Contoh Paragraf Persuasi: Pengertian, Ciri-ciri, Syarat dan Jenis

Contoh Paragraf Persuasi

Kalimat.ID – Contoh Paragraf Persuasi – Dalam mata pelajaran bahasa indonesia begitu banyak istilah-istilah ang dipakai untuk mendefinisikan sesuatu, salah satunya yaitu paragraf.

Mulai dari SD, SMP, sampai Mahasiswa sudah banyak mengenal tentang pelajaran bahasa indonesia bahkan sebagian bahasa yang mereka gunakan sehari-hari yaitu menggunakan bahasa indonesia, meskipun mereka orang jawa. Dalam mata pelajaran bahasa indonesia dikenal istilah paragraf, pengertian serta macam-macamnya.

Paragraf merupakan gabungan atau kumpulan dari beberapa kalimat yang umumnya memiliki satu ide pokok dengan cara penulisannya agak menjorok ke dalam atau menggunakan garis baru. Paragraf juga memiliki jenis yang dikategorikan berdasarkan isi maupun peletakkan gagasan utama dalam suatu paragraf.

Salah satu fungsidari paragraf yakni untuk memudahkan pembaca dalam memahami segala sesuatu tentang isi serta topik dalam sebuah tulisan. Selain itu paragraf juga berfungsi sebagai pengantar sebuah ide, isi serta penutup dalam suatu tulisan yang dibuat oleh penulis.

Ciri-ciri tulisan dapat dikatan sebagai paragraf yaitu apabila tulisan tersebut diketik atau ditulis agak masuk ke dalam menggunakan beberapa ketukan spasi. Yang mana ketukan spasi dalam paragraf kurang lebih 5 ketukan lima spasi.

Paragraf juga memiliki beberapa jenis yang dikategorikan dari berbagai macam seperti berdasarkan fungsi, letak gagasan utama atau isinya. Penjelasan dari jenis paragraf sebagai berikut:

1. Jenis paragraf berdasarkan fungsinya

Jenis paragraf berdasarkan isi dibedakan menjadi 4 jenis yaitu;

a. Paragraf pembuka
Dalam paragraf pembuka ini ditulis untuk memancing rasa tahu pembaca terhadap isi dari sebuah tulisan.

b. Paragraf isi
Dalam paragraf isi menjelaskan mengenai bagian pokok dalam sebuah karangan.

c. Paragraf penutup
Paragraf ini pada umumnya menjelaskan atau berisi tentang saran, harapan, kesimpulan serta ringkasan tentang hal-hal penting lainnya.

d. Paragraf penghubung
Dalam paragraf ini umumnya memiliki fungsi sebagai paragraf penghubung antara paragraf satu dengan paragraf yang liannya.

2. Jenis paragraf berdasakan letak gagasan utama

Jenis yang kedua ini yaitu berdasarkan isinya dibedakan menjadi 4 jenis, antara lain:

a. Paragraf deduktif
Paragraf deduktif merupakan paragraf yang peletakkan gagasan utama atau ide pokoknya berada di awal paragraf.

b. Paragraf induktif
Pada jenis paragraf induktif memuat paragraf dengan gagasan utamanya ada pada bagian akhir suatu paragraf.

c. Paragraf ineratif
Jenis paragraf yang ketiga ini merupakan paragraf yang posisi gagasan utamanya berada di tengah-tengah suatu paragraf.

d. Paragraf campuran
Namun untuk paragraf campuran ini gagasan utamanya terdapat pada awal kalimat dan juga ada di akhir suatu paragraf.

3. Jenis paragraf berdasarkan isinya

Selanjutnya jenis paragraf berdasarkan letak gagasan utama akan dibedakan menjadi 5 jenis, diantaranya yaitu:

a. Paragraf eksposisi
Paragraf eksposisi merupakan jenis paragraf yang mempunyai tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian secara singat serta padat.

b. Paragraf deskripsi
Paragraf eksposisi yaitu paragraf yang mempunyai tujuan untuk menjelaskan suatu isi gambaran pada suatu keadaan tertentu atau suatu peristiwa, dengan bentuk tulisan yang mana pembaca dapat mengerti serta memahami peristiwa tersebut.

c. Paragraf persuasi
Paragraf persuasi yaitu paragraf yang isinya dapat membujuk atau mengajak pembaca untuk tertarik akan gagasan yang dibuatnya.

d. Paragraf argumentasi
Paragraf argumentasi yaitu paragraf yang mana kalimat pada isinya dapat menyakinkan pembaca yang pada akhirnya mendapatkan serta menerima gagasan dari sebuah karya tulis.

e. Paragraf narasi
Pargaraf narasi merupakan paragraf yang mana kalimatnya berisi mengenai cerita, sebuah peristiwa atau masalah yang mana dapat membuat pembaca terhibur atau terharu.
Pemaparan mengenai pengertian serta, jenis, dan fungsi dari sebuah paragraf di atas hanya sebagian penjelasannya.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas mengenai jenis paragraf serta contoh paragraf persuasi. Salah satu jenis dari paragraf berdasarkan isinya, yaitu paragraf yang bertujuan sebagai pembujuk.

Pengertian Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi merupakan paragraf yang kalimat isinya sesuatu yang bertujuan untuk mengajak pembaca melakukan suatu hal tertentu, sehingga pembaca tertarik dan memperhatikan isi dari kalimat ini. Pada umumnya kalimat ini digunakan sebagai iklan yang disajikan semenarik mungkin.

Terkadang paragraf persuasi ini digunakan untuk beberapa sarana misalnya seperti lembaga kesehatan, usaha tertentu yang menjadi paragraf propaganda, serta digunakan juga dalam sarana pemerintah.

Secara singkat dan jelasnya paragraf persuasi yaitu paragraf yang bertujuan untuk membujuk serta menarik perhatian dari pembaca sehingga pembaca menerima serta melakukan gagasan dari penulis tersebut.

Contoh paragraf persuasi sering kita jumpai dalam lingkungan sekitar, yang pada umumnya sering kita lihat di dalam koran-koran dan artikel tertentu. Mungkin beberapa dari kita belum terlalu mengetahui tentang yang namanya paragraf persuasi.

Paragraf persuasi atau yang sering disebut juga sebagai paragraf persuasif banyak kita temui dalam berbagai media seperti misalnya dalam majalah, media elektronik, serta media cetak lainnya.

Ciri ciri Paragraf Persuasi

Suatu tulisan dapat dikatakan sebagai paragraf persuasi jika memenuhi beberapa ciri-ciri serta beberapa syarat seperti berikut:

1. Paragraf atau tulisan tersebut bertujuan untuk mempengaruhi atau mendorong orang lain untuk melakukan suatu hal tertentu.

2. Isi daam paragraf ini mengandung bukti serta fakta yang kuat dalam mempengarui orang lain seperti membujuk atau mengajak.

3. Membuat pembaca lebih percaya.

4. Menggunakan bahasa yang provokatif namun juga menarik perhatian serta antusias dalam penulisannya.

5. Usaha untuk menyakinkan pembaca agar lebih percaya.

6. Berusaha untuk tidak menimbulkan konflik, hal ini dilakukan agar pembaca percaya dan bersama-sama dapat mencapai kesepakatan.

7. Bahasa yang digunakan lugas dan tidak bertele-tele.

8. Mempunyai beberapa kata kunci yang digunakan untuk mengajak, misalnya seperti ayolah, bersedialah, kemarilah, dan lain sebagainya.

9. Terdapat paparan mengenai angka atau data yang digunakan untuk memperkuat ajakan dari penulis kepada pembaca.

Paragraf persuasi memiliki beberapa syarat, yang mana agar suatu tulisan dapat disebut sebagai paragraf persuasi yaitu sebagai berikut:

1. Yang pertama yaitu apabila dalam suatu tulisan tersebut terdapat minimal tiga tanda baca titik dalam satu alenia.
2. Apabila dalan suatu tulian tersebut mengandung kalimat ajakan dari penulis.
3. Memiliki maksud serta tujuan untuk mengajak
4. Apabila dalam suatu tulisan tersebut memiliki pesan untuk mempengaruhi orang untuk melakukan sesuatu maka kalimat itu dapat dikatakan sebagai kalimat persuasi.

Tersebut diatas yaitu beberapa ciri-ciri atau syarat agar suatu tulisan dapat disebut sebagai paragraf persuasi. Selain dari ciri serta syarat, juga terdapat contoh paragraf persuasi agar kita lebih dapat memahaminya.

Bentuk Paragraf Persuasi

Selain contoh paragraf persuasi, juga memiliki beberapa bentuk dan jenis yang perlu kalian ketahui. Bentuk dari paragraf persuasi yang pada umumnya sering dipergunakan tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Bentuk tulisan atau teks
Bentuk ini contohnya antara lain yaitu selebaran, iklan, serta brosur.

2. Bentuk elektronik
Kemudian dalam bentuk kedua ini contohnya yaitu iklan di internet, bioskop, dan iklan TV.

3. Bentuk pidato
Bentuk ini misalnya yaitu dalam bentuk propaganda, penjual jamu yang berada di tempat-tempat terbuka, serta kampanye yang dilakukan secara lisan.

Jenis Paragraf Persuasi

Jenis dari paragraf persuasi dapat dikategorikan dengan melihat bentuk dari paragraf persuasi di atas, yaitu dapat dipakai dalam dunia pendidikan, politik, propaganda, serta advertensi. Berikut penjelasan dari masing-masing bentuknya.

1. Persuasi dalam dunia politik

Paragraf persuasi dalam bentuk politik ini dipergunakan dalam bidang politik. Misalnya berisi ajakan-ajakan agar memilih kader politik partai tertentu. Paragraf jenis ini banyak di gunakan atau banyak dibuat ketika musim pemilu.

Pada umumnya sering memperlihatkan visi serta misi dari masing-masing pasangan calon yang akan dicalonkannya. Namun, ada juga yang menampilkan beberapa kebijakan dari partai.

2. Persuasi dalam bidang pendidikan

Paragraf persuasi dalam bentuk ini pada umumnya mengandung unsur dunia pendidikan di dalamnya. Yang biasanya sering digunakan oleh instansi pendidikan dalam menyampaikan gagasan atau kebijakan tentang pendidikan ke khalayak umum.

3. Persuasi dalam bidang advertensi

Persuasi dalam bentuk ini dapat dijuga disebut sebagai persuasi iklan, yang pada umumnya dipergunakan dalam suatu usaha tertentu yang tujuannya mengenalkan suatu barang tertentu. Persuasi dalam bentuk ini dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan tersebut. Namun, jika persuasi ini kurang baik maka tidak dapat mempengaruhi pembeli.

4. Persuasi dalam bidang propaganda

Paragraf persuasi dalam jenis ini biasanya berisi mengenai imbauan yang disampaikan dngan menggunakan bahsa yang keras. Terdapat tujuan-tujuan yang diutarakan penulis kepada pembaca. Pada umumnya paragraf ini sering digunakan untuk menjatuhkan lawan.

Contoh Paragraf Persuasi

Berikut beberapa contoh paragraf persuasi yang perlu kita ketahui agar lebih dapat memahaminya secara rinci.

1. Makan mie instan dengan menggunakan nasi putih sering dilakukan oleh masyarakat di negara kita. Padahal sebenarnya menyantap mie instan ini tidak boleh di barengi dengan nasi putih dikarenakan dapat mengakibatkan obesitas.

Jika anda sudah mengalami obesitas, maka dalam tubu anda akan terdapat penumpukan makanan yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kolesterol, ginjal, atau jantung.

Oleh karena itu, ada baiknya jika mengurangi konsumsi mie instan secara bersamaan dengan nasi supaya tubuh tetap sehat.

2. Banyak dari orang tua atau guru yang tidak sabar dalam mendidik anak atau muridnya. Padahal perlu anda ketahui bahwa kesabaran merupakan kunci yang sangat diperlukan dalam mendidik anak. Seperti halnya kalimat yang sering di ucapkan oleh filsuf Yunani yaitu Plato, bahwa pendidikan itu proses yang panjang serta dialami seumur hidup, yaitu mulai manusia kecil sampai dewasa.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya bagi orang tua dan guru untuk mendidik anak dan muridnya dengan sabar serta berorientasi pada proses. Sehingga nantinya anak dapat berkembang dengan baik.

Teknik Penulisan Paragraf Persuasi

Ketika menulis sebuah paragraph persuasi, maka disiapkan 2 cara mudah dalam penulisannya. Diantaranya adalah:

1. Rasionalisasi

Pada cara pertama ini memanfaatkan akal yang bertujuan dalam memberi dasar pembenaran suatu persoalan. Sehingga pembenaran yang dilakukan akan memudahkan keinginan baik itu sikap, tindakan dan juga keputusan yang sudah ditentukan bisa dibenarkan.

2. Sugesti

Yang kedua ada teknik penulisan yang memanfaatkan kata kata supaya bujukan yang anda berikan mampu memberikan pengaruh. Misalnya saja paragraph persuasi yang mengungkapan kesedihannya ia akan membuat supaya bisa diterima orang banyak.

Nah, itulah beberapa contoh paragraf persuasi, pengertian, syarat-syarat serta jenisnya yang dapat kami sampaikan. Jadi, paragraf persuasi merupakan jenis paragraf yang kalimat isinya sesuatu yang bertujuan untuk mengajak pembaca melakukan suatu hal tertentu, sehingga pembaca tertarik dan memperhatikan isi dari kalimat ini. Semoga bermanfaat.

Komentar disini