Letak Geografis Indonesia: Beserta Dampak dan Pengaruh

Letak Geografis Indonesia
Pura Ulun Danu temple on a lake Beratan, Bali, Indonesia

Kalimat.ID – Dalam sebuah ilmu Geografi, Letak Geografis Indonesia ini bisa diartikan sebuah ilmu yang mempelajari suatu hal mengenai sebuah lokasi di daerah tertentu atau persamaannya, perbedaan (variasi), kekurangan hingga fenomena fisik yang terjadi diatas permukaan Bumi.

Geografi diambil dari Kata yang berbahasa Yunani yakni gêo memiliki arti Bumi, dan graphein memiliki arti tulisan atau disebut dengan menjelaskan. Orang yang mempelajari ilmu ini dan ahli di bidangnya disebut juga dengan geograf atau geografer.

Sebuah ilmu Geografi tidak hanya melulu membahas mengenai sebuah peta saja, akan tetapi jauh lebih daripada itu, ia juga menjelaskan mengapa disitu, dan tidak ditempat lain, baik hal ini terjadi secara alami (bencana) juga ulah tangan manusia, juga mempelajari apa yang disebabkan oleh perbedaan yang terjadi pada saat itu.

Pengaruh Letak Geografis Indonesia

Letak Geografis adalah letak dimana suatu kawasan atau daerah yang dapat dilihat dari peta dan dapat menentukan posisi letak antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Secara Geografis Indonesia terletak di garis 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan) dan 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur).

Indonesia terletak diantara dua Benua yaitu Benua Australia dan Benua ASIA, juga Indonesia diapit oleh dua Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Hal ini yang membuat dampak Indonesia memiliki angin laut yang membawa banyak hujan.

Hal ini juga membuat Indonesia memiliki dua iklim salah satunya adalah Iklim Tropis (Panas), hal ini dipengaruhi oleh arah angin yang berhembus setiap 6 bulan sekali satu musim. Selain memiliki dua iklim Indonesia juga memiliki keberagaman Seni, Budaya dan perbedaan Agama.

Letak Geografis Indonesia sebuah daerah itu ditentukan oleh posisi Letak garis lintang dan garis bujur. Garis lintang yakni berbentuk horizontal yang sejajar dengan garis khatulistiwa, berdasarkan garis Lintang 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan), Indonesia berada didalam wilayah iklim tropis dengan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

– Memiliki curah hujan yang sangat tinggi
– Terdapat hutan hujan tropis yang amat luas
– Sinar matahari membentang sepanjang tahun
– Kelembapan udara yang tinggi

Garis Bujur (Imajiner) pada sebuah Peta atau Globe yang menghubungkan sebuah kutub utara dan kutub selatan dibumi. Dengan adanya Garis Bujur berdampak pada pembagian waktu di sebuah darah yang terkena garis ini. Sedangkan garis bujur 0 (derajat) berada dikawasan Greenwich, Indonesia berada pada garis bujur 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur), hal ini menyebabkan Indonesia memiliki 3 waktu berbeda yakni:

1. Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB)

Daerah yang memiliki waktu WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat) memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Berikut daerah yang berada di kawasan zona waktu WIB yakni pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan Bara dan Tengah, Madura hingga pulau-pulau lainnya yang berada tidak jauh dari pulau-pulau besar yang berada pada zona waktu WIB.

2. Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA)
Kawan zona waktu WITA berada pada posisi +8 GMT (Greenwich Mean Time), diantaranya wilayah di Indonesia yang memiliki zona WITA adalah Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan selatan dan timur, Sulawesi hingga pulau kecil lainnya yang berada di sekitarnya.

3. Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT)

Indonesia bagian timur atau zona waktu indonesia bagian timur (WIT) berada pada +9 GMT (Greenwich Mean Time). Pulau yang berada pada wilayah ini adalah Maluku, Papua beserta pulau-pulau disekitarnya.

Dampak Letak Geografis Indonesia

indonesia

Dari letaknya Indonesia berada di 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan) dan 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur) hal ini membuat Indonesia memiliki keunikan baik dari masalah iklim, cuaca, ekonomi dan sektor pariwisata, dan sosial juga budaya.

1. Musim

Image by: inspirasijatim.com

Di Indonesia sendiri terbagi dua musim karena letak geografisnya, yakni musim panas (kemarau) dan musim hujan. Hal ini menyebabkan Angin Muson yang bertiup dari arah laut.

Maka tidak heran jika Indonesia ini hanya memiliki dua cuaca saja yakni Hujan dan Panas atau kemarau, namun dari dua musim ini itulah mengapa di Indonesia ini tanahnya subur, hingga Indonesia sempat dijajah selama ratusan tahun itu karena Indonesia bukan bangsa yang bodoh, akan tetapi karena sumber daya alam yang terkandung di negeri loh jenawa ini yang membuat kita Indonesia sempat dijajah.

2. Kondisi Iklim

ikim indonesia
Image by: aktual.com

Indonesia memiliki iklim laut yang disebabkan oleh pertemuan dua Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, hal ini menyebabkan banyaknya terjadi hujan. selain dari hujan juga ada kemarau yang mengakibatkan banyak panen rusak, juga hujan terus menerus akan mengakibatkan gagal panen juga, maka dari itu sesuatu hal yang berlebihan pasti akan memiliki mudharatnya, namun tergantung kita bisa memanfaatkannya dengan baik atau tidak.

3. Hubungan Politik

politik
Image by: elsaonline.com

Karena Indonesia berada di dua benua yakni ASIA dan Australia menyebabkan Indonesia memiliki letak strategis juga dibidang politik. Maka dari ini Indonesia menjadi negera Demokrasi, karena di Indonesia banyak memiliki ras, suku dan agama yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

4. Sosial dan Budaya

sosial budaya
image by: tirto.id

Sosial dan Budaya di Indonesia sangatlah banyak, karena terlalu banyak orang dari luar Nusantara masuk ke Indonesia pada jaman dulu, hal ini menyebabkan Indonesia memiliki Sosial dan Budaya yang beranekaragam.

Maka hal ini patut kita syukuri karena Indonesia selain kaya akan kekayaan alam juga kaya akan suku, ras dan agama, namun tetap rukun dalam pegangan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.

5. Ekonomi

ekonomi
Image by: kompas.com

Dengan letak posisi yang sangat strategis Indonesia menjadi lalu lelang perjalanan lintas dagang Dunia, baik melalui udara dan air juga darat, hal ini membuat keuntungan tersendiri bagi Ekonomi bangsa Indonesia. Hal ini juga bisa dimanfaatkan melalui perdagangan internasional, dimana para pengusaha bisa memperkenalkan dan menjual produknya ke luar negeri, ini akan membantu roda perekonomian dari suatu bangsa dan Negara.

6. Sektor Wisata

wisata bali

Karena keunikan yang dimiliki dari letak Geografis Indonesia, hal ini membuat Indonesia memiliki sektor pariwisata yang bagus-bagus, baik dari segi sektor pariwisata alam dan budaya juga laut. Seperti Raja Ampat yang memiliki ekosistem wisata laut bahari kelas dunia yang berada di Raja Ampat, Irian Jaya, juga tak kalah lagi dengan keindahan alam pegunungan yang terhampar dibumi pertiwi ini.

7. Kekayaan Alam

kekayaan alam

Flora dan Fauna menjadi hal yang sejati di Indonesia, dua kekayaan ini hanya dimiliki oleh Indonesia, kita sepatutnya bangga serta menjaga sebuah anugerah dari Tuhan untuk kita bangsa Indonesia memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah, dan memiliki Hutan Hujan Tropis terbesar di dunia.

8. Kekayaan Tambang

tambang

Indonesia selain memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah, Indonesia juga di berkahi dengan adanya sumber daya tambang, baik itu biji besi, baja, emas, timah, batu bara, sebagian pabrik baja dan besi terbaik juga ada di Indonesia, tambang batu bara terbesar juga ada di Indonesia, tambang emas terbesar juga ada di Indonesia yakni Freeport.

Maka banyak sekali manfaat dari letak geografis Indonesia dari berbagai aspek sosial, budaya dan agama, maka dari itu kita wajib menjaga apa yang telah Tuhan berikan untuk Indonesia ini, dengan turut membaca artikel ini agar lebih paham potensi yang harus digarap oleh bangsa sendiri, sehingga bangsa ini bisa menjadi bangsa yang lebih mandiri lagi diatas kaki sendiri.

Komentar disini