Pengertian dan Fungsi Atmosfer bagi Kehidupan Manusia

Fungsi Atmosfer

Kalimat.ID – Fungsi Atmosfer – Atmosfer, merupakan sebuah lapisan yang mengeliling atau menyelimuti pada planet bumi. Atmosfer berfungsi sebagai pelindung bagi bumi dari meteor, ultraviolet dan benda-benda langit lainnya. Mungkin Anda sudah kenal dengan atmosfer ini selama sekolah di masa SMP dan SMA/SMK.

Pasalnya, Atmosfer ini mempunyai 5 lapisan yang mengelilingi bumi diantaranya yaitu:

  1. Troposfer
  2. Stratosfer
  3. Mesosfer
  4. Termosfer
  5. Eksosfer

Pada setiap lapisan pada masing-masing yang mengelilingi bumi ini mempunyai fungsi dan pengertiannya sendiri-sendiri. Selain itu, lapisan-lapisan atmosfer ini juga mempunyai peranan penting bagi bumi atau planet ini. Karena kembali pada fungsi Atmosfer tadi bahwa mempunyai fungsi sebagai melindungi bumi dari meteor dan benda-benda langit lainnya.

Nah, untuk mengingatkan kembali kepada Anda yang membahas mengenai Atmosfer ini. Dimana dulunya hanya dikenalkan sebatas begitu saja mungkin di masa sekolah, dan penjelasannya hanya secara singkat dan tidak begitu lengkap. Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas tentang kelima lapisan atmosfer lengkap dengan penjelasannya dan fungsi-fungsi pada setiap lapisan.

Mengenal 5 Lapisan Atmosfer Lengkap Beserta Fungsi-Fungsinya

Fungsi Atmosfer ini sangatlah penting karena sebagai penunjang kehidupan manusia dan makhluk hidupa lain yang tinggal di planet bumi ini.  Secara umum, pengertian Atmosfer yaiut sebuah lapisan udara yang mengelilingi bumi hingga titik ketinggian yang tertentu. Atmosfer ini mempunyai kandungan bumi yang terdiri dari beberapa gas yakni :

  • Nitrogen
  • Oksigen
  • Argon
  • Dan sejumlah gas kecil lainnya.

Pada permukaan bumi inilah ketinggian atmosfer dimulai pada ketinggian 0km hingga mencapat 560km diatas permukaan bumu. Selain itu, terdapat juga lapisan-lapisan yang menyelimuti bumi yang dipisahkan pada titik tertentu. Dan juga dibedakan berdasarkan ciri-ciri dan karakteristik dari suhu.

1. Fungsi Atmosfer Troposfer

Pengertian Troposfer yaitu lapisan atmosfer yang paling rendah dan paling dekat dengan permukaan bumi. Pada Lapisan Troposfer untuk campuran gasnya ini lebih ideal sebagai penunjang adanya kehidupan di bumi. Pasalnya, lapisan Troposfer ini terlindungi dari radiasi dan juga benda-benda langit lainnya.

Lapisan troposfer ini dimulai dari permukaan tanah yang mencapat 15km diatas permukaan laut. Selain itu, lapisan ini juga menjadi lapisan yang paling tipis dengan jara 15km. Pada lapisan troposfer ini terjadi beberapa peristiwa yang berkaitan dengan iklim dan cuaca seperti hujan, angin, salju, kemaran, dan masih banyak lagi.

Rata-rata suhu untuk lapisan troposfer ini hangat, sehingga memungkinkan terjadinya kehidupan pada manusia. Apabila tekanan udara akan menjadi turun, maka suhu akan menjadi lebih dingin dengan seiringnya ketinggian yang bertambah. Hal tersebut dikarenakan sangat sedikitnya penyerapan radiasi gelombang pendek dari matahari.

Manfaat Lapisan Troposfer bagi Kehidupan

Ada pula manfaat dari lapisan Troposfer ini bagi kehidupan, dimana sudah saya rangkum dari berbagai sumber yaitu:

  • Terjadinya cuaca
  • Merupakan lapisan yang terdapat uap air
  • Tempat terjadinya hujan
  • Sumber udara yang dibutuhkan untuk kehidupan.
  • Lapisan melajunya pesawat terbang

Ciri-Ciri Lapisan Troposfer

Dalm lapisan Troposfer ini tidak kalah dengan atmosfer lainnya, karena berdasarkan fungsi atmosfer bahwa lapisan troposfer ini mempunyai ciri yakni:

  1. Secara umum lapisan ini merupakan lapisan yang paling tipis dengan ketebalan mencapai 12km dari permukaan tanah.
  2. ketinggian lapisan Troposfer ini berbeda-beda pada setiap tempatnya. Untuk daerah kutup ini mempunyai ketinggian sekitar 8km, sedangkan daerah khatulistiwa ini mencapat ketinggian sekitar 16km.
  3. Lapisan yang berhubungan langsung dengan permukaan bumi dan digunakan sebagai tempat tinggal berbagai jenis makhluk hidup.
  4. Tempat terjadinya peristiwa cuaca dan iklim, misalnya hujan, angin, petir, dan awan.
  5. Terdapat lapisan Tropopause, merupakan lapisan antara lapisan Troposfer danStratosfer.
  6. Tiap kenaikan 100m, suhu akan turun sekitar 0,5°C sampai dengan 0,6°C

2. Fungsi Atmosfer Stratosfer

Lapisan Stratosfer, merupakan lapisan yang mempunyai suhu dingin dan hanya di tempat oleh ozon. Fungsi atmosfer Stratosfer ini yakni untuk melindungi dari gelombang radiasi dari sinar matahari yang sangat membahayakan apabila terkena kulit manusia. Lapisan ozon akan menipis apabila aktivitas di dunia banyak melakukan perusakan-perusakan alam seperti menebang pohon secara massal.

Lapisan Stratosfer ini berada di atas sub lapisan tropopause dan troposfer yang mempunyai karakteristik sendiri, akan saya jelaskan dibawah ini:

Tempat Lapisan Ozon (O3)

Banyak dari kita tidak begitu menyadari bahwa lapisan ozon yang kita kenal adalah bagian-bagian dari lapisan stratosfer. Lapisan ozon ini terletak dengan jarak sekitar 35km diatas permukaan bumi. Perbedaan temperatur akan mulai terlihat pada lapisan stratosfer ini.

Misalnya yaitu pada perbedaan tekanan, udara dan juga suhu. Lapisan ini mempunyai peranan yang sang penting bagi kehidupan yang hidup di bumi, karena lapisan stratosfer ini cahaya dari matahari tidak akan langsung masuk ke permukaan bumi. Hal tersebut karena telah di serap dengan lapisan Stratosfer.

Lapisan Pembatas Statopause

Dalam hal ini hampir sama dengan lapisan toposfer, Stratosfer ini pun mempunyai lapisan pembatas. Pasalnya, pada lapisan stratosfer ini mempunyai suhu yang relatif lebih stabil sekitar suhu 5°C. Bagian-bagian dari Lapisan Stratosfer yaitu :

  1. Lapisan isotherm
  2. Lapisan panas
  3. Lapisan campuran teratas

Ciri-ciri Lapisan Stratosfer

Lapisan Stratosfer ini mempunyai ciri – ciri yang tidak dimiliki oleh lapisan atmosfer lainnya, walaupun ada kesamaan hanya beberapa saja. Sudah saya rangkum bahwa ada sekitar 5 ciri lapisan Stratosfer yaitu :

  • Berada atau terletak di ketinggian mencapai 10 sampai 50 km dari permukaan bumi.
  • Tidak terdapat uap air, awan atau debu atmosfer.
  • Dapat menyerap radiasi yang dipancarkan oleh sinar ultraviolet.
  • Terdapat lapisan ozon di lapisan ini.
  • Terdapat stratifikasi suhu.

3. Fungsi Atmosfer Mesosfer

Lapisan udara di bumi selanjutnya yaitu Mesosfer, merupakan lapisan yang mulai dari ketinggian 50 sampai dengan ketinggian 85 km. Pada lapisan atmosfer ini mempunyai suhu atmosfer yang akan berkurang, dimana bersamaan seiringnya denga bertambah sebuah ketinggian. Bahkan hal tersebut dalam mengakibatkan dengan munculnya awal seperti kristal es yang disebut dengan noctilucent.

Suhu udara pada lapisan mesosfer ini terlalu tipis jika dalam bernafas, karena hal tersebut akan terus berkurang. Untuk tekanan udara pada bagian bawah lapisan Mesosfer ini jauh dibawah sekitar 1% dari tekanan di permukaan laut. Hal tersebut yang akan membuat terus-menerus menurun apabila Anda pergi ke tempat yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu saja, karena dalam hal tersebut juga akan menyebabkan terjadinya pergeseran pada objek langit yang datang dari luar angkasa. Kebanyakan meteor dan benda-benda langit lainnya tidak akan pernah sampai ke bumi, karena sebelum menyeuntuh bumi semuanya terbakar.

Pada fungsi atmosfer ini terdiri dari 2 yaitu:

Sebagai penghalau meteor dan benda-benda langit yang masuk ke bumi

Fungsi atmosfer ini sangatlah vital dan penting bagi kehidupan manusia, dikarenakan pada lapisan ini meteor dan benda-benda langi lainya akan terbakar apabila memasuki bumi.

Sebagai Penghantar gelombang

Selain untuk menghalau meteor, fungsi atmosfer ini sebagai penghantar gelombang elektromagnetik. Hal tersebut karena pada lapisan mesosfer ini terdapat atom yang terionisasi, sehingga dapat memantulkan gelombang elektromagnetik.

4. Fungsi Atmosfer Termosfer

Lapisan atmosfer yang ke-4 yaitu termosfer, merupakan lapisan yang mempunyai ketinggian sekitar 85km hingga mencapai 500km diatas permukaan bumi. Diberi nama Termosfer ini karena terjadi kenaikan temperatur atau suhu yang cukup tinggi dan drastis sampai mencapai 1500°C. Perubahan suhu yang drastis ini disebabkan oleh serapan radiasi sinar ultraviolet yang menyebabkan reaksi kimia.

Hal tersebut mengakibatkan terbentuknya lapisan bermuatan listrik yang bernama ionosfer, dimana radiasi ber-energi tinggi dari matahari melepaskan elektron dari aton induk serta molekul.

Selain itu, lapisan Termosfer ini juga berfungsi sebagai memancarkan gelombang radio. Banyak satelit buatan manusia yang ada di lapisan ini, termasuk juga dengan International Space Station atau disingkat ISS.

Pada sumber yang saya dapatkan bahwa, lapisan ionosfer ini juga termasuk dalam kategor sebagai lapisan atmosfer yang berdiri sendiri. Akan tetapi secara umum lapisan ionsfer ini berada pada bagian termosfer secara keseluruhan. Fenomenan Aurora atau sinar kutub ini pun terjadi pada lapisan atmosfer ini.

Bagian-bagian atau Sub Lapisan Ionosfer

Berdasarkan sumber yang saya dapatkan, bahwa ada 3 sub atau bagian-bagian dari lapisan Ionosfer yaitu L

  • Lapisan Kennelly Heavyside atau lebih dikenal dengan Lapisan E yang berada pada ketinggian 100km hingga mencapai 200km dari permukaan bumi.
  • Lapisan Appleton atau juga dikenal dengan lapisan F yang berada pada jarak sekitar 200km hingga mencapai sekitar 400km dari permukaan bumi.
  • Lapisan Atom yang beradapa jarak sekitar 400km hingga mencapai 800km.

Ciri-Ciri Lapisa Termosfer

Lapisan Termosfer ini juga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Ketinggiannya sekitar 80 sampai dengan 800km.
  2. Lapisan Termosfer ini biasanya disebut dengan lapisan panas atau hot layer.
  3. Suhu udara di bagian paling atas dari lapisan ini dapat mencapai > 1000°C.
  4. Pada lapisan Termosfer ini juga terdapat lapisan Ionosfer.
  5. Lapisan ionosfer berfungsi sebagai penyebaran gelombang radio.

5. Atmosfer Eksosfer

Lapisan atmosfer yang kelima yaitu Eksosfer, merupakan lapisan yang letaknya di bagian terluar. Sebenarnya banyak ulasan yang menyebutkan bahwa lapisan termosfer adalah lapisan yang terluar. Akan tetapi, secara umum ada lagi lapisan akhir yaitu lapisan eksosfer yang berbatasan langsung dengan luar angkasa.

Eksosfer dimulai dari ketinggan 500km dan terus hingga ketinggian yang tidak ditentukan. Batas antara lapisan eksosfer dan luar angkasa ini juga begitu bias dan tidak dapat ditentukan pada titi atau garis tertentu. Sehingga karakteristik untuk lapisan eksosfer yaitu luar angkasa yang sangat menjadi identiknya.

Pada lapisan eksosfer ini terdapat refleksi cahaya matahari yang telah dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Cahaya matahari yag dipantulkan juga sebagai cahaya Zodiakal. Eksosfer, merupakan lapisan yang menjadi benteng utama dalam melindungi bumi dari metero dan benda-benda langit lainnya.

Selain itu, lapisan eksosfer ini juga disebut dengan lapisan geostationer. Hal tersebut karena letaknya di ruang antar planet. Lapisan ini tidak mempuyai tekanan udara sama sekali.

Ciri-Ciri Lapisan Eksosfer

Berdasarkan fungsi atmosfer ini, bahwa lapisa eksosfer mempunyai 8 ciri-ciri yaitu :

  1. Lapisan yang berada di area paling luar dan terletak pada ketinggian di antara 800 sampai 1000km dari permukaan bumi.
  2. Lapisan yang sangat berbahaya, karena eksosfer merupakan lapisan tempat terjadinya kehancuran dari berbagai meteor.
  3. Lapisan tempat terjadinya beberapa gerkan aton yang tidak beraturan.
  4. Lapisan yang disebut juga dengan geostasioner.
  5. Lapisan tempat dimana debu dapat meninggalkan atmosfer bumi sampai mencapai ketinggian 3.150km dari permukaan bumi.
  6. Lapisan yang mempunyai suhu sangat dingin yaitu sekitar minus 57°C.
  7. Lapisan yang mempunyai ketebalan antara 500 sampai dengan 700km.
  8. Lapisan yang tidak mempunyai tekananan udara sama sekali.

Itulah diatas artikel saya yang mengulas lengkap dan singkat mengenai ” Mengenal 5 Lapisan Atmosfer Lengkap Beserta Fungsi-Fungsinya “. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasanmu dalam mengenal pengetahuan seputar fisika. Terima kasih telah membaca artikel ini sampai selesai dan tunggu artikel selanjutnya yang menarik hanya di Kalimat.ID!