Beranda Belajar SEO Belajar SEO: Panduan Belajar SEO Tahun 2020

Belajar SEO: Panduan Belajar SEO Tahun 2020

Belajar SEO

Kalimat.ID – Belajar SEO memang bisa dikatakan mudah jika Anda hanya belajar dari A sampai B saja, banyak dari sebagian orang menganggap mudah SEO ya mungkin saja seperti penjelasan saya di atas tadi belajar dari A sampai B saja jadi mudah.

Berkenalan dengan saya yang suka dengan dunia SEO, berkenalan dengan dunia Blogging saat itu tahun 2012 ya sudah lama juga saya berkenalan dengan dunia blogging, namun pada saat itu saya masih cupu masalah dunia blogging.

Saat itu saya hanya menggunakan media flatform gratisan seperti WordPress.com dan Blogger.com milik Google, pemilihan nama domainnya juga pada saat itu hanya asal-asalan saja hehe.

Perkenalan Diri

Namun saya terjun dalam dunia SEO sendiri sih sudah dari tahun 2013-2014-an saat itu kek nya sudah menerapkan SEO, namun hanya mengerti saja tanpa tau apa-apa, saat tahun 2015 baru saja mulai menggeluti dunia SEO secara profesional.

Disana saya banyak belajar SEO secara Otodidak, saat itu saya bekerja di Shafira Coorporation, salah satu perusahaan skala nasional dengan brand Fashion, jika kalian tau brand hijab terkenal seperti Zoya, Mezora, Shafira dll juga tas Torch ya itulah perusahaan tempat saya kerja dulu.

Disana saya memegang sebuah situs e commerce milik perusahaan berdomainkan Zoyaplaza.com, ya disana banyak sekali produk dari perusahaan, dimana saya SEO cuma berdua saja bersama senior saya bang Hendra Guns orang bandung juga.

Itu sebagian perkenalan saya dalam Belajar SEO dan dunia Blogging, saya ada memiliki beberapa klien saya di Indonesia ini, baik itu kota Solo, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta, namun sejak tahun 2015 lalu saya membuka jasa SEO pada saat saya masih kerja, namun cuma bertahan sampai akhir tahun 2016 saja.

Selama saya vakum Jasa SEO namun tetep ada handle SEO tapi ga sebanyak dulu, saya fokus dengan dunia Blogging dan dunia Jurnalistik secara otodidak membangun web media Waktuku.com, ya itu milik saya, dulu berjaya di dunia NEWS namun saya tidak lanjutkan karena ada hal tertentu yang menghambat saya mengembangkan lebih jauh situs saya itu, namun kini situsnya tetap ada kok, namun sudah jarang saya kelola.

Dari berdirinya Waktuku.com itu awal tahun 2015-an, disana saya masih awam masalah dunia blogging, khususnya WordPress Self Hosting, beuh ribet banget dulu settingnya hehe, namun seiring berjalannya waktu dari kebodohan masa lalu saya banyak belajar dari kebodohan dan kesalahan saya tahun-tahun lalu Alhamdulilah saya sedikit bisa membantu rekan-rekan saya yang mengalami kesulitan.

Belajar SEO, SEO Itu Apa?

Image by: uplinkearth.com

SEO kepanjangan dari Search Engine Optimization atau bahasa Indonesianya bisa disebut engan Optimisasi Mesin Pencari, serangkaian proses yang dilakukan dengan sistematis untuk bertujuan mendatangkan trafik atau pengunjung organik dari mesin pencari, namun ya setiap manusia (Pelaku SEO) memiliki arti tersendiri dari apa itu SEO, ini saya bahas secara umum saja, namun bagi saya juga beda pengertiannya.

Mengenal Jenis SEO (Teknik SEO)

Dalam Belajar SEO, SEO dikategorikan dalam dua jenis yang harus Anda ketahui, yang pertama adalah SEO On Page dan SEO Off Page, dalam dunia SEO dua jenis SEO ini tak lekang oleh waktu, karena dua jenis SEO ini dari dulu hingga sekarang masih dipakai, namun saja jika dibedah teknik penggunaan SEO On Page dan Off Page akan berbeda seiring berjalannya waktu, pada kali ini saya akan membahas apa itu SEO On Page dan SEO Off Page dibawah ini:

SEO On Page Adalah:

Secara sederhana SEO On Page adalah SEO yang membahas mengenai si Website itu sendiri, intinya dari kodingan dan struktur website itu sudah memenuhi Standar nya SEO apa belum, ini lebih ke pembahasan mengenai Kodingan dan desain web itu sendiri, ini merupakan defisini saya sendiri, jika Anda punya pengertian lain itu hak Anda tidak ada yang salah, namun belum tepat saja, mari kita kupas tuntas apa saja yang jadi faktor peringkat SEO dalam jenis SEO On Page, berikut ulasannya:

1. Slug URL (Struktur URL)

slug url
Image by: squarespace.com

Seperti yang saya kutip dari situs belajar SEO luar negeri, memiliki 3 sampai 5 kata suku dalam struktur URL itu akan memberikan peringkat lebih, namun saya ada tambahannya, jika Struktur URL itu seharusnya memiliki kata kunci yang tepat.

Sebagai contohnya saya akan membuat judul sebagai berikut: Kata kunci “Cara Membuat Donat” tanpa tanda petik dua, dan judulnya saya akan membuat seperti ini “Cara Membuat Donat Enak dan Nikmat yang Bisa mengunggah Selera” maka kata kunci yang harus dibuat adalah sebagai berikut:

Contoh A: domain.com/cara-membuat-donat/
Contoh B: domain.com/cara-membuat-donat-enak-dan-nikmat-yang-bisa-mengunggah-selera/

Dari struktur URL itu menurut Anda lebih bagus mana? Contoh yang di A atau B?
Lantas bagaimana jika saya memakai contoh B dalam blog saya? Apakah saya harus merubahnya? Saya jawab iya lebih baik di ubah dari sekarang, dan jangan lupa submit URL secara ulang di Inspeksi URL di Webmaster Console.

Lantas jika saya memakai jenis URL B apakah bisa mendapatkan posisi SERP (search engine result page)? Jawabanya iya dan tidak, saya akan jawab dulu Iya, jika website kamu memiliki popularitas tinggi seperti situs Liputan6.com, Detik, Tribunnews, dan lain sebagainya, maka dia akan membuat jenis URL panjang juga dia akan masuk ke posisi SERP, tidak jika domain kamu tidak memiliki reputasi yang bagus, seperti domain baru, miskin backlink, maka akan susah untuk memasuki posisi ranking pertama, maka dari itu sebaiknya memakai jenis A.

2. Memakai Kata Kunci Pada Judul

title tag
Image by: havoc.digital

Sebenarnya pada pebahasan poin dua ini tidak lah jauh berbeda dengan poin pertama, hanya saja berbeda dari tekniknya saja. Sebagai contohnya seperti ini dengan mudah saya jelaskan:

Kata kunci: Cara Membuat Donat
Judul A: Panduan Lengkap Cara Membuat Donat Enak dan Mudah
Judul B: Panduan Cara Lengkap Membuat Donat Enak dan Mudah

Maka menurut Anda membuat panduan judul yang benar adalah contoh A atau B? Jika Anda memakai sebuah plugin SEO bernama YOAST jika Anda memakai WordPress maka judul B ini akan salah, maka judul A ini yang benar, karena kita membuat judul dengan kata kunci “Cara Membuat Donat” maka dari kata kunci 3 suku kata ini tidak boleh ada kata lain, seperti pada contoh judul B.

3. Meta Description

Meta Description

Poin 3 selanjutnya adalah pembahasan mengenai Meta Description, ini merupakan poin yang penting juga, karena ini akan berpengaruh pada posisi peringkat ranking SEO di mesin pencari, buatlah Meta description secara singkat dengan panjang 150-160 karakter saja, karena jika melebih itu percuma saja akan terpotong oleh Google, juga sebagai tips usahakan dalam menjelaskan deskripsi singkat pada website Anda sebaiknya mengandung satu kata kunci yang dibidik, seperti poin 1 dan 2, dengan memasukkan keyword pada meta description membantu Anda memaksimalkan posisi SERP.

4. Gambar Penambah Cantik Artikel

Dalam membahas sebuah artikel usahakan Anda memasukkan gambar pada setiap poin yang sedang dibuat, karena ada beberapa tipe orang itu suka dengan teks saja ada juga suka dengan dua varian tulisan yakni Teks dan Gambar, selain itu ini akan membantu posisi peringkat SEO, karena konten yang memiliki fasilitas lengkap dalam pembahasannya akan mempengaruhi posisi SEO, semakin betah pengunjung maka itu akan semakin baik.

5. Internal/Eskternal Link

internal link
Image by: dichvuseochatluong.com

Dalam pembahasan Belajar SEO baik itu SEO On Page, pengaturan Internal link dan Eskternal link sangat berpangaruh terhadap SEO, maka dari ini Anda harus menyisipkan internal link disetiap konten web yang Anda buat. Namun dalam memasukkan link internal tidak sembarang juga, tetapi ada tekniknya tertentu.

Baca lagi pada poin 1 dan 2, disana saya terapkan kata kunci “Cara Membuat Donat” maka internal link yang bisa Anda masukkan adalah di anchor text bertulisakan “cara membuat donat” tersebut, lantas apakah ini akan mempengaruhi posisi SEO? Ya jelas, karena ini memberikan isyarat kepada mesin pencari bahwa kata kunci yang diberikan internal link pada kata kunci cara membuat donat ini untuk menaikkan posisi SEO pada SERP mesin pencari.

Tidak lepas juga kita harus meyisipkan eksternal link, lantas kemana kita membuat eksternal link yang bagus? Jika Anda memiliki banyak blog sebaiknya Anda masukkan eksternal link dengan konten yang sesuai dengan artikel yang sedang Anda buat, sebagai contoh tadi datas menulis mengenai resep makanan dengan kata kunci Cara Membuat Donat, tidak mungkin dan etis jika Anda kasih link ke situs Anda yang membahas otomotif dong, intinya konten yang Anda buat dan mau di kasih link eksternal sebaiknya se-relavan atau masih dalam kategori yang sama.

6. Keyword Density

riset keyword

keyword density adalah sebuah istiliah penempatan kata kunci agar kokoh dalam sebuah web atau sebuah artikel, secara sederhananya keyword density adalah pengulangan kata kunci, jika Anda memakai plguin YOAST SEO maka akan mudah mengetahui pada keyword density.

Gini saja, jika Anda membuat sebuah artikel dengan kata kunci “Cara Membuat Donat” maka pengulangan kata kunci itu bisa sampai 2-4 kali saja sudah cukup, lantas jika Anda menulis hingga 1000 kata atau lebih, Anda bisa mengulang kata kunci “Cara Membuat Donat” didalam konten itu bisa sampai 8 hingga 17 pengulangan kata kunci, relatifnya keyword density ini memiliki kepadatan kata kunci hingga 0,7% hingga 2,5% itu sudah overload, jika lebih dari 2,5% atau 2,6% tepatnya ini akan menjadi keyword stuffing, dan ini dilarang oleh Google, istilah sederhananya keyword stuffing adalah penembakan kata kunci yang melebihi guide dari pedoman kualitas konten Google.

7. Teks Alt (Atribut) Img (Image)

img alt
Image by: crunchify.com

Tak lupa ketinggalan adalah atribut gambar Anda harus memiliki atribut, bisa itu sesuai dengan jenis gambar bisa juga sesuai dengan judul yang sedang Anda buat.

Contoh: <img src=”smiley.gif” alt=”Smiley face”> maka Alt nya “Smiley face” itu dibuat judul atau sama dengan kata kunci

SEO Off Page Adalah:

SEO Off Page adalah sebuah teknik SEO dimana dilakukan dengan cara diluar aktifitas website itu sendiri, secara lebih besar SEO Off Page lebih ke arah backlink, dalam dunia Backlink sendiri banyak sekali pembelajarannya, dalam belajar SEO, backlink inilah yang paling banyak memiliki cabang ilmunya, saya akan bahas dibawah ini dalam teknik SEO Off Page:

1. Social Bookmarking

social bookmarking
Image by: agriya.com

Dalam belajar SEO, apalagi yang sudah menggeluti dunia SEO sejak lama kenal dan akrab dengan istilah Social Bookmarking, secara singkatnya ada sebuah website sosial sharing backlink yang mana disana Anda bisa menempatkan backlink jika memiliki sebuah akunnya, dengan sangat mudah Anda menyisipkan domain Anda ke situs sosial bookmarking maka Anda mendapatkan Backlink dengan mudah dari situs tersebut.

Contohnya saja di Indonesia ada sebuah situs sosial bookmarking bernama Lintas.Me pasti dari sebagian orang pernah makai ini bahkan mendengarnya, namun lintas.Me sudah berubah haluan menjadi salah satu situs berita yakni Beritagar.ID ya itulah situs remake dari lintas.me.

Kenapa sekarang tidak digunakan lagi? Ya jelas, gini saja sederhanya sosial bookmarking ini situs yang memberikan backlink secara gratis, maka banyak orang yang ingin mendapatkan backlink dari situs sosial bookmarking, hal inilah yang dianggap spam oleh Mesin Pencari terutama backlink, karean Backlink yang berkualitas itu adalah backlink yang sedikit memiliki link keluarnya, berbeda dengan sosial bookmarking disana banyak link keluar tanpa adanya filterisasi backlink itu sendir hal ini dianggap spam oleh Google dan tidak memberikan efek peringkat di mesin pencari.

2. PBN (Private Blog Network)

backlink
Image by: taufanseo.id

Ya bisa dilihat dari namanya PBN ini adalah blog yang kita kelola atau beli, baik itu domain baru atau lama dibuat dengan tujuan bahan Backlink, ya banyak di luaran sana yang menjual Jasa Backlink PBN secara bebas, hal ini sebenarnya bagus dan tidak bagus, nanti akan di bahas disesi selanjutnya di lain laman ini mengenai PBN dan bagaimana mengelolanya dan bagaimana memberi sebuah PBN berkualitas.

3. Tukeran Link

backlink
Image by: temanbisnis.com

Bertukar link adalah salah satu metode yang bisa Anda coba untuk meningkatkan kualitas sebuah SEO Off Page, jika Anda memiliki domain A yang akan diberikan Backlink, anggap saja domain A Anda ini memiliki niche mengenai teknologi, usahakan juga Anda bertukaran Backlink dengan Niche yang sama, karena hal ini akan mempengaruhi efek daripada backlink itu sendiri.

4. SPAM (Backlink Komentar)

google disavow link

Dalam dunia Backlink ada disebut namanya spam, ya biasanya ini diletkkan di berbagai website yang memiliki komentar dengan memasukkan nama blog mereka, dan ini Anda akan mendapatkan sebuah backlink Nofollow dari akun ini, maksud backlink Nofollow ini adalah backlink dimana situs Anda tidak diikuti, tetap menjadi backlink, namun tidak ada efek dari peringkat SEO itu sendiri, makanya bisa dibilang ini tekni SEO Off Page yang sebaiknya Anda hindari, boleh saja berkomentar untuk mendapatkan backlink, namun tetap diwaspadai karena efeknya akan jangka panjang.

Belajar SEO kali ini sampai disitu dulu, saya akan bahas SEO selanjutnya di halaman lain seperti pembahasan konten, backlink, daftar Webmaster Console, Google Analytics, Tools SEO dan lain sebagainya, disini saya tulis sudah mencapai 2000-an kata, sekian dulu untuk belajar SEO nya nanti saya akan bahas di sesi selanjutnya, jika ada masukan dan komentar silakan tulis pada kolom komentar yang sudah tersedia.