13 Cara Menghitung Masa Subur Wanita Secara Akurat

Masa Subur Wanita

Kalimat.ID – Masa Subur Wanita, Menghitung masa subur pada seorang wanita sangatlah penting bagi anda para suami istri yang ingin mempunyai seseorang keturunan. Karena dengan mengetahui masa subur wanita ini akan tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim suami istri.

Para wanita dengan tahu kapan masa subur pada dirinya juga bisa menghindari agar tidak punya keturunan saat berhubungan intim suami istri. Para wanita sudah akil balik hingga umur mereka 40 sampai 50 tahunan akan merasakan yang namanya haid, atau orang sering juga menyebutnya dengan datang bulan, menstruasi, tamu bulan, atau istilah lain yang dikenal dikalangan masyarakat. Proses ini juga untuk melakukan perkembangan pada wanita.

Penting sekali bagi para wanita untuk menghitung masa suburnya, masa subur wanita ini bisa dihitung dengan cara anda mengetahui kalender haid atau menstruasi, tapi dengan anda mempelajari masa subur wanita tersebut. Masa menstruasi ini berbeda pada tiap perempuan, karena proses ini dipicu oleh kondisi emosi pada perempuan tersebut.

Masa Subur Para Wanita

masa subur wanita
Image by: tirto.id

Untuk mengetahui kesehatan masa subur ini harus dipahami dulu dengan kalender menstruasi. Perlu anda tahu juga bahwa kalender haid ini tergantung dengan kondisi emosi perempuan, jadi tiap wanita akan berbeda siklus menstruasi-nya. Emosi pada wanita ini dipengaruhi oleh reflex hipotalamus yang menyebabkan lepasnya LG dan FSH dan akan mempengaruhi waktu ovulasi.

Apabila seorang wanita mengalami keterlambatan menstruasi atau tidak menstruasi pada bulan itu maka mengindikasikan kejadian itu merupakan tanda kehamilan. Jadi, mengetahui masa subur pada seorang wanita sangatlah penting bagi suami istri yang ingin menambah momogan atau ingin menghindari agar tidak hamil kembali. Karena dengan dengan rumus seperti ini anda akan lebih mudah untuk melakukan hubungan intim kapan untuk menambah anak atau kapan tidak.

Oleh karena itu, menghitung subur seorang wanita tak cukup, anda juga harus mengetahui masa subur seorang laki-laki untuk para suami istri yang ingin mendapatkan seorang keturunan.

menghitung masa subur merupakan usaha awal untuk mendapatkan seorang anak yang kita harapkan. Maka kita harus tahu cara menghitung masa subur terutama masa subur pada wanita agar cepat hamil yang memang sangat penting.

Untuk mengetahui masa subur ini sangat bergantung pada siklus menstruasi dan proses ini akan terjadi berbeda-beda pada setiap wanita. Wanita yang mempunyai menstruasi yang teratur dengan wanita yang mempunyai menstruasi yang tidak teratur akan berbeda dalam perhitungan masa suburnya.

Cara Menghitungnya Dengan Siklus Haid

haid

Menghitung masa subur ini anda bisa menggunakan dengan kalender maupun kalender online untuk mempermudah perhitungan anda. Cobalah anda untuk menghitung dan mencatat hari pertama datang bulan, Pada saat dinding rahim menjadi darah dan meluruh. Pada masa ini sel telur itu akan berkembang di ovarium. Setelah itu sel telur akan matang dan mengeluarkannya. Proses bisa disebut dengan ovulasi.

12 sampai 16 hari ovulasi terjadi sebelum menstruasi. Nah untuk masa subur itu hanya 5 sampai 5 hari sebelum mencapai masa ovulasi. Bisa disederhanakan, bahwa para wanita mempunyai masa subur pada hari ke 10 sampai ke hari 17 di awal haid atau menstruasi.

Yang menjadi sebuah hambatan untuk menghitung masa subur ini adalah sering terjadinya pada wanita lama dari menstruasi tersebut bisa berubah-ubah. Jadi dengan kejadian seperti ini bisa saja ovulasi berbeda sepekan lebih cepat atau sepekan lebih lambat dengan periode selanjutnya.

Selain itu juga, sebuah kehamilan akan terjadi karena proses pada sperma yang bisa menjangkau sel telur pada wanita. Supaya anda cepat hamil, pada sel telur itu harus dibuahi sekitar 12 sampai 24 jam pada masa kematangan sel telur.

Dengan waktu yang singkat sel telur ini dibuahi, maka anda harus pintar-pintar mendeteksi kapan wanita itu berada di posisi paling subur-suburnya. Biasanya tiap orang akan mengerti sekali dengan masa subur ini berdasarkan perhitungan analisis dan catatan yang lama, sekurang-kurangnya delapan bulan terakhir.

Untuk anda para wanita yang mempunyai siklus menstruasi yang teratur ini akan mudah untuk menghitung masa subur. Anda hanya menghitung hari pertama menstruasi dengan berikutnya 14 dan siap-siap untuk anda mendapatkan keadaan masa subur.

Contohnya seperti ini memulai tanggal 2 Januari, tambah lah dengan 28, dan itu anggap adalah hari pertama menstruasi Anda selanjutnya. Jadi 30 Januari. Kemudian kurangi 30 dengan 14, dan siap-siap masa subur Anda. 30 – 14 = 16, maka tanggal 16 Januari adalah masa subur.

3 Fase Siklus Menstruasi Pada Perempuan

menstruasi
Image by: hellosehat.com

Masa Menstruasi

Pada siklus pertama menstruasi, endometrium atau rahim ini luruh. Perhitungan yang normal menstruasi itu sekitar 4 sampai 6 hari. Pada 3 hari pertama merupakan kehilangannya darah yang banyak. Pada hari-hari ini biasanya wanita kesakitan kram, sakit pinggul, punggung, dan kaki. Biasanya kebanyakan wanita kram, itu karena rahim bekontraksi dan membantu endometrium meluruhkan darah.

Masa Folikular

Pada masa folikular ini, foliker telur pada ovarium siapa untuk melepaskan sebuah telur. Pada masa atau fase ini, setiap telur dilepaskan satu telur disiklusnya. Waktu yang dijalankan proses ini ada yang lama dan ada yang cepat dan pada proses ini ada peran penting pada lama tidak siklus anda. Pada fase ini juga rahim mempersiapkan sebuha kehamilan dengan memunculkan endometrium baru.

Masa Luteal

Masa Luteal atau Fase luteal ini dirasakan pada saat ovulasi. Pada fase ini telur dilepaskan  dari foliker telur ditempat ovarium. Biasanya proses ini terjadi pada hari ke 7 sampai dengan hari ke 22 pada siklus haid yang normal. Apabila sel telur telah dibuah oleh sebuah sperma maka akan tejadi kehamilan, namun jika sebaliknya maka pada endometrium akan luruh kembali.

Apabila anda sudah paham dengan pribadi sendiri, maka anda akan mudah untuk menghitung keadaan masa subur dengan mengetahui perbedaan-perbedaan keadaan. Bukan hanya itu saja, perubahan pada menstruasi bisa disebabkan oleh beberapa penyakit pada wanita dan diantara bukan penyakit yang menyerang pada organ reproduksi.

Apabila anda mempunyai siklus menstruasi yang teratur namun dilain waktu menstruasi anda tidak teratur itu bisa disebabkan oleh hormon, tiroid, usus besar, diabetes, fungsi hati, dan penyakit lainnya yang bermasalah.

Perubahan pada tanggal menstruasi ini juga bisa disebabkan pada wanita itu mengalami berat badan yang berkurang atau berat badan yang bertambah. Dan bisa juga pada wanita itu terjadi tingkat stress yang tinggi.

Maka untuk menjaga menstruasi yang lancar sebaiknya dan melakukan gaya hidup yang sehat dan teratur serta disiplin dalam segala bidang. Dan bagi anda yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini!

Menghitung Masa Subur Wanita Yang Tidak Teratur Haidnya

menstruasi
Image by: go-dok.com

Cara menghitung wanita yang tidak teratur dalam menstruasi atau haidnya ini akan berbeda dengan mereka yang mempunyai masa menstruasi yang teratur. Pada menstruasi yang tidak teratur ini akan sangat rumit dalam mengidentifikasi masa-masa subur pada sel telur untuk dibuahi.

Untuk mengetahui siklus menstruasi yang tidak teratur ini untuk masa subur perlu waktu setidaknya enam bulan terakhir menstruasi. Untuk lebih jelasnya lihat ilustrasi dibawah ini!

Apabila selama 6 bulan berturut-turut Yaitu 30 hari, 33 hari, 29 hari, 30 hari, 28 hari, 01 hari dan hal tersebut contohny siklus mentrusi anda . Dengan melihat perumpamaan itu, maka siklus menstruasi terpendek anda 28 hari dan siklus terpanjang anda 02 hari. Dan pada saat itu anda akan mengetahui masa subur.

Untuk mengetahui masa subur, anda harus terus belajar dan mengidentifikasi serta menganalisis dengan penuh kesabaran dan ketekunan untuk tetap berikhtiar. Seperti yang di katakan diatas tadi, bahwa untuk mengetahui masa subur ini perlu berbulan-bulan agar lebih mengetahui tentang keadaan dan perubahan yang akan terjadi.

Masa subur memang hal yang sangat didambakan dan ditunggu-tunggu oleh para suami istri yang ingin mempunyai seorang momongan yang hadir ke dunia. Namun untuk menjalankan misi itu perlu ketekunan dan kesabaran dalam mempelajari masa subur. Maka sara saya untuk para suami istri yang ingin mempunyai anak tetap sabar dan pelajari masa subur ini.

Masa subur wanita sangat penting diketahui oleh setiap wanita, terlebih bagi yang sedang menjalankan program kehamilan. Karena pada masa subur, proses terjadinya kehamilan menjadi lebih besar.

Masa subur juga perlu diketahui bagi pasangan suami istri yang ingin menunda kehamilan secara alami. Selama ini, para wanita umumnya hanya menggunakan sistem kalender untuk menentukan masa subur mereka.

Padahal, masa subur bisa diprediksi dengan banyak cara, salah satunya dengan mengamati beberapa tanda dan gejala masa subur.

Beberapa tanda dan gejala tersebut tergolong efektif untuk mengetahui masa subur. Selain itu, kalkulator masa subur juga bisa digunakan untuk menentukan masa subur.

Apa Itu Masa Subur?

Sebelum mulai menentukan masa subur,anda perlu tahu apa masa subur itu sebenarnya. Umumnya, wanita mengalami siklus menstruasi setiap bulannya. Nah, dalam siklus menstruasi tersebut, ada waktu tertentu yang ditandai sebagai masa subur.

Di masa subur ini, terjadi pelepasan sel telur pada rahim yang telah selesai diproduksi. Siklus ini juga dikenal dengan istilah ovulasi.

Dalam masa ovulasi, sel telur siap dibuahi oleh sel sperma. Karena itulah, potensi terjadinya pembuahan meningkat saat periode ini.

Bagaimana Proses Pelepasan Sel Telur?

Pada organ kewanitaan ada organ yang dinamakan ovarium. Ovarium merupakan organ yang memproduksi sel telur.

Saat sel telur sudah terbentuk, maka akan dilepas melalui saluran tuba falopi. Pada saluran tuba falopi, sel telur menunggu untuk dibuahi sel sperma. Jika sel telur bertemu dengan sel sperma, maka akan terjadi pembuahan dan kehamilan.

Pelepasan satu sel telur hanya terjadi dalam 48 jam saja. Sedangkan ovarium dapat memproduksi sekitar 15 hingga 20 sel telur pada satu siklus.

Waktu pematangan masing-masing sel telur berbeda satu dengan lainnya, sehingga masa subur bisa berlangsung hingga 6 hari atau lebih.

Banyak yang meyakini bahwa masa subur seorang wanita terjadi pada hari ke-14 setelah berakhirnya menstruasi. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar, karena siklus masa subur wanita berbeda-beda.

Bagaimana Cara Menghitungnya?

Setelah mengetahui apa itu masa subur dan bagaimana prosesnya, sekarang kita masuk pada tahap menentukan masa subur.

Seperti yang telah dijelaskan, masa subur pada wanita berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Masa subur wanita sangat bergantung dengan siklus menstruasi setiap bulannya.

Umumnya wanita mengalami siklus menstruasi setiap 28 hari, namun ada juga yang mengalami menstruasi setiap 21 atau 35 hari.

Lalu bagaimana cara menentukan masa subur secara efektif? Silahkan simak beberapa cara menentukan masa subur berikut ini:

1. Cara Menentukan Masa Subur Pada Siklus Menstruasi Teratur

Catat siklus menstruasi

Tahap pertama yang harus dilakukan untuk menentukan masa subur adalah dengan mencatat siklus menstruasi selama beberapa bulan terakhir. Siklus menstruasi dikatakan normal jika berada pada rentang 21-35 hari.

Misalnya, pada bulan agustus menstruasi anda selesai pada tanggal 15, maka seharusnya siklus di bulan September terjadi pada tanggal 6-19. Jika sesuai, menstruasi anda bisa dikatakan teratur.

Kemudian catat siklus menstruasi terpendek dan terpanjang selama beberapa bulan terakhir. Jarak siklus menstruasi terpendek adalah yang mendekati 21 hari. Sedangkan jarak siklus menstruasi terpanjang mendekati 35 hari.

Hitung dengan rumus

Setelah menentukan siklus menstruasi terpendek dan terpanjang, kita bisa mulai menghitung masa subur dengan rumus.

Awal masa subur = Siklus terpendek – 18 hari

Akhir masa subur= Siklus terpanjang – 11 hari

Misalnya anda mengalami siklus menstruasi terpendek 28 hari dan siklus terpanjang 31 hari. Maka cara menghitungnya seperti berikut ini:

Awal masa subur = (28 – 18) hari = 10 hari setelah menstruasi terakhir

Akhir masa subur = (31 – 11) hari = 20 hari setelah menstruasi terakhir

Dari perhitungan diatas, maka masa subur anda terjadi pada hari ke-10 hingga hari ke-20 setelah menstruasi. Dalam rentang waktu 10 hari tersebut, potensi terjadinya kehamilan sangat tinggi.

2. Cara Menentukan Masa Subur Pada Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

Untuk menentukan masa subur pada wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur agak sulit. Anda harus mengingat-ingat kapan hari terakhir mengalami menstruasi selama 6 bulan terakhir.

Seperti cara sebelumnya, tentukan siklus menstruasi terpendek dan terpanjang. Siklus terpendek dikurangi 18, dan siklus terpanjang dikurangi 11. Dengan ini, anda akan mendapatkan kapan masa subur berawal dan berakhir.

Misalnya, dalam 6 bulan terakhir siklus menstruasi anda adalah 25, 28, 27, 30, 26, dan 29. Berarti siklus menstruasi terpendek anda adalah 25 hari, sedangkan siklus menstruasi terpanjang anda 30 hari. Maka cara menghitungnya sebagai berikut:

Awal masa subur : 25 – 18 = 7

Hari terakhir masa subur : 30 – 11 = 19

Hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa awal masa subur anda terjadi pada hari ke-7 setelah hari pertama menstruasi. Sedangkan akhir masa subur terjadi pada hari ke-19.

Misalnya, hari pertama anda menstruasi adalah  tanggal 2, maka:

Awal masa subur = tanggal 2+7= tanggal 9.

Akhir masa subur = tanggal 2+19= tanggal 21.

Dengan kata lain, masa subur anda berlangsung dari tanggal 9 sampai tanggal 21.

3. Cara Menentukan Masa Subur dengan Test Pack Kesuburan

Selain menggunakan sistem kalender, anda juga bisa menentukan masa subur dengan menggunakan test pack kesuburan.

Umumnya orang hanya mengenal test pack untuk mengetahui kehamilan, namun jarang ada yang mengetahui bahwa ada test pack jenis lain yang digunakan untuk mendeteksi masa subur.

Sebelum membelinya, anda harus memperhatikan dengan baik jenis test pack kesuburan, jangan sampai salah.

Test pack kesuburan yang paling banyak digunakan dan cukup akurat adalah Fertitest. Produk ini banyak tersedia di apotek. Pastikan Fertitest yang anda beli tidak kadaluarsa agar efektif dan aman digunakan.

Sebelum mulai menggunakan Fertitest, sebaiknya baca terlebih dahulu cara pemakaian yang ada pada kemasan.

Melakukan tes kesuburan dengan Fertitest sebaiknya dilakukan 10 hari setelah menstruasi. Jika negatif, coba lagi pada hari-hari berikutnya sampai hasilnya positif.

Selain Fertitest, ada satu lagi produk test pack kesuburan yang banyak beredar dipasaran, yaitu Ovutest. Ovutest tidak kalah populer dari Fertitest karena harganya yang bersahabat dan mudah didapatkan.

Cara kerja test pack kesuburan adalah dengan mengukur kadar hormon LH wanita. Berbeda dengan test pack kehamilan yang kerjanya mengukur kadar hormon HCG.

Kadar hormon LH bisa menjadi indikator kesuburan pada wanita. Saat kadar hormon LH tinggi, itu artinya wanita sedang dalam masa ovulasi dan siap bereproduksi.

Bagaimana cara menggunakan test pack kesuburan?

Sama halnya dengan test pack kehamilan, test pack kesuburan juga menggunakan urin. Cukup tampung urine dalam sebuah wadah, lalu celupkan test pack kesuburan selama 5 menit.

Setelah itu, lihatlah tanda yang muncul, apakah positif atau negatif. Jika hasil menunjukkan tanda positif, itu berarti anda sedang memasuki masa subur. Tingkat akurasi dari test pack kesuburan cukup tinggi, yakni 90% sampai 95%.

Hal ini membuktikan bahwa test pack kesuburan cukup efektif dalam menentukan masa subur wanita. Tetapi, test pack kesuburan juga memiliki kekurangan, yaitu hanya bisa digunakan satu kali per-pack.

Jika anda tidak menemukan tanda positif pada tes pertama, maka anda membutuhkan beberapa test pack lagi sampai anda mendapatkan waktu masa subur yang sebenarnya.

4. Mengenali Tanda-Tanda Masa Subur Pada Tubuh

Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mengetahui masa subur adalah dengan memperhatikan beberapa tanda yang terjadi pada tubuh. Pada saat mengalami ovulasi, tubuh secara otomatis akan bereaksi dan menunjukan beberapa gejala.

Dengan merasakan tanda dan gejala ovulasi, anda bisa menentukan kapan masa subur anda. Berikut ini adalah tanda dan gejala yang dialami tubuh saat memasuki masa subur:

Suhu Basal Meningkat

Suhu basal adalah suhu tubuh pertama saat bangun di pagi hari. Untuk mengetahui suhu basal, anda perlu mengukur suhu tubuh segera setelah bangun pagi. Jangan bangun dari tempat tidur dan melakukan aktivitas sebelum mengukur suhu basal tubuh.

Karena suhu tubuh akan cepat berubah jika anda mulai melakukan aktivitas, dan itu bukan lagi suhu basal. Umumnya suhu basal tubuh berada di kisaran 35,5 hingga 36,6° Celcius.

Suhu basal dapat berubah-ubah sesuai kadar hormon pada tubuh. Saat sel telur dilepaskan dari ovarium, kadar hormon di dalam tubuh akan berubah. Hal ini turut mempengaruhi suhu basal tubuh.

Saat pelepasan sel telur, suhu basal biasanya akan meningkat. Namun peningkatannya kurang dari 1° Celcius, yaitu sekitar 0,4-0,8°C.

Selama ovulasi berlangsung, peningkatan suhu tubuh akan tetap tinggi. Jika anda mendapati suhu basal anda meningkat, maka kemungkinan ovulasi dalam tubuh sudah terjadi sejak 12-24 jam terakhir.

Peningkatan suhu basal akan cepat anda sadari jika anda rutin mengukur suhu basal setiap hari. Hal ini akan mempermudah anda dalam menentukan masa subur. Agar mendapatkan hasil yang akurat, gunakanlah termometer khusus untuk mengukur suhu basal tubuh.

Termometer tersebut jauh lebih akurat dan detail dalam mendeteksi suhu tubuh, jika dibandingkan dengan termometer biasa. Perubahan suhu sekecil apapun akan sangat mudah dideteksi dengan termometer khusus tersebut.

Perubahan Lendir Serviks

Cara menentukan masa subur berikutnya adalah dengan memperhatikan perubahan pada lendir serviks. Pada masa menstruasi, perubahan hormon-hormon di dalam tubuh akan berpengaruh pada lendir serviks.

Pada saat terjadi pelepasan sel telur, lendir serviks akan mengalami perubahan tekstur, warna dan jumlah. Lendir serviks menjadi lebih licin, elastis, dan transparan seperti putih telur.

Jika anda mendapati tanda-tanda ini, berarti anda sedang dalam masa subur. Keadaan lendir serviks yang seperti ini sangat berperan dalam proses pembuahan karena akan memudahkan pergerakan sel-sel sperma menuju sel telur.

Untuk lebih detail, berikut ini adalah beberapa tekstur pada lendir serviks:

  • Mendekati masa subur : lendir serviks akan keluar lebih banyak, lebih lengket, agak keruh dan menyerupai keputihan.
  • Pada masa subur : lendir serviks menjadi lebih elastis, transparan dan licin menyerupai putih telur. Hal ini terjadi 3 hingga 4 hari.
  • Setelah masa subur : lendir serviks yang keluar menjadi kering dan sedikit.

Selain karena ovulasi, tekstur lendir serviks juga dipengaruhi oleh beberapa hal lain seperti infeksi pada vagina, gairah seks, dan penggunaan pelumas saat berhubungan badan.

Untuk itu, anda harus lebih jeli dalam menentukan apakah perubahan lendir serviks yang anda alami karena masa subur atau ada penyebab lain.

Gairah Seksual Meningkat

Gairah seksual yang meningkat juga menjadi salah satu tanda bahwa anda sedang dalam masa subur. Saat pada masa subur, hasrat wanita terhadap hubungan seks biasanya akan lebih tinggi dari hari-hari biasa.

Wanita akan selalu ingin melakukan hubungan seks pada beberapa malam. Peningkatan gairah seksual ini merupakan tanda bahwa organ reproduksi telah siap untuk pembuahan dan kehamilan.

Keluar Sedikit Bercak

Selain lendir serviks yang bening, saat masa subur biasanya organ kewanitaan akan mengeluarkan bercak berwarna kecoklatan. Bercak tersebut adalah folikel indung telur yang bersiap melepaskan diri untuk menanti proses pembuahan.

Jika anda mendapati sedikit bercak kecoklatan di celana dalam anda, itu artinya anda sedang berada pada masa subur.

Rahim Terasa Lebih Terbuka

Pada saat terjadi ovulasi di dalam rahim, maka rahim akan menjadi lebih terbuka. Selain itu, bagian dalam vagina akan jauh lebih lembut dari sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh cairan pelumas pada vagina pada saat terjadi ovulasi. Bahkan, cairan pelumas tersebut akan meningkat dan anda akan merasakan vagina lebih basah saat melakukan hubungan badan.

Nyeri Pada Payudara

Selain tanda-tanda yang ditunjukan oleh rahim, masa subur juga membuat payudara terasa nyeri. Walaupun ada sebagian wanita yang mengalami nyeri payudara karena beberapa sebab.

Tetapi, jika anda mengalami nyeri payudara pada beberapa hari setelah menstruasi, maka besar kemungkinan besar telah terjadi ovulasi pada sistem reproduksi anda.

Nyeri Pada Perut Bagian Bawah

Nyeri pada perut bagian bawah juga menjadi salah satu indikator bahwa sel telur telah dilepaskan dari ovarium. Rasa nyeri tersebut biasanya diiringi dengan keluarnya bercak kecoklatan dari vagina.

Rasa nyeri dapat terjadi pada perut bawah bagian kiri maupun kanan. Tetapi jangan khawatir, karena gejala ini tidak berlangsung lama melainkan hanya terjadi beberapa menit atau beberapa jam.

Nyeri yang dialami pada perut bagian bawah tersebut dalam dunia medis dikenal dengan Mittelschmerz. Bahkan pada sebagian wanita, gejala ini juga disertai dengan rasa mual. Jika anda mengalaminya, berarti anda sedang dalam masa subur.

Perut Kembung

Saat tubuh mengalami pelepasan sel telur atau ovulasi, maka akan menimbulkan pengaruh pada bagian perut. Perut anda akan terasa kembung tanpa sebab yang jelas.

Hal ini terjadi akibat meningkatnya kadar hormon estrogen sehingga retensi air di dalam tubuh meningkat.

Gejala perut kembung dapat terjadi dengan tiba-tiba dan akan menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Kepala Terasa Sakit

Pada masa subur, selain merasakan nyeri pada payudara dan perut bagian bawah, rasa nyeri juga akan timbul pada bagian kepala. Bahkan ada beberapa wanita yang mengalami sakit kepala sebelah atau migrain saat masa subur.

Namun, hal ini hanya dialami oleh 20% wanita dewasa. Gejala migrain dan sakit kepala ini memang cukup mengganggu aktivitas, namun tidak berbahaya.

Sakit kepala saat masa subur terjadi karena meningkatnya hormon reproduksi dan fluktuasi hormon. Gejala ini juga biasanya tidak berlangsung lama.

Merasa Mual

Rasa mual yang dialami wanita sering dikaitkan dengan kehamilan. Namun rasa mual juga bisa terjadi pada wanita saat sedang dalam masa subur.

Jika anda merasakan mual beberapa hari setelah menstruasi, maka besar kemungkinan rasa mual tersebut terjadi akibat pelepasan sel telur dalam ovarium.

Disamping itu, rasa mual juga bisa dialami saat Pra-Menstruasi karena adanya peningkatan hormon dalam tubuh wanita.

Panca Indera Menjadi Lebih Sensitif

Pada masa subur, panca indera wanita umumnya akan lebih sensitif dibanding hari-hari biasa, terutama pada indera penciuman. Sebagian wanita akan merasa daya penciumannya menjadi lebih tajam.

Ditambah lagi jika ini terjadi beberapa hari setelah menstruasi berakhir, besar kemungkinan anda sedang mengalami masa subur.

Kapan Masa Tidak Subur Wanita?

Jika ada masa subur, berarti ada juga masa tidak subur bukan? Puncak masa subur wanita terjadi pada hari kelima setelah ovulasi pertama atau sehari setelahnya.

Hal tersebut bisa terjadi karena sel telur hanya bisa bertahan kurang lebih 24 jam setelah dilepaskan dari ovarium. Di luar itu, sel telur tidak akan bisa dibuahi oleh sel sperma. Kondisi seperti ini menjadi tanda bahwa anda memasuki masa tidak subur.

Namun, untuk mengetahui masa tidak subur ini, wanita harus jeli dalam memperkirakan kapan ovulasi pertama kali terjadi. Prediksi terjadinya ovulasi bisa dilihat dari siklus menstruasi.

Menurut dokter obstetri dan ginekolog, Michele Hakakha, M.D, pada siklus menstruasi 28 hari, ovulasi biasanya terjadi pada hari ke-14 setelah awal menstruasi.

Jika tidak ada pembuahan setelah sel telur dilepaskan, dinding rahim akan meluruh dan terjadilah menstruasi. Menstruasi umumnya terjadi pada hari ke-14 setelah sel telur dilepaskan.

Dengan kata lain, sel telur yang tidak berhasil dibuahi, akan menyebabkan terjadinya menstruasi dalam beberapa hari berikutnya. Masa pada saat 24 jam setelah sel telur dilepaskan hingga menstruasi adalah masa tidak subur.

Untuk pemahaman yang lebih mudah, masa tidak subur adalah masa diluar masa subur anda.

Contohnya, bila masa subur anda terjadi di hari ke 8-19 setelah menstruasi pertama, maka bisa dikatakan bahwa masa tidak subur anda terjadi diluar waktu tersebut, yakni di hari ke-20 hingga menstruasi berikutnya.

Kemungkinan pembuahan pada hari pertama menstruasi adalah nol persen karena merupakan masa tidak subur. Beberapa hari setelah itu juga merupakan masa tidak subur. Lagi pula, hampir tidak mungkin ada yang melakukan hubungan seksual saat menstruasi.

Namun jangan salah, kehamilan bisa saja terjadi beberapa hari setelah menstruasi pertama (jika sudah tidak mengeluarkan darah menstruasi). Karena tidak bisa dipastikan kapan persisnya sel telur mulai dilepaskan.

Sel telur yang tidak mengalami pembuahan akan meluruh, setelah itu, tubuh akan bersiap untuk melepaskan sel telur berikutnya. Pada fase ini, anda akan kembali pada masa subur dan peluang terjadinya kehamilan terbuka lagi.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kesuburan wanita, mulai dari faktor genetik hingga kebiasaan atau pola hidup.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kesuburan wanita:

1. Genetik

Faktor paling utama yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita adalah faktor genetik atau keturunan. Jika keluarga anda memiliki tingkat kesuburan yang tinggi, maka kemungkinan besar tingkat kesuburan anda juga akan tinggi.

Sebaliknya, keluarga anda ada yang memiliki tingkat kesuburan yang kurang baik atau agak sulit hamil, maka anda kemungkinan juga akan mengalami hal yang sama.

2. Berat Badan

Selain faktor keturunan, kesuburan reproduksi wanita juga dipengaruhi oleh berat badan. Berat badan berlebih dapat menyebabkan terjadinya PCOS atau Polycistoc Ovarium Syndrome.

Thomas Jefferson, seorang pakar kandungan menyatakan bahwa semakin berat massa tubuh sorang wanita, maka semakin melemah pula fungsi ovariumnya sehingga ovulasi tidak berjalan dengan baik. 

Selain obesitas, berat badan dibawah rata-rata juga bisa mengurangi kesuburan wanita. Berat badan yang terlalu rendah akan membuat wanita mengalami penurunan hormon Leptin.

Kekurangan hormon Leptin akan membuat siklus menstruasi tidak teratur, akibatnya ovulasi juga menjadi tidak maksimal.

Setelah mengetahui bahwa berat badan turut mempengaruhi kesuburan, ada baiknya bila mulai sekarang anda menjaga berat badan agar tetap ideal, yakni tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus.

3. Faktor Usia

Faktor berikutnya yang bisa mempengaruhi tingkat kesuburan wanita adalah usia. Usia bisa mempengaruhi kesuburan karena wanita sudah lanjut usia akan mengalami menopause dimana sistem reproduksi tak lagi berfungsi seperti sebelumnya.

Wanita umumnya akan mengalami masa menopause pada umur 40-50 tahun. Jika telah memasuki masa menopause, tidak ada lagi yang namanya masa subur karena rahim sudah tidak bisa memproduksi sel telur.

Disamping itu, para ahli mengatakan bahwa di usia 35 tahun ke atas (menjelang menopause), wanita mulai sulit hamil karena sistem reproduksi mengalami penurunan dalam memproduksi sel telur.

4. Kebiasaan Merokok dan Mengonsumsi alkohol

Kebiasaan merokok juga dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Hasil penelitian yang dilakukan American Society of Reproductive Medicine membuktikan bahwa 13 % dari seluruh wanita mandul memiliki kebiasaan merokok.

Tak hanya rokok, sering mengonsumsi alkohol juga dapat memperburuk kesuburan wanita. Wanita yang mengonsumsi minuman beralkohol setiap hari telah terbukti mengalami masalah kesuburan dan membutuhkan terapi medis.

5. Mengonsumsi Kafein

Selain rokok dan minuman beralkohol, ada satu lagi yang tidak baik untuk dikonsumsi, yaitu kafein. Mengonsumsi kafein terlalu banyak dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita.

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa kafein pada teh dan kopi dapat menghambat pematanganan sel telur. Jika anda hobi mengonsumsi kedua minuman tersebut, sebaiknya mulai sekarang jangan terlalu banyak mengonsumsi minuman tersebut, apalagi meminumnya setiap hari.

6. Hormon Tiroid

Faktor berikutnya yang turut mempengaruhi kesuburan seorang wanita adalah hormon tiroid. Gangguan hormon tiroid dapat mengganggu proses pelepasan sel telur. Hal ini tentunya akan membuat kemampuan wanita dalam bereproduksi menjadi menurun. Untuk memastikan apakah hormon tiroid anda normal, rajinlah memeriksakan diri ke dokter.

7. Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi wanita memang berbeda-beda. Namun, secara normal siklus menstruasi terjadi antara 21 sampai 35 hari. Jika anda mengalami siklus diluar itu, ditambah lagi polanya yang tidak beraturan, segera periksakan diri anda ke dokter kandungan. Karena siklus menstruasi sangat mempengaruhi kesuburan.

8. Keputihan

Keputihan sangat umum terjadi pada wanita dan bisa dikatakan normal jika keputihan yang dialami tidak berwarna. Namun, anda perlu waspada jika keputihan yang anda alami berbau dan berwarna keruh.

Hal tersebut bisa menjadi indikator bahwa vagina anda sedang terinfeksi oleh virus atau jamur. Infeksi tersebut akan menimbulkan dampak negatif bagi organ reproduksi dan mengurangi tingkat kesuburan. Jangan ragu untuk segera memeriksakan diri anda ke ahli medis.

9. Kebiasaan Diet

Umumnya wanita menginginkan berat badan yang ideal. Tak heran jika mereka sering melakukan diet ketat untuk mengurangi berat badan. Kebiasaan diet untuk menurunkan berat badan yang berlebihan memang tidak ada salahnya, bahkan bisa mengurangi risiko obesitas.

Namun, kebanyakan dari mereka melakukan diet secara ekstrem. Diet yang dilakukan secara ekstrem akan membuat kadar gula darah menurun drastis. Kadar gula yang menurun dapat mengurangi daya serap tubuh terhadap hormon progesteron menjadi tidak maksimal.

Hormon progesteron sangat berperan penting dalam menjaga kualitas sel telur. Jika hormon ini terganggu, tentunya kesuburan wanita akan menurun.

Demikianlah pembahasan mengenai masa subur wanita yang perlu anda ketahui, mulai dari definisi, cara menentukan masa subur hingga faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Semoga bermanfaat.

Itulah pembahasan tentang cara menghitung masa subur yang benar dan akurat. semoga dengan pembahasan materi ini bisa membantu para suami istri untuk mendapatkan buah hati yang diinginkan hadir melengkapi kehidupan mereka berdua.

Komentar disini