Beranda Pendidikan Kebijakan Moneter: Menurut Para Ahli, Tujuan, Peran, Jenis dan Contohnya

Kebijakan Moneter: Menurut Para Ahli, Tujuan, Peran, Jenis dan Contohnya

Kebijakan Moneter

Kalimat.ID – Pengertian kebijakan moneter yaitu kebijakan yang dibuat dan ditetapkan oleh bank Sentral didalam mengelola dan mengatur persediaan uang dalam sebuah negara untuk sebuah tujuan tertentu.

Karena dari kebijakan ini akan didapatkan suatu hal yang akan mampu menjaga stabilnya nilai mata uang. Selain itu juga bisa meningkatkan lapangan pekerjaan didalam menjaga tingkat ekonomi sebuah negara.

Di Indonesia sendiri kebijakan moneter dibuat oleh Bank Indonesia untuk memelihara dan mencapai stabilitas nilai mata uang rupiah dengan cara mengendalikan jumlah uang yang ada di pasaran dengan cara menerapkan suku bunga diatas mata uang yang tengah beredar.

Ketika melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia menggunakan prinsip yang sudah dicanangkan dalam sebuah kerangka kerja yang selama ini disebut dengan ITF (Inflation Targeting Framework) yang mana suku bunga menjadi sasaran utama didalam program tersebut.

Sebelum tahun 2005, Indonesia lebih dulu menjalankan kebijakan moneter dengan mengambil sikap menerapkan adanya base money (uang primer) sebagai jalur menjaga kestabilan perekonomiannya.

Dalam pengertian secara umum, kebijakan moneter juga bisa disimpulkan sebagai salah satu kebijakan yang bertujuan mengendalikan inflasi keuangan supaya masyarakat didalam sebuah negara mampu hidup secara sejahtera.

Salah satu jalan dan sekaligus program didalamnya yakni dengan menyediakan beberapa lapangan pekerjaan baru supaya masyarakat dapat memperoleh taraf hidup yang jauh lebih baik.

Sejauh ini semua negara memang memiliki kebijakan sendiri didalam menata kebijakan moneter. Karena hal ini juga berdasarkan sikap negara didalam mengelola keuangannya.

Apakah memakai sistem terbuka atau tertutup dan juga beberapa faktor yang mengaturnya. Hal ini juga dipengaruhi adanya perbedaan dan tujuan demi mewujudkan transmisi didalam pelaksanaannya.

Sejauh ini Bank Indonesia sudah bekerjasama dengan pihak pemerintah pusat serta otoritas didalam menjaga semua kestabilan perekonomian di Indonesia. Tujuannya adalah membatasi tingkat kerugian secara continue dalam jangka panjang. Dari adanya kebijakan tentu saja minat pasar dan respons mata uang didalam negeri akan selalu terjaga serta semakin berkembang.

Kebijakan Moneter Menurut Para Ahli

Untuk semakin mudahnya memahami soal kebijakan moneter, dibawah ini adalah beberapa pengertian moneter dari pandangan beberapa ahli.

Boediono

Menurut pandangan Boediono, moneter yakni tindakan yang dijalankan oleh pemerintah didalam melaksanakan dan mempengaruhi semua kebijakan makro yang sudah dikeluarkannya, dengan jalan menyeimbangkan persediaan barang dan uang supaya inflasi bisa dikendalikan secara mudah. Sehingga kesempatan kerja akan menjadi lebih lancar didalam kegiatan distribusi barang/pasokan.

Muana Nanga

Menurut pandangan Muana Nanga moneter bisa diartikan sebagai sebuah kebijakan yang dijalankan otoritas moneter yang mengambil sikap dengan mengendalikan pergerakan mata uang dan suku bunga agar tingkat perekonomian didalam sebuah negara akan semakin meningkat. Sehingga perekonomian bisa terjaga kestabilannya.

Perry Warjiyo

Perry Warjiyo mengungkapkan jika kebijakan di moneter merupakan kebijakan yang dijalankan otoritas moneter (bank sentral) didalam mengendalikan monetary aggregates (besaran moneter) didalam mewujudakn perkembangan tingkat ekonomi yakni mempertimbangkan semua aktifitas ekonomi, faktor fundamental dan sifat ekonomi lainnya.

M. Natsir

Didalam pandangan M. Natsir, kebijakan moneter merupakan upaya dan tindakan yang dijalankan bank setral didalam mempengaruhi semua perkebangan variable peredaran uang, suku bunga kredit, suku bunga dan nilai tukar didalam mencapai sebuah sasaran yang sudah ditetapkan pemerintah.

Jenis Kebijakan Moneter

Pada penerapannya jenis kebijakan moneter dapat dijalankan menjadi dua, yakni moneter ekspansif dan moneter kontraktif. Untuk lebih jelasnya berikut ini penjelasan dua kebijakan tersebut.

Kebijakan Moneter Ekspansif

yaitu kebijakan pemerintah didalam menetapkan penambahan mata uang yang beredar dipasaran. Dengan adanya penambahan jumlah mata uang dipasaran, pemerintah ingin jika adanya peningkatan daya beli masyarakat saat adanya resesi ekonomi di pasaran. Secara umum biasanya kebijakan ini dinamakan Easy Money Policy (kebijakan moneter longgar).

Kebijakan Moneter Kontraktif

yaitu kebijakan dengan jalan mengurangai jumlah mata uang yang bereda dipasaran yang tujuannya adalah mengurangi adanya inflasi. Dan didalam pandangan secara umum biasanya kebijakan ini dikenal dengan sebutan Tight Money Policy (kebijakan uang ketat).

Contoh Kebijakan Moneter

Beberapa kebijakan yang sudah diterapkan di Indonesia tentu saja mengarah pada beberapa tujuan yang ingin didapatkan. Sebagai contoh apa saja upaya pemerintah didalam menjalankan kebijakan moneter di Indonesia, berikut ini contoh yang bisa Anda ketahui.

– Bank Indonesia (BI) melakukan lelang dengan menawarkan sertifikat yang dimiliki bank suaya dibeli pihak lain. Selain itu pihak bank juga melakukan beberapa pembelian surat berharga yang biasanya dijual dipasar bebas.

– Bank Indonesia mengambil langkah dengan merunkan secara terbuka suku bunga mereka pada saat kondisi perekonomian Indonesia dalam masa ekspektasi. Dan dalam waktu yang sama, BI kemudian menaikkan tingkatan suku bunga saat pihak mereka berusaha keras dalam mengurangi peredaran uang ketika pasaran ekonomi tengah meningkat.

– Ketika perekonomian dalam masa resesi, BI menambah masa edar uang dipasaran agar kegiatan ekonomi mampu meningkat secara tajam. Sebagai jalan adalah melakukan pembelian surat berharga yang tengah dijual bebas.

– Saat perekonomian dalam masa inflasi, Bank Indonesia menarik dan membatasi peredaran mata uang dengan melakukan penjualan surat berharga. Dengan menjalankan langkah ini maka kegiatan ekonomi akan semakin berkurang.

Itulah beberapa hal yang sekaligus menjadi contoh kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia didalam menjaga kestabilan perekonomian di Indonesia. Dengan melakukan batasan masa edar mata uang, maka peningkatan dan pengurangan aktifitas ekonomi akan membuat kesejahteraan menjadi lebih terjaga.

Peran Kebijakan Moneter

Didalam pelaksanaannya, tentu saja sebuah kebijakan memiliki peran. Berikut ini adalah peran kebijakan moneter yang dijalankan oleh beberapa negara:

Kebijakan dalam menetapkan cash ratio

Kebijakan di dalam moneter sangat memiliki peran didalam mengatur semua cadangan minimum yang dimiliki bank dari segi jumlah peredaran uang yang terjadi di msayarakat. Dari penerapan ini maka peredaran uang tidak akan berlebihan sehingga peluang adanya inflasi bisa diminimkan.

Kebijakan suku bunga kredit

Semua bank menyediakan layanan kredit secara berkelanjutan ke masyarakat. Dari nilai setoran yang dibayarkan setiap bulannya dari kredit yang sudah dijalankan akan memperoleh bunga dari ketetapan yang sudah disepakati. J

ika bank sama sekali tidak menetapkan adanya kebijakan mengatur suku bunga, pastinya perekonomian negara tidak akan bisa berjalan stabil. Hal inilah yang menjadi salah satu peran dari kebijakan moneter dari adanya suku bunga kredit ke masyarakat. Sehingga bisa membuat perekenomian negara menjadi terus stabil.

Kebijakan suku bunga deposito

Kebijakan didalam mengar suku bunga deposit juga hampir sama dengan kebijakan yang dikeluarkan dalam keputusan suku bunga kredit. Jika pemerintah berupaya keras dalam menaikkan peredaran uang di masyarakat maka suku bunga deposito juga harus ditingkatkan. Saat peredaran uang sudah turun maka suku bunga deposit juga harus ikut diturunkan.

Kebijakan menjaga kestabilan harga

Karena perekonomian dan seringkali tidak stabil biasanya terdapat sebuah inflasi. Sehingga menyebabkan semua barang mengalami kenaikan harga. Jika sebuah negara di dalam masa inflasi, apakah kebijakan moneter sangat berperan di dalam mengurangi peredaran uang di dalam sistem perekonomian. Hal tersebut akan membuat perekonomian menjadi stabil lagi.

Menjual dan membeli surat berharga

Kebijakan berperan di dalam melakukan operasi pasar terbuka. Untuk menambah peredaran uang pihak pemerintah akan segera melakukan pembelian surat berharga. Dari adanya pembelian surat berharga apakah aset pemerintah dan negara juga bertambah sehingga peredaran uang akan semakin bisa ditambah. Jika negara ingin mengurangi peredaran mata uang, maka pemerintah sebaiknya juga akan melakukan penjualan surat berharga dan menawarkannya kepada masyarakat.

Memainkan Tingkat Bunga Bank Umum dan Bank Sentral

Kebijakan tersebut biasanya disebut dengan fasilitas diskonto. Dimana pihak bank akan memainkan peredaran uang serta meninggikan suku bunga dari pihak bank sentral menuju bank umum. Bank Sentral mengambil sikap dengan cara menurunkan suku bunga serta menaikkan suku bunga kepada pihak bank umum. Sehingga adanya fasilitas diskonto akan membuat peredaran uang semakin bertambah dan tidak mengalami masalah inflasi.

Memainkan Semua Jumlah Cadangan Perbankan

Peran dari adanya kebijakan moneter berikutnya yaitu memainkan rasio cadangan wajib. Serta negara akan menambah suku bunga di dalam peredaran uang, pihak pemerintah kemudian menurunkan rasio cadangan wajib tersebut.

Hal itu berlaku sebaliknya. Dengan cara memainkan rasio perbankan, diharapkan perekonomian negara bisa kembali stabil usaha perbankan menjadi salah satu lembaga yang berperan dalam peredaran uang negara.

Himbauan Kepada Pelaku Ekonomi

Untuk mengatur stabilnya mata uang, kebijakan ini juga menghimbau semua pelaku ekonomi untuk memainkan peredaran mata uang. Setiap bank akan dihimbau untuk berhati-hati memberikan kredit kepada masyarakat.

Supaya peredaran uang tidak meningkat. Bank umum juga dihimbau untuk melakukan pinjaman kepada bank sentral di dalam memperbanyak uang yang ingin diedarkan pada sistem perekonomian.

Kebijakan Mengenai Nilai Tukar Uang

Kebijakan moneter juga mampu menjaga kestabilan ekonomi dan sektor nilai tukar uang. Karena selama ini nilai tukar memang sangat memberikan pengaruh besar pada peningkatan masyarakat saat melakukan pembelian barang dan jasa.

Hal ini akan membuat pengurangan pada nilai tukar Bank Indonesia kepada para pelaku ekonomi dengan level yang sudah ditentukan. Tentu saja posisi tersebut akan membuat peredaran uang sama sekali tidak mengalami kelebihan di pasaran.

Membatasi Persediaan Barang dan Uang

Kebijakan ekonomi moneter juga memiliki pengaruh pada sektor perdagangan yang ada di masyarakat. Cara membuat keuangan menjadi stabil dan juga pemerintah akan memperhatikan sepenuhnya tersedianya beberapa barang konsumsi. Untuk membatasi peredaran uang tentu saja barang juga harus diturunkan. Hal ini akan membuat perekonomian pada sebuah negara menjadi stabil dari adanya kebijakan pada bidang pedagang.

Tujuan Kebijakan Moneter

Selama ini tujuan kebijakan moneter melalui berjalan tidak statis. Tapi di dalam penerapannya tujuan kebijakan moneter bersifat dinamis mengingat akan selalu disesuaikan dengan adanya kebutuhan yang menyangkut perekonomian sebuah negara.

Yang menjadi tujuan dari sebuah kebijakan non moneter antara lain seperti keinginan negara di dalam menumbuhkan perekonomian serta semua masyarakat memiliki pendapatan yang merata.

Selain itu dari kebijakan moneter jika ingin membuat banyaknya kesempatan kerja kepada semua masyarakat. Dengan memperhatikan kestabilan harga dan juga keseimbangan di dalam neraca pembayaran.

Berikut ini adalah rangkuman dari tujuan kebijakan moneter:

– Kebijakan moneter bertujuan untuk mengedarkan mata uang sebagai salah satu alat pertukaran pada sistem perekonomian sebuah negara.
– Kebijakan moneter tujuan untuk memberikan keseimbangan dan mempertahankan kebutuhan perekonomian serta tabelnya harga pasaran pada tingkat ekonomi masyarakat.
– Adanya distribusi likuiditas yang akan semakin optimal untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu tujuan yang sudah tertuang pada sektor perekonomian sebuah negara.
– Upaya di dalam membantu pihak pemerintah di dalam melaksanakan kewajiban sehingga adanya penerimaan yang selalu normal.
– Kebijakan moneter memiliki tujuan di dalam menjaga semua peserta bidang ekonomi sebuah negara. Antara barang dan jasa menjadi lebih seimbang sehingga pertumbuhan barang dan jasa akan selalu tersedia untuk masyarakat.
– Dengan adanya kebijakan moneter tentu saja kesempatan kerja pada sebuah negara akan semakin meningkat. Saat perekonomian sebuah negara menjadi stabil maka pengusaha pasti akan melakukan investasi di dalam menambah pasokan barang serta jasa. Dengan adanya investasi tersebut tentu saja lapangan pekerjaan baru akan muncul dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
– Kebijakan moneter mampu memperbaiki struktur neraca perdagangan yaitu dengan melakukan ekspor serta memberikan penekanan pada sisi impor barang dari luar negeri. Dan ini berlaku sebaliknya.

Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Bank Indonesia sebagai salah satu penentu kebijakan moneter menerapkan beberapa langkah di dalam mengatur sebuah kebijakan. Berikut ini merupakan beberapa yang dilakukan bank Indonesia untuk menjaga kestabilan kebijakan moneter di Indonesia.

Operasi Pasar Terbuka

Kebijakan di dalam langkah mengendalikan semua uang yang beredar di masyarakat. Di mana Bank Indonesia Central melakukan penambahan dan juga pengurangan dari semua jumlah yang saat ini beredar di masyarakat. Jika Pemerintah menginginkan peredaran uang maka Bank Sentral akan melakukan pembelian surat berharga dari pemerintah dan juga pasar modal. Jika Bank Sentral ingin mengurangi peredaran jumlah uang maka mereka akan melakukan penjualan surat berharga yang dimiliki pemerintah.

Melakukan Kebijakan Diskonto

Fasilitas diskonto merupakan pengaturan peredaran jumlah uang serta memainkan semua tingkat bunga bank sentral yang diberlakukan untuk bank pinjaman dari bank umum. Karena pada dasarnya bank umum memang seringkali mengalami kekurangan uang.

Sehingga upaya mereka yaitu meminjam melalui bank sentral. Di dalam memberikan penambahan jumlah uang pemerintah kemudian menurunkan semua tingkat bunga yang terdapat di dalam Bank Sentral. Untuk membuat peredaran uang semakin berkurang maka mereka akan menaikkan tingkat bunga bank.

Rasio Cadangan Wajib

Rasio cadangan wajib memiliki syarat yaitu pengaturan peredaran mata uang dengan cara memainkan dana cadangan perbankan yang akan selalu disimpan pihak pemerintah. Di dalam upaya menambah peredaran mata uang, wallpaper yang akan membuat dengan cara menurunkan rasio yang terdapat dalam cadangan wajib. Dan untuk menurunkan jumlah peredaran apakah pemerintah akan mengambil sikap menaikkan rasio dari cadangan wajib. Dan hal tersebut berlaku kebalikannya.

Himbauan Moral

Himbauan moral merupakan kebijakan di dalam mengatur peredaran mata uang dengan melakukan imbauan kepada semua pelaku ekonomi. Seperti memberikan banyak sekali himbauan kepada semua pelaku ekonomi dalam pemberian kredit secara berhati-hati.

Serta mengurangi semua peredaran jumlah uang dan mengarahkan semua bank melakukan pinjaman ke bank sentral di dalam memperbanyak beredarnya mata uang pada sistem perekonomian.

Peran Bank Indonesia terhadap kebijakan moneter sangatlah vital. Dan ini sebagai salah satu tanggung jawab besar dan juga tugas yang penting yang harus dijalankan oleh Bank Indonesia. Peran dari Bank Indonesia antara lain:

– Bank Indonesia memiliki tugas utama dalam menjaga stabilitas moneter dalam instrumen suku bunga yang terdapat di dalam operasi pasar terbuka.
– Bank Indonesia memiliki peranan yang vital untuk menciptakan suasana kinerja yang sehat dari lembaga keuangan khususnya di bidang perbankan.
– Bank Indonesia memiliki berbagai kewenangan di dalam menjaga dan mengatur lancarnya sistem pembayaran.
– Melalui beberapa fungsinya Bank Indonesia melakukan Pemantauan dan riset di dalam mengakses beberapa informasi yang memiliki nilai ancaman pada stabilitas keuangan.
– Bank Indonesia bertugas sebagai jaringan pengaman pada sistem keuangan.

Demikian beberapa hal yang berkaitan langsung dengan kebijakan moneter yang dilakukan oleh bangsa Indonesia sebagai salah satu fungsi pengatur keuangan negara. Semoga dengan membaca dan memahami beberapa pernyataan di atas, pengertian kebijakan moneter secara menyeluruh dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua.