18 Dampak Pencemaran Udara Bagi Lingkungan dan Manusia

Dampak Pencemaran Udara
Big City Pollution

Kalimat.ID – Dampak pencemaran udara – dalam kehidupan makhluk hidup salah satu hal yang sangat penting adalah udara. Udara sendiri terbentuk dari beberapa campuran gas alam yang terdapat pada permukaan bumi. Gas pembentuk udara antara lain Nitrogen, Oksigen, Argon, Karbondioksida dan beberapa gas lainnya.

Dalam proses bernafas manusia menghirup Oksigen lalu mengeluarkan Karbondioksida. Tentu saja manusia membutuhkan udara yang bersih. Akan tetapi, pada faktanya semakin meningkatnya aktivitas yang dilakukan manusia, membuat udara semakin tercemar.

Sebelum menjabarkan dampak pencemaran udara, pahami terlebih dahulu tentang pencemaran udara dan faktor penyebabnya. Pencemaran udara adalah bercampurnya beberapa zat atau unsur – unsur kimia dengan udara, dan membuat kualitas udara menjadi menurun.

Penyebab pencemaran udara bisa bersumber dari alam ataupun dari kegiatan manusia. Tetapi pada umumnya dan mayoritas sumber terbesar terjadinya pencemaran udara adalah karena semakin meningkatnya kegiatan manusia.

A. Sumber Pencemaran Pada Udara

Pada sumber pencemaran udara yang ada bisa dibedakan kedalam 2 macam yakni:

1. Alam

Sumber pencemaran udara dari alam biasanya terjadi karena secara alami dan tidak bisa dihalangi. Seperti terjadinya pembusukan sampah organik, meningkatnya aktivitas vulkanik pada gunung berapi dan debu dari terjadinya erupsi gunung atau timbunya gas beracun dari beberapa tanaman.

2. Sumber Antropogenik

Sumber pencemaran udara disebabkan oleh dari manusia merupakan sumber utama dari pencemaran udara itu sendiri. Misalnya, sekarang ini sudah semakin banyak dibangunnya industri – industri yang melakukan pembuangan gas dari pembakaran bahan – bahan metal yang tentu saja menjadi udara tercemar.

Selain itu, dari asap kendaraan bermotor dan asap rokok juga menjadi sumber dari pencemaran udara.

Sumber Antrogenik dibedakan dalam beberapa jenisnya, yaitu:

a. Sumber Tak Bergerak

Selanjutnya adalah sumber pencemar udara tak bergerak atau yang tak ada perubahan tempat ketika menghasilkan zat pencemar. Beberapa jenis sumber pencemar ini diantaranya furnace, pembangkit tenaga listrik, pembakaran insinerator, dan kegiatan industry.

Sumber tidak bergerak sendiri dikategorikan menjadi beberapa kategori sebagai berikut:

– Sumber Titik
Sumber yang mengacu pada suatu titik yang tidak berubah. Seperti contohnya cerobong asap dan sebuah tangki penyimpanan gas yang memancarkan beberapa zat penyebab pencemar udara.

– Sumber Area
Terbentuk dari sekumpulan sumber yang terkecil yang terkumpul menjadi satu. Yang dapat berpengaruh pada kualitas udara dalam lingkungan ataupun di suatu daerah. Misalnya, menggunakan penghangat ruangan berupa perapian di dalam rumah yang akan mempengaruhi udara di sekitar ruangan.

b. Sumber Bergerak

Sumber pencemar udara yang selama menghasilkan zat pencemar mengalami perubahan posisi. Jenis yang termasuk dalam sumber pencemar bergerak adalah kereta api, truk, mobil, pesawat terbang, bus, dan kapal laut.

c. Hasil Pertanian ataupun Perkebunan

Pada hasil ini merupakan reaksi alami tumbuhan berupa gas emisi pencemar dari aktivitas pertanian ataupun perkebunan.

d. Penggunaan Zat Larutan Kimia

Salah satunya adalah penggunaan larutan zat kimia di dalam alat semprot rambut dan obat nyamuk semprot. Hasil dari zat tersebut akan mengemisikan ozon, sehingga menjadi penyebab pencemar udara.

e. Tempat Pembuangan Akhir Sampah

Di lokasi ini telah terjadi proses penguraian dari mikroorganisme serta reaksi kimia unsure tanah. Dari penguraian dan reaksi tersebut menghasilkan berbagai jenis gas antara lain gas amonis, gas sulfida, gas metana, karbon dioksida dan gas pencemar lainnya.

f. Kegiatan Militer

Kegiatan militer juga akan memiliki dampak pencemaran di atmosfer, seperti gas beracun, rudal, penggunaan senjata nuklir, bom dan senjata biologis lainnya.

B. Penyebab Pencemaran Udara

Dari dua sumber pencemaran udara tersebut bisa didapatkan penyebab – penyebab ternjadinya pencemaran udara. Penyebab pencemaran udara seperti dibawah ini:

1. Asap Kendaraan Bermotor

Di Indonesia sendiri lebih dari 70% pencemaran udara diakibatkan dari emisi kendaraan bermotor. Karena dalam hasil emisi tersebut mengandung beberapa zat – zat yang berbahaya dan bisa berpengaruh negatif pada kesehatan. Zat – zat yang dihasilkan antara lain Karbon Monoksida, Hidrokarbon, Timbal, Nitrogen Dioksida, Oksida Fotokimia dan Suspended Particulate Matter (SPM).

2. Sektor Industri

Berkembangnya jaman pembangungan sektor industri semakin meningkat. Asap – asap dari limbah industripun juga semakin menyebar. Gas buangan dari industri merupakan gas yang menghasilkan Sulfur Dioksida yang paling utama. Sehingga mempengaruhi kualitas udara.

3. Pembangkit Listrik

Listrik menjadi salah satu hal yang paling penting untuk kelangsungan hidup di era modern ini. Karena itu untuk menghasilkan listrik, beebagai negara membangun pembangkit listrik. Diberbagai negara pembangkit listrik masih menggunakan batu bara untuk menghasilkan listrik. Pembakaran yang dilakukan pada pembangkit listrik termasuk pembakaran tak sempurna. Dan hasil dari pembakaran tersebut sering kali menghasilkan gas yang berbahaya dan menyebabkan terjadinya pencemaran udara.

4. Letusan Gunung

Terjadinya pencemaran udara disebabkan oleh letusan gunung berapi. Gunung berapi yang meletus mengalami erupsi. Dimana kandungan erupsi tersebut adalah berupa debu vulkanik atau material vulkanik. Sebagian juga mengandung gas yang bercampur dengan udara, sehingga mengakibatkan pencemaran udara.

5. Pembakaran Rumah Tangga

Tanpa disadari aktivitas manusia ini terkadang menjadi hal yang berbahaya bagi lingkungan. Misalnya, menggunakan perapian di dalam rumah, membakar sampah rumah tangga dengan sembarangan.

C. Macam Pencemaran Udara

Pencemaran udara dibedakan dalam beberapa macam, yaitu, tempat, bentuk, gangguan, dampak terhadap kesehatan, dan dari dasar susunan kimia, serta asal pencemaran udara itu sendiri.

1. Berdasarkan Bentuk

Zat padat atau zat cair yang dipanaskan menghasilkan gas. Seperti CO2, CO, SOx, Nox. Partike – partikel yang menjadi penyebab pencemaran udara bisa berasal dari zat – zat kecil yang mempengaruhi udara bisa berwujud cair, padat, atau dalam bentuk cairan dan padatan secara bersama. Misalnya debu, kabut, asap, maupun lainnya.

2. Berdasarkan Asalnya

– Pencemaran Primer merupakan peningkatan konsentrasi udara yang berasal dari penambahan bahan kimia secara langsung ke udara. Sehingga dapat membahayakan, seperti peningkatan konsentrasi CO2 yang di atas normal.
– Pencemaran Sekunder merupakan reaksi antara zat polutan primer dan komponen alami yang menghasilkan senyawa kimia berbahaya. Misalnya Peroxy Acetil Nitrat (PAN).

3. Berdasarkan Tempat

– Pencemaran udara di dalam ruangan (indoor air polution) atau biasa disebut udara tidak bebas. Misalnya seperti bioskop, pabrik, sekolah, rumah sakit, dan juga bangunan lainnya. Secara umum pencemaran tersebut berupa asap rokok, dan asap yang lainnya.
– Pencemaran udara diluar ruangan (outdoor air polution) atau biasa disebut udara bebas. Contohnya ialah asap industri maupun asap kendaraan motor.

4. Menurut Gangguan serta Dampak Bagi Kesehatan Tubuh

a. Irritansia, adalah zat pencemar yang membuat iritasi pada jaringan tubuh, seperti Nitrogen Oksida, Ozon, juga SO2.
b. Aspeksia, merupakan suatu keadaan di mana darah mengalami kekurangan oksigen dan tidak bisa melepas CO2. CO, H2S, NH3, & CH4 yang menghasilkan gas tersebut.
c. Anestesia, adalah zat yang memiliki efek membius. Secara umum merupakan pencemaran udara dalam ruangan. Misalnya ialah Formaldehide Alkohol.
d. Sementara toksis, ialah suatu zat pencemar yang bisa menyebabkan terjadinya keracunan. Zat tersebut seperti Fluor, Cadmium, Timbal, dan Insektisida

5. Berdasarkan Susunan Kimia

a. Anorganik, adalah zat pencemar yang tidak memiliki kandungan karbon. Contohnya seperti asbestos, asam sulfat, ammonia, dan sebagainya.
b. Organik, adalah zat pencemar yang mengandung karbon. Misalnya beberapa jenis alkohol, pestisida, maupun herbisida.

D. Dampak Pencemaran Udara

Akibat udara yang tercemar sangatlah mengganggu pernapasan. Jika hal ini dibiarkan, maka akan mengganggu aktifitas manusia. Selain itu, kesehatan pun akan terganggu baik itu kesehatan manusia, tumbuhan dan hewan. Dibawah ini merupakan dampak pencemaran udara yang perlu di ketahui:

1. Dampaknya Bagi Kesehatan

Sesungguhnya dampak pencemaran udara paling merugikan ialah bila udara tercemar tersebut masuk pada tubuh manusia melalui pernapasan. Kemudian udara tercemar yang ukurannya besar akan bertahan pada saluran pernafasan atas, walaupun zat pencemarnya itu ukurannya kecil serta gas, namun zat itu tetap bisa mencapai organ paru-paru anda.

Setelah sampai ke organ paru paru, maka zat pencemar itu akan diserap pakai metode sirkulasi darah dan akan tersebar ke semua bagian tubuh anda. Jika zat pencemar sudah masuk ke seluruh tubuh, tubuh terlihat seperti terkena racun.

Penumpukannya sangat pelan dan setelah timbunannya banyak, maka tubuh anda bisa merasakan sakit. ISPA (infeksi saluran pernafasan akut) merupakan pengaruh kesehatan yang jarang ditemui.

Terbakarnya hutan gambut yang terjadi di Kalimantan maupun Sumatera juga bisa menyebabkan ISPA. Tak hanya itu saja, tercemarnya udara juga bisa mengakibatkan penyakit asma serta bronchitis. Adapun sebagian zat pencemar dapat dikelompokan kedalam toksik atau (berbisa) serta karsinogenik atau (penyebab penyakit kanker).

2. Terjadinya Hujan Asam

Dampak pencemaran udara selanjutnya adalah terjadinya hujan asam. Ukuran keasaman atau (pH) normal dari air hujan ialah 5,6 karena karbondioksida pada atmosfer bumi. Sehingga pencemaran zat SO2 dengan NO2 akan bereaksi dengan air hujan dan menjadikannya asam serta mengurangi (pH) dari air hujan tersebut.

Akibat terjadinya hujan asam berpengaruh terhadap kualitas air di permukaan bumi. Hal ini bisa mengakibatkan tumbuhan menjadi layu ataupun mati. Sifatnya yang korosif bisa berakibat berkaratnya material bangunan.

3. Penipisan Lapisan Ozon

Selain dapat mempengaruhi lapisan atmosfer, dampak pencemaran udara juga bisa mempengaruhi lapisan ozon. Adapun fungsi lapisan tersebut ialah media penyaring paparan matahari yang sangat berbahaya sinar ultraviolet). Fungsi lainnya ialah mampu mengendalikan banyaknya panas pada atmosfer.

Dampak atau efek yang diakibatkan dari rusaknya lapisan ozon adalah meningkatnya pemanasan global di bumi yang dikarenakan naiknya suhu di atmosfer.

Rusaknya lapisan Ozon karena terlalu berlebihan dalam penggunaan gas berbahaya. Klorofluorokarbon (CFC) merupakan gas tersebut. Nah, CFC sendiri biasa dimanfaatkan pada sistem pendingin diantaranya pada AC, styrofoam atau lainnya.

4. Dampak Terhadap Tumbuhan

Tanaman juga mendapatkan pengaruh dari proses pencemaran udara yang terjadi. Efek dari tingginya pencemaran tersebut adalah tanaman menjadi rawan penyakit seperti bintik hitam, kolorosis dan nekrosis, dll.

5. Atmosfer Bumi Menjadi Terancam

Meningkatnya temperatur disebabkan oleh hutan gundul juga bisa menimbulkan dampak pencemaran udara. Karena ini bisa meningkatkan jumlah CO2.

Sementara, asap kendaraan motor atau asap dari rokok berperan pula dalam meningkatkan jumlah karbondioksida. Kadar CO2 di atmosfer yang semakin menumpuk akan susah dinetralkan, hingga akhirnya menyebabkan efek rumah kaca.

6. Efek Negatif Rumah Kaca

Lapisan atmosfer bumi merupakan udara ataupun gas yang bermanfaat dalam menyaring paparan sinar matahari yang berbahaya. Sedangkan lapisan udara tersebut terdiri dari beberapa zat seperti gas, debu, serta uap air.

Apalagi setiap hari lapisan atmosfir tersebut semakin mengalami pencemaran yang diakibatkan oleh manusia. Sehingga ini mengakibatkan dampak pencemaran udara berupa efek rumah kaca.

Itulah beberapa dampak pencemaran rumah kaca. Semoga dengan pengetahuan diatas, kita bisa meminimalisir terjadinya pencemaran udara. Semoga bermanfaat.

Komentar disini