Contoh Cerita Rakyat: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Unsurnya

Contoh Cerita Rakyat

Kalimat.ID – Contoh Cerita Rakyat – Dalam materi pembelajaran saat masih sekolah, saya mengenal banyak cerita-cerita masa lampau. Misalnya, cerita mitos, legenda, dan lain sebagainya. Selain dikenalkan oleh guru pembimbing, juga di suruh membuat beberapa cerita diantara salah satunya.

Sekarang, sudah banyak sekali cerita rakyat yang berceceran di internet. Seperti kesempatan kali ini saya bakal memberikan beberapa penjelasan lengkap. Mungkin, di bagian lain Anda masih belum menemukannya.

Disini merupakan situs yang menjadi tempat refrensi belajar kita semua. Seperti biasanya yang selalu membahas setiap artikel yang akurat dari berbagai sumber. Untuk lebih jelasnya, berikut akan saya berikan beberapa penjelasan yang tdak hanya tentang contoh cerita rakyat saja, yaa!

Pengertian Cerita Rakyat

Sebelum memberikan contoh cerita rakyat, Anda harus tahu terlebih dahulu apa itu cerita rakyat?

Cerita rakyat merupakan salah satu karya sastra yang datang dan berkembang di kalangan masyarakat tradisional. Cerita ini disebarkan melalui orang ke orang, biasanya identitas pengarangnya tidak dikenal. Hal ini bisa juga disebut dengan anonim.

Secara umum, cerita ini dapat diartikan sebagai salah satu cerita yang asal muasal dari masyarakat dan berkembang di kalangan masyarakat luas.

Cerita rakyat disampaikan secara lisan dan berkembang secara turun-temurun, sehingga sering dikatakan sebagai bentuk sastra lisan.

Pengertian Cerita Rakyat Menurut Para Ahli

Jika diatas saya jelaskan secara umum, namun ada pula para ahli yang menafsirkan cerita rakyat beraneka macam. Berikut para ahli yang menjelaskan tentang apa itu cerita rakyat dibawah ini :

Liaw Yock Fang

Cerita rakyat merupakan karya sastra yang hidup di tengah masyarakat dan biasanya disampaikan secara lisan oleh sang ibu untuk anak-anakya.

Atau tokoh masyarakat yang menceritakan kepada masyarakat kampung yang belum bisa membaca dan menulis.

Sisyono, dkk

Cerita rakyat yaitu sebuah karya sastra yang memiliki wujud cerita yang lahir, hidup dan berkembang di masyarkaat tradisional yang disebarkan secara lisan.

Dimana cerita ini yang mengandung survival yang memiliki sifat abonim dan disebarkan diantara kolektif khusus dalam jangka waktu yang cukup lama.

Suripan Sadi Hutomo

Cerita rakyat merupakan cerita yang diwariskan secara turun temurun dari generasi lama ke generasi baru secara lisan.

Cerita ini dapat diartikel menjadi salah satu wujud ekspresi suatu budaya yang ada di masyarakat melalui tutur yang memiliki hubungan secara langsung dengan beberapa aspek budaya dan susunan nilai sosial masyarakat itu sendiri.

Ciri-Ciri Cerita Rakyat

Dalam contoh cerita rakyat ini memiliki beberapa ciri-ciri, loh!

Menurut tangkapan dari pengertian diatas bahwa ada beberapa ciri-ciri cerita rakyat antara lain yaitu :

  • Tersebar dan berkembang dari mulut ke mulut.
  • Cerita rakyat disampaikan secara lisan.
  • Bersifat anonim, maksudnya tidak ada nama pengarangnya.
  • Mempunyai bentuk-bentuk yang klise baik dalam susunan atau dalam cara pengungkapannya.
  • Memiliki banyak versi dan variasi.
  • Bersifat tradisional.
  • Kaya akan nilai-nilai luhur.
  • Tidak diketahui secara pasti siapa yang pertama kali membuatnya.
  • Disampaikan secara turun temurun.

Jenis-Jenis Cerita Rakyat

Ada banyak contoh cerita rakyat yang bisa kita ambil berdasarkan jenis-jenisnya diantaranya yaitu:

  • Cerita jenaka, merupakan sebuah cerita yang menceritakan mengenai kebodohan atau sesuatu humor (lucu). Contohnya cerita jenaka seperti Pak Pandir, Pak Belalang dan Si Kabayan.
  • Epos, merupakan sebuah cerita kepahlawanan. Contoh cerita epos seperti Ramayana dan Mahabarata.
  • Sage, merupakan salah satu cerita yang isinya memiliki kandungan unsur sebuah sejarah. Contoh cerita sage yaitu Damarwulan, Ciung Wanara, dan Roro Jonggrang.
  • Mite, merupakan salah satu cerita yang memuat tentang dewa-dewi atau cerita yang bersifat sakral dan penuh dengan mistis. Contohnya yaitu kisah Nyi Roro Kidul, Dewi Sri, dan Hikayat Sang Boma.
  • Legenda, merupakan salah satu cerita yang memuat tentang asal-usul terjadinya suatu tempat. Contoh cerita legenda yaitu Asal-Asul Danau Toba, Asal-Usul Banyuwangi, dan Tangkuban Perahu.
  • Fabel atau bisa disebut dengan cerita binatang, merupakan salah satu cerita yang tokoh pelakunya berupa binatang yang memiliki perilaku seperti manusia. Contoh cerita fabel yaitu cerita Serigala yang Licik dan Si Kancil yang Cerdik.

Unsur-Unsur Cerita Rakyat

Sebelum merujuk contoh cerita rakyat, Anda harus tahu terlebih dahulu bahwa cerita ini memiliki 2 unsur yaitu Unsur Instrinsik dan Unsur Ekstrinsik. Berikut Penjelasannya :

Unsur Instrinsik Cerita Rakyat

Dalam contoh cerita rakyat ini memiliki unsur instrinsik yangi terdiri dari 6 bagian antara lain:

Tema

Tema adalah inti masalah yang menjadi dasar pada sebuah cerita. Oleh karena itu, supaya bisa mendapatkan tema di salah satu cerita, pembaca pastinya wajib membaca sampai tuntas.

Tema pada cerita rakyat akan dikaitkan dengan pengalaman kehidupan. Biasanya untuk cerita rakyat ini mengandung beberapa elemen seperti hewan, misteri, dewa, kesaktian, kejadian sejarah, alam dan masih banyak lagi.

Latar atau setting cerita rakyat

Latar merupakan informasi tentang waktu, suasana, dan juga lokasi dimana cerita rakyat itu berlangsung.

  • Latar waktu

Latar waktu adalah ketika terjadinya peristiwa dalam cerita seperti dongeng. Misalnya pada suatu hari, pagi hari, sejak jaman dulu kala dan masih banyak lagi.

  • Latar Suasana

Latar Suasana merupakan informasi yang menyebutkan suasana pada kejadian dalam cerita dongeng berlangsung. Sebagai sample latar suasanya yaitu hutan menjadi ramai setelah purbasar hidup disana, maysarakat hidup dalam ketakutan karena raja yang kejam, dan sebagainya.

  • Latar Lokas atau Tempat

Latar lokasi atau tempat merupakan informasi pada cerita yang menjelaskan tempat cerita itu berlangsung. Sebagai contoh latar lokasi cerita yaitu di hutan, di pantai, di desa, di kampung, dan masih banyak lagi.

Tokoh

Dalam setiap cerita apapun tentu memiliki sebuah tokoh, apa itu ?

Tokoh yaitu pemeran pada sebuah cerita rakyat yang bisa berwujud manusia, para dewa, tumbuhan, hewan, dan masih banyak lagi. Menurut jenisnya, tokoh terdiri dari 3 bagian antara lain :

  • Protagonis atau tokoh utama, merupakan tokoh yang menjadi sentral pada cerita. Tokoh ini berperan pada sebagian besar rangkaian cerita, mulai dari awal hingga di akhir cerita.
  • Antagonis atau tokoh lawan dari protagonis (tokoh utama), yaitu tokoh yang selalu berlawanan dengan tokoh protagonis. Secara umum, tokoh ini ditampilkan sebagai tokoh yang bersifat jahat.
  • Figuran, Tritagonis, atau pembantu, merupakan salah satu tokoh yang menjadi pemeran pembantu.

Berdasarkan cara menampilkan watak dalam penokohan ini terbagi menjadi 2 bagian yakni:

  • Secara tidak langsung, merupakan watak tokoh yang dapat dikenali pembaca hanya dengan membuat kesimpulan sendiri dari dialog, laatar suasana, tingkah laku, dan lain-lain.
  • Secara langsung, merupakan watak tokoh yang dapat dikenali pembaca karena sudah dijelaskan langsung oleh pengarang.

Alur

Alur adalah sebuah runtutan sebuah kejadian pada sebuah cerita rakyat. Biasanya untuk alur ini terdiri dari 5 rangkaian yaitu :

  • Pengenalan atau Pembukaan.
  • Pengembangan.
  • Pertntangan atau konflik.
  • Peleraian atau rekonsiliasi.
  • Penyelesaian.

Nah, secara umum untuk alur ini memiliki 3 jenis diantaranya adalah :

  • Alur maju.
  • Alur mundur.
  • Alur campuran.

Sudut Pandang

Dalam cerita rakyat pun memiliki sudut pandang berdasarkan yang di tulis oleh pengarang. Sudut pandang adalah bagaimana cara penulis menempatkan dirinya dalam sebuah cerita, atau dengan kata lain dari sudut mana penulis memandang dari sebuah cerita.

Sudut pandang mempunyai peranan yang sangat penting terhadap kualitas dari sebuah cerita sudut pandang secara umum dibagi menjadi dua, sudut pandang orang pertama dan orang ketiga. Berikut penjelasannya :

  • Sudut pandang orang pertama yaitu penulis berperan sebagai orang pertama yang bisa menjadi tokoh utama ataupun tokoh tambahan.
  • Sudut pandang orang ketiga yaitu penulis berada di luar cerita dan tidak terlibat langsung pada cerita. Penulis menjelaskan tokoh di dalam cerita dengan menyebut nama tokoh atau kata orang ketiga seperti dia dan mereka.

Amanat

Dalam cerita rakyat ini memiliki pesan moral yang bisa kita ambil, guys! Yaitu Amanat.

Menurut pengertiannya, Amanat adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam cerita rakyat dan ingin disampaikan supaya pembaca mendapatkan pelajaran dari cerita tersebut.

Majas atau gaya bahasa

Majas adalah sebuah perumpamaan yang mewakilkan dari kata demi kata. Contoh majas yaitu personifikasi, metafora dan lain sebagainya.

Unsur Ekstrinsik Cerita Rakyat

Pada setiap teks cerita juga memiliki unsur ekstrinsik, loh! Inilah unsur-unsur yang diluar atau selain diatas yaitu :

  • Kondisi politik, ekonomi, hukum, dan lain sebagainya.
  • Agama dan keyakinan.
  • Kondisi sosial di masyarakat.
  • Tingkat pendidikan.
  • Budaya dan nilai-nilai yang dianut.

Contoh Cerita Rakyat

Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan mengetahui berbagai cerita rakyat beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya yaitu membaca cerita rakyat legenda dan cerita rakyat nusantara yang akan saya berikan dibawah ini!

Nah, itulah diatas yang bisa saya ulas buat Anda yang masih belum mengenal lebih dalam tentang cerita rakyat. Semoga bermanfaat dan tunggu artikel selanjutnya yang lebih menarik lagi!

Cerita Rakyat Pendek Nusantara Terpopuler dan Terbaik “Asal Usul Danau Toba”

Suatu hari ada seorang petani yang sedang memancing di danau. Seketika ia mendapatkan umpan yang berupa ikan emas. Alangkah terkejutnya ketika ia tahu bahwa ikan tersebut bisa berbicara.

“Kumohon jangan makan aku. Aku bersedia jika menikah dengan”  ujaran ikan emas.

Bersamaan ketika ikan emas memberikan pernyataan tersebut, seketika ikan itu menjadi jelmaan seorang putri yang cantik sekali. Melihat hal ini membuat seorang petani ini menjadi kagum dengan paras cantik dari ikan emas. Namun, sebelum menikah ikan emas memberi syarat kepada seorang petani untuk tidak membeberkan kalau dia adalah seekor ikan emas.

“Apa syaratnya ? Apapun aku pasti bersedia dan melakukan syarat itu” langsung jawab penasaran seorang petani itu.

“Cukuplah mudah, yaitu jangan sampai ada orang lain yang tahu bahwa aku adalah seekor ikan emas” ucap seekor ikan emas jelmaan putri berparas cantik.

Seorang petani ini pun menyetujui dengan syarat yang diberikan oleh ikan emas. Akhirnya mereka berdua menikah dan bahagia. Sampai suatu ketika mereka mempunyai anak yang diberikan nama Toba.

Toba dibesarkan oleh mereka sangat penuh kasih sayang dan di didik dengan baik. Sayangnya, Toba memang sudah di takdirkan mejadi orang yang nakal. Sehingga inilah yang membuat si ayah selalu memarahinya.

Kejadian ketika menjelang siang hari si ayah sedang bekerja keras di sebuah sawah. Ikan emas jelmaan putri itu pun memasak makanan yang lezat sekali. Kemudian menyuruh anaknya untuk memberikan makanan ke tempat ayahnya bekerja.

Masalah terjadi karena perut si Toba keroncongan, dan memakan habis yang tak tersisa sama sekali. Pada saat sampai di tempat, ia memberikan wadah makanan tersebut. Alangkah terkejut dan marahnya si ayah saat melihat makanan yang habis.

Dengan secara spontan beriringan emosi yang meronta-ronta, ayah mengatakan bahwa si Toba adalah anak ikan. Dimana ayahnya yang banting tulang bekerja keras untuk menghidupinya, si Toba malah enggak tahu diri. Mendengar perkataan ayah, si Toba langsung lari pergi ke rumah dan curhat ke ibunya.

Seketika itu ibu si Toba ikut bersedih setelah mendengarkannya. Pasalnya, si ayah sudah terlewat batas dan mengingkari janjinya. Tidak lama kemudian awan pekat yang menimbulkan awal musibah itu terjadi kebanjiran.

Semua orang di desa termasuk si Toba dan Ibunya serta Seorang Petani lenyap dalam kejadian tersebut. Si petani hanya bisa meratapi dan menyesal dengan apa yang sudah ia perbuat.

Amanat yang bisa kita ambil dari cerita rakyat nusantara singkat diatas adalah bahwa janji tetaplah janji, jangan sampai mengingkarinya.

Itulah diatas yang bisa saya sampaikan tentang beberapa point penting cerita rakyat. Semoga dengan lengkap menyajikan contoh cerita rakyat membuat semakin mengerti. Sampai jumpa di artikel selanjutnya yang lebih menarik lagi yaa, guys!