13 Contoh Hewan Ovipar Lengkap Beserta Penjelasannya

Contoh Hewan Ovipar

Kalimat.ID – Contoh Hewan Ovipar – Jenis hewan yang ada di Indonesia ini jumlahnya tidak sedikit. Jenis-jenis hewan tentu berbagai macam yaitu bertelur atau beranak. Untuk hewan yang beranak ini pada saat lahir langsung berwujud seperti hewan tersebut dengan mungil, sementara untuk hewan yang bertelur ini berwujud telur yang nantinya akan berubah menjadi wujud sama dengan hewan yang bertelur.

Beberapa orang awam mungkin sudah tau dan merasa tidak asing lagi dengan hewan berjenis ovipar atau bertelur ini. Akan tetapi, tidak jarang juga yang masih belum mengerti tentang detai pengertian dan contohe hewan ovivar ini.

Contoh Hewan Ovipar, merupakan golongan jenis hewan yang cara perkembangbiakannya dengan bertelur. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas pengertian dan beberapa contoh hewan ovipar. Pasalnya, bila kita hanya mengerti tanpa mengetahui contoh tentu masih abstrak dalam bayangan kita karena begitu banyak hewan yang ada di Indonesia ini.

13 Contoh Hewan Ovipar Lengkap dan Singkat dengan Penjelasannya

Apakah kamu mengerti apa itu Ovipar ?

Ovipar merupakan perkembangbiakan yang dilakukan hewan dengan cara bertelur. Pasalnya, Ovipar berasal dari kata ovum yang mempunyai arti telur. Nah, pada saat bertelur maka sang induk hewan ini akan mengerami telur tersebut beberapa waktu sampai menetas menjadi spesies jenis seperti hewan induknya.

Untuk pengertian lainnya yaitu hewan yang embriomnya berkembang biak di dalam telur. Hewan yang masih di dalam telur akan mendapatkan asupan makanan dari cadangan makanan yang ada pada telur. Dimana perkembangbiakan ovipar telur ini berada di luar dari tubuh sang induk.

Adapun ciri-ciri hewan ovipar untuk memperjelas kamu mengenal hewan berjenis ini. 4 Ciri contoh hewan ovipar sebagai berikut:

  1. Tidak memiliki daun telinga atau kuping.
  2. Tidak memiliki kelenjar susu ataupun puting susu, karena hewan jenis ovipar tidak menyusui.
  3. Embrio mendapatkan makanan dari cadangan makanan yang ada pada telur.
  4. Beberapa besar berasa dari unggas, serangga, hewan melata yang walaupun tidak semua jenis ini bertelur.

Itulah diatas penjelasan singkat mengenai hewan yang bertelur dengan ciri-cirinya. Untuk pembahasan selanjutnya saya akan mengulas sekitar 10 contoh hewan ovipar yang ada dibawah ini !

1. Angsa

angsa
image by; wikimedia.org

Contoh hewan ovipar yang pertama yaitu Angsa, merupakan hewan unggas yang berasal dari genus Cygnus. Hidup utama dari hewan ovipar ini yang bertempat tinggal di air. Angsa ini termasuk dalam kategori burung terbesar pada keluarga anatidae dan sekaligus menjadi burung yang mempunyai kemampuan berenang serta terbang.

Spesies dari spesies angsa diantaranya angsa putih, angsa whooper, dan angsa terompet. Hewan ovipar ini mempunyai panjang sampai 60inci dan memiliki berat badan hingga 50 pound. Tidah hanya itu, Angsa juga memiliki leher panjang dengan selaput di kakinya.

2. Ikan

Contoh Hewan Ovipar ikan
image by: newscientist.com

Contoh hewan ovipar yang kedua yaitu Ikan, merupakan hewan yang termasuk dalam kategori vertebrata atau disebut dengan hewan berdarah dingin. Tempat tinggal Ikan pun sama dengan Angsa yaitu di dalam air. Namun, Ikan tidak bisa hidup di daratan.

Ikan ialah hewan vertebrata yang mempunyai banyak jenis spesies dengan jumlah 27.000 spesies. Ikan mempunyai beberapa ukuran tubuh mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Ada pula hewan air lainnya yang sejenis misalnya cumi-cumi dan ikan paus.

3. Burung Merpati

Contoh Hewan Ovipar burung merpati
image by: wikimedia.org

Contoh hewan ovipar yang ketiga yaitu Burung Merpati, adalah hewan yang masuk pada kelas aves dengan mempunyai ciri khas tersendiri. Dimana pada Burung Merpati ini identik dengan warna coklat, putih cerah, dan abu-abu. Contoh hewan ovipar satu ini mempunyai bentuk sayap dan juga ekor dengan beragam aneka, dimana hal tersebut sesuai dengan tempat hidupnya.

Salah satu jenis hewan ovipar yang ketiga ini biasanya hidup dengan cara bergerombol atau berkelompok. Burung merpati dikatakan yang termasuk hewan ovipar karena perkembangbiakannya dengan bertelur.

Untuk Burung merpati betina dan jantan akan bersama-sama membantung sarang di dalam pepohonan. Uniknya, untuk satu siklus pembuahan ini mampu menghasilkan 2-4 telur. Sementara untuk pengeramannya membutuhkan waktu selama 16-18hari hingga menetas telurnya.

Yang perlu digaris bawahi bahwa dalam pengeraman telur ini dilakukan oleh keduanya yakni Burung merpati betina dan juga jantan.

4. Kupu Kupu

Contoh Hewan Ovipar kupu kupu
image by: tamu.edu

Contoh hewan ovipar yang keempat yaitu Kupu-kupu, merupakan hewan yang termasuk dalam kategori serangga berasal dari ordo lepidopetra. Nama lain dari ordo lepidopetra yaitu serangga yang sayapnya mempunyai sisik. Ketika kupu-kup sedang beristirahat ini selalu menegakkan sayap dan membentangkannya.

Secara umum, kupu-kupu mempunyai saya yang indah nan dihiasi oleh beberapa warna. Namun, pada setiap kupu-kupu tidak mempunyai warna yang sama. Hal tersebut dikarenakan perbedaan jenis dan juga tempat tinggal pada kupu-kupu itu sendiri.

5. Katak

Contoh Hewan Ovipar katak
image by: sandiegozoo.org

Contoh hewan ovipar yang kelimat yaitu Katak, merupakan hewan bertelur yang mengalami tahap metamorfosis sempurna. Hewan ovipar ini menyimpan di air, lalu hewan ini menetas yang menjadi berudu dengan bentuk mirip dengan anak ikan. Kemudian selang beberapa waktu muncul keempat kaki dan ekor sampai menjadi katak dewasa seperti induknya.

6. Ayam

ayam
image by: cachefly.net

Contoh hewan ovipar kali ini sangatlah populer yaitu Ayam, merupakan hewan yang berjenis unggas ini biasanya dijadikan manusia sebagai hewan ternak. Hal tersebut dikarena hewan yang mempunyai berbagai manfaat pada kehidupan manusia. Namun, tidak sedikit manusia yang memanfaatkan Ayam untuk telur dan dagingnya.

Pasalnya di tahun 2003 jumlah populasi seluruh jenis ayam di dunia sebanyak 24milyar. Dalam Encyclopedia ini menyebutkan bahwa jumlah yang lebih besar daripada jumlah semua jenis burung di seluruh dunia. Ayam ini memiliki dua sumber protein yang ada pada tubuhnya yakni telur dan daging.

Perkawinan silang ayam sudah menghasilkan beberapa macam jenis ayam yang berkembang di muka bumi ini. Ayam yang paling populer dan biasanya menjadi hewan ternak dikarenakan petelur.

7. Ular

ular
image by: sciencemag.org

Contoh hewan ovipar yang selanjutnya yaitu Ular, merupakan salah satu jenis hewan yang perkembangbiakannya dengan cara bertelur. Namun, ada sebagian ular yang melakukan perkembangbiakannya dengan cara ovovivipar. Ovovivipar yaitu hewan yang bertelur, lalu menjadi beranak.

Akan tetapi, mayoritas ular menggunakan dengan cara ovipar. Telur ular yang membutuhkan suhu dan kelembaban yang tepat agar bisa mendukung perkembangan embrionya. Setelah menetas anak ular bis alangsung hidup mandiri tanpa perlu bimbingan dari sang induk karena secara naluri langsung mengenali mangsanya.

8. Cicak

cicak

Contoh hewan ovipar yang kedelapan yaitu Cicak, merupakan hewan yang mempunyai banyak spesies yang sebanyak 2000 spesies berbeda di seluruh dunia. Dalam perkembangannya cicak akan menghasilkan telur sekitar 4 sampai 10 telur untuk sekali pembuahan. Hewan ovipar ini menghasilkan telur semuanya tergantung pada jenis dan umur pada hewan tersebut.

Pada umumnya, cicak biasanya meletakkan telurnya pada tempat yang jauh dari jangkauan hewan-hewan predator guna untuk keamanan telur tersebut. Ukuran telur dari cicak ini bisa dibilang cukup kecil dengan warna putih. Ada juga dalam jangka awaktu telur cicak menetas selama 30-80 harian.

9. Kalkun

kalkun
image by: wikimedia.org

Contoh hewan ovipar yang kesembilan yaitu Kalkun, merupakan jenis burung yang memiliki ukuran tubuh bisa dibilang besar. Spesies kalkun ini termasuk dalam golongan galliformes genus meleagris. Secara umum, Kalkun betina ini mempunyai ukuran yang lebih kecil apabila dibandingkan dengan kalkun jantan.

Selain itu, contoh hewan ovipar satu ini tidak mempunyai variasi warna pada bulu. Kalkun liar, merupakan hewan yang di buru pada negara Amerikan Utara dan sekitarnya. Namun, hewan berjenis ini tidak sama dengan kalkun yang kita jumpai dalam sehari-hari.

10. Pinguin

penguin
image by: minutemediacdn.com

Contoh hewan ovipar yang kesepuluh yatu Pinguin, merupakan salah satu jenis hewan yang bisa hidup di daerah suhu yang sangat dingin sekali, misalnya di kutub. Pinguin dewasa ini akan bertelur 1 butir, lalu akan dierami pinguin yang jantan. Untuk bisa menetas telur wajib mendapatkan suhu yang tepat.

Cara sederhananya yaitu pinguin menahan telur antara kedua kakinya, lalu untuk tidak beku pinguin berkumpul menyusun kerumunan bersama-sama.

11. Bebek

bebek
image by: bbci.co.uk

Contoh hewan ovipar yang selanjutnya yaitu Bebek, merupakan jenis hewan yang juga dipelihara oleh manusia. Dimana pada contoh hewan ovipar ini dimanfaatkan untuk diambil daging dan telur sebagai konsumsi. Cara perkembangbiakan bebek ini dengan cara bertelur.

Bebek bertelur maksimal 1 butir untuk setiap harinya. Untuk menetaskan telur bebek ini membutuhkan waktu yang cukup lama daripada ayam yakni selama 28hari hingga 32 harian. Keunikan pada bebek ini tidak sama halnya dengan ayam, karena bebek tidak dapat mengerami telurnya sendiri.

Namun, manusia biasanya menggunakan alat penetas agar bisa menetaskan telur bebek. Hal tersebut bisa terjadi dikarenakan proses penjinakan hewan menjadi ternah oleh manusia yang dinamakan domestikasi.

12. Kura Kura

kura kura
image by: getyourguide.com

Contoh hewan ovipar berikutnya berjenis hewan reptil yakni Kura-kura, merupakan hewan yang mempunyai telur sedikit lembut dan berkulit untuk spesies tertentu saja. Suhu yang mempengaruhi apakah telur mereka akan menjadi kura-kura jantan atau menjadi kura-kura betina. Untuk menghasilkan kura-kura betina ini membutuhkan suhu yang tinggi, sementara untuk menghasilkan kura-kura betina ini dalam suhu yang rendah.

Telur kura-kura menetas dalam jumlah yang banyak di dalam pasir atau lumpur. Lama menetas ini tergantung pada spesies kura-kura itu sendiri. Biasanya waktu yang dibutuhkan yaitu sekitar 70-120hari hingga mereka menetas.

13. Capung

capung
image by: wikimedia.org

Contoh hewan ovipar yang terakhir yaitu Capung, adalah hewan yang proses reproduksinya dengan dari telur sampai menjadi capung dewasa. Untuk menjadi capung dewasa ini dibutuhkan waktu yang cukup lama. Setidaknya pada hewan ovipar ini membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 mingga agar menghasilkan keturunan yang baru.

Untuk tahapan capung yaitu Telur – Nimfa – Capung Dewasa

Pada awalnya capung betina dan jantan ini akan melakukan hubungan intim yang nantinya telur-telur akan diletakkan di ranting tanaman berada di dalam air. Namun, sebagian jenis capung ada yang meletakkannya langsung di dalam air. Setelah 1 sampai 2 minggan, telur ini akan menetas yang menghasilkan larva capung dinakamakn nimfa.

Nimfa ini akan terus berkembang dan menjadi capung dewasa dalam jangka waktu yang cukup lama yakni 6 minggu. Capung dewasa hanya bisa bertahan hidup selama 4 sampai 6 bulan saja. Setelah itu mereka akan mati dengan sendirinya.

Itulah diatas ulasan lengkap dan singkat dengan penjelasannya tentang hewan-hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menjadikan referensi diri kamu untuk mengenal lebih dalam jenis dan macam-macam hewan. Nantikan artikel lainnya yang lebih menarik guna menambah ilmu pengetahuanmu!