5 Contoh Teks Eksplanasi Beserta Strukturnya

Contoh Teks Eksplanasi

Kalimat.id – Contoh teks eksplanasi merupakan teks atau paragraph yang menjelaskan tentang terjadinya, terbentuknya, atau berlangsungnya suatu fenomena baik sosial maupun alam.

Contoh teks eksplanasi menjelaskan peristiwa yang juga timbul sebelumnya dan peristiwa yang timbul sesudahnya. Teks eksplanasi ini berisi informasi dari sebelum dan sesudah kejadian serta kesimpulan dari suatu fenomena tersebut secara rinci.

Tujuan dari teks ini sendiri yaitu untuk menginformasikan, menyampaikan, dan memberitahukan kepada pembaca terkait fenomena yang sedang terjadi. Maksud dari penyampaian teks ini ialah agar pembaca lebih mudah memahami tanpa harus membaca secara panjang lebar mengenai suatu peristiwa atau fenomena. Contoh teks eksplanasi sering kita jumpai di berbagai media seperti koran atau majalah dinding.

Indonesia sangat rentan dengan bencana alam karena berada pada posisi ring of fire. Salah satu bencana alam yang baru-baru ini menimpa kota Palu adalah bencana Tsunami. Tsunami sendiri berasal dari bahasa Jepang yang terdiri dari dua kata yaitu Tsu dan Nami. Tsu berarti pelabuhan sedangkan Nami artinya gelombang. Artinya gelombang pasang air laut di sekitar pantai akibat gempa bumi.

Para ilmuwan menyatakan bahwa gelombang air laut tersebut disebabkan oleh aktivitas alam lainnya seperti gempa bumi atau letusan gunung merapi yang aktif di dasar laut. Gelombang Tsunami yang menghantam bibir pantai dengan tingkat ketinggian tertentu dapat merusak bangunan serta segala benda yang berada di sekitarnya. Tsunami pada level deeskalasi atau pada ketinggian ombak yang cukup rendah menyebabkan banjir yang karena air laut yang pasang akan naik dan tergenang di sekitar pantai.

Selama gempa berlangsung, pembentukan Tsunami terjadi air laut mengalami naik turun di dasar laut sepanjang patahan akibat gempa bumi. Patahan akibat gempa tersebut menyebabkan ketidak stabilan gelombang air laut. Terlebih lagi jika gempa yang terjadi berkekuatan cukup besar dan pusat gempa berada di laut. Beberapa menit setelah gempa, air laut akan surut dan kemudian akan kembali lagi.

Air laut yang kembali tersebut akan berupa gelombang besar sehingga sampai keluar dari bibir pantai. Terbentuknya Tsunami karena aktivitas gunung merapi di dasar laut juga terjadi karena gunung merapi menyebakan tingginya pergerakan air laut sehingga membentuk gelombang besar yang mengarah ke bibir pantai. Gelombang yang cukup besar akan naik ke permukaan bumi dan terjadilah Tsunami.

Tsunami merupakan bencana yang cukup merugikan dan memakan korban jiwa dengan cepat. Manusia sangat sulit memprediksikan kapan dan dimana terjadi Tsunami karena bencana ini selalu datang tiba-tiba dan spontan.

Tidak ada indikasi sebelumnya karena meski terjadi gempa, tidak serta merta membuat Tsunami juga terjadi. Akan tetapi, gempa berkekuatan besar seringkali menjadi tanda yang diwaspadai.

Masyarakat sekitar pantai harus lebih waspada dan mempersiapkan diri untuk segera berlindung mencari tempat yang lebih tinggi ketika terjadi gempa bumi yang pusatnya berada di laut.

Selain diberikan pemahaman tentang cara menyelamatkan diri yang aman ketika terjadi gempa besar, penduduk di sekitar pantai juga di imbau untuk tidak panik karena dapat membuat situasi menjadi lebih kacau.

Apa yang Dimaksud Dengan Eksplanasi?

1. Pernyataan Umum

Pernyataan umum selalu berada di awal teks. Pernyataan umum berisi tentang pengertian, asal mula dan segala latar belakang fenomena yang akan dibahas. Pada teks diatas di jelaskan mengenai pengertian Tsunami, asal kata istilah Tsunami, penjelasan secara singkat mengapa terjadinya Tsunami, dan bagaimana proses terjadinya Tsunami secara singkat dan jelas.

2. Penjelasan

Penjelasan ini berisi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena alam yang diikuti dengan penjelasan, deskripsi, dan perincian yang lebih luas. Seperti contoh teks eksplanasi di atas menjelaskan dua faktor yang menyebabkan terjadinya Tsunami dan di ikuti dengan masing-masing penjelasan terperinci secara alamiah sehingga pembaca memiliki gambaran terjadinya Tsunami.

3. Interpretasi

Interpretasi berisi teks penutup yang terdiri dari kesimpulan dari pernyataan umum dan penjelasan terkait peristiwa atau fenomena yang dijelaskan serta saran yang membangun dan bijaksana.

Seperti pada contoh teks eksplanasi di atas yang memaparkan saran bagi penduduk yang tinggal di daerah pantai yang rentan akan Tsunami, terlebih lagi apabila daerah tersebut sering terjadi gempa besar.

Contoh Teks Eksplanasi Beserta Strukturnya dan Kaidahnya

Contoh Teks Eksplanasi Sosial (Kemiskinan)

Contoh Teks Eksplanasi Sosial

Kemiskinan bukan hanya menjadi masalah sosial yang harus dihapuskan, tetapi juga menjadi penyakit sosial yang harus disembuhkan. Mengatasi kemiskinan bukanlah perkara mudah sebab berbagai argumen dan perdebatan terus terjadi tentang mengapa kemiskinan itu bisa terjadi. Hal ini membuat kasus kemiskinan mengalami jalan buntu penyelesaian dan bahkan berujung pada konflik.

Orang-orang Realis akan menyatakan bahwa kemiskinan terjadi dikarenakan mereka sendiri. Orang miskin terjadi karena mereka malas, bodoh, dan tidak mau berusaha lebih keras.

Akan tetapi orang-orang Marxis menyatakan bahwa miskin terjadi bukan karena merek amalas tetapi karena eksploitasi dari si kaya. Miskin terjadi karena si pemilik modal tidak memberikan gaji sepenuhnya kepada buruh.

Terlepas dari perdebatan mengenai penyebab kemiskinan tersebut, dunia kini sedang bergerak melawan kemiskinan dengan slogan “World Against Poverty”. Yang menjadi ironi adalah, gerakan tersebut hanyalah sebuah slogan semata bahkan negara-negara yang menyerukan hal tersebut justru masih melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap negara-negara yang tergolong negara miskin.

Di Indonesia sendiri, kemiskinan terjadi disebabkan beberapa faktor utama yakni lapangan pekerjaan yang minim, tingkat pendidikan yang sangat rendah, dan upah yang tidak setara dengan usaha atau pekerjaan.

Ini menjadi masalah besar mengingat banyaknya penduduk Indonesia pada usia produktif akan tetapi tidak mendapatkan pekerjaan yang layak terutama penduduk produktif yang berpendidikan.

Kemiskinan menyebabkan daya beli masyarakat sangat rendah dan berujung pada tindakan kriminal berupa pencurian dan perampasan harta benda. Hal tersebut terjadi karena keinginan mereka memenuhi kebutuhan tidak terpenuhi sehingga rela melakukan segala cara terlebih lagi bagi yang sudah putus asa dan terlilit utang menyebabkan seseorang rela bertindak di luar norma masyarakat.

Kemiskinan kini menjadi masalah yang di perangi dan penyakit yang harus di sembuhkan, akan tetapi tidak banyak yang mau bergerak dan mencoba menanggulangi masalah kemiskinan dengan sungguh dan ikhlas. Selalu ada kepentingan di balik semuanya. Jika masing-masing dari manusia memiliki semangat untuk mengatasi kemiskinan, mungkin akan jadi sebuah awal yang baik.

Contoh Teks Eksplanasi Budaya (Ngaben)

Contoh Teks Eksplanasi Budaya

Budaya menjadi suatu nilai yang ada pada tiap-tiap kelompok masyarakat. budaya inilah yang membedakan antara kelompok satu dengan kelompok lain. salah satu budaya yang cukup unik dan menjadi daya tarik turis mancanegara di Bali adalah ‘Ngaben’. Tradisi ini merupakan tradisi mengurus jenazah seseorang yang telah meninggal dan dikremasi dengan adat istiadat setempat.

Akan tetapi tidak semua tourist diizinkan menyaksikan upacara sakral ini karena harus mendapat izin dari keluarga yang meninggal. Meski diadakan seolah-olah meriah dan penuh kegembiraan, namun tetap saja merupakan acar berduka. Perayaan yang meriah tersebut bertujuan agar keluarga tidak sedih dan diharapkan arwah yang meninggal dapat hidup bahagia di nirwana sana.

Budaya ‘Ngaben’ ini merupakan tradisi mengurus jenazah terlama dan termahal karena keluarga harus mengeluarkan biaya pemakaman yang cukup besar. Terlebih lagi berbagai atribut upacara dan keagamaan yang harus di sediakan. Meski demikian, tradisi ini tetap dilaksanakan dan masih menjadi suatu tradisi yang akan tetap dipertahankan oleh umat Hindu di Bali.

Contoh Teks Eksplanasi Banjir

Contoh Teks Eksplanasi Banjir
Image by: kompas.com

Jakarta selalu menjadi langganana banjir setiap tahunnya. Banjir merupakan kondisi dimana tanah tidak dapat menyerap air dengan sempurna sehingga air yang berada pada permukaan tanah menjadi tergenang.

Air yang tergenang dapat menenggelamkan benda-benda atau material yang posisinya lebih rendah. Pada level tinggi, banjir dapat menenggelamkan rumah bahkan memakan korban jiwa.

Banjir di ibukota Jakarta menjadi suatu hal yang tidak tabu lagi. Keadaan tersebut memaksa warga untuk selalu siap menerima banjir kapan saja dan di mana saja. Banjir di Jakarta yang merupakan kota sibuk menyebabkan terhambat nya aktivitas warga dan bila terjadi dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan kerugian ekonomi serta menimbulkan banyak penyakit dan parasit.

Selain karena curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama, banjir di ibu kota sendiri disebabkan oleh beberapa faktor yang sistem irigasi yang buruk dan saluran air yang tersumbat.

Sistem irigasi yang buruk disini dapat dijelaskan karena tertutupnya permukaan tanah yang dapat menyerap air karena pembangunan yang melapisi tanah menggunakan semen sehingga air tidak dapat diserap.

Sebagian besar halaman rumah warga Jakarta ditutupi oleh semen atau paving block sehingga ketika terjadi hujan, air akan mengalir ke tanah yang lebih rendah atau akan tergenang begitu saja.

Faktor pertama juga di dukung dengan faktor kedua yaitu saluran air yang tersumbat oleh sampah khususnya. Sampah yang tidak di kelola dengan baik akan berakhir pada pembuangan atau saluran air.

Lama kelamaan, sampah pada saluran air ini akan tertimbun dan ketika terjadi hujan lebat, air hujan yang seharusnya melewati saluran tidak dapat mengalir lagi karena terhalang sampah.

Di tambah lagi debit air hujan yang terus turun kemudian akan menyebabkan genangan yang semakin besar dan terjadilah banjir. Sebenarnya masih banyak faktor penyebab banjir lainnya, namun dua faktor ini paling dominan.

Untuk menanggulangi bencana langganan yang terus terjadi di J akarta, di perlukan rekonstruksi sistem irigasi dengan membiarkan tanah terbuka. Diperlukan juga kesadaran masyarakat untuk tidak membangun halaman rumah yang seluruhnya ditutupi oleh semen. Serta yang paling diperhatikan adalah pengolahan sampah khususnya limbah rumah tangga yang dianggap sepele namun berdampak besar.

Contoh Teks Eksplanasi Abrasi Pantai

abrasi pantai

Abrasi merupakan salah satu fenomena alam dimana terjadinya pengikisan pada tepi pantai diakibatkan oleh tenaga gelombang air laut. Biasanya abrasi ini akan sangat tampak pada pantai dengan bibir yang terdiri dari perbukitan.

Abrasi akan menghancurkan sebagian tanah perbukitan dan menyebabkan jurang yang cukup tinggi bila perbukitannya cukup tinggi. Bahkan lebih jauh lagi dapat menyebabkan longsor.

Sebenarnya faktor dari kerusakan garis pantai ini tidak selamanya disebabkan oleh gelombang air laut yang menerjang. Gelombang air laut hanya menjadi faktor dominan sedangkan faktor lainnya yaitu terganggunya keseimbangan tanah karena kondisi tanah yang mungkin tidak solid dan ada juga faktor karena non-alam seperti ulah manusia yang merusak keseimbangan sistem alam

Faktor utama yakni terkikis nya garis pantai disebabkan oleh faktor alam yaitu kerasnya gelombang air laut yang ditambah pula dengan kondisi tanah yang tidak solid. Daerah dengan abrasi alami ini akan menimbulkan kondisi dimana pinggirpantai dipenuhi oleh bebatuan karang dab bongkahan batu akibat perbukitan yang terkikis tersebut. Biasanya sekitar pantai ini akan berbahaya untuk dilewati manusia.

Faktor kedua yakni karena ulah manusia yang mengeksploitasi alam secara berlebihan. Banyak yang memanfaatkan sumber daya alam dan mineral di dalam tanah perbukitan di sekitar pantai sehingga tanah menjadi lebih mudah rapuh oleh karena itu, ketika ombak datang sedikit saja menghantam, maka akan menyebabkan abrasi. Selain itu, penebangan pohon kepala di bibir pantai juga menjadi penyebab.

Pohon kelapa memiliki akar serabut yang mampu menahan tanah. Pohon kelapa banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan pembuatan rumah oleh manusia. Batangnya yang kuat membuat kayu kelapa bernilai jual tinggi. Penebangan pohon kelapa secara liar inilah yang juga menjadi pemicu abrasi di bibir pantai. Garis pantai sudah tidak ada akar serabut yang mampu menahan tanah dan bebatuan.

Solusi yang ditawarkan untuk mencegah abrasi adalah penanaman pohon mangrove di sepanjang garis pantai. Mangrove berperan dalam mengurangi gelombang air laut sehingga gelombang yang sampai pada bibir pantai relatif rendah. Mangrove juga berperan dalam mengikat tanah atau pasir di dasar pantai sehingga tidak terjadi abrasi. Metode menanam mangrove sejauh ini paling disarankan.

Contoh Teks Eksplanasi Budaya Jawa

Contoh Teks Eksplanasi Budaya Jawa

Reog merupakan kesenian berupa topeng dan tarian yang berasal dari daerah Jawa timur tepatnya di daerah Ponorogo. Itulah mengapa dalam penyebutannya, Reog sering kali diikuti dengan kata Ponorogo.

Dalam pertunjukan Reog ada beberapa sosok yang ditampilkan salah duanya adalah Gemblak dan Warok. Reog sangat identik dengan nilai-nilai kebudayaan yang mengandung unsur mistik.

Reog sendiri menampilkan topeng dengan bentuk kepala singa yang disebut oleh masyarakat Jawa sebagai “singa barong”. Simbol singa yang sebagai raja hutan disini menunjukkan simbol kertabhumi.

Di bagian atasnya ditancapkan bulu merak yang menyerupai kipas. Simbol bulu burung merak ini seolah melambangkan pengaruh yang cukup kuat. Masyarakat Jawa sendiri sudah paham terkait arti simbol.

Adapun sosok lain yang ditampilkan yaitu kelompok penari Gemblak yang menunggangi kuda-kudaan sebagai simbol kekuatan pasukan kerajaan Majapahit. Demikian juga penari Warok yang simbol kekuatannya berbanding terbalik dengan penari Gemblak. Penari Warok menggunakan topeng badut berwarna merah yang merupakan simbol Ki Ageng Ratu.

Sampai saat ini, masyarakat Jawa khususnya Pronorogo masih melestarikan tradisi dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur mereka. Mereka menganggap Reog sebagai salah satu warisan budaya yang sangat kaya dan di perhitungkan. Pelaksanaan upacaranya pun menggunakan syarat-syarat yang tidak akan mudah dipahami oleh orang asing tanpa adanya garis keturunan.

Indonesia sendiri sangat menghargai kesenian Reog. Terbukti ketika Malaysia mengklaim Reog menjadi salah satu tarian budaya mereka. Indonesia merasa keberatan dan tidak terima dengan klaim Malaysia tersebut.

Padahal, jika dilihat kembali ke sejarah bahwa dahulu ketika masa kerajaan Majapahit, daratan Malaysia masuk ke dalam nusantara sehingga nilai budaya Indonesia dengan Malaysia hampir sama.