33 Manfaat Jambu Biji Untuk Kesehatan, Kecantikan dan Ibu Hamil

Manfaat Jambu Biji

Kalimat.ID – Manfaat Jambu Biji – Siapa yang tidak mengenal buah jambu biji? Buah jambu biji yang juga dikenal dengan guava adalah salah satu dari sekian banyak buah tropis. Buah yang satu ini sangat kaya akan vitamin, terutama kandungan vitamin C nya yang diklaim jauh lebih tinggi daripada buah jeruk.

Banyak sekali cara untuk bisa menikmati jambu biji, mulai dari jus hingga dijadikan rujak, banyak pula yang lebih suka mengonsumsi jambu biji secara langsung tanpa tambahan apapun. Selain nikmat disantap, jambu biji juga menyimpan banyak manfaat bagi tubuh.

Kandungan Nutrisi dan Gizi Buah Jambu Biji

Jambu biji banyak mengandung protein dan serat yang akan membuat perut terasa kenyang dalam waktu yang cukup lama. Buah ini sangat baik dikonsumsi bagi anda yang ingin menurunkan berat badan.

Jambu biji mentah mengandung gula yang jauh lebih sedikit daripada buah anggur, jeruk dan apel. Serat yang ada pada jambu biji mampu memenuhi kebutuhan serat harian hingga 12 persen.

Berikut ini adalah nutrisi yang terkandung pada 100 gram jambu biji:

– Vitamin A: 624 IU
– Vitamin C: 228 mg
– Vitamin E: 0,73 mg
– Vitamin K: 2.6 mcg
– Thiamin: 0,067 mg
– Asam pantotenat: 0.451 mg
– Air: 86 gram
– Zat besi: 0,26 mg
– Energi: 68 Kcal
– Folates: 49 mcg
– Lemak: 0,95 gram
– Kalium: 417 mg
– Kalsium: 18 mg
– Karbohidrat: 14,3 g
– Kolesterol: 0 mg
– Lycopene: 5204 mcg
– Magnesium: 22 mg
– Mangan: 0,150 mg
– Natrium: 2 mg
– Niacin: 1,084 mg
– Protein: 2,55 g
– Pyridoxine: 0,110 mg
– Riboflavin: 0,040 mg
– Selenium: 0.6 mcg
– Seng: 0,23 mg
– Serat diet: 5.4 g
– ß-karoten: 374 mcg
– Tembaga: 0,230 mg

Dari sekian banyak kandungan nutrisi yang ada pada buah jambu biji, ada beberapa kandungan utama yang membuat jambu biji menjadi kaya manfaat. Berikut ini adalah beberapa kandungan tersebut:

Antioksidan

Jambu biji banyak mengandung antioksidan alami yang berguna untuk kesehatan tubuh. Antioksidan sangat diperlukan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas sendiri bisa mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh yang pada akhirnya akan memicu berbagai penyakit tak terkecuali kanker. Penyakit lainnya yang bisa ditimbulkan akibat radikal bebas yaitu gangguan pada pembuluh darah.

Fitonutrien

Buah-buahan yang bagian dalamnya berwarna merah umumnya mengandung zat yang dinamakan fitonutrien. Zat ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mata dan mencegah penyakit prostat. Buah yang mengandung zat fitonutrien diantaranya semangka, strawberry, buah naga merah dan pastinya jambu biji merah.

Vitamin A

Selain fitonutrien, warna merah pada buah-buahan juga sangat identik dengan zat karatenoid. Buah-buahan yang berwarna juga memiliki gizi dan nutrisi yang lebih banyak daripada buah yang berwarna pucat. Seperti jambu biji merah yang banyak mengandung karatenoid didalamnya.

Karatenoid adalah nama lain dari vitamin A. Vitamin A dikenal sebagai vitamin yang mampu menjaga kesehatan mata. Tak hanya itu, vitamin A juga baik untuk menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan, membuat kulit sehat, menurunkan risiko penyakit jantung, dan meningkatkan sistem imun pada tubuh.

Vitamin C

Selama ini, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa buah jeruk mengandung vitamin C yang lebih banyak dari buah lainnya. Namun, hal tersebut terpatahkan dengan sejumlah penelitian yang menyatakan bahwa buah jambu biji memiliki vitamin C 4 kali jauh lebih tinggi dibanding buah jeruk.

Vitamin C sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, diantaranya meningkatkan kinerja otak, menjaga pembuluh darah tetap sehat, menghilangkan bekas luka yang menghitam, dan membantu penyerapan zat besi. Tak hanya itu, vitamin C juga berguna untuk meningkatkan kadar kolagen dalam tubuh yakni tempat sel-sel baru diproduksi.

Manfaat Jambu Biji Untuk Kesehatan Tubuh

1. Mengontrol Diabetes

Jambu biji ternyata sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jambu biji mengandung serat yang cukup tinggi sehingga dapat menurunkan kadar gula dalam tubuh penderita diabetes. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa mengonsumsi jambu biji secara rutin dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe-2

2. Meningkatkan Penglihatan

Jambu biji kaya akan vitamin A yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A pada jambu biji bahkan mampu mencegah munculnya katarak pada mata. Tak hanya itu saja, jambu biji juga dapat membantu degenerasi makula dan meningkatkan ketajaman penglihatan. Dengan kata lain, jambu biji dapat melindungi mata dari menurunnya daya penglihatan.

3. Mencegah Penyakit Kanker

Manfaat jambu biji lainnya yang tidak bisa diremehkan adalah mencegah penyakit kanker. Telah banyak penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan terhadap jambu biji. Dan jambu biji terbukti dapat menurunkan risiko kanker payudara, prostat dan kanker mulut. Jambu juga sangat kaya akan kandungan lycopene yang merupakan senyawa antioksidan sehingga dapat mencegah berbagai penyakit kanker.

4. Meningkatkan Sistem Imun

Jambu biji sangat kaya akan antioksidan. Selain mampu menangkal radikal bebas, antioksidan juga berperan penting dalam meningkatkan sistem imun. Dengan rutin mengonsumsi jambu biji, maka kesehatan tubuh akan terjaga. Selain itu, mengonsumsi jambu biji juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit seperti jantung dan kanker.

5. Mengobati Scurvy

Scurvy merupakan jenis penyakit langka akibat kekurangan asupan vitamin C. Defisiensi vitamin C akan membuat kadar kolagen pada tubuh menjadi tidak mampu memperbaiki kerusakan yang terjadi pada jaringan tubuh.

Kerusakan tersebut akan mengakibatkan munculnya scurvy. Untuk mengobati scurvy dibutuhkan asupan vitamin C yang tinggi. Salah satu pilihan yang tepat untuk mendapatkan asupan vitamin C adalah dengan mengonsumsi jambu biji, karena jambu biji mengandung vitamin C yang sangat tinggi.

6. Mengatasi Masalah Pencernaan

Sifat astringent yang ada pada jambu biji dapat mengatasi masalah pencernaan, diantaranya diare dan disentri. Jambu biji juga dapat menambah asupan cairan yang sangat dibutuhkan penderita diare agar tidak dehidrasi. Jambu biji juga berfungsi sebagai anti bakteri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus mengeluarkan lendir berlebih dari usus.

Dengan demikian, selain mampu mengatasi diare, mengonsumsi jambu biji juga dapat mengatasi penyakit disentri. Jambu biji juga kaya akan vitamin C, potassium dan karotenoid yang bisa meningkatkan kinerja sistem pencernaan. Tak hanya itu, jambu biji juga bisa mengatasi penyakit maag.

7. Meningkatkan Kinerja Hormon Tiroid

Jambu biji mengandung senyawa tembaga yang sangat baik untuk mengendalikan sistem metabolisme. Jambu biji juga berperan dalam produksi hormon, terutama hormon tiroid. Hormon tiroid berperan penting dalam sistem metabolisme dan regulasi energi.

8. Mengatasi Konstipasi

Jambu biji adalah salah satu buah yang mengandung serat tinggi. Bahkan, biji buah yang satu ini dapat menjadi obat pencahar alami bagi penderita konstipasi. Konstipasi dapat memicu timbulnya 72 penyakit lainnya jika tidak segera diatasi.

Sementara Jambu biji dapat membantu proses pergerakan usus dan membantu menjaga cairan dalam tubuh sekaligus membersihkan dinding usus secara menyeluruh. Dengan mengonsumsi jambu biji, sistem pencernaan akan bekerja lebih baik sekaligus mengatasi konstipasi.

9. Meningkatkan Kinerja Otak

Jambu biji juga bermanfaat untuk meningkatkan kinerja otak. Hal ini karena jambu biji mengandung sederet vitamin seperti Vitamin B3 dan Vitamin B6. Vitamin B3 yang dikenal dengan niacinamide mampu melancarkan peredaran darah dan dapat merangsang fungsi kognitif. Sementara vitamin B6 dapat menutrisi otak dan sel-sel saraf. Mengonsumsi jambu biji sangat baik untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.

10. Mengobati Batuk dan Flu

Manfaat jambu biji berikutnya yaitu menyembuhkan batuk dan flu. Jambu biji dapat mengurangi produksi lendir sekaligus membersihkan saluran pernapasan. Selain itu, jambu biji juga dapat menghambat perkembangan mikroba dalam tubuh. Kandungan vitamin C dalam jambu biji juga sangat efektif dalam memerangi infeksi virus.

Bahkan di Negara India, jambu biji yang sudah matang dipanggang demi mengobati batuk dan kongesti ektsrem. Namun, jika anda berniat mengobati batuk dan flu, sebaiknya konsumsi jus jambu biji yang masih mentah, karena jambu biji yang matang dapat memperparah batuk dan flu.

11. Mengatur Tekanan Darah

Jambu biji juga sangat efektif dalam mengatur tekanan darah agar tetap dalam batas normal. Cara kerjanya adalah dengan mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan mencegah pembuluh darah menebal sehingga tekanan darah menjadi seimbang.

Berbagai studi telah membuktikan bahwa kekurangan serat dapat meningkatkan tekanan darah. Jambu biji yang tinggi serat dan hipoglikemik tentunya sangat baik untuk dikonsumsi sehingga risiko terjadinya hipertensi menurun.

12. Mengatasi Stres Oksidatif

Lagi-lagi vitamin C yang terkandung dalam jambu biji memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh, yaitu mengatasi stres oksidatif. Stres oksidatif terjadi saat jumlah radikal bebas melebihi kapasitas yang bisa ditolerir oleh tubuh. Vitamin C dan fitonutrien yang terkandung dalam jambu biji dapat mengurangi bahkan menghilangkan radikal bebas yang di dalam tubuh sehingga stres oksidatif bisa diatasi.

13. Menurunkan Berat Badan

Bagi anda yang sedang menjalani program diet, tak ada salahnya untuk memasukan jus jambu biji ke dalam daftar menu diet anda. Jambu biji dapat membantu menurunkan berat badan tanpa harus kehilangan asupan vitamin, protein dan serat.

Jambu biji juga tidak mengandung kolesterol dan karbohidrat yang ada didalamnya sangat mudah dicerna oleh tubuh. Jambu biji juga mengandung gula yang rendah jika dibandingkan dengan apel, anggur, jeruk dan buah lainnya.

Dengan mengonsumsi jambu biji, anda akan merasa kenyang sehingga tidak memiliki keinginan untuk makan lebih banyak. Hal ini akan membuat berat badan jauh lebih seimbang.

Manfaat Jambu Biji Untuk Kulit

1. Mencerahkan Warna Kulit

Manfaat jambu biji untuk kulit yang paling banyak dirasakan ialah mencerahkan warna kulit. Hal ini karena jambu biji mengandung vitamin C yang sangat tinggi dimana vitamin C memang bermanfaat untuk mencerahkan kulit.

Selain itu, buah jambu biji juga bisa melembutkan kulit dan menjadikan kulit terlihat bercahaya. Ada beberapa pilihan cara menggunakan jambu biji untuk kulit.

Cara pertama cukup dengan mengonsumsi buah jambu biji dalam bentuk jus secara rutin setiap hari untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah. Untuk pilihan yang kedua, anda perlu menggunakan jambu biji sebagai scrub atau masker wajah.

Caranya, siapkan jus jambu biji, kemudian tambahkan kuning telur dan aduk hingga merata. Kemudian oleskan campuran jambu biji dan kuning telur tadi ke seluruh wajah. Diamkan masker jambu biji hingga 20 menit, kemudian basuh wajah dengan air hangat hingga bersih, anda bisa menggunakan sabun wajah untuk menghilangkan amis.

Perawatan wajah menggunakan jambu biji ini bisa anda lakukan 1-2 kali seminggu. Dengan menggunakan masker jambu biji secara teratur, anda akan mendapatkan kulit yang lebih cerah dan kenyal.

2. Menangkal Sinar UV

Nda yang banyak beraktivitas diluar ruangan tentunya tidak bisa menghindari sengatan sinar matahari. Seperti yang kita ketahui, sinar matahari mengandung Ultraviolet yang bisa merusak kulit.

Untuk melindungi kulit dari sengatan sinar Ultraviolet, anda bisa memanfaatkan jambu biji. Jambu biji mengandung likopen yang merupakan antioksidan. Likopen mampu mencegah kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar ultraviolet. Dalam satu buah jambu biji terdapat 2,9 gram likopen.

3. Anti Aging

Jambu biji banyak mengandung Vitamin A, Vitamin B dan Vitamin C serta potasium yang mana kandungan-kandungan ini merupakan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas pada tubuh. Selain itu, kandungan yang ada pada jambu biji dapat membuat kulit bersinar dan mencegah penuaan pada kulit seperti garis-garis halus dan keriput.

Likopen pada jambu biji juga mampu melindungi kulit dari racun yang mengendap dalam tubuh akibat pola hidup yang kurang sehat dan gangguan metabolisme. Racun yang menumpuk dalam tubuh bisa mengakibatkan penuaan.

4. Mengencangkan Kulit

Jambu biji banyak mengandung vitamin dan mineral, terutama zat antioksidan yang mampu meningkatkan kadar kolagen dalam tubuh. Kolagen sangat berguna untuk mengencangkan kulit sehingga dapat mencegah munculnya kerutan-kerutan halus pada kulit. Jambu biji juga sangat bagus untuk mengembalikan elastisitas kulit akibat faktor usia. Untuk mendapatkan manfaat-manfaat tersebut anda perlu menjadikan membersihkan wajah dengan air rebusan jambu biji mentah yang dicampur dengan daun jambu.

5. Mengatasi Jerawat dan Noda Hitam

Jambu biji mengandung astringent yang dapat mencegah berbagai masalah kulit wajah seperti jerawat, flek hitam, dan noda bekas jerawat. Cara mengatasi jerawat dan flek hitam pada kulit wajah dengan jambu biji sangat mudah.

Haluskan jambu biji dan beberapa lembar daun jambu biji, kemudian oleskan pada wajah secara merata. Tunggu 15-20 menit dan bersihkan wajah dengan air dingin. Lakukan perawatan dengan jambu biji ini secara teratur sampai memperoleh hasil yang diinginkan.

6. Melembabkan Kulit

Kulit yang sehat memiliki tingkat kelembaban yang cukup. Untuk meningkatkan kelembaban kulit, diperlukan asupan air sebanyak 8 hingga 10 gelas perhari. Perlu diketahui bahwa 91 persen dari jambu biji terdiri dari air. Jadi, jika anda menginginkan kulit yang lembab dan cantik, rajinlah mengonsumsi jus jambu biji.

Manfaat Jambu Biji Untuk Rambut

1. Membuat Rambut Terlihat Bercahaya

Jambu biji dengan kandungan vitamin C nya yang empat kali lebih tinggi dari jeruk memiliki manfaat yang bagus untuk keindahan rambut. Vitamin C dapat merangsang folikel rambut untuk beregenerasi dan membuat rambut jauh lebih sehat dan bercahaya.

2. Mengatasi Rambut Rontok

Dengan kandungan vitamin C dan beberapa vitamin lainnya seperti Vitamin B3, B5 dan B6, jambu biji dapat memperbaiki kerusakan pada rambut. Salah satu masalah rambut yang sering dialami banyak orang adalah rambut rontok. Berbagai Vitamin yang ada pada jambu biji bisa membersihkan kulit kepala, memperbaiki kerusakan rambut dan memperkuat akar rambut sehingga rambut tidak mudah rontok.

3. Mengatasi Ketombe

Selain mengatasi kerontokan rambut, kandungan vitamin B yang ada pada jambu biji sangat bermanfaat untuk menghilangkan ketombe. Ketombe sendiri merupakan kulit kepala yang mengalami pembelahan secara terus-menerus sehingga sel-sel kulit kepala cepat mati dan menjadi serpihan-serpihan putih. Jambu biji bisa membuat kulit kepala menjadi normal kembali dan tidak mengelupas lagi.

4. Mengembalikan Elastisitas Rambut

Selain Vitamin C dan Vitamin B, jambu biji juga mengandung lycopene yang telah terbukti sangat baik untuk melindungi sel-sel pada rambut. Lycopene sangat berguna untuk menangkal radikal bebas yang menyebabkan kerusakan rambut. Dengan daya elastisitas rambut akan meningkat sehingga rambut tidak mudah rapuh.

5. Membantu Proses Pertumbuhan Rambut

Walaupun daging buah jambu biji cenderung lebih padat dari buah semangka, namun jambu biji ternyata mengandung banyak air. Kandungan air dalam jambu biji dapat mencukupi suplai air yang dibutuhkan oleh rambut, sehingga proses pertumbuhan rambut akan berjalan dengan baik.

6. Mengatasi Rambut Bercabang

Rambut bercabang merupakan salah satu ciri bahwa rambut tidak sehat. Rambut bercabang biasanya terjadi pada orang yang memiliki rambut super kering. Sebagian orang hanya mengatasi rambut bercabang dengan memotong ujung rambut.

Padahal, Jika rambut bercabang, itu artinya rambut memerlukan nutrisi. Jambu biji sangat baik untuk mengembalikan kelembaban rambut sehingga tidak ada lagi masalah dengan rambut bercabang.

Manfaat Jambu Biji Untuk Ibu Hamil

Para pakar kesehatan sangat menganjurkan para ibu hamil untuk mengonsumsi jambu biji. Karena dalam jambu biji banyak sekali kandungan vitamin, protein, kalsium, fosfor, zat besi, air dan kandungan lainnya yang sangat baik untuk menutrisi ibu hamil. Berikut ini ada beberapa manfaat jambu biji yang baik untuk kesehatan ibu hamil:

1. Menurunkan Kolesterol

Jambu biji mengandung pektin yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Kolesterol yang meningkat sangat sering terjadi pada tubuh ibu hamil. Mengonsumsi jambu biji dapat membantu pengikatan asam empedu dan kolesterol yang pada akhirnya akan dikeluarkan dari tubuh melalui sistem pembuangan.

2. Menurunkan Risiko Eklamsi

Jambu biji juga kaya akan kalium yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi yang juga sangat rentan dialami oleh ibu hamil. Tekanan darah yang tinggi jika dibiarkan terus-menerus akan membuat pembuluh darah pecah.

Selain itu, hipertensi pada kehamilan dikhawatirkan akan meningkatkan risiko eklamsi atau kejang pada kehamilan. Jika sampai terjadi eklamsi, maka besar kemungkinan bayi akan lahir cacat bahkan kematian ibu dan bayi bisa saja terjadi.

3. Menangkal Virus Berbahaya

Jambu biji mengandung janin yang bermanfaat untuk menyehatkan saluran pencernaan pada ibu hamil. Selain itu, jambu biji juga dapat melancarkan peredaran darah dan menangkal virus-virus berbahaya yang bisa mengancam ibu hamil dan janin.

4. Membantu Memenuhi Nutrisi Ibu Hamil

Kandungan mineral yang ada pada buah jambu biji sangat banyak, terutama mangan. Mangan sangat bermanfaat untuk membantu penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Mengonsumsi makanan yang sehat ditambah dengan jus jambu biji tentunya sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.

5. Mencegah Kegemukan Pada Ibu Hamil

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jambu biji bisa membantu menurunkan berat badan. Wanita hamil rentan mengalami kenaikan berat badan jika sudah memasuki trimester 2 kehamilan. Hal ini terjadi karena Nutrisi yang ada pada tubuh ibu hamil juga turut disalurkan ke janin, sehingga ibu hamil menjadi mudah lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan.

Ibu hamil yang mengalami kegemukan sangat tidak baik bagi janin dan nantinya akan mempersulit proses persalinan. Untuk itu, menjaga berat badan saat hamil sangatlah penting. Untuk itu, ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah jambu biji.

6. Meningkatkan Stamina Ibu Hamil

Selain mencegah kegemukan, jambu biji juga bisa meningkatkan stamina bagi ibu hamil. Jambu biji mengandung magnesium yang dapat membantu proses relaksasi tubuh sehingga otot-otot saraf ibu hamil tidak tegang. Dengan keadaan tubuh yang lebih rileks, ibu hamil akan lebih berenergi dan tidak mudah lelah.

7. Menurunkan Risiko Diabetes Gestasional

Buah jambu biji juga mampu menurunkan risiko terjadinya diabetes gestasional. Diabetes gestasional sendiri merupakan suatu penyakit dimana wanita mengalami kenaikan kadar gula dalam darah pada saat hamil. Buah jambu biji mengandung banyak air dan gula alami yang sangat mudah dicerna.

8. Mencegah Anemia

Manfaat jambu biji yang terakhir bagi ibu hamil yaitu mencegah anemia. Buah jambu biji mengandung zat besi yang cukup tinggi. Zat besi sangat berperan dalam pembentukan sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia pada kehamilan.

Efek Samping Jambu Biji yang Perlu Diperhatikan

Dibalik banyaknya manfaat yang dapat dirasakan dari jambu biji, ada beberapa efek samping yang harus diperhatikan, terutama bagi ibu hamil. Pada kondisi tertentu, mengonsumsi jambu biji harus dalam batasan tertentu dan tidak boleh berlebihan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai efek samping jambu biji, simak uraian berikut.

Menyebabkan Diare Pada Ibu Hamil

Jambu biji memang memiliki beberapa manfaat untuk ibu hamil. Namun, ibu hamil harus tau batas aman mengonsumsi jambu biji agar tidak berakibat fatal. Ibu hamil hanya boleh mengonsumsi maksimal 300 gram jambu biji dalam sehari. Karena jika ibu hamil mengonsumsi jambu biji lebih dari 300 gram, maka akan meyebabkan diare.

Hal ini disebabkan oleh tingginya serat yang ada pada jambu biji sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan sistem pencernaan menjadi terlalu lancar hingga mengakibatkan diare. Diare yang terjadi pada kehamilan bisa menyebabkan iritasi, kontraksi uterus dan kondisi fisik yang melemah.

Menyebabkan Sakit Gigi

Mengonsumsi jambu biji ternyata bisa menyebabkan sakit gigi, terutama bagi yang memiliki gigi sensitif. Bagi anda yang giginya tidak sensitif pun perlu membatasi jumlah konsumsi jambu biji. Ditambah lagi bagi anda yang memiliki gigi berlubang, sebaiknya hindari mengonsumsi jambu biji. Karena biji dari jambu bisa masuk ke kubang pada gigi yang akhirnya akan menyebabkan sakit gigi.

Radang Usus Buntu

Radang usus buntu sebenarnya terjadi akibat terjadinya infeksi pada usus buntu. Infeksi pada usus buntu biasanya terjadi akibat bakteri. Namun, mengonsumsi jambu biji secara berlebihan juga bisa menyebabkan radang pada usus buntu. Biji jambu yang terlalu banyak akan sulit dicerna oleh lambung sehingga kerja lambung akan lebih berat. Hal tersebut akan memicu terjadinya radang pada usus buntu.

Gangguan Lambung

Biji jambu ini, jika tidak dikunyah sampai halus, akan memberatkan kerja lambung dalam mencernanya. Akibatnya dinding lambung akan mengalami iritasi dan menjadi tidak sehat. Ditambah lagi jika anda memang sudah memiliki riwayat penyakit lambung, mengonsumsi jambu biji sangat tidak disarankan untuk anda.

Meningkatkan Kadar Gula

Jambu biji juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah jika dikonsumsi bersamaan dengan gula. Jika anda ingin mendapatkan manfaat dari jambu biji, maka sebaiknya jangan mengonsumsi jambu biji dengan gula atau mengonsumsi jambu biji setelah mengonsumsi makanan manis lainnya. Hal tersebut bisa mengakibatkan naiknya gula darah dan meningkatkan risiko diabetes.

Demikianlah ulasan mengenai manfaat jambu biji, baik dari segi kesehatan, kecantikan hingga manfaat untuk ibu hamil. Jika anda ingin memperoleh manfaat yang maksimal dari buah jambu biji, bukan berarti anda boleh mengonsumsinya secara berlebihan, ditambah lagi jika anda sedang dalam kondisi tertentu. Untuk itu, konsumsilah buah jambu biji sewajarnya saja.

Komentar disini