Kisah Nabi Shaleh Serta Kaum Tsamud yang di Azab oleh Allah

Kalimat.ID – Kisah Nabi Shaleh, Sahabat yang dimuliakan oleh Allah SWT. dari surat Thaha mendapati ada satu ayat yang menyampaikan ajakan dari Nabi Shaleh Alaihissalam kepada kaumnya. Nabi Shaleh Alaihissalam merupakan seorang nabi dan rasul yang tidak lepas dari perjalanan kehidupan manusia. Beliau membawakan risalah ketauhidan Allah SWT. kepada umatnya.

Nabi Shaleh Alaihissalam adalah generasi ke 6 dari nabi Nuh Alaihissalam beliau diutus di tengah-tengah kaum Tsamud ketika itu. Nabi Shaleh Alaihissalam ketika itu berada di tengah-tengah kemunkaran dan kesyirikan dari kaum Tsamud. Nabi Shaleh Alaihissalam terkenal sebagai seorang yang tangkas, cerdik, rendah hati dan ramah kepada siapapun.

Kisah Nabi Shaleh dan Kaum Tsamud

kisah nabi shaleh
image by hidayatullah.com

Dalam kisah nabi Shaleh,Kaum Tsamud melakukan peribadahan bukan lagi kepada Allah SWT. Namun, mereka beribadah kepada berhala, patung-patung dan sesembahan-sesembahan lainnya yang sesungguhnya mereka sendiri yang menciptakan. Oleh karenanya, Allah SWT. memerintahkan dan mengutus nabi Shaleh Alaihissalam untuk mengajak kepada jalan Allah, kembali kejalanNya di tengah-tengah kaum Tsamud ketika itu.

Kaum Tsamud menganggap nabi Shaleh Alaihissalam sedang terpengaruh oleh sihir. Dan akhirnya Allah SWT. menurunkan ayat ini Surat Thaha kepada nabi Shaleh Alaihissalam untuk disampaikan kepada umatnya sebagai peringatan dan mengajak kepada jalan Allah SWT.

Namun, sahabat sekalian kenyataannya pada ketika itu nabi Shaleh Alaihissalam mengajak kepada umatnya dan tidak serta merta mengikuti apa yang disampaikan oleh Nabi Shaleh Alaihissalam.

Mereka bahkan menantang kepada nabi Shaleh Alaihissalam untuk membuktikan kalau memang benar apa yang disampaikan, ajakan yang disampaikan adalah merupakan perintah dari Allah SWT. sebagai Rabb ketika itu, maka mereka memohon atau meminta pada nabi Shaleh Alaihissalam untuk memperlihatkan mukjizatnya.

Nabi Shaleh Alaihissalam berdo’a dan memohon kepad Allah SWT. agar permintaan mereka dapat terwujud. Akhirnya atas izin Allah SWT. mukjizat nabi Shaleh Alaihissalam dinampakkan oleh Allah SWT. lewat lahirnya seekor anak unta betina dibalik bebatuan besar ketika itu. Seekor unta ini sesuai dengan apa yang kaum Tsamud minta yang telah mereka gambar di atas batu.

Kalau kita meruntut kepada cerita tentang kehidupan kaum Tsamud, mereka berada atau tinggal di wilayah yang sebagain besar kaum Tsamud merupakan pengukir dan pemahat bukit yang baik. Kaum Tsamud tinggal di daerah Madain Shaleh yaitu wilayah yang diselimuti batu-batuan yakni antara Wilayah Hijaz dan Syam ketika itu.

Allah SWT dengan kebesarannya memperlihatkan mukjizat Nabi Shaleh Alaihissalam lewat lahirnya seekor anak unta betina di tengah-tengah kaum Tsamud ketika itu. Akhirnya unta betina tumbuh di tengah-tengah kehidupan kaum Tsamud.

Sebagain kaum Tsamud ada yang mengikuti dan beriman kepada nabi Shaleh Alaihissalam dan mereka kembali ke jalan Allah SWT serta mengimani bahwa Allah SWT sebagai satu-satunya yang berhak untuk diibadahi.

Pembunuhan Unta Oleh Kaum Tsamud

unta kaun tsamud
image by infodakwah.com

Dan akhirnya ketika unta betina tersebut berada di tengah-tengah kaum Tsamud, nabi Shaleh Alaihissalam berpesan kepada kaum Tsamud agar jangan diantara mereka mengganggu atau mengusik keberadaan unta betina terebut dan unta betina tersebut tumbuh menjadi unta betina yang dewasa lalu menghasilkan air susu yang menimpah dan pada akhirnya bermanfaat bagi kaum Tsamud.

Namun, cerita itu tidak sampai hanya pada hal itu. Sahabat yang di muliakan oleh Allah SWT. sebagian dari kelompok kaum Tsamud yang tidak beriman kepada Allah SWT. yang tidak mengikuti perintah atau ajakan dari nabi Shaleh Alaihissalam mereka tetap berusaha menghilangkan atau membunuh unta betina tersebut.

Karena mengingikan pembuktian sebagaimana nabi Shaleh Alaihissalam pernah menyampaikan jikalau diantara umat Tsamud ketika itu mengusik atau bahkan membunuh unta betina maka, azab Allah SWT. akan ditimpakan atas mereka.

Nah, sebagaian kelompok atau golongan kaum Tsamud yang tidak beriman kepada Allah SWT. serasa ingin membuktikan apakah benar perkataan nabi Shaleh Alaihissalam terkait ancaman Allah SWt. Maka, akhirnya tibalah suatu saat unta betin itu terbunuh oleh sebagain kaum yang tidak beriman.

Dan luar biasanya lagi mereka yang membunuh, mereka yang berusaha menghilangkan nyawa unta betina, maka sebagai bukti kemukjizatan nabi Shaleh Alaihissalam mereka sendiri yang melaporkan kepada nabi Shaleh Alaihissalam kejadian pembunuhan unta betina tersebut.

Turunya Azab yang Menimpa Kaum Tsamud

kaum tsamud

Sampai akhirnya nabi Shaleh Alaihissalam memperingatkan kepada mereka bahwa sesungguhnya mereka telah berbuat kerusakan dan telah melanggar larangan Allah SWT. dan setelah itu kaum Tsamud yang seolah-olah menantang akan azab Allah SWT. akhirnya pun didatangkan azab setelah tidak lama kejadian tersebut.

Nabi Shaleh Alaihissalam menyelamatkan diri dan diikuti oleh para umatnya yang taat dan beriman kepada Allah SWT. Akhirnya kaum Tsamud didatangkan atau ditimpa azab dari Allah SWT, berupa guncangan dimana mereka berpijak, gempa bumi yang sangat dahsyat bahkan terjadi petir yang sangat menggelegar yang akhirnya membunuh mereka semua.

Ibrah yang bisa kita ambil dari pelajaran atau kisah Nabi Shaleh Alaihissalam adalah bahwa :

1. Semua Nabi dan Rasul memiliki perintah atau pesan yang sama. Dimana Nabi dan Rasul mengajak kepada ketauhidan Allah SWT, untuk mengajak kembali dan hanya beriman kepada Allah SWT. dan menjauhkan diri dari hal-hal yang mendatangkan kesyirikan.

2. Bahwa sesungguhnya hidayah Allah SWT. bisa didapatkan tatkala seseoran g memiliki hati yang bersih dan terhindar dari kesombongan, kecongkakan. Karena, dari gambaran kaum Tsamud ketika itu sebagaimana wujud sudah nyata bahwa mukjizat yang sedemikian besarnya yang Allah SWT. berikan kepada nabi Shaleh Alaihissalam telah nampak di depan mereka, dihadapan mereka. Tapi, mereka tetap tidak beriman kepada Allah SWT. dan akhirnya musnahlah kehidupan mereka.

Jadi, pada dasarnya hidayah itu akan diperoleh tatkala kita terhidar dari penyakit-penyakit hati. Akhirnya semoga pesan atau kisah Nabi Shaleh Alaihissalam bisa memberikan manfaat kepada kita semua, mengembalikan jati diri kita sebagai seorang muslim yang beriman dan bertauhid hanya kepada Allah SWT. dan menjauhi semua larangan dan menghindari semua hal yang mengakibatkan kepada kesyirikan.

Ayat Ayat Alquran yang Menceritakan Kisah Nabi Shaleh dan Kaumnya

alquran
image by change.org

Kisah nabi shaleh diabadikan dalam ayat ayat alquran yang diwahyukan kepada nabi muhammad. Adapun ayat ayat tersebut sebagai berikut ini!

Dalam Quran Surah Al-A’raaf (7): ayat 73, 75, dan 77

Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.” Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum ‘Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan. Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka: “Tahukah kamu bahwa Shaleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Shaleh diutus untuk menyampaikannya”. (QS. Al-A’raaf [7]: ayat 73-75)

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: “Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu”. Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata: “Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)”. Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka. Maka Shaleh meninggalkan mereka seraya berkata: “Hai kaumku sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku, dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat”. (QS. Al-A’raaf [7]: ayat 76-79)

Adapun surat dan ayat lainnya yang bisa anda lihat dalam alquran tentang kisah nabi shaleh sebagai berikut ini!

  • Quran surah Hud (11) pada ayat 61, 62, 66, dan 89
  • Quran surah Asy-Syu’araa (26) pada ayat 142 dan 155
  • Quran surah Al-Naml (27) pada ayat 45

Demikianlah sepenggal kisah nabi shaleh Alaihissalam yang bisa anda baca dan memetik hikmahnya, semoga kita senatiasa menjadi manusia-manusia yang mempunyai jiwa tauhid dengan keimanan dan ketaqwaan yang tinggi dihadapan Allah SWT.

Komentar disini