23 Jenis Obat Masuk Angin Dengan Alami dan Cara Mencegahnya

Obat Masuk Angin

Kalimat.ID – Obat Masuk Angin – Masuk angin adalah sebuah istilah yang cukup populer dikalangan masyarakat Indonesia. Hampir semua orang pernah mengalami gejala masuk angin, terutama saat cuaca sedang dingin.

Istilah masuk angin digunakan oleh masyarakat untuk menandai gejala perut kembung, badan meriang dan demam yang timbul secara bersamaan.

Istilah masuk angin sebenarnya tidak ada dalam dunia medis. Sebagian besar masyarakat mendefinisikan masuk angin sebagai kondisi dimana didalam tubuh terdapat banyak angin.

Anggapan ini kurang tepat. Yang sebenarnya adalah pembuluh darah yang ada pada kulit kekurangan oksigen sehingga mengalami penyempitan dan menimbulkan nyeri. Pembuluh darah bisa mengalami penyempitan karena kulit sensitif terhadap udara dingin.

Tanda dan Gejala Masuk Angin yang Perlu Anda Ketahui

Untuk memastikan apakah anda mengalami masuk angin atau tidak, kenali tanda dan gejala masuk angin seperti berikut.

  • Badan meriang
  • Tubuh terasa dingin
  • Disertai dengan sakit kepala
  • Tubuh terasa tidak nyaman
  • Perasaan mual
  • Otot terasa nyeri
  • Cepat lelah
  • Kehilangan selera makan

Selain gejala diatas, masuk angin terkadang juga ditandai dengan sering buang angin, bersendawa secara terus menerus dan pegal-pegal pada tubuh.

Penyebab Masuk Angin yang Paling Umum

Musim Dingin

Masuk angin biasanya disebabkan oleh cuaca atau suhu yang dingin. Karena itu, masuk angin sering dialami saat musim penghujan. Saat cuaca sedang dingin, tubuh secara otomatis menurunkan suhu sehingga terjadi penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, suhu tubuh menjadi dingin dan tubuh terasa tidak enak.

Ruangan Ber-AC

Saat ini, banyak rumah dan gedung-gedung perkantoran menggunakan AC untuk penyejuk ruangan. Penggunaan AC biasanya dilakukan di ruangan tertutup agar suhu dingin lebih terasa.

Hal ini dapat membuat suhu ruangan menurun drastis dan berpengaruh pada kondisi tubuh. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dan Teculescu menyatakan bahwa berada di ruangan ber-AC terlalu lama dapat mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang.

Keluhan seperti sakit kepala dan infeksi saluran pernapasan adalah dampak negatif yang sering timbul akibat penggunaan AC. Sebagian orang juga dilaporkan mengalami bersin-bersin akibat tubuh yang sensitif terhadap sirkulasi udara yang buruk.

Sistem Imun yang Lemah

Masuk angin juga bisa terjadi karena menurunnya sistem imun tubuh. Tubuh yang terlalu lelah, stres berlebihan dan beberapa kondisi dapat menurunkan sistem imun tubuh dan membuat tubuh menjadi lemah sehingga sangat rentan terkena bakteri dan virus. Akibatnya, akan timbul masalah kesehatan seperti masuk angin, pilek dan batuk.

Kurang Tidur

Pekerjaan yang menumpuk terkadang membuat seseorang lembur hingga larut malam, bahkan sama sekali tidak tidur saat malam hari. Hal ini membuat stamina tubuh menurun.

Hasil penelitian yang dilakukan di Universitas Carnegie Mellon menunjukkan bahwa kurang tidur dapat membuat tubuh menjadi lemah dan rentan terhadap berbagai penyakit. Tak heran jika terlalu banyak begadang membuat seseorang mengalami gejala masuk angin.

Sering Telat Makan

Padatnya aktivitas dan pekerjaan yang belum selesai terkadang membuat kita menunda waktu makan. Sering telat makan dapat membuat perut menyimpan lebih banyak gas sehingga menjadi kembung.

Hal ini telah dibuktikan oleh pakar pangan dari Philadelphia, Ara DerMarderosian, PhD. Ia menganjurkan agar kita selalu makan dengan teratur untuk menghindari gangguan kesehatan.

Obat Masuk Angin Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Mengobati gejala masuk angin tidak harus mengonsumsi obat-obatan kimia. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan menggunakan obat dan cara-cara alami yang minim efek samping seperti berikut ini:

1. Madu dan Air Lemon

Obat Masuk Angin dengan madu
Image by: thesouthafrican.com

Salah satu obat masuk angin yang terbukti manjur adalah madu dan air lemon. Madu dihasilkan dari serbuk bunga dan enzim yang berasal dari air liur lebah. Madu sangat tinggi akan antioksidan yang berperan dalam memerangi bakteri dan virus yang berkembang didalam tubuh.

Madu juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh sehingga seseorang bisa terhindar dari gejala masuk angin. Sebuah penelitian di Universitas Pennsylvabia State menyatakan bahwa 40 % dari 105 anak-anak terhindar dari tidur gelisah dan batuk setelah mengonsumsi madu.

Untuk mengobati masuk angin dengan madu, kita memerlukan bahan tambahan lain, yaitu Vitamin C. Vitamin C juga kaya akan antioksidan serta vitamin C yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Siapkan satu gelas air hangat, kemudian masukkan 2 sendok makan madu dan perasan lemon secukupnya. Aduk dan segeralah konsumsi selagi masih hangat.

Namun, jangan pernah berikan madu pada untuk bayi, karena sistem kekebalan tubuh bayi masih sangat lemah.

2. Ikan Salmon

Obat Masuk Angin dengan ikan salmon
Image by: blob.core.windows.net

Ikan salmon banyak mengandung Omega 3 yang sangat baik untuk kesehatan otak. Tak hanya itu, kandungan asam lemak dalam ikan salmon juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Jika tubuh cepat lelah dan sering sakit, anda bisa mengonsumsi ikan salmon untuk mengatasinya. Selain itu, mengonsumsi ikan salmon secara rutin juga dapat menurunkan risiko terjadinya peradangan pada tubuh.

Ikan salmon juga sangat baik untuk mencegah flu dan lelah yang berlebihan. Jika biasanya anda mengonsumsi ikan salmon ternak, tidak ada salahnya jika anda mulai mencoba ikan salmon liar.

Karena ternyata ikan salmon ternak dan ikan salmon liar memiliki manfaat yang berbeda. Ikan salmon liar jauh lebih sehat untuk dikonsumsi daripada ikan salmon ternak.

3. Buah Stroberi

Obat Masuk Angin dengan buah stroberi
Image by: bbcgoodfood.com

Vitamin C yang terkandung dalam buah stroberi dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh yang melemah sehingga dapat mengatasi masuk angin. Selain itu, buah stroberi juga mengandung magnesium dan seng yang dapat meningkatkan stamina tubuh.

Untuk mengobati masuk angin dengan buah stroberi ada 2 cara. Yang pertama, anda bisa mengonsumsi buah stroberi dengan memakannya secara langsung. Cara yang kedua, buatlah jus stroberi untuk diminum.

Tetapi, sebaiknya hindari gula saat membuat jus stroberi. Cukup siapkan beberapa buah stroberi yang telah dicuci, kemudian haluskan dengan blender hingga menghasilkan segelas jus stroberi. Konsumsilah jus stroberi sesering mungkin agar gejala masuk angin cepat reda.

4. Minyak Kayu Putih

Obat Masuk Angin dengan minyak kayu putih
Image by: organicfacts.net

Untuk mengobati masuk angin, ada satu cara praktis yang bisa anda lakukan, yaitu menggunakan minyak kayu putih. Minyak kayu putih dapat menghangatkan tubuh yang terasa dingin.

Oleskan minyak kayu putih di pelipis atau bawah hidung untuk membuat tubuh lebih nyaman dan rileks. Jika perlu, balurkan minyak kayu putih kebagian tubuh lainnya seperti perut, leher, dada dan punggung.

Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih hangat dan penyempitan pembuluh darah pada kulit bisa teratasi dengan baik. Minyak kayu putih aman bisa dioleskan berulang kali.

Saat sensasi rasa hangat dari minyak kayu putih mulai berkurang, anda bisa mengoleskannya lagi hingga gejala masuk angin mereda.

5. Makanan Pedas

Obat Masuk Angin dengan sambel pedas
Image by: veggiesociety.com

Jika anda termasuk pecinta makanan pedas, anda bisa mengonsumsinya saat sedang masuk angin. Makanan pedas ternyata juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara efektif.

Hal ini berkat khasiat lada dan cabai yang terdapat pada makanan pedas. Tak hanya itu, lada dan cabai juga dapat meningkatkan selera makan yang hilang saat masuk angin dan membuat stamina tubuh meningkat.

6. Mengonsumsi Tiram

Obat Masuk Angin dengan makan tiram
Image by: goodfood.com.au

Jika anda tidak memiliki riwayat alergi terhadap makanan laut, mengonsumsi tiram adalah pilihan yang tepat untuk mengobati masuk angin. Tiram mengandung mineral tinggi yakni seng dan magnesium.

Kedua mineral tersebut bisa meningkatkan kesehatan tubuh dan mengatasi gejala masuk angin dengan baik.

Mengonsumsi tiram juga dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Untuk mengobati masuk angin dengan cepat, anda bisa mengonsumsi tiram dengan tambahan cabai atau lada.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rasa pedas dapat meningkatkan selera makan yang hilang.

7. Sup Wortel dan Lobak

Image by: economist.com

Obat masuk angin lainnya yang tak kalah ampuh ialah sup wortel dan lobak. Lobak yang digunakan sebaiknya yang berwarna putih karena memiliki rasa dan aroma yang lebih segar sehingga dapat mengembalikan selera makan yang hilang saat masuk angin.

Disamping itu, kita membutuhkan wortel yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Wortel juga mengandung beta-karoten yang dapat mencegah sekaligus melawan infeksi yang terjadi didalam tubuh.

Penderita masuk angin biasanya sangat rentan terhadap infeksi karena sistem imun yang menurun. Buatlah sup yang berisi wortel dan lobak dengan tambahan garam, bawang putih dan lada sebagai bumbu pelengkap.

Konsumsilah saat sup dalam keadaan hangat agar suhu tubuh yang dingin bisa kembali normal.

8. Minum Air Putih

Obat Masuk Angin dengan minum air putih
Image by: medclique.org

Air putih adalah salah satu obat masuk angin yang alami. Disamping itu, air putih memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Mengonsumsi air hangat dapat membuat tubuh terasa lebih nyaman saat sedang masuk angin.

Air hangat juga dipercaya mampu memperbaiki sistem imun tubuh serta melawan infeksi bakteri dan virus.

Perbanyaklah mengonsumsi air putih yang hangat jika badan terasa tidak enak akibat masuk angin. Ditambah lagi jika masuk angin disertai dengan sakit tenggorokan, air putih akan membantu meminimalisir keluhan yang ada.

9. Buah Pisang

Obat Masuk Angin dengan buah pisang
Image by: npr.org

Untuk mengobati masuk angin, anda bisa mengonsumsi buah pisang. Meskipun memiliki rasa yang manis, buah pisang ternyata mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Karena itu, buah pisang mampu meningkatkan sistem imun tubuh dan menjaga kesehatan.

Buah pisang juga dapat mengatasi peradangan dan infeksi pada tubuh. Tak hanya itu, buah pisang juga dapat meningkatkan nafsu makan dan membuat perut lebih nyaman.

10. Bawang Putih

bawang putih
image by: verywellhealth.com

Bawang putih juga ternyata cukup ampuh dijadikan obat masuk angin. Namun, dalam penggunaannya tidak boleh berlebihan untuk meminimalisir efek samping yang bisa terjadi.

Didalam bawang putih terkandung zat glukosinates yang dapat menyembuhkan gejala masuk angin. Selain itu, bawang putih juga mengandung allicin yang bersifat antimikroba. Selain mengobati masuk angin, bawang putih juga dapat menambah stamina.

Ketika masuk angin, orang-orang pada zaman dahulu sebagian besar mengonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah. Namun, jika anda sedang masuk angin, konsumsilah bawang putih dalam bentuk sup.

Untuk menggugah selera, anda bisa menambahkan sayur-sayuran seperti kentang dan wortel. Menambahkan bawang putih pada makanan juga akan mengurangi gejala flu dan radang tenggorokan.

11. Susu Jahe

jahe
Image by: draxe.com

Saat masuk angin, tubuh akan terasa dingin. Untuk menghangatkan tubuh, minumlah susu yang dicampur jahe. Jahe adalah salah satu rempah yang mengandung kamferol dan antioksidan.

Kedua senyawa tersebut berkhasiat untuk menangkal radikal bebas dan menyembuhkan infeksi didalam tubuh. Mengonsumsi susu jahe secara rutin akan mempercepat proses penyembuhan saat masuk angin.

12. Berkumur Dengan Air Hangat

air panas
Image by: thedailymeal.com

Masuk angin terkadang disertai dengan rasa tidak nyaman pada hidung dan tenggorokan. Jika anda mengalami gejala tersebut, berkumurlah dengan air hangat secepatnya. Lakukan sesering mungkin untuk mencegah bakteri dan virus berkembang pada rongga mulut dan tenggorokan.

Dengan cara ini, risiko terjadinya flu dan radang tenggorokan akan menurun. Agar khasiatnya lebih terasa, anda juga bisa menambahkan madu dan garam secukupnya pada air hangat sebelum digunakan untuk berkumur.

13. Minyak Zaitun

Image by: mercola.com

Obat alami lainnya yang tak kalah ampuh untuk mengusir masuk angin adalah minyak zaitun. Minyak zaitun mengandung antioksidan yang cukup tinggi sehingga dapat melawan radikal bebas.

Untuk mengobati masuk angin, minyak zaitun dapat dicampur dengan air hangat. Gunakan uap air hangat yang sudah dicampur dengan minyak zaitun untuk dihirup.

Dengan begitu, saluran pernapasan akan lebih lega dan tekanan darah pun akan lebih stabil. Selain itu, tubuh juga akan terasa lebih rileks dan terasa nyaman kembali.

14. Yogurt

yogurt
Image by: harighotra.co.uk

Yogurt adalah salah satu bahan makanan yang terbuat dari susu dan sangat ampuh untuk mengobati masuk angin. Yogurt juga merupakan probiotik yang mengandung bakteri baik. Karenanya, yogurt dapat melawan bakteri-bakteri jahat yang ada di dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi yogurt secara rutin, tubuh yang tadinya tidak nyaman akan berangsur membaik dan segar kembali.

Selain itu, yogurt juga bermanfaat untuk mengobati gejala-gejala lainnya yang kerap terjadi saat masuk angin. Agar dapat merasakan manfaat yogurt secara maksimal, sebaiknya konsumsi yogurt yang tidak mengandung pemanis buatan dan pengawet.

Yogurt yang dimaksud adalah yogurt plain atau yogurt tawar yang bisa didapatkan dengan mudah di supermarket.

15. Teh Hijau

teh hijau
Image by: desimojo.co.in

Obat masuk angin berikutnya yang bisa anda coba di rumah adalah teh hijau. Teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi sehingga membantu penderita masuk angin untuk cepat pulih.

Karena antioksidan dapat melawan radikal bebas yang bisa menjadi penyebab masuk angin.

Disamping itu, teh hijau juga dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks. Teh hijau mengandung kafein yang lebih sedikit daripada teh biasa dan sangat kaya akan polifenol. Jika tubuh mulai terasa tak enak, segeralah konsumsi teh hijau dalam keadaan hangat.

Dengan mengonsumsi teh hijau yang hangat, suhu tubuh akan lebih stabil dan proses penyembuhan akan semakin cepat. Selain mengobati masuk angin, mengonsumsi teh hijau juga dapat memulihkan sistem pencernaaan.

16. Teh Kamomil

teh kamomil
Image by: medicalnewstoday.com

Selain teh hijau, ada satu lagi teh yang bisa dikonsumsi saat masuk angin, yaitu teh kamomil. Tak hanya mengurangi gejala masuk angin, teh kamomil juga dapat membantu mengeluarkan gas yang menyebabkan perut kembung.

Untuk mengobati masuk angin secara maksimal, minumlah teh kamomil 2 atau 3 kali dalam sehari.

17. Sup Ayam

sop ayam
Image by: fifteenspatulas.com

Selain sangat lezat, sup ayam ternyata bisa dijadikan obat masuk angin yang sangat mujarab. Sup ayam biasanya diolah dengan memasukkan daging ayam, kaldu ayam, kentang, wortel, tomat, bawang putih dan garam sebagai bahan utama. Namun, sebagian orang biasanya mempunyai bahan andalan masing-masing sebagai pelengkap.

Hasil penelitian di Nebraska Medical Center, Omaha pada tahun 2000, daging ayam dan sayuran pada sup ayam mampu mengatasi radang pada bronchial yang kerap memicu pilek dan batuk.

Sup ayam juga berkhasiat untuk mengobati penyakit bronkitis serta penyakit paru-paru lainnya. Hal ini berkat kandungan asam amino yang terkandung dlam sup ayam.

Konsumsilah sup ayam dalam keadaan hangat, karena akan lebih efektif untuk menstabilkan suhu tubuh, mengatasi pilek, batuk, sakit tenggorokan dan gejala masuk angin lainnya.

18. Biji Rami

biji rami
Image by: bbcgoodfood.com

Biji rami atau disebut juga dengan flaxseed sering dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit, salah satunya yaitu masuk angin. Ditambah lagi jika masuk angin disertai dengan batuk, biji rami akan menjadi obat alami yang paling tepat untuk anda.

Biji rami biasanya dikonsumsi dengan cara meminum air rebusannya. Cara membuatnya sangat mudah. Siapkan biji rami secukupnya, lalu rebus hingga menebal. Setelah itu, saring airnya dan tambahkan madu atau perasan lemon.

Segera minum ramuan biji rami selagi masih hangat agar gejala masuk angin cepat membaik. Air rebusan biji rami bisa dikonsumsi 2 -3 kali sehari sampai tubuh pulih kembali.

19. Jahe dan Garam

garam
Image by: purch.com

Jika sebelumnya ada ramuan susu jahe, kali ini kita akan memadukan jahe dan garam. Kombinasi kedua bahan ini juga tak kalah ampuh untuk menyembuhkan masuk angin. Berbeda dengan susu jahe, disini kita tidak akan meminum air rebusan jahe.

Lalu bagaimana cara penggunaannya? Sangat mudah, anda hanya perlu mengupas jahe lalu mengirisnya kecil-kecil. Setelah itu, tambahkan garam halus dan langsung kunyah sampai halus di dalam mulut. Cara ini akan cepat mengobati masuk angin yang disertai batuk dan pilek.

20. Jus Wortel

jus wortel
Image by: delmonte.com

Jus wortel biasanya identik dengan kesehatan mata, namun wortel juga sangat baik dikonsumsi saat sedang masuk angin. Jika pada poin sebelumnya wortel dibuat menjadi sup bersama dengan lobak, tapi kali ini kita cukup menggunakan wortel saja.

Anda bisa mengonsumsi jus wortel untuk mengatasi masuk angin yang disertai batuk dan radang tenggorokan. Mengonsumsi jus wortel secara teratur juga akan membuat tubuh jadi lebih bugar.

21. Daun Pepaya

daun pepaya
Image by: naturalfoodseries.com

Daun pepaya dikenal memiliki rasa yang pahit saat disantap. Namun, dibalik rasanya yang pahit menyimpan banyak manfaat untuk pengobatan berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang bisa disembuhkan dengan daun pepaya adalah masuk angin.

Daun pepaya mengandung antioksidan dan antibiotik alami yang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jika anda berniat untuk mengonsumsi daun pepaya tetapi tidak suka dengan rasanya yang pahit, maka anda dapat menumisnya. Tambahkan beberapa cabai rawit dan garam secukupnya agar rasa pahit tersamarkan.

Namun, jika anda mau mengonsumsi air rebusan daun pepaya, tentu manfaatnya akan lebih cepat terasa. Caranya, sediakan 5 lembar daun pepaya dan cuci hingga bersih. Lalu rebus daun pepaya dengan satu liter air hingga tersisa separuhnya.

Saring air rebusan daun pepaya, lalu minumlah setelah suhunya agak hangat. Minumlah air rebusan daun pepaya atau tumisan daun pepaya secara rutin agar gejala masuk angin cepat teratasi.

22. Ubi Merah

obat masuk angin dengan ubi merah
Image by: wideopeneats.com

Bahan alami berikutnya yang bisa digunakan untuk obat masuk angin adalah ubi merah. Memang tak banyak yang tahu bahwa ubi merah sangat efektif meredakan gejala masuk angin. Anda bisa mulai mencobanya di rumah mulai sekarang.

Ambil 1 buah ubi merah yang telah dikupas dan dibersihkan. Lalu sediakan pula 8 butir merica, 8 butir kapulaga 4 butir cengkih serta bubuk kayu manis dan jahe merah secukupnya.

Jika tidak ada jahe merah, anda bisa menggunakan jahe biasa. Setelah semua bahan tersedia, rebus dengan air hingga mendidih. Kemudian saring dan minum airnya saat masih hangat. Ramuan ini akan cepat meredakan masuk angin jika diminum secara rutin.

23. Gunakan Mentol

daun mint

Ketika masuk angin, terkadang penderita akan merasakan mual, untuk mengatasinya bisa dengan memanfaatkan mentol. Mentol yang bisa digunakan disini yaitu dalam bentuk balsem atau minyak gosok.

Anda bisa menggunakan minyak gosok dan balsem yang mengandung mentol untuk diusapkan pada area perut, leher, dada, dibawah hidung dan area tubuh lainnya sesuai kebutuhan.

Selain dapat menghilangkan rasa mual, aroma mentol juga bisa menghilangkan sakit kepala. Tetapi, saat menggunakan mentol harus dengan hati-hati, jangan sampai masuk kedalam mulut dan tertelan,

Cara Alami Mencegah Masuk Angin

Sering kita dengar pepatah yang mengatakan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kita menjaga tubuh agar terhindar dari masuk angin, terutama saat musim penghujan dan cuaca dingin.

Untuk dapat mencegah masuk angin, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, diantaranya yaitu:

1. Gunakan Pakaian Hangat

Hal pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah masuk angin adalah dengan menggunakan pakaian hangat atau pakaian yang berbahan tebal. Saat musim hujan atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, sangat penting untuk mengenakan jaket tebal, sweater.

Selain itu, selimut juga bisa digunakan saat tidur dimalam hari untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil. Dengan demikian, tubuh akan tetap terasa nyaman dan sehat walaupun cuaca sedang tidak bersahabat.

2. Kenakan Sarung Tangan dan Kaus Kaki

Jika perlu, kenakan juga sarung tangan dan kaus kaki saat cuaca menjadi sangat dingin. Ditambah lagi jika anda harus keluar di malam hari dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Mengenakan sarung tangan dan kaus kaki akan membuat tubuh terasa hangat. Selain itu, kelembaban juga akan terjaga ketika musim hujan.

3. Gunakan Penutup Kepala

Penutup kepala perlu digunakan saat anda bepergian keluar rumah saat cuaca dingin. Penutup kepala seperti kupluk atau topi akan melindungi kepala anda dari suhu dingin, angin dan air hujan, sehingga terhindar dari gejala-gejala masuk angin seperti sakit kepala, meriang dan flu.

4. Makan Secara Teratur

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu penyebab masuk angin adalah telat makan. Maka dari itu, sesibuk apapun anda, makanlah secara teratur agar terhindar dari gejala masuk angin yang membuat kondisi tubuh menjadi tidak nyaman.

Selain makan dengan teratur, anda juga bisa mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin bisa anda peroleh dari makanan maupun suplemen.

Tubuh yang diberi asupan vitamin, sistem imunnya akan meningkat sehingga tidak mudah terserang penyakit.

5. Hindari Mengonsumsi Minuman Dingin

Saat musim hujan atau cuaca sedang dingin, sebaiknya hindari mengonsumsi minuman dingin, karena akan membuat suhu tubuh menurun dan rentan mengalami gejala masuk angin.

Sebaliknya, konsumsilah minuman-minuman hangat seperti teh hijau, secangkir susu jahe atau minuman hangat yang lainnya untuk menjaga suhu tubuh tetap normal.

6. Mengonsumsi Makanan Tinggi Kalori

Saat tubuh mulai terasa dingin, konsumsilah makanan yang mengandung kalori tinggi. Kalori tinggi yang terkandung dalam makanan akan membantu menjaga panas tubuh sehingga terhindar dari rasa dingin yang berlebihan.

Makanan berkalori tinggi yang bisa anda konsumsi antara lain biskuit, roti, sereal dan coklat batang.

7. Hindari Berkeringat Banyak

Menjaga keringat agar tidak keluar terlalu banyak adalah langkah yang baik untuk menghindari gejala masuk angin. Keringat yang berlebihan akan membuat tubuh kehilangan panas sehingga suhu tubuh menjadi dingin.

Untuk itu, jika anda mengeluarkan banyak keringat setelah olahraga atau melakukan pekerjaan berat, segera seka keringat dengan handuk kering agar suhu tubuh tetap stabil

8. Jauhi Kafein dan Rokok

Mengonsumsi kafein dan rokok dapat membuat pembuluh dara pada tangan dan kaki menyempit. Akibatnya, aliran darah akan terhambat dan membuat tangan dan kaki menjadi dingin. Jika sudah seperti itu, anda akan rentan mengalami masuk angin.

9. Hindari Mengonsumsi Alkohol

Selain kafein dan rokok, minuman beralkohol juga dapat menyebabkan masuk angin. Karena alkohol dapat membuat tubuh kesulitan dalam mengatur suhu sehingga panas tubuh akan menurun.

Itulah informasi mengenai obat masuk angin beserta cara mencegahnya. Saat memasuki musim hujan, ada baiknya jika anda menghindari hal-hal yang dapat meningkatkan risiko masuk angin. Namun, jika sudah terlanjur mengalami gejala masuk angin, anda bisa mencoba salah satu obat masuk angin alami yang telah kami paparkan.

Walaupun gejala masuk angin terlihat sangat sepele, tetapi anda perlu waspada jika mengalami masuk angin yang disertai diare, nyeri pada perut hingga penurunan berat badan.

Komentar disini