengalami infeksi bakteri dibanding orang dewasa, karena daya imun mereka tidak sekuat orang dewasa.

Infeksi Virus

Selain bakteri, mencret juga bisa disebabkan oleh virus. Virus yang kerap menjadi penyebab mencret adalah norovirus dan rotavirus. Kedua virus tersebut sangat mudah menular dan menginfeksi.

Virus dapat ditularkan melalui makanan, minuman, serta peralatan makan. Tak hanya itu, orang yang sudah terinfeksi kedua virus tersebut juga bisa menularkannya walaupun tidak mengalami gejala mencret.

Berkunjung ke Tempat Wisata

Mencret juga bisa dialami seseorang saat berkunjung ke tempat-tempat tertentu. Faktanya, ada 30 hingga 70 persen wisatawan menderita diare dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang dijajakan disekitar tempat wisata. Hal ini bisa terjadi karena makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi virus dan bakteri.

Mengonsumsi Obat Tertentu

Tak hanya disebabkan oleh makanan dan minuman saja, obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan mencret. Contoh obat alami mencret yang bisa mengakibatkan mencret yaitu antibiotik. Hal ini bisa terjadi karena antibiotik bisa membunuh bakteri, bukan hanya bakteri jahat saja tetapi juga membunuh bakteri baik pada usus.

Selain antibiotik, ada beberapa obat yang juga bisa menyebabkan mencret yaitu obat kanker, obat lambung dan obat untuk tekanan darah. Jika anda kebetulan sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut dan tiba-tiba mengalami diare, berkonsultasilah dengan dokter.

Intoleransi Terhadap Jenis Makanan Tertentu

Hal lain yang juga bisa menyebabkan mencret adalah intoleransi terhadap jenis makanan tertentu. Intoleransi pada makanan bisa terjadi saat tubuh tidak bisa mencerna suatu makanan.

Akibatnya, makanan yang tidak tercerna akan menimbulkan diare, kram pada perut, kembung dan mual. Gejala tersebut biasanya muncul 30 menit sampai 2 jam setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Intoleransi terhadap makanan biasanya terjadi pada seseorang yang tidak memiliki enzim khusus untuk mencerna makanan atau bisa juga karena mengidap penyakit tertentu. Intoleransi yang banyak terjadi adalah intoleransi terhadap laktosa yakni gula alami yang terkandung dalam susu. Selain intoleransi terhadap gluten juga sering terjadi dimana tubuh penderita tidak bisa mencerna makanan yang mengandung gandum.

Makanan Kadaluarsa

Penyebab lain yang dapat menimbulkan diare adalah makanan yang sudah kadaluarsa. Terkadang, sebagian orang tidak memperhatikan tanggal kadaluarsa yang terdapat pada kemasan produk. Makanan yang sudah kadaluarsa mengandung racun dan sangat berbahaya jika dikonsumsi.

Mengidap Penyakit Tertentu

Jika anda mengalami diare secara terus-menerus dan kerap kambuh, maka besar kemungkinan diare yang anda alami disebabkan oleh penyakit tertentu. Ada beberapa penyakit yang bisa mengakibatkan mencret, diantaranya yaitu:

Penyakit Celiac
Celiac merupakan suatu penyakit dimana tubuh tidak bisa mencerna gluten dengan baik. Saat mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, maka sistem imun penderita celiac akan menganggap zat gluten sebagai racun yang mengancam tubuh.

Akibatnya, sistem imun akan menyerang jaringan usus dimana zat gluten tersebut berada. Jika penderita terus memaksa mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, maka lapisan usus akan rusak. Lapisan usus yang rusak akan mengganggu penyerapan nutrisi sehingga penderita akan sering mengalami mencret.

Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Irritable Bowel Syndrome merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya iritasi dan gangguan pada usus besar. Kondisi seperti ini biasanya terjadi karena stres yang berlebihan.

Karena menyerang bagian usus, penyakit ini membuat penderita rentan terkena diare. Selain itu, penyakit IBS juga menyebabkan sembelit, perut kembung, produksi gas berlebih, kram pada perut dan tinja berlendir.

Inflammatory Bowel Disease (IBD)
Inflammatory Bowel Disease merupakan istilah yang digunakan untuk gangguan usus kronis, seperti yang terjadi pada penyakit kolitis ulseratif dan chron disease. Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya radang pada saluran pencernaan.

Peradangan tersebut menyebar ke jaringan lain yang ada disekitar sehingga mengakibatkan luka pada usus besar. Selanjutnya, luka tersebut akan memicu timbulnya diare kronis yang disertai darah.

Selain 3 penyakit diatas, ada beberapa penyakit lainnya yang juga menyebabkan mencret. Penyakit tersebut antara lain hipertiroid, diabetes, pankreatitis dan penyakit addison. Jika anda mengalami salah satu dari beberapa penyakit tersebut dan juga menderita diare, segera periksakan diri ke ahli medis.

Tanda dan Gejala Diare

Saat mendiagnosis diare, dokter biasanya akan menggali gejala-gejala apa saja yang dialami oleh pasien. Diare pada dasarnya terjadi jika sistem pencernaan mengalami gangguan.

Gejala yang timbul saat diare pun berkaitan dengan organ dan sistem pencernaan. Gejala diare yang paling mudah dikenali ialah konsistensi tinja yang encer. Namun tidak hanya itu, ada banyak gejala lainnya yang bisa timbul saat seseorang mengalami diare. Apa saja? Berikut ini adalah tanda dan gejala diare yang sering terjadi:

– Meningkatnya frekuensi BAB
– Meningkatnya jumlah feses saat BAB
– Perut terasa mulas
– Kram pada perut
– Sering bersendawa
– Sering buang gas
– Mual dan muntah
– Disertai demam
– Penderita akan merasa lemas
– Ujung jari menjadi dingin
– Keluar lendir dan darah saat BAB
– Pada bayi, kulit sekitar bokong memerah

Pada diare yang masih ringan, gejala biasanya timbul hingga beberapa hari saja, bahkan ada yang sudah pulih hanya dalam beberapa jam saja. Diare yang berlangsung lama bisa dikategorikan sebagai diare kronis.

Diare kronis biasanya disebabkan oleh gangguan pada usus seperti infeksi dan radang usus. Diare harus cepat diatasi karena jika dibiarkan begitu saja akan menyebabkan dehidrasi dan risiko lainnya yang lebih fatal.

Obat Mencret Alami Untuk Orang Dewasa

Mengatasi mencret tidak selalu harus menggunakan obat-obatan kimia. Berikut ini adalah beberapa obat mencret alami yang aman digunakan untuk orang dewasa.

1. Larutan Oralit

obat mencret alami dengan oralit
Image by: hellosehat.com

Siapa sih yang tidak mengenal oralit? Obat yang satu ini sudah banyak digunakan masyarakat saat mengalami mencret. Pada dasarnya oralit tidak bisa menghentikan mencret.

Namun, cairan oralit sangat berguna untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat mencret. Dengan mengonsumsi oralit, penderita bisa terhindar dari dehidrasi dan lebih bertenaga. Larutan oralit bisa dengan mudah didapatkan di apotek.

Namun, larutan oralit juga bisa dibuat sendiri dirumah. Caranya mudah, anda hanya perlu mencampur garam halus 1/2 sendok teh dengan 8 sendok teh gula pasir, kemudian larutkan dengan 1 liter air. Larutan oralit tersebut bisa diminum secara bertahap, namun jangan digunakan lagi jika sudah lebih dari 24 jam.

2. Kunyit dan Madu

obat mencret alami dengan kunyit
Image by: consciouslifestylemag.com

Kunyit adalah salah satu jenis rempah yang mengandung kurkumin. Kurkumin sendiri merupakan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

Bersama dengan madu, kunyit sangat ampuh untuk mengobati dengan bahan obat mencret alami. Cara membuat obat mencret alami dengan madu dan kunyit sangat mudah. Ambil satu ruas kunyit yang sudah dikupas, kemudian haluskan dengan cara diparut atau menggunakan blender.

Setelah itu, tambahkan air matang secukupnya dan peras airnya. Diamkan hingga beberapa saat, lalu ambil bagian air yang bening. Tambahkan sedikit madu, kemudian minumlah.

3. Air Kelapa

obat mencret alami dengan air kelapa
Image by: mercola.com

Obat mencret alami lainnya yang tidak kalah ampuh yaitu air kelapa. Air kelapa banyak mengandung elektrolit yang sangat baik untuk mengganti cairan tubuh. Tak hanya itu, air kelapa juga bisa membunuh bakteri yang menyebabkan mencret.

Jika anda sedang terkena diare, segeralah mengonsumsi air kelapa. Tapi perlu diingat, jangan menambahkan pemanis atau tambahan apapun, konsumsilah air kelapa murni agar diare cepat sembuh.

4. Teh Pahit

obat mencret alami dengan teh
Image by: projectlifemastery.com

Bahan alami berikutnya yang bisa anda gunakan untuk meredakan gejala diare adalah teh pahit yang kental. Teh pahit yang kental mengandung banyak zat tanin yang sangat ampuh dalam mengobati diare. Untuk mendapatkan air teh yang kental, jangan beri air terlalu banyak saat menyeduh teh. Agar tidak terlalu pahit, anda boleh menambahkan sedikit madu.

5. Jahe

obat mencret alami dengan jahe
Image by: draxe.com

Jahe bersifat anti inflamasi yang dapat mengobati iritasi atau nyeri perut. Karena itu, jahe sangat bagus dikonsumsi saat mengalami diare. Caranya, parut satu ruas jahe, kemudian seduh dengan air panas. Tunggu hingga beberapa saat, kemudian saring airnya. Minumlah secara teratur selagi hangat.

6. Yogurt

obat mencret alami dengan yogurt
Image by: sndimg.com

Yogurt mengandung probiotik yang bisa menyehatkan pencernaan. Yogurt sangat baik dikonsumsi saat sedang terkena diare. Sebuah penelitian di amerika menyatakan bahwa probiotik pada yogurt mampu mengatasi diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan antibiotik. Untuk mengatasi diare dengan yogurt, anda harus menggunakan yogurt yang tidak mengandung pemanis atau tambahan rasa.

7. Buah Pisang

obat mencret alami dengan buah pisang
Image by: consumerreports.org

Buah pisang juga ternyata tak kalah ampuh untuk mengobati mencret. Kendati pisang merupakan buah yang mengandung banyak serat, namun memiliki kandungan lain yang justru sangat baik untuk mengatasi mencret.

Kandungan tersebut adalah pektin yang dapat membuat tinja mengeras. Dengan begitu, tinja yang tadinya cair perlahan akan kembali padat. Pisang juga mengandung karbohidrat yang bisa memulihkan tenaga penderita diare.

8. Daun Jambu Biji

obat mencret alami dengan daun jambu biji
Image by: agrihomegh.com

Sejak dulu, daun jambu biji telah dipercaya untuk mengobati diare. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa daun jambu biji mengandung tanin yang memang ampuh untuk meredakan gejala diare.

Saat ini, di apotek sudah banyak obat herbal yang terbuat dari ekstrak daun jambu biji. Namun, anda juga bisa membuat ramuan daun jambu biji di rumah. Caranya, siapkan 3-4 lembar daun jambu biji yang telah dicuci bersih.

Masukkan daun jambu biji kedalam panci, tambahkan air secukupnya dan rebus hingga mendidih. Minumlah air rebusan daun jambu biji secara teratur agar diare cepat reda.

9. Sup Wortel

obat Mencret alami dengan wortel
Image by: splendidtable.org

Tak hanya jamu pahit saja yang bisa dijadikan obat, nyatanya sup wortel juga mampu menyembuhkan penyakit yaitu diare. Sup wortel bersifat antidyspeptic yang sangat baik dikonsumsi penderita diare.

Sup wortel juga bisa memulihkan tenaga dan nutrisi penderita yang banyak terbuang saat diare. Membuat sup wortel tidaklah sulit, anda hanya perlu memotong beberapa wortel lalu rebus hingga lunak. Anda boleh menambahkan sedikit garam agar rasanya tidak hambar. Sup wortel bisa dikonsumsi di pagi hari dan malam sebelum tidur.

10. Dauh Sirih

image by: kliksehat.co

Daun sirih mengandung antibiotik alami yang berguna untuk melawan bakteri penyebab diare. Kavikol yang ada pada manfaat daun sirih dapat membunuh bakteri 5 kali lebih baik daripada fenol. Daun sirih juga mengandung tanin yang sangat baik untuk mengatasi diare.

Cara membuat obat mencret alami dengan daun sirih sangat mudah. Sediakan 6 lembar daun sirih yang sudah dicuci bersih, 1 sendok minyak kelapa dan 6 butir lada.

Tumbuk semua bahan-bahan tersebut hingga halus, kemudian gosokkan pada perut untuk mengurangi mulas akibat diare. Anda juga bisa meminum air rebusan daun sirih untuk pengobatan dari dalam.

Cara Mengobati Mencret Pada Bayi

Jika sebelumnya sudah kami uraikan mengenai obat mencret alami untuk orang dewasa, sekarang yang akan kita bahas adalah cara mengobati mencret pada bayi. Ketika mencret, bayi lebih rentan mengalami komplikasi jika dibandingkan dengan orang dewasa.

Bayi yang mencret lebih cepat mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, bahkan dehidrasi bisa terjadi sejak 2 jam awal. Jika dibiarkan, tentu akan berakibat fatal bagi bayi, terutama pada bayi baru lahir.

Pada bayi yang mengonsumsi ASI mengeluarkan feses yang lebih encer daripada bayi yang mengonsumsi susu formula. Hal tersebut kerap membuat para ibu bingung cara membedakan feses bayi yang normal dan yang tidak.

Bayi bisa dikatakan diare jika buang air besar lebih sering dari biasanya. Selain itu, bayi yang mengalami diare volume fesesnya lebih banyak dan konsistensi feses jauh lebih lunak atau encer dari sebelumnya.

Jika sudah seperti itu, bayi akan terlihat sangat lemah karena kehilangan banyak cairan tubuh. Anda harus benar-benar memperhatikan gejala-gejala diare tersebut. Ditambah lagi jika feses bayi disertai lendir atau darah. Terkadang, bayi juga mengalami muntah dan demam saat sedang mencret.

Jika bayi anda mengalami gejala mencret, cepat atasi dengan melakukan beberapa hal berikut.

1. Berikan ASI

asi
Image by: hellosehat.com

Dampak buruk mencret yang paling nyata adalah dehidrasi, dan ini sangat berbahaya jika terjadi pada bayi. Jika bayi anda biasa mengonsumsi ASI, hal pertama yang perlu anda lakukan adalah terus memberikannya ASI secara teratur untuk mengimbangi cairan tubuh yang hilang saat bayi mencret. Dengan begitu, tubuh bayi akan tetap terhidrasi.

Untuk bayi yang masih dibawah 6 bulan, tetap berikan bayi ASI seperti biasanya dan berikan juga setiap kali bayi muntah atau mencret. Memberikan ASI ekstra saat bayi mencret bukannya tanpa alasan. Karena ASI mengandung zat tertentu yang mampu melawan bakteri penyebab mencret serta meningkatkan sistem imun bayi.

2. Hentikan Pemberian Susu Formula

susu formula
Image by: theasianparent.com

Mencret bisa disebabkan oleh intoleransi tubuh terhadap zat tertentu pada makanan dan minuman. Jika bayi anda mencret saat diberi susu formula, besar kemungkinan bayi anda mengalami intoleransi laktosa.

Susu formula mengandung susu sapi yang bisa menyebabkan alergi protein susu. Susu formula juga mengandung banyak gula yang bisa memperparah diare. Maka dari itu, walaupun bayi anda tidak mengalami intoleransi terhadap susu sapi, pemberian susu formula harus tetap dihentikan saat bayi mengalami diare karena hanya akan memperparah kondisi bayi.

3. Berikan Oralit

obat obatan
Image by: doktersehat.com

Tak hanya orang dewasa yang bisa diberikan oralit, bayi juga boleh diberi larutan oralit. Selain memberikan ASI, oralit juga sangat penting untuk mencegah dehidrasi pada bayi. Pemberian oralit untuk bayi haru sesuai dengan dosis yang dianjurkan, yaitu setengah cangkir.

Oralit bisa diberikan setiap kali bayi mencret. Jika anak anda berusia lebih dari 2 tahun berikan oralit dengan dosis satu cangkir setiap kali minum. Oralit bisa anda dapatkan dengan mudah di apotek terdekat.

4. Beri Asupan Makanan yang Mudah dicerna

makanan bayi
Image by: hellosehat.com

Jika bayi anda sudah berusia diatas 6 bulan, berikan makanan padat sebagai pendamping ASI. Anda bisa memberikan bayi makanan padat seperti pisang, nasi, pasta, roti, atau kentang rebus.

Pastikan makanan yang anda berikan mudah dicerna oleh tubuh bayi, jangan memberikan makanan yang terlalu keras karena akan menimbulkan masalah pencernaan lainnya. Namun, hentikan pemberian makanan padat jika bayi muntah terus-terusan muntah.

Jangan khawatir jika bayi tidak mau makan, pastikan bayi mendapat asupan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

5. Pijat Gusi Bayi

gigi bayi
Image by: grid.id

Mencret yang dialami bayi tidak selalu disebabkan oleh bakteri atau reaksi alergi. Bayi yang sedang mengalami pertumbuhan gigi juga rentan mengalami mencret. Jika benar gigi bayi anda sedang tumbuh, hal yang perlu anda lakukan adalah memijat gusi bayi.

Memijat gusi bayi akan mengurangi rasa nyeri akibat gigi yang menerobos gusi bayi. Selain itu, anda juga bisa memberikan mainan yang bisa dikunyah bayi. Tetapi, pastikan mainan tersebut aman dikunyah dan bersih.

6. Berikan Air Putih

bayi minum
Image by: republika.co.id

Mencret pada bayi juga bisa diredakan dengan memberinya air putih yang cukup. Selain menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, air putih juga bisa mengurangi nyeri pada perut dan melepaskan gas yang terjebak didalam perut bayi.

Bayi mungkin memerlukan waktu 3 hari untuk pemulihan. Namun jika bayi anda terus-terusan buang air besar setiap jam dan mengeluarkan darah, maka segera periksakan ke dokter.

7. Pijat Perut Bayi dengan Bawang Merah

bawang merah
Image by: theatlantic.com

Mencret yang dialami bayi bisa terjadi karena masuk angin. Untuk mengobatinya, pijat perut dan punggung bayi dengan bawang merah. Caranya, siapkan beberapa siung bawang merah, kemudian kupas dan tumbuk sampai halus.

Beri beberapa minyak kayu putih atau minyak kelapa, kemudian usapkan pada perut dan punggung bayi sambil melakukan pemijatan pada area tersebut dengan lembut. Dengan cara ini, tubuh bayi akan terasa lebih nyaman. Selain itu, nyeri pada perut bayi juga akan berkurang, karena bawang merah bisa mengeluarkan angin pada perut bayi.

8. Hindari Gula Bagi Ibu Menyusui

menyusui
Image by: popmama.com

Bayi yang masih tergantung pada ASI, sedikit banyak akan terpengaruh dengan apa yang dikonsumsi oleh ibunya. Karena makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu menyusui akan disalurkan kepada bayi dalam bentuk ASI.

Untuk itu, sebaiknya para ibu menyusui menghindari minuman bersoda, minuman berenergi, minuman berkafein bahkan minuman jahe. Selain itu, ibu menyusui juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan pedas. Mengonsumsi makanan yang sehat dan penuh gizi akan membuat bayi lebih sehat dan terhindar dari diare.

9. Hindari Obat Anti Diare

obat
image by: honestdocs.id

Saat bayi anda mengalami mencret, jangan pernah memberinya obat anti diare. Karena obat anti diare bisa menimbulkan efek samping yang cukup serius bagi bayi. Obat anti diare hanya boleh diberikan pada anak yang usianya diatas 12 tahun.

Cara Mencegah Diare

Selain mencari tahu obat mencret alami yang aman digunakan, ada baiknya anda juga mengetahui cara mencegah diare. Jadi, sebelum diare datang, anda sudah mengantisipasinya terlebih dahulu agar tidak menderita berhari-hari karena diare.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diare:

  • Biasakan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun tiap sebelum makan, sesudan makan, sesudah buang air besar dan setelah buang air kecil.
  • Jangan sembarangan mengonsumsi makanan, pastikan makanan tersebut bersih dan sehat.
  • Jangan mengonsumsi air mentah, konsumsilah air yang sudah direbus hingga mendidih, atau air mineral.
  • Jangan mencampur makanan yang mentah dengan yang sudah masak.
  • Masaklah dengan bahan-bahan yang masih segar, dan cucilah terlebih dahulu hingga bersih.
  • Simpanlah bahan makanan seperti daging atau ikan terlalu di dalam kulkas.
  • Jangan membiarkan makanan terpapar matahari terlalu lama.
  • Hindari penggunaan peralatan makan dan handuk yang sama jika salah satu anggota keluarga mengalami diare.
  • Selalu bersihkan toilet duduk dengan desinfektan setiap selesai buang air besar.

Menjalani pola hidup serta pola makan yang seimbang dan sehat adalah yang utama untuk mencegah berbagai penyakit, terutama diare. Walaupun diare adalah penyakit yang biasa terjadi, namun anda tidak boleh membiarkannya begitu saja. Karena jika tidak ditangani dengan cepat, diare bisa mengakibatkan dehidrasi berat.

Mengingat ada banyak penyebab dan jenis diare, pengobatan untuk penderita diare antara satu dengan yang lainnya akan berbeda. Penderita diare berat mungkin akan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan untuk diare ringan, bisa diatasi dengan beberapa obat mencret alami seperti yang telah kami terangkan diatas.

Komentar disini
error: