12 Dampak Pencemaran Tanah Bagi Lingkungan Sekitar

Dampak Pencemaran Tanah

Kalimat.ID – Dampak pencemaran tanah bisa terjadi dimana saja. Apalagi hal pendukung kehidupan yang ada di bumi ialah jenis tanah dan strukturnya. Karena makhluk hidup membutuhkan cadangan air serta beberapa zat lain dari tanah.

Sebab itulah tanah yang bagus sangat dibutuhkan agar lebih mudah menyerap air sekaligus penyimpanan air sebagai cadangan masa depan.

Dengan struktur tanah yang memadai tersebut, makhluk hidup di bumi bisa hidup serta berkembang dengan baik. Namun semua itu dirusak dengan adanya dampak pencemaran tanah oleh beberapa hal. Salah satunya adalah karena sampah dan limbah masyarakat.

Pencemaran Tanah

Sama seperti udara, ternyata tanah pun juga dapat mengalami pencemaran. Hal ini berbanding lurus dengan bertambahnya kegiatan manusia. Adapun pencemaran tanah ialah keadaan tanah menjadi tak murni diakibatkan oleh bahan kimia ataupun non kimia sehingga membuat polusi udara dan tanah.

Berbagai aktivitas manusia yang meningkat menimbulkan polutan bagi tanah. Manusia kadang tidak sadar dengan apa yang dilakukannya bisa merusak struktur tanah yang ada. Pencemaran tanah tersebut bisa membuat tanah tak murni sehingga keadaannya tak seperti sebelumnya.

Dampak Pencemaran Tanah

Berbagai hal yang mengalami pencemaran tentunya berujung pada dampak negative khususnya tanah ini. Dampak negative yang dirasakan oleh manusia beserta lingkungan bukan hanya berakibat sebentar saja. Melainkan juga dampak yang berkepanjangan seperti beberapa dampak pencemaran tanah dibawah ini.

1. Mengurangi Kesuburan Tanah

Setiap hal yang tercemar pasti akan menurun kesuburannya termasuk tanah sendiri. Apalagi tanah dengan kondisi yang subur sangat dibutuhkan supaya tanaman yang kita tanam bisa tumbuh. Kemudian tanaman tersebut kita ambil manfaatnya baik untuk makanan atau untuk penyimpanan air pada akarnya.

Tetapi jika tanah telah tercemar, akan mengurangi kesuburannya. Hal ini disebabkan oleh zat- zat polutan yang merusak jaringan tanah. Jadi, tanaman yang ditanam disini tidak bisa berkembang secara maksimun. Bahkan sama sekali tidak dapat tumbuh di tanah tersebut.

2. Membuat Tumbuh- Tumbuhan dan Makhluk Hidup Lainnya Mati

Dampak pencemaran tanah selanjutnya ialah menjadikan tumbuhan maupun makhluk hidup lain mati. Meskipun pada awalnya tumbuhan bisa hidup subur, tapi lama kelamaan menjadi layu, hingga mati.

Disamping memberikan dampak bagi tumbuhan, pencemaran tanah juga bisa ber efek negative terhadap makhluk hidup lain( binatang ataupun manusia).

Sehingga zat- zat polutan dalam tanah tersebut akan masuk pada jaringan tanaman. Jika tumbuhan tersebut dikonsumsi manusia maupun hewan, efek negatifnya pun akan tersalurkan pada mereka.

3. Mengakibatkan Pencemaran Udara

Dampak pencemaran tanah berikutnya adalah pencemaran udara. Itu karena zat yang sudah mencemari tanah contohnya sampah, pada waktu yang lama bisa membuat udara di sekitar jadi kurang sehat. Sehingga berakibat udaranya tak nyaman di hirup.

Disamping itu, jika yang mencemari tanah adalah sampah, dan saat proses dekomposisi terjadi, bisa menimbulkan bau menyengat yang bisa mencemari udara.

4. Menimbulkan Wabah Penyakit

Selain mencemari udara, dampak pencemaran tanah lainnya ialah bisa menimbulkan bibit penyakit. Karena tempat tinggal potagen potagen penyebab penyakit ialah tanah yang tercemar.

Bila hal ini sampai terjadi, itu akan berakibat tercemarnya tanah. Khususnya makhluk hidup yang tinggal di atas tanah tercemar tersebut. Baik itu manusia, hewan atau tumbuhan.

5. Merusak Ekosistem

Dampak pencemaran tanah selanjutnya ialah mempengaruhi ekosistem yang ada. Ekosistem termasuk wujud interaksi makhluk hidup dan lingkungan maupun komponen komponen baik biotik atau abiotik. Adapun tanah termasuk pada komponen abiotik.

Dengan begitu, tanah yang tercemar pasti mengakibatkan keseimbangan ekosistem terganggu. Hal ini berakibat lingkungan jadi tak nyaman serta banyak hal positif yang berubah menjadi negative.

6. Merusak Keindahan Atau Estetika

Efek yang sangat terlihat dari pencemaran tanah ialah rusaknya keindahan lingkungan yang ada. Selain nilai keindahan pada lingkungan yang kasat mata, tapi juga merusak keindahan yang bisa kita rasakan. Kita tidak akan nyaman ada di tempat tersebut. Apalagi pencemarannya disebabkan oleh sampah.

Bau yang sangat menyengat dari sampah juga bisa membuat orang merasa tak nyaman bertempat tinggal di dekat tanah yang tercemar sampah.

Jenis Lapisan Tanah

Terdapat 4 lapisan tanah yang ada pada bumi. Masing masing lapisan tanah memiliki fungsi yang berbeda. Berikut ini lapisan tanah yang perlu anda ketahui:

1. Lapisan Tanah Atas

Kedalama lapisan tanah atas ini ialah 30 cm termasuk juga hingga 100cm. Pada lapisan atas terdapat bahan bahan organic. Pelapukan daun yang jatuh serta jasad mekhluk hidup yang sudah lama akan menjadikan tanah subur.

Warna pada lapisan paling subur ini agak gelap dibandingkan dengan lapisan lapisan tanah disekitarnya. Tak hanya itu saja, lapisan tersebut juga tampak lebih gembur serta dijadikan sebagai tempat hidup mikroorganisme.

2. Lapisan Tanah Tengah

Kedalaman pada lapisan tengah ini ialah 30 cm hingga 1 meter. Warna lapisan tanah tengah ini tampak lebih cerah dibandingkan lapisan tanah bagian atas.

Jenis lapisan tanah tersebut berasal dari campuran pelapukan lapisan tanah tepatnya di bagian bawah. Sementara sisa material akan larut pada air. dengan begitu, sisa pelapukan maupun material tersebut dapat mengendap atau memadat.

3. Lapisan Tanah Bawah

Sementara itu, untuk lapisan tanah bawah merupakan lapisan tanah telah mengandung bebatuan dan mengalami pelapukan. Tanah ini juga tercampur dengan tanah endapan maupun tanah liat di atasnya.

Dilapisan inilah anda bisa melihat bebatuan yang masih belum terjadi pelapukan sebagian. Sementara dibagian lainnya sedang dalam proses pelapukan. Warna batu ketika proses pelapukan juga sama dari asalnya ataupun batuan penyusunnya.

4. Lapisan Batuan Induk

Sesuai namanya, pada lapisan batuan induk ini tersusun oleh berbagai jenis batuan padat di bagian paling dalam. Seperti yang sudah diketahui, jenis batuan padat tidaklah sama. Sehingga membuat hasil tanahnya juga tidak sama. Pada lapisan tersebut batuannya juga mudah pecah tapi sulit sekali ditembus air maupun akar tanaman.

Untuk membedakan tanah ini dengan lainnya, anda bisa melihat warnanya yang beda. Terang putih, abu abu, dan kemerahan termasuk warna lapisan ini.

Sumber Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah yang terjadi tak lepas dari sumber pencemaran tanah tersebut. Karena tanah yang mulanya dalam kondisi baik menjadi tercemar dan tidak bisa digunakan lagi. Berikut ini sumber sumber yang bisa mengakibatkan pencemaran tanah.

1. Limbah Padat dan Cair

Pencemaran tanah yang terjadi bisa di sebabkan oleh beberapa sumber salah satunya adalah sumber limbah padat maupun limbah cair. Sumber tersebut mampu merusak berbagai kondisi tanah. Limbah tersebut bisa berasal dari berbagai aktivitas manusia yang semakin meningkat. Tetapi dampaknya bisa berakibat pada seluruh makhluk hidup yang ada.

2. Pestisida dan Pupuk

Jika anda sangat kental dengan pertanian, pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pestisida maupun pupuk. Biasanya petani menggunakan pestisidan dan juga pupuk untuk memaksimalkan hasil panen yang baik. Sebenarnya pestisida atau pupuk yang digunakan secara berlebih juga dapat mengakibatkan pencemaran tanah terjadi. Ini berkaitan dengan bahan kimia yang sifatnya sangat ganas terhadap apapun termasuk merusak struktur tanah.

3. Bahan Kimia

Sampai saat ini sudah banyak bahan kimia masuk pada tanah. Banyaknya bahan kimia tersebut juga mempengaruhi kondisi tanah. Sehingga Anda juga harus hati-hati bila mau membersihkan bahan kimia. Semakin banyak bahan kimia masuk pada lapisan tanah, berakibat pula pada pencemaran tanah yang meningkat.

4. Deforestasi

Yang dimaksud dengan Deforestasi ialah pengurangan pohon yang berjumlah besar. Padahal, pohon yang berdiri sangat bermanfaat bagi kehidupan. Khususnya yang berhubungan pada kesuburan tanah. Disamping itu, berkurangnya pohon membuat polusi udara meningkat. Polusi udara juga bisa mengakibatkan pencemaran tanah pula.

Penyebab Pencemaran Tanah

Ada banyak penyebab pencemaran tanah yang terjadi. Penyebab tercemarnya tanah berikut ini harus kita hindari agar tanah bisa tetap subur.

1. Kebocoran Limbah

Komponen utama penyebab pencemaran tanah ialah limbah. Sesungguhnya di berbagai industri, sebelum limbah dibuang sudah di olah hingga cukup ramah lingkungan. Tetapi, saat terjadi kebocoran limbah bisa menyebabkan pencemaran tanah dan berdampak negative pada tanah tersebut.

2. Kebocoran Bahan Kimia Industri

Tak hanya itu saja, kebocoran bahan kimia industri juga sangat berbahaya. Meskipun ini bukanlah faktor utamanya, tapi anda perlu berhati-hati. Karena kebocoran bahan kimia bisa mengakibatkan kesuburan tanah yang menurun dimasa depan tanah. Ditambah lagi jika bahan kimia tersebut cukup bahaya akan mengancam makhluk hidup.

Jenis jenis Tanah di Indonesia

Pada tanah bukan hanya lapisannya yang perlu diketahui. Jenis jenis tanah yang ada juga perlu diketahui dengan baik. Karena banyaknya jenis tanah yang ada, maka fungsi dan keunaanya pun berbeda.

– Tanah humus, merupakan jenis tanah yang ada di tanah paling atas. Kondisi tanah yang paling subur adalah tanah humus ini. Tanah gambut tersebut dari proses pelapukan daun serta batang batang pohon di hutan hujan tropis.

– Berikutnya adalah tanah pasir. Yakni tanah yang terbentuk oleh batuan beku serta batuan sedimen dengan butiran kasar maupun juga kerikil. Jenis tanah ini memang kurang bagus untuk pertanian, sebab kurang subur seperti tanah humus.

– Tanah alluvial merupakan tanah dari proses pengendapat lumpur di sungai yang wilayahnya lebih rendah. Akan tetapi, tanah ini juga cukup subur layaknya tanah humus.

– Jenis tanah podsol merupakan tanah subur layaknya tanah humus. Umumnya jenis tanah ini terdapat di wilayah pegunungan dengan curah hujan yang tinggi pula ditambah suhunya yang rendah pula.

– Jenis tanah vulkanik termasuk tanah yang sudah terbentuk oleh proses pelapukan dari material gunung berapi. Sehingga tanahnya subur serta mengandung zat unsur hara sangat tinggi. Anda akan menemukan tanah vulkanik ini di lereng- lereng gunung berapi.

– Jenis tanah blaterit ini termasuk jenis tanah tidak subur. Awalnya jenis tanah ini termasuk tanah yang subur dengan kandungan unsur hara didalamnya. Tetapi setelah terbawa oleh air hujan, lambat laun unsur basa pada tanah tersebut hilang. Sehingga membuat tanah ini tak subur lagi.

– Seperti namanya, tanah kapur termasuk tanah tersusun oleh proses pelapukan dari batuan kapur. Sudah bisa dipastikan jika tanah ini termasuk tanah yang tak subur. Umumnya tanah ini warnanya putih.

– Jenis tanah gambut terbentuk dari proses pelapukan tanaman di rawa. Seperti tanah kapur, tanah gambut juga kurang subur yang tak cocok dipakai untuk pertanian.

Itulah pembahasan tentang dampak pencemaran tanah. Untuk menghindari dampak pencemaran tanah yang terjadi, sebaiknya kurangi sampah yang anda buang. Semoga bermanfaat.