14 Contoh Hewan Ovovivipar Lengkap Beserta Penjelasannya

contoh hewan ovovivipar
contoh hewan ovovivipar

Kalimat.ID – Contoh Hewan Ovovivipar – Pada saat kita sekolah duduk di bangku SD, tentu kita sudah mengenal nama-nama hewan di Indonesia. Setelah mengenal nama-nama hewan, kita mengenal lebih jauh dengan jenis-jenis hewan yang ada di Indonesia. Salah satunya jenis hewan yaitu Contoh Hewan Ovovivipar.

Contoh hewan ovovivipar, merupakan salah satu jenis hewan yang perkembangbiakannya dengan cara bertelur dan juga beranak. Pasalnya, pada setiap hewan ini cara berkembang biaknya dengan cara bertelur dan juga beranak untuk mempunyai keturunan. Itulah ciri khas yang dimiliki salah satu contoh hewan ovovivipar.

Nah, Pada Kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian dan contoh hewan ovovivipar. Pasalnya, tidak sedikit juga yang hanya mengerti tentang pengertian ini dan sedikit pula yang mengetahui apa saja contoh hewan ovovivipar ini. Oleh karena itu, mari kita mengenal jenis contoh hewan ovovivipar dibawah ini !

10 Contoh Hewan Ovovivipar Lengkap dengan Penjelasannya

Pada dasarnya hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar ini tidak memiliki ciri khusus dalam bentuk tubuhnya. Hanya saja perbedaan itu berada ketika induk bertelur hingga melahirkan spesies baru. Namun rata-rata hewan yang berkembang biak secara ovovivipar ini memiliki bentuk tubuh hampir sama dengan hewan ovipar.

Perlu kamu ketahui hewan yang berkembang baik secara ovovivipar hanya sebagian kecil saja. Karena sebagian besar hewan yang ada di dunia berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak. Biasanya hewan yang berkembang biak dengan ovovivipar bisa hidup pada dua alam.

Berikut dibawah ini beberapa contoh hewan ovovivipar !

1. Ikan Hiu

contoh hewan ovovivipar hiu
image by: hakaimagazine.com

Contoh hewan Ovovivipar yang kedua yaitu Ikan Hiu, merupakan hewan yang mempunyai ekosistem di dalam perairan. Perkembangbiakannya ikan hiu sendiri dilakukan dengan cara menyimpan telur yang adalah hasil dari pembuahan yang ada di dalam tubuhnya. Telur tersebut yang nantinya akan menetas, dan sang hiu akan melahirkan anaknya bila pertumbuhan dari embrio yang sudah mencapat titik optimum.

2. Salamander

contoh hewan ovovivipar salamander
image by: helix.com

Salamander merupakan hewan yang mempunyai bentuk fisik hampir sama dengan kadal, hanya saja bagian tubuhnya lebih ramping, mempunyai hidung yang pendek dan ekornya yang panjang. Pasalnya hewan ovovivipar ini adalah salah satu hewan yang menyukai tempat berair atau tempat-tempat yang lembab. Hal tersebut tentunya membuat kulitnya menjadi lembab.

Namun, salamander pun hidup di darat shingga termasuk dalam kategori contoh hewan amfibi. Cara berkembang biak salah satu hewan Salamander ini termasuk dalam ovovivipar, namun berapa jangka waktu normal hewan ini mengandung belum ada informasi yang dapat dipertanggung jawabkan. Tetapi ada sebuah informasi bahwa Salamander Alpin ini mempunyai jangka waktu kehamilan selama 2 tahun yang hidup di ketinggian 600-1000 mdpl, sementara untuk hidup di ketinggian 1400-1700 mdpl ini membutuhkan karena waktu 3 tahun.

3. Bunglon

contoh hewan ovovivipar bunglon
Image by: Youtube.com

Bunglon adalah hewan reptil yang termasuk dalam suku agamidae dan masih berhubungan dekat dengan kadal. Bunglon ini mempunyai kemampuan untuk berubah warna atau disebut dengan mimikri. Dimana hewan ini akan mengubah warnanya sesuai di sekitarnya ketika dirinya merasa terancam.

Bunglon ini mempunyai ukuran badan yang lebih cenderung kecil namun mempunyai ekor yang panjang. Hewan ini hidup dan tinggal di pepohonan, dan biasanya di jumpai seperti sawah, pekarangan rumah, dan masih banyak lagi. Bunglon ini termasuk hewan pemangsa serangga dan hewan unggas seperti kupu-kupu dan capung.

4. Iguana

contoh hewan ovovivipar iguana
image by: kinja-img.com

Contoh hewan ovovivipar yang ketiga yaitu Iguana, merupakan hewan ovovivipar sejenis kadal yang hidup di daerah yang beriklim tropis seperti Amerika Selatan dan Karibia. Naturalis yang berkebangsaan dari Austria Josephus Nicolaus Laurenti ini yang pertama kali menemukan Iguana sekitar tahun 1768an. Kedua jenis kadal yang bernama Iguana hijau dan Iguana Antilles nilah yang menjadikan pembeda berdasarkan jenisnya.

Terdapat lipatan kulit yang berada pada bawah rahang yang dimiliki oleh kedua jenis tersebut, dimana pada segerombolan kulit mengeras dengan berderet di atas punggung sampai ekor Iguana serta mata ketiga yang terdapat pada kepalanya. Mata tersebut dinamakan mata parietal yang hampir sama dengan tonggak di atas kepalanya.

5. Kuda Laut

contoh hewan ovovivipar kuda laut
image by: care2.com

Kuda laut merupakan hewan yang sangat unik dan berbeda dengan hewan lainnya. Apabila secara umumnya yang mengandung adalah betinanya, maka untuk hewan ovovivipar ini yang mengandung ialah sang jantan. Kejadian ini sangat jarang sekali dijumpai pada hewan-hewan lainnya, sehingga hal ini menjadi kharakteristik tersendirik dari perkembangbiakan dari kuda laut.

Alasan mengapa kuda laut jantan yang mengandung adalah karena kuda laut jantan ini mempunyai sebuah kantung layaknya kangguru yang berada di dalam tubuhnya. Kantung tersebut berfungsi untuk menyimpan sekaligus mengerami sel telur yang siap dibuahi. Jadi nanti masa pembuahan akan terjadi apabila sudah siap dialurkan ke jantung sang jantan dan tentunya saat sudah matang. Jumlah telur yang dihasilkan dalam sekali pembuahan bisa mencapai 50 sampai 200 butir tergantung pada usia kuda laut itu sendiri dan mengandung lamanya sekitar 10 sampai 14 hari.

6. Ikan Pari

ikan pari

Ikan Pari, merupakan salah satu hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur yang juga ada yang menyebutkan beranak. Namun telur dari hewan Ikan Pari ini tidak akan pernah dikeluarkan sebelum menetas telurnya. Biasanya jenis hewan seperti ini berekosistem bertempat tinggal di daerah perairan.

Tumbuh dan berkembang dengan menyerap kandungan nutrisi yang ada di dalam kuning telur pada embrio hewan ovovivipar ini. Dimana pada Induk betina ikan pari baru akan mengeluarkan anakannya kalau pertumbuhan embrionya sudah mencapai titik maksimal.

Untuk sekali hamil, hewan ini dapat mengandung antara 5 sampai 13 anak.

7. Platypus

platypus
image by: minutemediacdn.com

Platypus merupakan hewan yang berevolusi dari kelas aves ke kelas mamalia. Walaupun hewan ini masuk kelas mamalia, namun Platypus ini pun berkembang biakannya dengan cara bertelur juga. Contoh hewan ovovivipar ini merupakan hewan endemik yang banyak di jumpai di wilayah Australia.

Siklus reproduksi platypus hampir sama dengan hewan-hewan pada umumnya. Biasanya embrio akan berkembang dalam telur dan mengambil nutrisi dari beberapa kuning telur setelah hewan ini mengalami pembuahan. Perkembangan embrio dari platypus sangatlah cepat, mereka hanya membutuhkan waktu selama 10 sampai 14 hari utnuk mengandung anaknya.

8. Kadal

kadal
image by: sandiegozoo.org

Pada umumnya kadal akan bereproduksi dengan cara bertelur. Akan tetapi dengan jumlah jenis hewan kadal ini tentunya ada beberapa yang juga termasuk dalam jenis hewan ovovivipar. Siklus kehamilan pada kadal ini hampir sama dengan hewan Igunana.

Dalam pembuahan ini pun kedua jenis hewan ovovivipar sama yang selama 90 sampai dengan 100 harian. Walaupun demikian, tetap saja kedua hewan ini mempunyai perbedaan yang mencolok sekali cukup mendasar. Apabila iguana betina tidak ingin didekati dengan siapapun dan lebih cenderung agresif, karena biasanya hewan Iguana ini lebih ingin menyendiri pada saat sedang hamil.

Nah dengan pernyataan tersebut sangatlah berbeda dengan hewna Kadal ini, karena hewan ini justru melindungi satu sama lain. Justru pada saat calon anak mereka akan keluar, sang jantan akan selalu melindunginya dan bertindak cenderung lebih agresif.

9. Ikan Guppy

ikan guppy
image by: YT

Ikan Guppy merupakan salah satu spesies ikan yang paling terkenal yang hidup dan berkembang biak di air tawar. Karena ikan guppy ini mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan cepat dalam beranak pinak. Di Indonesia sendiri Ikan Guppy merupakan salah satu hewan liar yang hidup di selokan dan juga parit-parit.

Ikan Guppy adalah anggota dari suku Poecillidae yang mempunyai ukuran kecil. Antara spesies jantan dan betina mudah untuk dibedakan, baik dari segi ukuran atau warnanya. Panjang spesies betina antara 4 sampai 6 cm, sementara pada spesies jantan hanya 2,5 sampai dengan 3 cm.

10. Ular Boa

ular boa
image by: zoomed.com

Contoh hewan ovovivipar yang ke-10 yaitu Ular Boa, merupakan salah satu jenis hewan yang juga cara perkembangbiakannya dengan bertelur dan beranak. Ular Boa hidup di malam hari secara soliter dan biasanya akan menjadi berbeda ketika musim kawin datang.

Contoh hewan ovovivipar ini mampu hidup antara 20 sampai 25 tahun, akan tetapi baru siap kawin setelah ular boa berumur 2 hingga 3 tahun. Anak Ular Boa yang baru lahir mempunyai panjang tubuh antara 50 hingga 60 cm, sementara untuk dewasa Ular Boa ini mampu tumbuh antara 13 sampai 18 meter.

Dalam perkembangbiakannya, hewan satu ini tidak seperti layaknya ular pada umumnya, perkembangbiakannya ialah dengan cara melahirkan dan bukan bertelur, hal tersebut terjadi karena telurnya menetas di dalam tubuh Boa. Dalam sekali saat untuk hewan Ular Boa betina ini biasanya mampu melahirkan 10 sampai 40 anak.

11. Ular Bangkai Laut

Ular Bangkai Laut
pinimg.com

Contoh hewan ovovivipar yang ke-10 yaitu Ular Bangkai Laut, merupakan sejenis ular yang mempunyai dapat berbahaya bagi makhluk lain. Ular Bangkai Laut ini biasnaya dikenal masyarakat dengan sebutan ular hija yang karena warna hewna ini berwarna hijau. Namun nama ini dapat menyesatkan, karena banyak ular jenis lain yang mempunyai warna hijau pula.

Contoh hewan ovovivipar ini mempunyai ukuran sedang, tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil. Hewan satu ini mempunyai tubuh pendek dan gemuk, namun mempunyai pergerakan yang lambat. Panjang pada spesies jantan hanya 60 cm, sementara untuk spesies betina dapat mencapai 80 cm.

12. Buaya

buaya
image by: wikimedia.org

Buaya merupakan hewan reptil yang mempunyai habitat utama di air tawar, danau, dan rawa. Namun, beberapa jenis buaya yang hidup di perairan air payau atau danau muara.

Buaya ini termasuk dalam kategori hewna yang ganas dan juga contoh hewan karnivora yaitu pemakan daging. Makanan utama dari Buaya yang mempunyai tulang belakang. Justru terkadang juga memakan reptil, mamalia, moluska dan masih banyak lagi misalnya manusia.

13. Ular Pucuk

ular pucuk
image by: pestwiki.com

Tidak hanya ular seperti diatas yang sudah saya sebutkan, ada pula ular pucuk ini pun termasuk dalam golongan contoh hewan ovovivipar. Tidak jauh berbeda dengan hewan ular lainnya, telur yang berkembang dan menetas pada tubuh dari sang induk dan keluarlah ular yang mempunyai bentuk kecil-kecil.

14. Ular Kadut

ular kadut

Contoh hewan ovovivipar yang terakhir yaitu ular kadut, merupakan salah satu hewan yang mempunyai tubuh berwarna abu-abu dengan corak warna putih. Ular kadut ini biasanya hidup di air tawar atau air payau. Hewan satu ini mempunyai kulit yang tipis dan mudah robek ketika berada di daratan, namun pada dasarnya mempunyai tekstur kulit yang sangat besar.

Untuk spesies betina ini mempunyai ukuran lebih besar dan lebih panjang apabila dibandingkan dengan spesies jantan. Yang membuat menarik Ular Kadut ini ialah spesies jantan lebih aktif berburu daripada spesies betina. Dimana pada spesies betina hanya diam dan menunggu untuk menyergap mangsanya.

Nah, itulah diatas jenis hewan yang cara perkembangbiakannya dengan cara ovovivipar. Dengan adanya artikel ini kita semakin mengenal jenis hewan dengan cara berkembang biaknya. Semoga dengan artikel ini dapat menambah wawasan kamu dalam mengenal jenis-jenis hewan.

Komentar disini