Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Contoh Kalimat Langsung

Kalimat.ID – Contoh kalimat langsung – pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII kalian akan mengenal beberapa macam kalimat. Mulai dari kalimat majemuk, kalimat tunggal, kalimat deskripsi dan lainnya. Selain itu, ada juga kalimat langsung, dan kalimat tidak langsung seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

Pengertian Kalimat Langsung

Kalimat langsung ialah suatu jenis kalimat berupa sebuah hasil dari kutipan yang diambil langsung dari pernyataan seseorang ataupun lewat pembicaraan seseorang. Dalam mengadopsi kutipan kalimat tersebut, sama persis dengan yang diucapkan oleh seseorang tanpa menambahkan dan mengurangi kata tersebut.

Contoh kalimat langsung dikutip atau diadopsi dari sebuah percakapan seseorang secara langsung dan hal ini langsung di dengar tanpa melalui perantara. Kemudian, untuk penyampaian selanjutnya, akan di sampaikan sama persis dari apa yang sudah di dapat dari sumber awalnya tersebut.

Kalimat langsung ini dapat dipakai untuk menyampaikan beragam kejadian maupun permasalahan menggunakan bahasa langsung. Dalam hal ini seluruh informasi yang disampaikan harus asli sesuai dengan apa yang sudah diperoleh dari sumber tersebut.

Justru intonasi atau nadanya yang dipakai pun harus sama persis dengan apa yang dibuat oleh sumber informasi.

Ciri ciri Kalimat Langsung

Adapun ciri ciri dari kalimat langsung ini bisa kalian simak secara baik dalam penjelasan berikut:

1. Dalam menyusun kalimat langsung kalian harus memperhatikan tandanya. Untuk membuat petikan harus diberi tanda dengan tanda petik di awal dan akhir kalimat.
2. Salin itu apabila sudah menggunakan tanda petik di huruf pertama tanda, maka sesudahnya tanda petik tersebut kalian harus menulis dengan huruf kapital.
3. Di dalam menyusun kalimat langsung, kalimat yang memakai petikan dengan kalimat pengiring harus memakai tanda baca titik dua (:) pada bagian depan kalimat langsung.
4. Pola susunannya yang kadang dipakai dalam kalimat langsung ialah sebagai berikut:
– Pengiring, lalu di ikuti menggunakan kalimat kutipan
– Kutipan, lalu di ikuti menggunakan kalimat pengiring
– Di awali menggunakan kalimat kutipan, lalu kalimat pengiring dan untuk bagian terakhir ialah kalimat kutipannya lagi.
5. Pada saat membaca naskah ataupun hasil dari karya maupun tulisan yang memakai kalimat langsung, maka pembacaannya ini harus menggunakan nada yang agak menekan.
Berikut tadi merupakan sejumlah ciri – ciri umum dalam kalimat langsung yang dapat kalian jadikan bahan pembelajaran. Selanjutnya, akan dibahas tentang bagaimana caranya menulis kalimat langsung secara baik dan benar.

Aturan atau Cara Penulisan Kalimat Langsung

Apabila kalian akan menyusun sebuah contoh kalimat langsung, ada sejumlah hal yang harus kalian perhatikan dengan baik. Khususnya di bagian penggunaan tanda bacanya. Berikut ini adalah pembahasan mengenai cara penulisan dari kalimat langsung dengan baik:

1. Pada bagian kalimat langsung yang di beri petikan ini tidak diapit tanda petik satu (‘), melainkan harus diapit dengan tanda petik dua (“).
2. Pemakaian tanda petik untuk bagian penutup, diletakkan sesudah tanda bacanya mengakhiri kalimat tersebut. Contoh kalimat langsung dari aturan penulisan poin 1 dan 2 :
– Linda berkata, “Aku akan berbelanja dipasar besok pagi”
– “Bunga itu sangat indah,” kata Linda
3. Dalam aturan penulisan kalimat dengan pengiring harus berakhir menggunakan satu tanda koma, akan tetapi biasanya dapat kalian gunakan juga tanda titik dua dan memakai satu spasi apabila kalian akan menyusun kalimat dengan bagian kalimat pengiring yang letaknya sebelum kalimat petikan. Contoh kalimat langsung poin 3 sebagai berikut :
– Linda bertanya, “kamu mau makan apa?”
– “Sedang apa kalian disini?” tanya Linda.
4. Jika kamu memakai dua kalimat petikan, dalam penulisan huruf awal pada kalimat tersebut harus kalian tuliskan dengan huruf kapital. Terkecuali bila di bagian huruf awal itu menjelaskan mengenai nama orang serta kata sapaan. Contoh kalimat langsung poin 4 sebagai berikut :
– “Andai saja kamu belajar giat,” kata kakak, “pasti kamu akan mendapatkan juara kelas.”
– Andi berkata, “baju yang aku pakai baju brended,” padahal kata Agus, “baju Andi pasaran.”

Contoh Kalimat Langsung

1. Ayah memerintah, “Ambilkan ayah palu dibawah meja!”
2. Sinta bertanya, “Apa kamu mau belajar kelompok denganku?”
3. “Apakah sayur ini sudah diberi garam?” tanya ibu sebelum mematikan kompor.
4. Ibu berkata, “kamu harus giat belajar ya!”
5. Kata Nindia, “saya nanti siang belajar kelompok denganmu.”
6. “Dimana adek tinggalnya?” tanya dinda
7. Kakek berkata, “seringlah datang kerumahku!”
8. Joko bertanya, “Malam ini kamu harus ronda keliling!”
9. Kintan berkata, “kemana ayah pergi tadi siang?”
10. Ayah bertanya, “Apakah adik sudah tidur sekarang?”
11. Adik bertanya, “ Apakah kakak sudah pulang saat ini?”
12. Ibu berkata,” cepatlah pulang hari ini!”

Berikut tadi merupakan sejumlah contoh kalimat langsung yang dapat kalian jadikan referensi belajar. Kamu dapat menyusun contoh lain asalkan penulisannya sesuai pada aturan penulisan kalimat langsung yang baik dan juga benar.

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung ialah sebuah kalimat yang dipakai guna menyampaikan atau sering disebut dengan pelaporan kembali ucapan seseorang menggunakan cara tidak langsung ataupun tidak memakai tanda petik.

Kalimat tidak langsung merupakan bentuk kalimat kebalikannya dari kalimat langsung. Kalimat ini hanya mempunyai sifat melaporkan kembali suatu perkataan atau ucapan seseorang dengan memakai bahasa kita sendiri. Maka dari itu, kalimat ini dapat disebut pula sebagai kalimat berita. Sebab tidak disampaikan secara langsung dari apa yang sudah di informasikan.

Ciri ciri Kalimat Tidak Langsung

Ciri ciri dari kalimat tidak langsung ini dipakai guna mengetahui apakah kalimat yang telah kalian sampaikan ini termasuk kalimat tidak langsung ataupun tidak. Maka dari itu, kalian harus memahami beberapa ciri kalimat ini secara baik dan benar. Berikut ciri – cirinya:

1. Kalimat penulisannya ini tidak memakai tanda petik.
2. Intonasi kalimat ini secara datar dan malah terkesan menurun di bagian akhir kalimatnya.
3. Tokoh atau pelaku yang dipakai dalam kalimat ini langsung mengalami perubahan, yaitu sebagai berikut :
– Kata ganti pada orang pertama berubah sebagai kata ganti untuk orang ketiga.
– Kata ganti pada orang kedua berubah sebagai kata ganti untuk orang pertama.
– Kata ganti pada orang secara jamak (kita) berubah menjadi mereka dan kami. Tergantung juga dalam konteks kalimat yang kalian buat nanti.
4. Kalimat tidak langsung ini memakai kata penghubung atau biasa disebut dengan konjungsi. Misalnya seperti : supaya, agar, tentang, mengenai, bahwa, untuk, serta kata penghubung lainnya.
5. Bagian kutipan bila di rubah menjadi kalimat tidak langsung maka akan menjadi sebuah kalimat berita.

Cara Penulisan Kalimat Tidak Langsung

Untuk penulisan kalimat tidak langsung ini cara yang benar ialah sesuai dalam aturan penulisan EYD, khususnya adalah dalam penggunaan tanda bacanya. Penting sekali bagi kita dalam memperhatikan sebuah tanda baca yang benar guna mendapatkan penulisan kalimat yang benar.

Sebagian contoh adalah penggunaan tanda koma yang akan memisahkan anak kalimat dengan kalimat inti. Terkadang penulisannya akan mendahului pada induk kalimat.

Semua pemakaian tanda baca serta cara penulisan pada kalimat tidak langsung ini adalah sesuai dalam penulisan kalimat yang benar, yakni sesuai dalam aturannya bahasa Indonesia. Sebab, penulisan pada kalimat tidak langsung ini tidak mempunyai sebuah aturan yang jelas.

Kalimat Tidak Langsung Contohnya seperti berikut ini:

1. Dina mengatakan bahwa ia akan datang di rumah selli untuk belajar kelompok.
2. Ayah bertanya kepadaku tentang liburan sekolah nanti.
3. Zizah minta dibelikan baju baru
4. Sinta menyuruhku untuk menjemput rani di depan halte sekolah
5. Cinta menanyakan kapan buku saya akan di kembalikan
6. Ayah berkata bahwa aku harus segera pulang lebih cepat sebab akan turun hujan lebat nanti siang.
7. Para wisatawan mengucapkan terima kasih atas hidangan makanannya kepada karyawan hotel.
8. Amin pamit kepada ayah, bahwa dia akan pergi belajar kelompok.
9. Loreo mengatakan kepada siska bahwa ia sangat camtik.
10. Sandro berkata bahwa ia akan menjadi seorang pilot.

Perbedaan Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Perbedaan antara kalimat langsung ini dengan kalimat tidak langsung terdapat sejumlah point, antara lain:

1. Dalam kalimat langsung ini harus di tulis dengan tanda kutip atau (“….”), sementara kalimat tidak langsung tidak usah menggunakan tanda kutip tersebut.
2. Intonasi yang dipakai keduanya berbeda. Kalimat langsung akan disampaikan memakai intonasi yang lebih tinggi di bagian kutip tersebut dan di baca menggunakan intonasi yang rendah di bagian yang tidak di kutip. Sedangkan pada kalimat tidak langsung akan disampaikan dengan intonasi yang menurun.
3. Dalam kalimat langsung di bagian kutip ini kata gantinya tidak akan mengalami perubahan, sedangkan dalam kalimat tidak langsung ini kata gantinya akan mengalami perubahan.
4. Dalam kalimat langsung ini susunan kalimatnya tetap tanpa menjelaskan mengenai tugasnya. Sedangkan dalam kalimat tidak langsung akan menguraikan tentang tugas dengan keterangan kata misalnya : bahwa, supaya, untuk, agar dan lain sebagainya.
5. Bentuk kalimat langsung ini berupa kalimat perintah, sebuah kalimat berita, sebuah kalimat Tanya, terakhir berupa kalimat seruan. Sedangkan untuk kalimat yang tidak langsung ini hanya menjadi sebuah kalimat berita saja.

Kegunaan Kalimat Langsung dan Tak Langsung

Ada banyak contoh kalimat langsung maupun tak langsung dalam keseharian kita. Contoh kalimat tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Adapun fungsi dari keduanya adalah:
Fungsi kalimat langsung:

1. Digunakan sebagai penegasan dalam suatu kalimat.
2. Digunakan sebagai pemberian suatu perintah. Guna mengajukan suatu permintaan kepada seseorang.
3. Berfungsi sebagai penginformasi berita atau peristiwa kepada orang lain.

Beragam informasi untuk orang lain ini memakai bahasa langsung yang sama persis dari apa yang diperoleh dari sumber utamanya.

Sedangkan untuk informasi yang tidak langsung berfungsi sebagai bahasa dalam menyampaikan berita. Untuk hal ini, bahasa yang di pakai ialah bahasa dengan penyampaian berita. Jadi tidak lagi menggunakan bahasa asli dari sumber asalnya.

Demikianlah pembahasan mengenai contoh kalimat langsung dan tidak langsung yang dapat kalian jadikan sebagai bahan referensi kalian untuk belajar menggunakan kalimat yang baik dan benar. Semoga bermanfaat!

Komentar disini