Beranda Kesehatan 17 Tanda dan Gejala Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai

17 Tanda dan Gejala Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai

Gejala Kanker Serviks

Kalimat.ID – Gejala Kanker Serviks – Kanker serviks merupakan penyakit yang banyak terjadi diseluruh dunia. Menurut WHO, kanker serviks menduduki peringkat ke-4 dunia paling sering menyerang wanita. Tak hanya itu, kanker serviks juga lebih sering terjadi di negara-negara berkembang ketimbang negara-negara maju.

Di Indonesia sendiri, kanker serviks menduduki peringkat kedua sebagai penyakit paling mematikan setelah kanker payudara. Setiap tahun, ada sekitar 40.000 wanita Indonesia yang mengidap kanker serviks.

Kanker serviks dapat terjadi pada usia berapapun. Akan tetapi, seiring dengan bertambahnya usia, seorang wanita memiliki risiko terkena kanker serviks yang lebih tinggi.

Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks adalah suatu penyakit yang terjadi akibat adanya sel-sel tidak normal pada serviks atau leher rahim yang terua berkembang secara tidak terkendali. Sel-sel tersebut kemudian berkembang menjadi tumor pada serviks. Tumor yang terus berkembang dan menjadi ganas akan menyebabkan kanker serviks.

Seperti yang kita ketahui, kanker ini terjadi pada serviks atau leher rahim. Serviks sendiri merupakan organ wanita yang memiliki bentuk menyerupai tabung memanjang. Serviks berfungsi menghubungkan rahim dengan vagina.

Kanker serviks telah menjadi momok yang menakutkan karena banyak menyerang wanita di seluruh dunia. Untuk mendeteksi dan mencegah penyakit ini, wanita perlu melakukan pap smear secara berkala.

Apa penyebab kanker serviks?

Kanker serviks pada umumnya disebabkan oleh human papillomavirus atau bisa disebut HPV. Tak hanya satu, virus ini mencapai lebih dari seratus jenis. Namun, hanya 13 jenis yang dapat menyebabkan kanker serviks. Virus HPV biasanya ditularkan lewat hubungan seksual.

Pada beberapa jenis, virus HPV tidak menimbulkan gejala, tetapi ada beberapa jenis yang menyebabkan kutil pada kemaluan. Untuk memastikan dan mendiagnosis tingkat keganasan virus HPV, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Gejala kanker serviks yang perlu Anda ketahui

Banyak sekali wanita yang tidak menyadari bahwa mereka mengalami kanker serviks. Bahkan sebagian dari mereka meremehkan tanda bahaya yang terjadi pada organ kewanitaan. Padahal, tanda-tanda tersebut bisa jadi adalah gejala kanker serviks. Untuk mengetahui gejala-gejala kanker serviks, mari kita simak uraian dibawah ini:

1. Masa menstruasi lebih lama

Menstruasi adalah siklus yang tidak bisa dihindari oleh setiap wanita. Wanita biasanya mengalami menstruasi selama 3-7 hari. Anda harus waspada jika mengalami menstruasi lebih dari 10 hari setiap bulan. Segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini.

2. Pendarahan berlebihan menjelang menopause

Wanita akan mengalami masa menopause di usia 40-55 tahun. Menjelang menopause, sebagian wanita akan mengalami periode memstruasi yang lebih panjang. Sebagian lainnya akan mengalami perdarahan yang berlebihan.

Jika anda sedang dalam masa menjelang menopause dan mengalami perdarahan yang berlebihan, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter. Karena pendarahan yang berlebihan jika didiamkan akan menyebabkan polip pada rahim dan selanjutnya dapat berkembang menjadi kanker serviks.

3. Perdarahan vagina saat berhubungan seks

Wanita biasanya mengalami perdarahan vagina saat sedang menstruasi. Perdarahan diluar siklus menstruasi biasanya disebabkan oleh penggunaan kontrasepsi hormonal. Namun berhati-hatilah jika anda mengalami perdarahan vagina setelah melakukan hubungan seks.

4. Suara parau atau serak

Saat mengalami radang tenggorokan atau sedang flu, terkadang suara kita akan berubah menjadi serak atau parau. Biasanya, suara kita akan kembali normal jika radang tenggorokan sudah sembuh. Tetapi, serelaha berkonsultasi dengan dokter jika suara anda serak dan tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama.

5. Mengalami masalah pencernaan

Kita mungkin sering merasa tidak nyaman dan mengalami nyeri ringan pada perut setelah mengonsumsi makanan pedas dan berlemak.  Hal ini masih tergolong wajar, apalagi jika makanan tersebut dikonsumsi dalam porsi besar. Namun, anda perlu waspada jika sering mengalami panas pada perut (heartburn), maag dan gangguan pencernaan lainnya tanpa sebab yang jelas.

6. Sulit menelan

Sama halnya dengan suara serak, sulit menelan biasanya diakibatkan oleh radang tenggorokan dan akan berangsur membaik jika radang sudah teratasi. Namun, jangan anggao remeh jika anda merasakan nyeri saat menelan dan tidak kunjung membaik selama beberapa minggu.

7. Kembung dalam waktu lama

Perut kembung erat kaitannya dengan gangguan pencernaan. Kondisi ini terkadang membuat kita merasa tidak nyaman pada bagian perut. Perut kembung biasanya tidak berlangsung lama dan sangat mudah diatasi. Tapi, waspadalah jika anda mengalami perut kembung yang tak kunjung sembuh dalam waktu yang lama.

8. Keputihan yang tidak normal

Hampir setiap wanuta pernah mengalami keputihan. Keputihan biasanya terjadi sebelum atau setelah menstruasi. Dalam batasan normal, keputihan tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal. Namun, jika keputihan sudah berwarna kecokelatan bahkan disertai darah, maka hal ini bisa jadi tanda kanker serviks.

9. Sakit di Bagian Pinggul Sampai Kaki

Saat serviks mengalami pembengkakan maka organ dalam akan mengalami kompresi. Hal ini menyebabkan penyumbatan pada pembuluh vena sehingga aliran darah menuju panggul akan terhambat. Akibatnya, area kaki, pinggang dan pinggul akan terasa nyeri. Jika anda sering mengalami nyeri pada organ-organ tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

10. Anemia

Anemia ternyata merupakan salah satu gejala kanker serviks. Anemia biasanya ditandai dengan kelelahan, tidak bertenaga serta warna kulit yang cenderung pucat.

11. Keringat malam yang parah

Bagi seseorang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, biasanya kerap mengalami keringat malam. Keringat malam yang parah juga sering dialami wanita pada masa menopause. Keringat malam juga bisa terjadi akibat infeksi. Jika anda mengalami keringat malam yang tak kunjung sembuh, segera hubungi dokter.

12. Masalah Saluran Kemih

Saat terjadi infeksi pada serviks, ginjal dan kandung kemih akan mengalami sesak. Hal ini mengakibatkan urine menjadi terhambat sehingga menyebabkan infeksi pada saluran kemih.

13. Berat badan menurun

Kanker serviks dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis. Penyebabnya adalah penurunan daya tahan tubuh. Tubuh juga sangat sulit menyerap sari makanan akibat sel kanker yang menyebar. Tetapi, penurunan berat nadan tidak selalu disebabkan oleh kanker serviks. Untuk mengetahui secara pasti, perlu dilakukan pemeriksaan secara mendalam.

14. Perubahan payudara

Perubahan bentuk payudara juga merupakan salah satu indikator kanker serviks. Hal yang paling mencolok yang bisa dideteksi secara dini adalah benjolan disekitar payudara. Tak hanya benjolan saja, perubahan bentuk, ukuran, perubahan tekstur kulit, perubahan puting dan nyeri payudara juga perlu diperhatikan untuk mendeteksi kanker serviks lebih dini.

15. Nyeri pada vagina dan rahim

Nyeri pada area vagina dan rahim yang terjadi secara bersamaan bisa jadi merupakan tanda adanya sel kanker pada leher rahim. Biasanya ini terjadi pada kanker serviks stadium 3. Pada stadium ini, sel kanker mulai memyebar ke area luar panggul, namun belum sampai menyerang getah bening.

16. Nyeri pada tulang

Pengidap kanker serviks biasanya akan mengalami nyeri pada tulang, terutama pada area kaki, punggung dan panggul. Rasa nyeri akan semakin hebat jika pertumbuhan sel kanker tidak bisa lagi dihambat dengan treatment khusus.

17. Sesak napas

Sering merasa sesak napas bukanlah hal yang lazim, apalagi jika anda tidak memiliki riwayat penyakit asma. Walaupun sesak napas bukan merupakan gejala khas kanker serviks, namun ini bisa jadi inidikator bahwa kesehatan anda sedang terganggu. Terlebih lagi, jika anda mengalami sesak napas dengan frekuensi lebih sering dari biasanya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Apakah Kanker Serviks bisa dicegah?

Kanker serviks memang salah satu jenis kanker yang mematikan, khususnya bagi wanita. Namun, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang bisa dicegah.

Jika serviks anda masih pada tahap pre-kanker, maka anda masih memiliki peluang yang besar untuk sembuh tanpa harus melakukan berbagai proses penyembuhan kanker yang tentunya sangat menyakitkan.

Para ahli telah memyatakan bahwa pada tahap pre-kanker ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya kanker serviks. Apa saja? Simak beberapa cara mencegah kanker serviks berikut ini.

1. Melakukan Pap Smear

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker serviks ialah dengan melakukan Pap Smear. Pap Smear adalah tahap pemeriksaan yang pertama kali dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks secara dini. Pap smear sebaiknya dilakukan secara rutin 3 tahun sekali bagi wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual.

Namun, hasil Pap Smear terkadang abnormal dan membuat pasien tidak dapat dipastikan apakah dia mengalami pre-kanker atau kanker serviks. Solusinya, pasien akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

2. Melakukan tes HPV DNA

Tes HPV DNA dilakukan untuk memeriksa adanya infeksi virus HPV pada sel-sel di leher rahim. Tes ini biasanya akan dilakukan jika hasil pemeriksaan Pap Smear abnormal. Tes HPV DNA harus dilakukan secara rutin 5 tahun sekali bagi wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual.

3. Vaksin HPV

Kanker serviks juga bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Vaksin HPV telah terbukti ampuh dalam mencegah infeksi virus HPV berkembang dalam tubuh. Tak hanya diberikan pada orang dewasa, vaksin HPV juga aman diberikan pada anak remaja yang organ reproduksinya mulai aktif.

WHO menetapkan Vaksin HPV sebagai cara pencegahan utama kanker serviks. Bahkan WHO telah menganjurkan semua negara untuk melakukan vaksinasi HPV secara gratis agar bisa dijangkau seluruh warga.

4. Mencegah pre-kanker

Ada beberapa hal yang bisa kita dilakukan untuk mencegah pre-kanker, yaitu:

  • Menjaga kebersihan vagina
  • Tidak melakukan seks bebas
  • Meninggalkan kebiasaan merokok
  • Biasakan pola hidup sehat
  • Menjaga berat badan agar tetap dalam batas normal

Nah, itulah ulasan mengenai gejala kanker serviks. Mulailah mendeteksi kanker serviks sejak dini dan jauhkan hal-hal yang bisa menyebabkan kanker serviks. Jika anda mengalami salah satu gejala kanker serviks, maka segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang lebih akurat dan mendapatkan penanganan secara tepat.

Komentar disini
error: