Contoh Kalimat Tunggal Beserta Keterangan SPOK

Contoh Kalimat Tunggal

Kalimat.ID – Contoh kalimat tunggal – menurut Tata Bahasa Baku dari Bahasa Indonesia, kalimat adalah satuan terkecil bahasa dengan mengungkapkan pikiran secara utuh kebahasaan. Ketika pengucapan kalimat, suara yang digunakan adalah naik turun, lemah, yang disertai jeda. Lalu akhiran kalimatnya juga ada intonansinya.

Hal ini bertujuan untuk memaknai secara tepat. Sementara untuk memaknai kalimat yang tertulis harus menggunakan tanda baca sebagai pengganti cara pengucapan atau intonasi. Untuk membedakan satu dengan yang lainnya, kalimat ini mempunyai beberapa jenis. Pembagian beberapa jenis kalimat berdasarkan antara lain:

1. Pengucapan
2. Jumlah frasa ataupun struktur gramatikal
3. Isi atau fungsi
4. Unsur kalimat
5. Pola subjek – predikat
6. Gaya penyajian
7. Subjek kalimat.

Ada banyak sekali jenis kalimat, salah satunya adalah kalimat tunggal. Lantas apa yang dimaksud dengan kalimat tunggal? Pada kesempatan kali ini akan di bahas secara menyeluruh mengenai pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, beserta contoh kalimat tunggal.

A. Pengertian Kalimat Tunggal

Pengertian kalimat tunggal adalah jenis kalimat yang didalamnya terdapat satu bentuk susunan kalimat saja. Kalimat tunggal kurang lebih terdiri dari faktor subjek dan faktor predikat. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan suatu kalimat tunggal mempunyai pola diantaranya:

– Subjek; > predikat; > objek (SPO)
– Subjek; > predikat; > objek; > keterangan (SPOK)
– Subjek; > predikat; > objek; > keterangan; > pelengkap (SPOPel)
– Subjek; > predikat; > pelengkap (SPPel)
– Subjek; > predikat; > objek; > keterangan; > pelengkap (SPOKPel)
Dan lain-lainnya dengan catatan kalimat tersebut berbentuk hanya menyajikan satu peristiwa.

B. Ciri – Ciri Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari jenis kalimat lain, antara lain sebagai berikut:

1. Hanya ada satu peristiwa pokok saja.
2. Didalam kalimat tunggal cuma mengandung satu peristiwa atau bahasan saja.
Contoh:
– Cinta membeli novel (Satu peristiwa)
– Cinta membeli novel dan komik (Dua peristiwa, yaitu “cinta membeli novel” dan “cinta membeli novel dan komik”)
– Cinta membeli novel dan membaca komik tersebut di rumah (dua peristiwa, yakni “cinta membeli novel” dan “cinta membaca novel dirumah”).
3. Didalam kalimat tunggal cuma ada satu bentuk susunan kalimat saja.
Contoh:
– Andre (S) bermain (P) catur (O) (benar)

– Andre (S) bermain (P) catur (O) namun (Konj) mengalah (P) di tengah permainan (Ket) (salah)

– Nenek (S) sakit (P) (benar)

– Nenek (S) sakit (P), kakek (O) terjatuh (P) (salah)

– Dino (S) bermain (P) bola (O) (benar)

– Dino (S) bermain (P) bola (O) dan (Konj) tersandung (P) (salah)

1. Kalimat tunggal tidak mengetahui pemakaian konjungsi ataupun kata penghubung dan tanda baca koma (,).

Pemakaian konjungsi ataupun kata penghubung dan tanda baca koma (,) adalah salah satu ciri dari kalimat majekmuk guna membedakan antara induk kalimat dan juga anak kalimat.

Contoh:
– Saya menulis cerita (kalimat tunggal)
– Saya menulis cerita saat ibu datang (kalimat majemuk)
– Saya menulis cerita, ibu datang(kalimat majemuk)
– Anggi anak cerdas (kalimat tunggal)
– Anggi anak cerdas sehingga ia selalu juara (kalimat majemuk)
– Anggi anak cerdas, ia selalu juara kelas (kalimat majemuk)
– Adit membaca buku (kalimat tunggal)
– Adit membaca buku ketika ayah pulang kerja (kalimat majemuk)
– Adit membaca buku, ayah pulang kerja (kalimat majemuk)
– Anik rajin berlatih berenang (kalimat tunggal)
– Anik rajin berlatih berenang sehingga selalu menang perlombaan (kalimat majemuk)
– Anik rajin berlatih berenang, ia selalu memenangkan perlombaan (kalimat majemuk)

C. Jenis – Jenis Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal mempunyai sejumlah jenis kalimat menurut predikat yang tertera di dalamnya. Dilihat dari predikat kalimat tunggal, maka terdiri atas 5 jenis kalimat tunggal. Diantaranya kalimat tunggal adjektiva, preposional, nomina, verbal, serta numerial. Berikut ini uraian mengenai jenis jenis dari kalimat tunggal menurut predikatnya yang menyangkut padanya.

1. Kalimat Tunggal Adjektiva

Kalimat tunggal adjektiva adalah kalimat tunggal yang predikatnya berbentuk kata sifat. Berikut ini sejumlah contoh kalimat tunggal adjektiva:

– Sinta ramah setiap hari (kata sifat = ramah)
– Rumah itu sangat kuno (kata sifat = sangat kuno)
– Kebun rumah itu sangat luas (kata sifat = sangat luas)
– Kisah anak itu malang sekali (kata sifat = malang sekali)
– Gunung itu sangat menakjubkan (kata sifat = sangat menakjubkan)
– Tama bunga itu indah sekali (kata sifat = indah sekali)
– Wanita itu cantik sekali ( kata sifat = cantik sekali)
– Pria itu gagah sekali (kata sifat = gagah sekali)
– Sawah itu luas sekali (kata sifat = luas sekali)
– Bunga itu harum sekali (kata sifat = harum sekali)

2. Kalimat Tunggal Nomina

Predikat pada kalimat tunggal nomina ini berupa kata benda. Berikut ini sejumlah contoh kalimat tunggal nomina:

– Paman seorang pilot (kata benda = seorang pilot)
– Mereka murid SMP Negeri 2 Gondang (kata benda = murid SMP Negeri 2 Gondang)
– Orang yang berjalan itu Redo (kata benda = Redo)
– Mila berangkat sekolah diantar ibu (kata benda = sekolah)
– Kakek naik guna memperbaiki atap rumah yang bocor (kata benda = atap)
– Anta memakai baju warna hijau (kata benda = baju)
– Adik seorang murid (kata benda = seorang murid)
– Kakak seorang penulis (kata benda = seorang penulis)
– Didalam mobil ada AC (kata benda = ada AC)
– Mia seorang pelajar (kata benda = pelajar)
– Mereka alumni SMA 2 Tulungagung (kata benda = alumni SMA 2 Tulungagung)
– Berjualan Koran di pinggir jalan (kata benda = Koran)
– Naik sepeda motor ke sekolah (kata benda = sepeda motor)
– Memakai minyak wangi (kata benda = minyak wangi)
– Mengenakan baju berwarna merah muda (kata benda = baju)
– Beli sepatu sepasang (kata benda = sepatu)

3. Kalimat Tunggal Preporsional

Yang ketiga adalah kalimat tunggal preporsional yang predikatnya berupa kata depan. Berikut ini adalah contoh kalimat tunggal preporsional:

– Sinta di depan perpustakaan (kata depan = di)
– Toilet ada di sebelah barat (kata depan = di)
– Rumahnya di belakag stasiun (kata depan = di)
– Longsor dari arah barat (kata depan = dari)
– Aku dari rumah dilan (kata depan = dari)
– Ibu di dapur memasak (kata depan = di)
– Perjalanan dari arah barat ke timur (kata depan = dari)
– Ibu ke rumah sakit (kata depan = ke)
– Liburan ke Pulau Bali (kata depan = ke)

4. Kalimat Tunggal Verbal

Berikutnya adalah kalimat tunggal verbal yakni kalimat tunggal dengan predikat berupa kata kerja. Berikut ini adalah sejumlah contoh kalimat tunggal verbal:

– Andi berlari di lapangan bola (kata kerja = berlari)
– Sinta menyapu halaman rumah (kata kerja = menyapu)
– Linta mengerjakan PR di sekolah (kata kerja = mengerjakan)
– Agus membaca Koran di depan rumah (kata kerja = membaca)
– Intan berlari dari kejaran anjing buas (kata kerja = berlari)
– Adik berenang di kolam renang (kata kerja = berenang)
– Diki belajar membaca buku setiap hari (kata kerja = belajar)
– Ibu memasak nasi di dapur (kata kerja = memasak)
– Ayah mencangkul di kebun (kata kerja = mencangkul)

5. Kalimat Tunggal Numerial

Predikat pada kalimat tunggal numerial ini berupa hitungan atau kata bilangan. Berikut ini adalah contoh kalimat tunggal numerial:

– Ulang tahun Tulungagung ke – 54 (kata numerial = ke – 54)
– Sepatu panji 27 pasang (kata numerial = 27 pasang)
– Anak kambingnya dua (kata numerial = dua)
– Sudah lima tahun andi tidak pulang (kata numerial = lima tahun)
– Ayah membeli rokok 3 batang (kata numerial = 3 batang)
– Ibu berusia 40 tahun (kata numerial = 40 tahun)
– Saya membeli pensil 5 butir (kata numerial = 5 butir)
– Bawang putih 2 siung (kata numerial = 2 siung)
– Bawang merah 2 butir bisa dijadikan bumbu (kata numerial = 2 butir)
– Nomor dada 40 adalah pemenang lomba lari (kata numerial = 40)
– Buku ke 5 adalah buku terbaik yang pernah ku baca (kata numerial = 5)
– Sepatu berukuran 39 adalah ukuran kaki ku (kata numerial = 39)
– Belilah 2 sachet bumbu masak di pasar (kata numerial = 2 sachet)

Contoh Kalimat Tunggal

Setelah mengetahui penjelasan mengenai pengertian, ciri – ciri, dan jenis – jenis dari kalimat tunggal, untuk lebih jelasnya mari kita simak dengan lebih mudah beberapa contoh lainnya dari kalimat tunggal:

– Andi naik helicopter
– Aku juara pertama lomba baca qur’an
– Hendra menjadi alumni lulusan terbaik di Universitas Islam Malang tahun 2013
– Dewi sudah mampu hidup mandiri secara financial
– Ayahnya adalah pedagang
– Adi membeli sayur di pasar
– Hunian ini sangat indah
– Hujan lebat membuat sinyal internet terganggu
– Hari ini merupakan pemadaman listrik bergilir yang ke 3 kalinya
– Mobil mewah itu berwarna merah
– Majalah itu di atas meja belajar
– Ani berhasil lolos mengikuti ujian yang di keluarkan oleh perusahaan itu
– Rumah ini bersertifikat atas nama Herlinda
– Orang ini ada di luar rumah dari tadi
– Neneknya meninggal tadi pagi pukul 06.00
– Diana pergi ke sekolah naik sepeda motor
– Ayah dari desa
– Ayah mengajar di Sekolah Dasar negeri Tamanan 01
– Adik bermain boneka berbie
– Mobil itu menabrak pagar rumah sampai rusak
– Ani memberikan ucapan selamat kepada adiknya

Itulah beberapa contoh kalimat tunggal dan juga penjelasan tentang kalimat tunggal. Dengan mengetahui lebih jelas apa itu kalimat tunggal, maka anda akan semakin mudah membuatnya sendiri. Semoga bermanfaat.

Komentar disini