Kisah Nabi Syuaib dan Kaum Madyan

kisah nabi syuaib
image by YouTube

Kalimat.ID – Kisah Nabi Syuaib, Kita sebagai orang Islam sudah menjadi kewajiban untuk mengetahui 25 nabi dan rasul yang diutus ke dunia. Nabi dan rasul yang membawa risalah untuk berdakwah dan menyampaikan kalimat tauhid yang meng-Esakan Allah SWT. Maka, dalam kesempatan ini kami akan memberikan kisah Nabi Syu’aib yang menjadi salah satu nabi dari 25 nabi dan rasul yang diutus oleh Allah SWT ke dunia.

Kisah nabi Syu’aib Alaihissalam akan menjadi sebuah peringatan bagi kita semua dan akan banyak hikmah yang terdapat pada kisah nabi Syuaib As tersebut. Oleh karena itu, silahkan anda baca kisah nabi Syu’aib Alaihissalam ini yang Alloh utus sebagai pembawa peringatan kepada kaum Madyan.

Kisah Nabi Syuaib Alaihissalam

kisah nabi syu'aib
image by YouTube

Nabi Syuaib Alaihissalam diutus oleh Allah untuk penduduk atau kaum bernama penduduk Madyan. Penduduk Madyan adalah penduduk yang senantiasa menyembah aikah. Aikah adalah sejenis pohon yang sangat besar atau di tanah dataran yang tandus di kebun-kebuh yang sangat besar dan pohon-pohon besar tersebut dianggap sebagai Tuhan mereka (Pohon Keramat) yang mereka senang menyembahnya.

Surat Al Araaf Ayat 85 yang Menceritakan Kaum Madyan

Nabi Syuaib Alaihissalam sama seperti nabi-nabi lainnya yang diutus oleh Allah SWT oleh sebuah kaum yang telah menjalankan sebuah kesesatan yang tidak beriman kepada Allah SWT. Seperti yang diceritakan dalam surat Al A’raaf ayat 85 :

al araaf ayat 85

“ Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syuaib. Ia berkata: Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman”.

Bagaimana kerusakan yang dibuat oleh penduduk Madyan. Dan Nabi syuaib Alaihissalam telah mengingatkan mereka untuk tidak mengurangi takaran pada dagangan mereka, kegiatan mereka berprofesi sebagai pedagang-pedagang yang senang sekali untuk bertindak curang yang senang sekali mengurangi takaran timbangan mereka.

Pada musim paceklik menjual yang sangat mahal, dan timbangan mereka dibuat dengan tidak adil terhadap orang-orang yang membeli. Hal itu semua merupakan kerusakan yang pertama yang dibuat oleh kaum Madyan.

Kerusakan yang kedua Nabi Syuaib Alaihissalam mengingatkan kepada mereka untuk tidak melakukan kerusakan di muka bumi. Dan yang ketiga adalah jangan sekali-sekali emngganggu orang di tepi jalan yang menuju kepada kebaikan Allah SWT. Maka, nabi syuaib yang terkenal sebagai ahli pidato para nabi ini karena cara bercakap-cakap yang sangat bijaksana dan lemah lembut.

Terjadilah percakapan nabi Syuaib Alaihissalam dengan penduduk Madyan. Nabi Syuaib Alaihissalam mengingatkan mereka untuk kembali lagi kembali kepada Allah SWT. dan mereka mengatakan “apakah sholatmu yang telah menyuruh engkau untuk melakukan hal seperti ini wahai Syuaib?” . dan kemudian nabi Syu’aib menjawab bahwa “aku melakukan hal yang demikian sebenarnya untuk melakukan perbaikan diri kalian sendiri tidak lebih daripada itu”.

Nabi Syuaib Alaihissalam tidak meminta upah, tidak meminta apa-apa namun, hanya meminta kaum Madyan untuk kembali lagi kepada Allah SWT. Lalu, kaum Madyan mengatakan “Wahai Syuaib ketahuilah bahwa engkau tidak berasal dari keluarga ynag seperti itu. Kau ini berasal dari kaum yang lemah dan kami akan merajammu “ kata mereka seperti itu.

Lalu nabi Syu’aib Alaihissalam Kembali mengingatkan “Janganlah kalian menjadi seperti kaum-kaum nabi Nuh Alaihissalam Yang Allah binasakan, kaum-kaum nabi Hud yang Allah binasakan, kaum-kaum nabi Shaleh yang Allah binasakan bahkan kaumnya nabi Luth As”. Namun tentu saja peringatan dari nabi mereka itu tidak mereka indahkan begitu saja.

Mereka justru mengusir nabi Syu’aib Alaihissalam dan pengikut Nabi Syu’aib As orang-rang yang beriman ini dari kampung mereka. Dan mereka mengatakan “barangsiapa yang mengikuti nabi Syu’aib Alaihissalam tersebut adalah orang-orang yang sangat merugi “. dan kembalilah mereka menyembah pohon-pohon keramat serta tidak mengindahkan peringatan nabi Syu’aib untuk menyembah Allah SWT.

Lalu, apa yang terjadi? Nabi Syu’aib mengatakan kepada mereka bahwa akan ada azab yang akan menimpa mereka seperti kaum-kaum terdahulu. Maka, benarlah ketika Nabi Syu’aib As dan para pengikutnya telah berdakwah kepada mereka namun, mereka tidak mengindahkan peringatan itu. Sehingga Nabi Syu’aib Alaihissalam dan para pengikutnya hijarah ke negeri berikutnya.

Azab yang Menimpa Kaum Madyan

Setelah Nabi Syu’aib Alaihissalam dan para pengikut nabi Syu’aib Alaihissalam hijrah, negeri yang ditinggalkan nabi Syu’aib Alaihissalam ditimpa kekeringan yang amat dahsyat, binatang-binatang ternak mati dan kehausan, sumur-sumur menjadi kering, tanaman-tanaman menjadi kering dan orang-orang mulai kehausan. Lalu, mereka mencari-cari jalan untuk bisa mneyelesaikan permasalahan mereka.

Mereka berkumpul di tengah-tengah kota dan mereka berharap akan turun hujan dari langit. Lalu, mereka melihat ada langit-langit yang mendung yang kira-kira akan menghapuskan dahaga mereka. sehingga, mereka bersorak dengan senangnya bahwa sebentar lagi hujan akan turun.

Namun, prediksi mereka ternyata salah. Orang-orang yang tidak beriman kepad Allah SWT. ini lagi-lagi Allah timpakan Azab yang amat dahsyat sekali guntur berbunyi dengan luar biasa pada akhirnya menerjunkan bunga-bunga api kepada mereka dan sekali saja azab dari Allah seperti itu. Lalu, musnahlah kaum Madyan karena durhaka kepada Allah SWT.

Demikianlah kisah penduduk Madyan menjadi contoh seperti dari kisah yang sebelumnya yang durhaka kepada Allah. Seperti, kaum Adn yang tidak mendengar nasihat Nabi Hud Alaihissalam, kaum Tsamud yang tidak mendengar nasihat nabi Shaleh Alaihissalam

Maka dari itu, mari kita refleksikan sekarang bagaimana orang-orang tidak mau lagi taat kepada Allah SWT., para pedagang mengurangi takaran-takaran timbangannya, para pekerja-pekerja yang berlaku korupsi yang memakan harta yang bukan haknya dan ia masukkan harta haram itu kepada anak dan istrinya. Sehingga, wajar saja do’a-do’a kita selama ini tidak dikabulkan oleh Allah SWT. karena hak-hak orang lain mereka ambil, karena hak-hak orang lain mereka curi.

Mudah-mudahan kisah ini menjadi pembelajaran untuk kita semua untuk berperilaku jujur dan kemudian Lillah semata-mata karena Allah SWT. Semoga Bermanfaat. Insya Allah.

Ayat Ayat Alquran yang Menceritakan Kisah Nabi Syuaib Alaihissalam

– Q.S Al A’araaf ayat 85,89,dan 90
– Q.S Hud ayat 89 sd 91
– Q.S Asy Syu’araa ayat 185 sd 186

Demikianlah kisah nabi Syuaib yang bisa kami sajikan untuk anda, kami mengambil kisah nabi Syuaib tersebut diambil dari cermaha ustadzah dan kutipan-kutipan ayat quran yang menceritakan kisah nabi Syuaib Alaihissalam.

Semoga dengan cerita dari kisah nabi Syuaib akan mendapatkan banyak-banyak hikmah dan menjadi sebuah peringat untuk masa depan kita agar senantiasa untuk mengindahkan sebuah peringatan dan meningkatkan ketauhidan kita kepada Allah SWT.

Komentar disini