3 Kisah Nabi Zakaria Singkat dan Lengkap

Kalimat.ID – Kisah Nabi Zakaria, Beliau merupakan orang yang shaleh dan hidup diantara kaum Bani Israil. Selain sebagai orang Nabi dan Rasul, ia juga dikenal sebagai seorang tukang kayu yang memiliki semangat yang tinggi dalam bekerja, sangat bertanggung jawabdan selalu mandiri. Beliau tidak makan kalau tidak dari hasil jerih payahnya sendiri.

Nabi Zakaria As. berdakwah cukup lama hingga usianya telah menjadi tua. Tetapi, tetap saja Bani Israil menyembah berhala. Semakin hari, mereka justru semakin membangkang. Hanya sebagian kecil saja yang mengikuti ajaran Nabi Zakaria As.

Dikisahkan Nabi Zakaria As. berdoa kepada Allah SWT. agar diberikan keturunan. Hal ini supaya apabila Nabi Zakaria As. meninggal dunia ada keturunannya yang dapat meneruskan dakwahnya. Tetapi, Allah SWT. belum mengabulkan doa Nabi Zakaria As. untuk memiliki anak.

Kisah dari Nabi Zakaria As. ini ada kaitannya dengan kisah Maryam yaitu ibunda dari Nabi Isa As. Istri Nabi Zakaria As. bernama Isya. Isya adalah saudara dari Hanna. Hanna adalah istri seorang ulama besar yang bernama Imran.

Imran dan Hannah belum dikarunia anak. Tetapi, karena doa Imran kepada Allah SWT. akhirnya Hanna mengandung. Kelak anaknya ini diberi nama Maryam ibunda dari Nabi Isa As. Sedangkan Isya dan Nabi Zakaria As. belum mempunyai anak.

Kisah Nabi Zakaria Mendapatkan Hak Asuh Anak

Ketika Hannah mengandung, Imran meninggal dunia. Bayi mungil yang diberi nama Maryam lahir tanpa kehadiran seorang ayah. Ditambah lagi, sesuai janji Hannah dan Imran kepada Allah SWT. maka, setelah lahir Maryam akan diserahkan ke Baitul Maqdis.

Otomatis dari kalangan para ulama pada saat itu saling berebut untuk mengasuh Maryam. Karena, ia merupakan anak dari ulama besar yang sangat dihormati termasuk Nabi Zakaria As. yang merupakan pamannya sangat ingin mengasuh Maryam. Terlebih beliau saat itu belum punya anak.

Kalangan para ulama ini akhirnya mengadakan undian dengan anak panah. Undian yang pertama barangsiapa yang anak panahnya diambil oleh Maryam maka, dialah yang menjadi pemenang. Maka, pada saat itu seluruh anak panah orang – orang yang hadir diletakkan di sisi bayi Maryam, anak panah Nabi Zakaria As. lah yang diambil oleh Maryam. Oleh karena tidak puas para ulama menginginkan undian ini untuk diulang.

Undian yang kedua, barangsiapa yang anak panahnya mampu melawan arus sungai maka, dialah yang menang. Setelah dilemparkan ternyata anak panah Nabi Zakaria As. lah yang melawan arus. Sampai, Nabi Zakaria As. yang mendapatkan undian. Lagi – lagi para ulama tidak puas dan meminta dilakukan sekali lagi.

Undian ketiga, barangsiapa yang mengikuti arus maka, ia yang menang. Ternyata anak panah milik Nabi Zakaria As. yang kembali memenangkannya. Sehingga, disepakati bersama bahwa Nabi Zakaria lah yang berhak mengasuh Maryam.

Saat Maryam dengan asuhan dari Nabi Zakaria As. Maryam tinggal di sebuah kamar dekat dengan Mihrab Nabi Zakaria As. Di Masjid Al Aqsa ia dididik dengan berbagai ilmu pengetahuan dan selalu bermunajat kepada Allah SWT. Ia tumbuh dewasa disertai dengan kecerdasan otak, keimanan dalam hati dan ketakwaannya yang kuat kepada Allah SWT. Sehingga, Allah SWT. memberikan karomah kepada Maryam.

Diantaranya ialah dengan mengutus para malaikat mengirimkan buah – buahan dan makanan khusus kepada Maryam. Hal ini disaksikan langsung oleh Nabi Zakaria As. yaitu setiap Nabi Zakaria As. mengantarkan makanan dan minuman untuk Maryam maka, Nabi Zakaria As. mendapati makanan – makanan khas musim dingin telah tersedia di ruangan tempat Maryam padahal, saat itu sedang musim panas. Dan begitupula sebaliknya.

Kondisi tersebut sangat mencengangkan mengingat ruangan Maryam selalu terkunci rapat dan Maryam sendiri juga sangat jarang keluar dari ruangannya. Setiap malam Nabi Zakaria As. selalu memikirkan keajaiban yang terjadi pada Maryam.

Mulai dari Hannah ibu dari Maryam yang semula mandul tetapi, Allah SWT. berkehendak lain sehingga Hannah mengandung dan melahirkan. Kemudian perihal kepatuhan Maryam dan kecerdasan akalnya sampai dengan kehadiran makanan serta minuman yang istimewa dari Allah SWT. Inilah bukti bahwa memang tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT.

Kisah Nabi Zakari yang Diberikan Keturunan

Nabi Zakaria As. menjadi teringat kembali dengan keinginannya untuk memiliki seorang anak. Doa kepada Allah SWT. senantiasa dipanjatkan tanpa pernah kecewa atau menyerah. Hingga akhirnya tidak beberapa lama istri Nabi Zakaria As. atau Isya mengalami menstruasi padahal selama masa mudanya ia tidak pernah mengalami menstruasi.

Inilah tanda bahwa Allah SWT. sedang mengabulkan permohonan Nabi Zakaria As. dan mengutus para malaikat bahwa sebentar lagi Isya akan mengandung bayi yang nantinya akan diberi nama Yahya.

Untuk meyakinkan Nabi Zakaria As. maka, Allah SWT. memberikan tanda yaitu Nabi Zakaria As. akan mengalami tidak berbicara selama tiga hari padahal ia sehat. Setelah itu, walau usianya sudah tua dan rambutnya sudah beruban tetapi fisik Nabi Zakaria As. tiba – tiba menjadi sangat bugar dan sehat. Maka, terjadilah semua yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. untuk kelahiran Yahya As.

Allah SWT. juga menurunkan perintah untuk Bani Israil agar selalu bertasbih di waktu pagi dan petang. Oleh karena Nabi Zakaria As. mendadak tidak dapat bercakap – cakap maka, perintah tersebut disampaikan menggunakan bahasa isyarat. Tidak beberapa lama, istri Nabi Zakaria As. mengandung.

Saat bayi yang diberina nama Yahya ini lahir, Nabi Zakaria As. tak lupa mendoakan agar Yahya kelak bisa menjadi seorang Nabi yang dapat meneruskan dakwah di jalan Allah SWT.

Dalam Al Quran dikabarkan bahwa Bani Israil adalah kaum durhaka yang membunuh para Nabi utusan Allah SWT. Syamir Bin Attiah menceritakan bahwa ada sekitar 70 Nabi yang di bunuh oleh Bani Israil di atas batu di Masjid Al Aqsa. Nabi yang dibunuh oleh Bani Israil diantaranya adalah Nabi Yahya As. ia merupakan putra dari Nabi Zakaria As. beliau dibunuh dengan dipenggal lehernya. Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun.

Kisah Nabi Zakaria yang Terbunuh

Sesudah Nabi Yahya As. tiada, perhatian orang – orang beriman beralih kepada Nabi Zakaria As. yang sudah tua. Saat itu pendapat Nabi Zakaria As diminta oleh mereka mengenai pernikahan raja Herodus dengan keponakannya yakni Hirodia.

Nabi Zakaria As. tetap berpegang teguh kepada ajaran Allah SWT. yang tersebut dalam kitab Taurat yaitu Nabi Zakaria As. menolak bahkan melarangnya. Sebab hal ini memang tidak diperkenankan oleh Allah SWT. Seseorang dilarang menikahi keponakannya sendiri karena masih merupakan mahramnya.

Maka saat itu Raja memerintahkan prajuritnya untuk menangkap Nabi Zakaria As karena marah. Kemudian, mereka mengejar Nabi Zakaria As. Pada waktu dikejar oleh pasukan raja, Nabi Zakaria As. bersembunyi di dalam pohon besar yang batangnya terbelah sehingga, Nabi Zakaria As. dapat masuk ke dalamnya. Tetapi, iblis dengan sengaja datang dan merobek baju Nabi Zakaria As. Kemudian, iblis mendatangi pasukan raja dan memberiktahukan keberadaan Nabi Zakaria As.

Pasukan raja awalnya tidak percaya tetapi, setelah ditunjukkan robekan baju Nabi Zakaria As. maka pasukan raja menjadi percaya dan beramai – ramai membelah pohon tempat Nabi Zakaria As. bersembunyi dengan menggunakan gergaji hingga akhirnya mendadak dari pohon itu keluar darah. Lalu mereka menyangka sudah membunuh Nabi Zakari tersebut. Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun.

Benarkah demikian adanya, hanya Allah SWT yang mempunyai pengetahuan tentang kejadin yang menipa nabi Zakaria saat itu. Sebelum itu Allah SWT. sudah mewahyukan pada Nabi Zakaria As. agar tetap tenang sampai akhir hayatnya.

Demikian kisah Nabi Zakaria As yang bisa kami sampaikan untuk anda pelajari. Mohon maaf apabila anda kesalahan kata dalam penyampaian dalam kisah Nabi Zakaria As. Kisah nabi Zakaria As ini akan sangat baik untuk anda ceritakan kepada generasi-generasi muda islam untuk bisa mengambil hikmahnya dari kisah Nabi Zakari As.

Dengan kesabaran dan kegigihan dari kisah Nabi Zakari As ini dan tidak pernah mengeluh untuk selalu berdoa kepada Allah SWT yang ingin mempunyai keturunan, menjadi sebuah contoh yang baik untuk kita tiru dan pelajari dalam rangka untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Terima kasih, semoga kisah nabi Zakaria ini bisa bermanfaat