Contoh Kalimat Kompleks Beserta Pola dan Strukturnya (LENGKAP)

Contoh Kalimat Kompleks

Kalimat.ID – Contoh Kalimat Kompleks – Tidak hanya di dalam bahasa inggris saja yang mempunyai macam-macam dan struktur kalimat. Namun, dalam bahasa Indonesia yaitu bahasa resmi negara indonesia juga memiliki unsur, pola, dan berbagai macam jenis kalimat yang dapat kita pelajari. Perlu kita ketahui bahwa belajar bahasa itu penting khususnya bagi kita yaitu belajar bahasa indonesia.

Bahasa merupakan media bagi kita untuk melakukan komunikasi antar individu lain atau kelompok. Dengan bahasa kita dapat bertukar informasi, berbagai gagasan dan opini dengan orang lain. Di Indonesia yang terkenal akan keragaman budaya, bahasa dan agamanya, bahasa dapat berfungsi sebagai alat pemersatu.

Di dalam bahasa yang kita samaikan pasti tersusun dari berbagai macam kata dan kalimat yang bermakna. Kata gabungan dari beberapa huruf yang di dalamnya mempunyai arti. Sedangkan kalimat yaitu gabungan dari beberapa kata menjadi sebuah klausa yang memiliki makna.

Dalam bahasa indonesia kalimat tersusun dari beberapa unsur yang menjadi landasan sebuah kumpulan kata dapat dikatakan menjadi sebuah kalimat. Selain unsur yang mendasarinya kalimat juga memiliki berbagai macam jenis.

Salah satunya yaitu jenis kalimat berdasarkan jumlah predikatnya yang terdiri dari dua macam yaitu kalimat kompleks dan kalimat simpleks. Perbedaan dari 2 jenis kalimat tersebut akan di bahas di bawah ini, beserta contoh kalimat kompleks dan contoh kalimat simpleks.

Pengertian Kalimat Kompleks

Jenis kalimat yang tersusun oleh satu verba utama sekaligus memiliki struktur lebih satu struktur karena predikat, keadaan ataupun peristiwanya yang lebih dari satu. Pada umumnya kedua struktur pada kalimat kompleks dipisahkan dengan kata konjungsi, dengan tanda koma (,), atau tidak dipisahkan oleh kata konjungsi atau tanda baca sama sekali.

Dalam kalimat kompleks pola kalimat yang digunakan bervariasi yang penting harus mempunyai lebih dari satu kata verba dalam satu kalimat. Dengan kata lain kalimat kompleks ini ialah gabungan sejumlah kalimat simpleks ataupun kalimat klausa.

Ciri ciri Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks mempunyai beberapa ciri-ciri yang dapat digunakana untuk membedakan antara kalimat kompleks dengan kalimat simpleks. Ciri-ciri tersebut antara lain sebagai berkut:

1. Kalimat kompleks berasal dari beberapa kalimat simpleks serta klausa
2. Ada 2 peristiwa ataupun proses pada kalimat kompleks ini.
3. Biasanya kalimat kompleks penggabungannya menggunakan kata konjungsi ataupun tanda koma (,).
4. Ada dua subyek serta dua predikat pada kalimat kompleks.

Berikut beberapa contoh beserta penjelasannya yang dapat kita ambil dari lingkungan sekitar, cukup sederhana, yaitu sebagai berikut:

1. Imel akan mendapatkan hasil yang bagus apabila ia belajar dengan rajin
Penjelasan:
Pada kalimat tersebut diatas predikatnya yaitu ‘mendapatkan’ dan ‘belajar’ serta memakani kata konjungsi ‘apabila’.
2. Kakak sedang belajar sedangkan adik sedang bermain.
3. Nenek sedang minum teh sedangkan kakek sedang membaca koran.
4. Ayah sedang membaca pesan, sementara adik sedang belajar.
5. Didin akan memperoleh nilai 10, apabila dirinya tadi malam rajin belajar.

Macam macam kalimat kompleks

Dalam bahasa Indonesia, kalimat kompleks di bagi atas 2 jenis. Yakni kalimat kompleks parataktik atau setara dengan kalimat kompleks hipotaktik atau bertingkat. Dibawah ini pejelasan lengkaponya mengenai contoh kalimat kompleks.

1. Kalimat kompleks Parataktik

Kalimat kompleks parataktik yaitu kalimat kompleks yang memakai kata hubung atau konjungsi setara. Dalam kalimat kompleks parataktik atau dapat juga disebut dengan kompleks setara memiliki dua susunan struktur yang mempunyai makna yang setara atau sederajat. Biasanya dalam kalimat kompleks parataktik ini menggunakan kata hubung atau konjungsi seperti; dan, atau, karena, tetapi, jika. Dalam kalimat ini terdapat kaidah penulisan atau pola penulisan yang perlu kita pahami yaitu:

a. Pola kalimat: Klausa/kalimat – atau – tetapi – klausa/kalimat.
b. Pola yang kedua : Klausa/kalimat – dan – klausa/kalimat
c. Pola yang ketiga: Klausa/kalimat – dan.

Selanjutnya setelah mengetahui pengertian dari kalimat kompleks dan jenis dari kalimat kompleks parataktik maka akan diberikan beberapa contoh kalimat kompleks. Diantaranya contoh kalimat kompleks parataktik yang dapat kita lihat dari contoh kegiatan sehari-hari yang cukup sederhana dan cukup mudah untuk dimengerti.
Contoh kalimat kompleks parataktik, diantaranya:

a. Dia selalu belajar sangat rajin, tetapi hasilnya masih sama saja seperti bulan lalu.
b. Kakak ingin dibelikan laptop atau komputer.
c. Anda yang mengambil atau kami yang mengantarnya
d. Rani membeli handphone baru dan ia sangat pintar dalam memainkanya

Penjelasannya:
Pada kalimat diatas memiliki dua pola kalimat yang sederajat secara pemaknaannya yang bisa dilihat pada kata ‘membeli’ dan ‘memakainya’.
e. Risa membeli 2 botol jus semangka dan ia menghabiskannya sekaligus
Penjelasannya:
Pada kalimat tersebut diatas mempunyai dua pola kalimat yang setara yang dapat dilihat dari kata ‘membeli’ dan ‘menghabiskannya’
f. Budi sebenarnya orang yang kekurangan tetapi ia selalu bersikap sombong dan sok kaya
g. Ibu membeli kompor baru dan dia suka sekali menggunakannya.
h. Kamu ingin pensil atau bolpoin.
i. Ayah bingung memilih antara sepeda motor baru atau mobil baru.
j. Ibu ingin memilih antara panci baru atau kompor baru.

2. Kalimat kompleks Hipotaktik

Pada jenis kalimat kompleks hipotaktik ini memuat kata konjungsi bertingkat.
Dalam kalimat kompleks hipotaktik ini menggunakan kata konjungsi yang berbeda dalam satu kalimat atau bahkan lebih.

Pada umumnya kalimat yang digabungkan dapat dibubuhkan dengan kata konjungsi seperti; apabila, tetapi, sedangkan, walaupun, sehingga, agar, setelah, namun, jika, bahwa, ketika, meskipun. Sedangkan gabungan antara dua kalimat atau lebih yang tidak menggunakan kata konjungsi (hubung) pada umumnya menggunakan tanda koma (,) atau titik koma (;) dalam penyajiannya.

Dalam kalimat kompleks hipotaktik terdapat kaidah penulisan atau pola penulisan yang perlu kita pahami yaitu:

a. Induk kalimat – konjungsi – anak kalimat
b. Konjungsi – anak kalimat/klausa – induk kalimat/klausa
Setelah mengetahui pola penulisan pada kalimat kompleks hipotaktik, berikut contoh dari kalimat ini, yaitu:
a. Padi itu akan tumbuh subur apabila pemiliknya rutin memberikan pestisida hama dan rutin mengairinya.
b. Ibu sedang memasak ubi ketika bibi berkunjung ke rumah kami

Penjelasannya:

Dalam kalimat tersebut di atas struktur pada kalimatnya bertingkat dengan dua keadaan yang dialami yang ditujukan pada kalimat pertama dan kalimat kedua. Kedua kalimat tersebut menggunakan kata hubung atau kata konjungsi ‘ketika’ sehingga termasuk contoh kalimat kompleks hipotaktik.

c. Roy tidak dapat diganggu ketika ia sedang menonton drama korea.
d. Ayah berjanji akan membelikan boneka adikku apabila adik mendapat juara kelas
e. Ibu menyuruhku membeli minyak goreng, telur, dan mie rebus ketika persediaan makanan sudah habis

Di atas tersebut beberapa penjelasan mengenai pengertian, macam, dan contoh kalimat kompleks. Selanjutnya penjelasan tentang kalimat simpleks, sehingga kita mengetahui perbedaan antara kalimat kompleks dengan kalimat simpleks.

Pengertian Kalimat Simpleks

Sementara untuk kalimat simpleks, struktur penyusunnya adalah satu verba utama serta hanya ada satu struktur kalimat saja. Atau dapat dikatakan kalimat simpleks yaitu kalimat yang menggunakan kata sederhana atau simpel yang terdiri dari satu kalimat simple dan mencangkup satu peristiwa saja.

Kalimat ini hanya memiliki satu klausa atau kalimat yang artinya hanya terdiri dari satu subjek dan satu predikat di dalamnya yang hanya menyampaikan sebuah informasi saja. Jenis kalimat ini juga dapat dikatakan dengan kalimat tidak sempurna.

Ciri ciri Kalimat Simpleks

Berikut ciri-ciri kalimat simpleks yang dapat dibandingkan dengan kalimat kompleks sebagai perbedaannya.
1. Pada kalimat simpleks terdapat struktur tunggal yang terdiri atas S-P, S-P-O ataupun S-P-K.
2. Selain itu kalimat ini hanya mempunyai satu tujuan yang menginformasikan satu peristiwa dalam satu kalimat saja.
3. Kalimat simplek mengambil dari sudut pandang orang pertama yang hanya mempunyai satu kegiatan.

Macam macam Kalimat Simpleks

Berikut beberapa macam kalimat simpleks dan contohnya, selain contoh kalimat kompleks di atas kalimat simpleks juga mempunyai berbagai jenis. Jenis dari kalimat simpleks yaitu:

1. Jenis kalimat simpleks berdasarkan kata benda
Jenis kalimat ini yang pertama yaitu objeknya menggunakan kata benda.

Misalnya:
a. Pamannya seorang sastrawan
b. Kakeknya seorang seniman
c. Ibunya seorang guru PAUD
d. Kakaknya seorang dokter bedah
e. Sepupunya seorang psikiater
f. Saudaranya seorang pilot
g. Ibunya seorang koki handal
h. Ayahnya seorang penjaga kantin.

2. Jenis kalimat simpleks berdasarkan kata benda dan kata kerja
Jenis kalimat yang kedua ini lebih mengarah pada objek kata kerja dan kata benda.

Misalnya:
a. Kak Imel sedang berdandan
b. Om Rudi pergi kuliah
c. Ayah sedang mengajar
d. Kakek sedang membaca koran
e. Ibu sedang memasak
f. Rani sedang menulis
g. Bibi sedang merias
h. Paman sedang menanam padi
i. Kami sedang memotong rumput
j. Beni berangkat kerja.

3. Kalimat simpleks menurut kata sifatnya.
Jenis kalimat simpleks yang selanjutnya yaitu jenis kalimat yang berdasarkan dengan kata sifat.

Misalnya:
a. Kucing itu imut sekali
b. Aisyah sangat cantik
c. Putri sangat manja
d. Rudi anak yang sombong
e. Beni sangat rajin
f. Santi manja sekali
g. Rini hitam sekali
h. Anak itu pandai sekali.

Perbedaan Kalimat Kompleks dengan Kalimat Simpleks

Berikut beberapa perbedaan dari kalimat kompleks dengan kalimat simpleks setelah kita menyimak penjelasan dari masing-masing kalimat. Dari pengertian, ciri-ciri, dan macam juga pola penulisannya kalimat, kita mengetahui perbedaan yang mendasar. Dapat dilihat dari masing-masing contoh kedua jenis kalimat itu sudah kelihatn perbedannya. Sehingga dengan begitu kita dapat mengetahui perbedaan kedua kalimat tersebut, beberapa perbedaan yang dapat kami jelaskan yaitu sebagai berikut:

Kalimat Kompleks

Kalimat Simpleks

– Mempunyai unsur subjek dan predikat lebih dari satu

– Mempunyai kata kerja lebih dari satu

– Struktur kalimat yang dimiliki beragam (SPOK)

– Dalam satu kalimat terdapat klausa lebih dari satu

– Pada kalimat ini unsur subjek dan predikatnya hanya satu

– Hanya terdapat satu kata kerja dalam sebuah kalimat

– Kalimat yang dimiliki sederhana, hanya berpola SP, SPO

– Dalam satu kalimat hanya memiliki satu klausa

 

Nah, demikianlah pembahasan mengenai perbedaan dari kalimat kompleks dan kalimat simpleks serta masing-masing contoh kalimat tersebut. Dimana kita dapat mengetahui contoh kalimat kompleks dan kalimat simpleks yang dapat kita lihat di dalam lingkungan sekitar kita, cukup sederhana dan mudah untuk dipahami.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa perbedaan dari kalimat kompleks dengan kalimat simpleks. Perbedaan tersebut yaitu kalimat kompleks merupakan kalimat yang memiliki lebih dari satu verba utama/predikat dalam sebuah kalimat sedangkan kalimat simpleks hanya mempunyai satu verba utama dalam sebuah kalimat.

Diharapkan artikel ini dapat bermanfaat dan bisa digunakan sebagai bahan ajar dan bahan referensi semua kalangan. Baik siswa atau mahasiswa dan bagi mereka yang membutuhkan.